SMAKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Bank Sentral dan Sistem Pembayaran

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Bank Sentral adalah pilar utama stabilitas moneter dan keuangan, bertugas menjaga nilai mata uang dan mengendalikan inflasi. Bank Sentral juga regulator sistem pembayaran yang memastikan transaksi berjalan aman dan efisien, baik tunai maupun non-tunai. Memahami peran Bank Sentral dan komponen sistem pembayaran penting untuk literasi ekonomi dan partisipasi aktif dalam perekonomian digital yang terus berkembang.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bank Sentral dan Sistem Pembayaran
Ekonomi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bank Sentral dan Sistem Pembayaran
Ekonomi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasE / X
Materi PokokBank Sentral dan Sistem Pembayaran
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar uang, lembaga keuangan bank umum, dan perannya dalam transaksi ekonomi sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kewargaan, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPemahaman konsep ekonomi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar ekonomi, termasuk peran lembaga keuangan seperti Bank Sentral dan pentingnya sistem pembayaran dalam perekonomian nasional, serta menganalisis dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran.
KonseptualKonsep Bank Sentral mencakup fungsi pengaturan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan, yang saling terkait dengan konsep sistem pembayaran sebagai mekanisme transfer dana.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur dan mekanisme kerja Bank Sentral dalam mengendalikan inflasi dan menjaga kelancaran sistem pembayaran melalui berbagai kebijakan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pengetahuan tentang Bank Sentral dan sistem pembayaran membantu mereka memahami dinamika ekonomi makro dan membuat keputusan keuangan yang lebih baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus kebijakan moneter, peserta didik dapat menganalisis peran dan fungsi Bank Sentral dalam menjaga stabilitas harga dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pembayaran dan perannya dalam transaksi ekonomi secara runtut.
  3. Setelah mengamati infografis, peserta didik dapat menguraikan tugas dan wewenang Bank Sentral terkait sistem pembayaran minimal tiga poin dengan benar.
  4. Melalui simulasi transaksi non-tunai, peserta didik dapat mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan bertanggung jawab.
  5. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi dampak kebijakan Bank Sentral terhadap perekonomian nasional secara kritis.
Halaman 2 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami peran dan fungsi Bank Sentral serta sistem pembayaran membantu peserta didik menyadari pentingnya stabilitas ekonomi dan kelancaran transaksi dalam kehidupan sehari-hari dan pembangunan nasional.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa harga barang di pasar bisa naik dan turun, dan apa peran Bank Indonesia dalam mengendalikan hal tersebut?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Menghitung persentase inflasi dan dampaknya terhadap daya beli masyarakat.
Sosiologi: Menganalisis perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi akibat perkembangan sistem pembayaran digital.
Informatika: Memahami teknologi di balik sistem pembayaran digital dan keamanan data transaksi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pengalaman mereka menggunakan berbagai alat pembayaran non-tunai dan tantangan yang dihadapi.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok dan simulasi, serta akses ke internet untuk riset mandiri, mendukung pembelajaran materi ini.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi dari Bank Indonesia, infografis digital tentang sistem pembayaran, dan aplikasi simulasi pembayaran digital untuk praktik langsung.
Halaman 3 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus kebijakan moneter, peserta didik dapat menganalisis peran dan fungsi Bank Sentral dalam menjaga stabilitas harga dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan berita singkat tentang kenaikan harga barang pokok di pasar dan bertanya, 'Menurut kalian, apa yang menyebabkan harga-harga ini naik? Apa dampaknya bagi kita?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengulang pertanyaan pemantik: 'Mengapa harga barang di pasar bisa naik dan turun, dan apa peran Bank Indonesia dalam mengendalikan hal tersebut?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang Bank Indonesia dan fungsinya, kemudian membagikan studi kasus sederhana mengenai inflasi dan kebijakan suku bunga Bank Sentral.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis studi kasus.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca studi kasus dan mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang disediakan guru untuk memahami peran Bank Sentral dalam mengatasi masalah inflasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan analisis mereka tentang peran Bank Sentral dalam studi kasus dan menyiapkan presentasi singkat (misalnya dalam bentuk peta pikiran atau poin-poin penting).
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, sementara kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan peran Bank Sentral dalam menjaga stabilitas harga berdasarkan studi kasus yang telah dibahas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan diskusi kelompok, mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat.
  3. Penguatan konsep: Guru menegaskan kembali fungsi utama Bank Sentral sebagai penjaga stabilitas moneter dan harga.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum poin-poin penting mengenai peran Bank Sentral.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang dihadapi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan penugasan membaca materi tentang sistem pembayaran untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pembayaran dan perannya dalam transaksi ekonomi secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Bagaimana kalian membayar makanan di kantin atau saat membeli pulsa? Apakah selalu pakai uang tunai?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan bertanya, 'Apa saja cara kita melakukan pembayaran selain uang tunai, dan bagaimana cara kerja sistem di baliknya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar alat pembayaran non-tunai (kartu debit/kredit, QRIS, mobile banking) dan meminta peserta didik menyebutkan contoh lain yang mereka ketahui.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok kecil berdiskusi untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan terkait sistem pembayaran, seperti 'Apa itu sistem pembayaran?', 'Siapa saja yang terlibat?', dan 'Bagaimana uang berpindah dari satu rekening ke rekening lain tanpa tunai?'
  3. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan bahan bacaan atau akses ke sumber digital tentang sistem pembayaran. Mereka mengumpulkan informasi mengenai definisi, komponen, dan peran sistem pembayaran.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik mengolah informasi yang terkumpul untuk membuat mind map atau diagram alir yang menjelaskan komponen-komponen sistem pembayaran dan mekanisme kerjanya.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan mind map atau diagram alir mereka di depan kelas, menjelaskan setiap komponen dan perannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi untuk menyimpulkan komponen-komponen utama sistem pembayaran (misalnya instrumen, infrastruktur, penyelenggara, pengguna) dan peran Bank Sentral di dalamnya.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi kelompok, mengoreksi miskonsepsi, dan memberikan pujian atas hasil kerja.
  3. Penguatan: Guru menekankan pentingnya sistem pembayaran yang efisien dan aman bagi perekonomian modern.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal penting yang mereka pelajari tentang sistem pembayaran.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengapresiasi semangat belajar dan kolaborasi peserta didik. Guru meminta peserta didik membagikan perasaan mereka setelah belajar materi ini.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas mencari contoh kasus gangguan sistem pembayaran di Indonesia dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui simulasi transaksi non-tunai, peserta didik dapat mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan bertanggung jawab.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik menggunakan alat pembayaran non-tunai dan tantangan yang mungkin dihadapi.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan bertanya, 'Bagaimana kita bisa memastikan transaksi non-tunai kita aman dan efektif?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajak peserta didik merumuskan pertanyaan, 'Bagaimana kita dapat merancang dan mempraktikkan simulasi transaksi non-tunai yang aman dan efisien di lingkungan sekolah?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merencanakan simulasi transaksi non-tunai. Mereka menentukan skenario (misalnya, 'belanja di kantin digital'), peran (pembeli, penjual, petugas bank), instrumen pembayaran yang digunakan (QRIS, mobile banking), dan langkah-langkah transaksinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal pelaksanaan simulasi, termasuk persiapan properti (kartu simulasi, label harga) dan pembagian tugas.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menyiapkan simulasi, memberikan saran, dan memastikan semua anggota berpartisipasi aktif.
  3. Menguji hasil: Setiap kelompok mempraktikkan simulasi transaksi non-tunai di depan kelas. Kelompok lain bertindak sebagai pengamat dan pemberi umpan balik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengevaluasi simulasi yang telah dilakukan, termasuk efektivitas, keamanan, dan kendala yang dihadapi.
  2. Guru memberikan umpan balik umum dan spesifik terhadap kinerja setiap kelompok, mengaitkan praktik dengan teori Bank Sentral dan sistem pembayaran.
  3. Penguatan: Guru menegaskan pentingnya literasi keuangan dan kehati-hatian dalam bertransaksi non-tunai.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik secara individu menuliskan pelajaran yang didapat dari proyek simulasi dan bagaimana mereka akan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kreativitas dan kerja keras mereka. Suasana kelas dibuat meriah dengan tepuk tangan atau yel-yel.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan pengayaan bagi yang berminat mendalami isu keuangan digital dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Sistem Pembayaran Digital!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen dan alur sistem pembayaran non-tunai.

Alat & bahan: Laptop/ponsel, akses internet, alat tulis, kertas A3

Langkah kerja:

  1. Amati kartu dan kode QR di bawah ini. Diskusikan dalam kelompok, apa fungsi masing-masing alat pembayaran tersebut?
  2. Gambarkan alur sederhana bagaimana uang berpindah dari rekening pembeli ke rekening penjual menggunakan salah satu alat pembayaran non-tunai yang kalian pilih.
  3. Identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam alur pembayaran tersebut (misalnya, pembeli, penjual, bank penerbit, bank akuisisi, Bank Sentral).
  4. Sajikan hasil diskusi kelompok kalian dalam bentuk diagram alir atau peta pikiran pada kertas A3.
  5. Presentasikan hasil kerja kelompok kalian di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang Bank Indonesia?
  2. Sebutkan contoh transaksi non-tunai yang pernah kalian lakukan!
  3. Menurut kalian, mengapa kita membutuhkan uang dalam bertransaksi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil mind map/diagram alir.

Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep Bank Sentral dan sistem pembayaran, serta analisis studi kasus.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis peran dan fungsi Bank SentralPeran dan fungsi Bank Sentral (moneter, stabilitas harga)2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi komponen sistem pembayaranDefinisi, komponen, dan peran sistem pembayaran2 JPkolaborasi
3Menguraikan tugas dan wewenang Bank Sentral terkait sistem pembayaranTugas dan wewenang Bank Sentral dalam sistem pembayaran2 JPkewargaan
4Mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunaiSimulasi transaksi non-tunai2 JPkreativitas
Halaman 9 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bank Sentral dan Sistem Pembayaran merupakan dua pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kelancaran perekonomian suatu negara. Bank Sentral, sebagai otoritas moneter, bertanggung jawab mengendalikan peredaran uang dan menjaga nilai mata uang. Sementara itu, sistem pembayaran memastikan semua transaksi keuangan dapat berjalan efisien dan aman. Memahami keduanya akan membantu kita melihat gambaran besar bagaimana ekonomi bekerja.

1. Peran dan Fungsi Bank Sentral
Bank Sentral adalah lembaga negara yang memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. Di Indonesia, peran ini diemban oleh Bank Indonesia (BI). Fungsi utama BI meliputi menjaga stabilitas nilai rupiah, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, BI memiliki wewenang dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan mengawasi bank, serta mengelola cadangan devisa negara. Peran ini sangat krusial dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

2. Tugas dan Wewenang Bank Indonesia
Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia memiliki tiga tugas utama. Pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah. Kedua, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, termasuk menerbitkan dan mengatur penggunaan alat pembayaran. Ketiga, menjaga stabilitas sistem keuangan melalui pengaturan dan pengawasan perbankan. Wewenang BI mencakup penetapan suku bunga acuan, operasi pasar terbuka, pengaturan giro wajib minimum, serta penerbitan uang dan pengaturan sistem kliring dan settlement. Semua wewenang ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang stabil dan kondusif.

3. Pengertian dan Komponen Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran adalah seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang digunakan untuk memindahkan dana guna memenuhi suatu kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi. Komponen-komponen utama sistem pembayaran meliputi instrumen pembayaran (uang tunai, kartu, transfer bank), pelaku (bank, lembaga keuangan non-bank, Bank Sentral, masyarakat), infrastruktur (jaringan komunikasi, sistem IT), dan aturan main. Sistem pembayaran yang efisien sangat vital untuk mendukung aktivitas ekonomi, mulai dari transaksi sehari-hari hingga transaksi antarbank skala besar. Perkembangan teknologi telah mendorong inovasi dalam sistem pembayaran, seperti penggunaan QRIS dan mobile banking.

4. Jenis-jenis Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran dapat dibagi menjadi dua kategori utama: tunai dan non-tunai. Pembayaran tunai menggunakan uang kertas dan logam secara langsung. Pembayaran non-tunai melibatkan transfer dana antar rekening tanpa fisik uang, seperti transfer bank, kartu debit, kartu kredit, uang elektronik, dan QRIS. Setiap jenis memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Bank Sentral memiliki peran penting dalam mengatur dan mengawasi kedua jenis sistem ini, terutama untuk pembayaran non-tunai guna memastikan keamanan, efisiensi, dan keandalan transaksi. Edukasi masyarakat tentang penggunaan yang aman juga menjadi bagian dari upaya ini.

5. Peran Bank Sentral dalam Sistem Pembayaran
Bank Sentral memiliki peran krusial sebagai regulator, fasilitator, dan pengawas dalam sistem pembayaran. Sebagai regulator, BI menetapkan kebijakan dan aturan main agar sistem pembayaran berjalan aman dan efisien. Sebagai fasilitator, BI menyediakan infrastruktur seperti Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) untuk transfer dana antarbank. Sebagai pengawas, BI memastikan semua pelaku mematuhi aturan dan standar keamanan. Peran ini sangat penting untuk mencegah risiko sistemik, melindungi konsumen, dan mendorong inovasi dalam sistem pembayaran digital yang terus berkembang pesat.

Rangkuman: Bank Sentral adalah pilar utama stabilitas moneter dan keuangan, bertugas menjaga nilai mata uang dan mengendalikan inflasi. Bank Sentral juga regulator sistem pembayaran yang memastikan transaksi berjalan aman dan efisien, baik tunai maupun non-tunai. Memahami peran Bank Sentral dan komponen sistem pembayaran penting untuk literasi ekonomi dan partisipasi aktif dalam perekonomian digital yang terus berkembang.

Halaman 10 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Bank SentralLembaga yang bertanggung jawab menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan.
Sistem PembayaranSeperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme untuk memindahkan dana.
InflasiKenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus.
Kebijakan MoneterTindakan Bank Sentral untuk mengendalikan jumlah uang beredar.
QRISStandar kode QR pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ekonomi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bank Sentral dan Sistem Pembayaran" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Bank Sentral dan Sistem Pembayaran — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XPeta Konsep
Bank Sentral dan Sistem PembayaranPeran dan Fungsi Bank SentralTugas dan Wewenang Bank IndonesiaPengertian dan Komponen Sistem PembayaranJenis-jenis Sistem PembayaranPeran Bank Sentral dalam Sistem Pembayaran
Dari sub-bab Bank Sentral dan Sistem PembayaranHalaman 13
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bank Sentral dan Sistem Pembayaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran pada Ekonomi SMA, Fase E, elemen Pemahaman konsep ekonomi.

Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Ekonomi kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Ekonomi materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini gratis?

Ya. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bank Sentral dan Sistem Pembayaran dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bank Sentral dan Sistem Pembayaran untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bank Sentral dan Sistem Pembayaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Ekonomi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Ekonomi SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.