Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Bank Sentral dan Sistem Pembayaran
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Bank Sentral dan Sistem Pembayaran |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar uang, lembaga keuangan bank umum, dan perannya dalam transaksi ekonomi sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kewargaan, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pemahaman konsep ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar ekonomi, termasuk peran lembaga keuangan seperti Bank Sentral dan pentingnya sistem pembayaran dalam perekonomian nasional, serta menganalisis dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran. |
| Konseptual | Konsep Bank Sentral mencakup fungsi pengaturan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan, yang saling terkait dengan konsep sistem pembayaran sebagai mekanisme transfer dana. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur dan mekanisme kerja Bank Sentral dalam mengendalikan inflasi dan menjaga kelancaran sistem pembayaran melalui berbagai kebijakan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pengetahuan tentang Bank Sentral dan sistem pembayaran membantu mereka memahami dinamika ekonomi makro dan membuat keputusan keuangan yang lebih baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus kebijakan moneter, peserta didik dapat menganalisis peran dan fungsi Bank Sentral dalam menjaga stabilitas harga dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pembayaran dan perannya dalam transaksi ekonomi secara runtut.
- Setelah mengamati infografis, peserta didik dapat menguraikan tugas dan wewenang Bank Sentral terkait sistem pembayaran minimal tiga poin dengan benar.
- Melalui simulasi transaksi non-tunai, peserta didik dapat mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan bertanggung jawab.
- Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi dampak kebijakan Bank Sentral terhadap perekonomian nasional secara kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami peran dan fungsi Bank Sentral serta sistem pembayaran membantu peserta didik menyadari pentingnya stabilitas ekonomi dan kelancaran transaksi dalam kehidupan sehari-hari dan pembangunan nasional.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa harga barang di pasar bisa naik dan turun, dan apa peran Bank Indonesia dalam mengendalikan hal tersebut?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Menghitung persentase inflasi dan dampaknya terhadap daya beli masyarakat. Sosiologi: Menganalisis perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi akibat perkembangan sistem pembayaran digital. Informatika: Memahami teknologi di balik sistem pembayaran digital dan keamanan data transaksi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pengalaman mereka menggunakan berbagai alat pembayaran non-tunai dan tantangan yang dihadapi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok dan simulasi, serta akses ke internet untuk riset mandiri, mendukung pembelajaran materi ini. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari Bank Indonesia, infografis digital tentang sistem pembayaran, dan aplikasi simulasi pembayaran digital untuk praktik langsung. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus kebijakan moneter, peserta didik dapat menganalisis peran dan fungsi Bank Sentral dalam menjaga stabilitas harga dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pembayaran dan perannya dalam transaksi ekonomi secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui simulasi transaksi non-tunai, peserta didik dapat mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan bertanggung jawab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen dan alur sistem pembayaran non-tunai.
Alat & bahan: Laptop/ponsel, akses internet, alat tulis, kertas A3
Langkah kerja:
- Amati kartu dan kode QR di bawah ini. Diskusikan dalam kelompok, apa fungsi masing-masing alat pembayaran tersebut?
- Gambarkan alur sederhana bagaimana uang berpindah dari rekening pembeli ke rekening penjual menggunakan salah satu alat pembayaran non-tunai yang kalian pilih.
- Identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam alur pembayaran tersebut (misalnya, pembeli, penjual, bank penerbit, bank akuisisi, Bank Sentral).
- Sajikan hasil diskusi kelompok kalian dalam bentuk diagram alir atau peta pikiran pada kertas A3.
- Presentasikan hasil kerja kelompok kalian di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang Bank Indonesia?
- Sebutkan contoh transaksi non-tunai yang pernah kalian lakukan!
- Menurut kalian, mengapa kita membutuhkan uang dalam bertransaksi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil mind map/diagram alir.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep Bank Sentral dan sistem pembayaran, serta analisis studi kasus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis peran dan fungsi Bank Sentral | Peran dan fungsi Bank Sentral (moneter, stabilitas harga) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi komponen sistem pembayaran | Definisi, komponen, dan peran sistem pembayaran | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menguraikan tugas dan wewenang Bank Sentral terkait sistem pembayaran | Tugas dan wewenang Bank Sentral dalam sistem pembayaran | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai | Simulasi transaksi non-tunai | 2 JP | kreativitas |
Bank Sentral dan Sistem Pembayaran merupakan dua pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kelancaran perekonomian suatu negara. Bank Sentral, sebagai otoritas moneter, bertanggung jawab mengendalikan peredaran uang dan menjaga nilai mata uang. Sementara itu, sistem pembayaran memastikan semua transaksi keuangan dapat berjalan efisien dan aman. Memahami keduanya akan membantu kita melihat gambaran besar bagaimana ekonomi bekerja.
1. Peran dan Fungsi Bank Sentral
Bank Sentral adalah lembaga negara yang memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. Di Indonesia, peran ini diemban oleh Bank Indonesia (BI). Fungsi utama BI meliputi menjaga stabilitas nilai rupiah, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, BI memiliki wewenang dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan mengawasi bank, serta mengelola cadangan devisa negara. Peran ini sangat krusial dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
2. Tugas dan Wewenang Bank Indonesia
Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia memiliki tiga tugas utama. Pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah. Kedua, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, termasuk menerbitkan dan mengatur penggunaan alat pembayaran. Ketiga, menjaga stabilitas sistem keuangan melalui pengaturan dan pengawasan perbankan. Wewenang BI mencakup penetapan suku bunga acuan, operasi pasar terbuka, pengaturan giro wajib minimum, serta penerbitan uang dan pengaturan sistem kliring dan settlement. Semua wewenang ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang stabil dan kondusif.
3. Pengertian dan Komponen Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran adalah seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang digunakan untuk memindahkan dana guna memenuhi suatu kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi. Komponen-komponen utama sistem pembayaran meliputi instrumen pembayaran (uang tunai, kartu, transfer bank), pelaku (bank, lembaga keuangan non-bank, Bank Sentral, masyarakat), infrastruktur (jaringan komunikasi, sistem IT), dan aturan main. Sistem pembayaran yang efisien sangat vital untuk mendukung aktivitas ekonomi, mulai dari transaksi sehari-hari hingga transaksi antarbank skala besar. Perkembangan teknologi telah mendorong inovasi dalam sistem pembayaran, seperti penggunaan QRIS dan mobile banking.
4. Jenis-jenis Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran dapat dibagi menjadi dua kategori utama: tunai dan non-tunai. Pembayaran tunai menggunakan uang kertas dan logam secara langsung. Pembayaran non-tunai melibatkan transfer dana antar rekening tanpa fisik uang, seperti transfer bank, kartu debit, kartu kredit, uang elektronik, dan QRIS. Setiap jenis memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Bank Sentral memiliki peran penting dalam mengatur dan mengawasi kedua jenis sistem ini, terutama untuk pembayaran non-tunai guna memastikan keamanan, efisiensi, dan keandalan transaksi. Edukasi masyarakat tentang penggunaan yang aman juga menjadi bagian dari upaya ini.
5. Peran Bank Sentral dalam Sistem Pembayaran
Bank Sentral memiliki peran krusial sebagai regulator, fasilitator, dan pengawas dalam sistem pembayaran. Sebagai regulator, BI menetapkan kebijakan dan aturan main agar sistem pembayaran berjalan aman dan efisien. Sebagai fasilitator, BI menyediakan infrastruktur seperti Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) untuk transfer dana antarbank. Sebagai pengawas, BI memastikan semua pelaku mematuhi aturan dan standar keamanan. Peran ini sangat penting untuk mencegah risiko sistemik, melindungi konsumen, dan mendorong inovasi dalam sistem pembayaran digital yang terus berkembang pesat.
Rangkuman: Bank Sentral adalah pilar utama stabilitas moneter dan keuangan, bertugas menjaga nilai mata uang dan mengendalikan inflasi. Bank Sentral juga regulator sistem pembayaran yang memastikan transaksi berjalan aman dan efisien, baik tunai maupun non-tunai. Memahami peran Bank Sentral dan komponen sistem pembayaran penting untuk literasi ekonomi dan partisipasi aktif dalam perekonomian digital yang terus berkembang.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bank Sentral | Lembaga yang bertanggung jawab menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. |
| Sistem Pembayaran | Seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme untuk memindahkan dana. |
| Inflasi | Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus. |
| Kebijakan Moneter | Tindakan Bank Sentral untuk mengendalikan jumlah uang beredar. |
| QRIS | Standar kode QR pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bank Sentral dan Sistem Pembayaran" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bank Sentral dan Sistem Pembayaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Konsep Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasalah dan Sistem EkonomiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPermintaan dan PenawaranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPasar dan HargaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLembaga Jasa KeuanganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Modul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber DayaEkonomi Kelas X SMABADAN USAHAEkonomi Kelas XI SMAEkonomi InternasionalEkonomi Kelas XII SMAIndeks Harga dan InflasiEkonomi Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran pada Ekonomi SMA, Fase E, elemen Pemahaman konsep ekonomi.
Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Ekonomi kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini gratis?
Ya. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bank Sentral dan Sistem Pembayaran dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bank Sentral dan Sistem Pembayaran untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bank Sentral dan Sistem Pembayaran ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bank Sentral dan Sistem Pembayaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Ekonomi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Bank Sentral dan Sistem Pembayaran yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.