SMAKelas XIFase F📘 Bab 4.3Semester 2

Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas XI
Perpajakan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pajak adalah pungutan wajib negara yang berfungsi sebagai sumber anggaran, pengatur ekonomi, pemerataan pendapatan, dan stabilitator. Jenis pajak beragam, seperti PPh dan PPN. Pemungutan pajak berlandaskan asas keadilan, kepastian, kemudahan, dan efisiensi. Wajib pajak bertanggung jawab menghitung dan melaporkan PPh serta PPN sesuai prosedur, berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perpajakan
Ekonomi · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Perpajakan
Ekonomi · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPerpajakan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar pendapatan nasional dan peran pemerintah dalam perekonomian secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis berbagai kasus penghindaran pajak dan mengevaluasi dampak etis serta ekonominya bagi masyarakat.
  2. Kewargaan — elemen: Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama
    Peserta didik berpartisipasi dalam simulasi musyawarah untuk menentukan prioritas penggunaan dana pajak di tingkat lokal.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proposal kampanye kesadaran pajak yang efektif dan komunikatif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPerilaku Konsumen dan Produsen, Permintaan dan Penawaran, Pasar, Pendapatan Nasional, Pembangunan Ekonomi, Uang dan Perbankan, Kebijakan Fiskal dan Moneter, Perdagangan Internasional
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis permasalahan ekonomi makro, termasuk perpajakan, serta mengidentifikasi solusi kebijakan yang relevan untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPajak adalah pungutan wajib dari rakyat untuk negara tanpa imbalan langsung yang digunakan untuk kepentingan umum.
KonseptualSistem perpajakan mencakup jenis-jenis pajak, fungsi pajak, asas pemungutan pajak, serta mekanisme perhitungan dan pelaporan pajak.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara menghitung Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta memahami prosedur pelaporan pajak.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya peran pajak dalam pembangunan negara dan tanggung jawab sebagai warga negara yang patuh pajak.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pajak dan fungsinya dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis asas-asas pemungutan pajak dan penerapannya di Indonesia secara kritis.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat menghitung Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan benar.
  4. Melalui simulasi, peserta didik dapat menjelaskan prosedur pelaporan pajak secara runtut dan akurat.
  5. Dengan menyusun proposal, peserta didik dapat merancang kampanye kesadaran pajak yang kreatif dan persuasif.
Halaman 2 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami perpajakan bukan hanya tentang kewajiban membayar, tetapi juga tentang kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat, serta bagaimana sistem ini bekerja secara adil dan efisien.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus membayar pajak, padahal kita tidak langsung merasakan manfaatnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSosiologi: Menganalisis dampak sosial dari kebijakan pajak dan tingkat kepatuhan masyarakat.
Pendidikan Pancasila: Membahas asas keadilan dalam pemungutan pajak sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila.
Informatika: Memanfaatkan perangkat lunak pengolah angka untuk simulasi perhitungan pajak dan aplikasi desain grafis untuk kampanye.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat mengundang praktisi pajak atau perwakilan Kantor Pajak Pratama setempat untuk sesi tanya jawab tentang perpajakan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang dinamis, dilengkapi akses internet untuk riset data perpajakan terkini.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi digital untuk menyajikan hasil kampanye dan platform kolaborasi daring untuk menyusun proposal.
Halaman 3 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pajak dan fungsinya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Pajak: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu jenis pajak, peserta didik menebak jenis pajak tersebut dengan cepat.
  1. Salam, doa, dan presensi untuk memastikan kesiapan belajar.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik melihat pembangunan fasilitas umum (jalan, sekolah) dan mengaitkannya dengan sumber pendanaan negara.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita harus membayar pajak, padahal kita tidak langsung merasakan manfaatnya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar infrastruktur publik (misalnya, jalan tol, rumah sakit) dan bertanya 'Dari mana dana pembangunan ini berasal?'
  2. Guru membagikan artikel berita singkat tentang kasus ketidakpatuhan pajak dan dampaknya terhadap pembangunan.
  3. Peserta didik secara individu membaca artikel dan mengidentifikasi masalah utama yang muncul dari kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis artikel.
  2. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis pajak yang relevan dengan masalah, fungsi-fungsi pajak, serta dampak ketidakpatuhan pajak.
  3. Peserta didik mencatat hasil diskusi mereka pada LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan jenis pajak dan fungsinya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengoreksi miskonsepsi, dan memperkaya pemahaman.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang definisi, jenis-jenis, dan fungsi pajak berdasarkan hasil diskusi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang jenis dan fungsi pajak.
  2. Refleksi & apresiasi: Peserta didik mengisi lembar refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi asas-asas pemungutan pajak untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis asas-asas pemungutan pajak dan penerapannya di Indonesia secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Rantai Kata Pajak: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata yang berhubungan dengan pajak, membentuk rantai kata tanpa mengulang.
  1. Salam, doa, dan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali pemahaman peserta didik tentang fungsi pajak dan mengaitkannya dengan pentingnya asas pemungutan yang adil.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menganalisis asas-asas pemungutan pajak dan penerapannya di Indonesia.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar atau infografis tentang perbandingan sistem pajak di beberapa negara dan menanyakan 'Mengapa sistem pajak antarnegara bisa berbeda?'
  2. Guru membagikan teks studi kasus mengenai kebijakan pajak baru yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.
  3. Peserta didik membaca studi kasus dan mengidentifikasi masalah serta berbagai sudut pandang yang muncul dari kebijakan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan LKPD yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis studi kasus.
  2. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan studi kasus, mengidentifikasi asas-asas pemungutan pajak yang relevan (misalnya, asas keadilan, asas kepastian, asas kemudahan), dan menganalisis bagaimana asas-asas tersebut diterapkan atau dilanggar dalam kebijakan tersebut.
  3. Peserta didik mencatat argumen pro dan kontra serta rekomendasi perbaikan kebijakan berdasarkan asas pajak.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan analisis studi kasus mereka, menjelaskan asas-asas yang relevan, dan memberikan rekomendasi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik, memfasilitasi diskusi lintas kelompok, dan mendorong penalaran kritis peserta didik terhadap asas-asas pajak.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang asas-asas pemungutan pajak (misalnya, Adam Smith, Rochmat Soemitro) dan penerapannya di Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang asas-asas pemungutan pajak.
  2. Refleksi & apresiasi: Peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan guru memberikan pujian atas kemampuan analisis mereka.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh perhitungan PPh dan PPN sederhana untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Pajak: Ungkap Fakta!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 55 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi jenis dan fungsi pajak serta menganalisis asas pemungutan pajak dari studi kasus.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Pajak adalah tulang punggung pembangunan suatu negara. Tanpa pajak, pemerintah akan kesulitan membiayai berbagai program dan fasilitas publik yang kita nikmati bersama.

Alat & bahan: Laptop/komputer, koneksi internet, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12334Mendatar1. Surat Pemberitahuan pajak.3. Penghasilan Tidak Kena Pajak.Menurun2. Iuran wajib kepada negaratanpa imbalan langsung.3. Pajak atas penghasilan.4. Pajak atas konsumsibarang/jasa.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati pembangunan fasilitas umum di daerahmu dan catat jenis fasilitas yang kamu lihat.
  3. Baca artikel berita berjudul 'Dampak Ketidakpatuhan Pajak terhadap Pembangunan Nasional' yang telah disediakan guru.
  4. Identifikasi minimal 3 masalah pokok yang diakibatkan oleh ketidakpatuhan pajak dari artikel tersebut.
  5. Diskusikan dalam kelompokmu, jenis-jenis pajak apa saja yang seharusnya berkontribusi pada pembangunan fasilitas umum yang kamu amati?
  6. Analisislah asas-asas pemungutan pajak yang mungkin dilanggar dalam kasus ketidakpatuhan pajak yang kamu baca, kemudian catat temuanmu pada tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pajak?
  2. Sebutkan satu contoh fasilitas publik yang kamu gunakan sehari-hari!
  3. Menurutmu, dari mana pemerintah mendapatkan uang untuk membangun fasilitas tersebut?
  4. Apakah kamu pernah mendengar istilah 'Pajak Penghasilan' atau 'Pajak Pertambahan Nilai'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan pajak.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis pajak dan fungsinya dengan tepat.Pengertian, jenis, dan fungsi pajak.4 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis asas-asas pemungutan pajak dan penerapannya di Indonesia secara kritis.Asas-asas pemungutan pajak.4 JPPenalaran Kritis, Kewargaan
3Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan benar.Perhitungan PPh dan PPN.4 JPPenalaran Kritis
4Menjelaskan prosedur pelaporan pajak secara runtut dan akurat serta merancang kampanye kesadaran pajak.Prosedur pelaporan pajak dan kampanye pajak.4 JPKewargaan, Kolaborasi
Halaman 8 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Pajak adalah tulang punggung pembangunan suatu negara. Tanpa pajak, pemerintah akan kesulitan membiayai berbagai program dan fasilitas publik yang kita nikmati bersama. Modul ini akan membimbingmu memahami esensi perpajakan, mulai dari jenis, fungsi, asas, hingga cara menghitung dan melaporkannya. Mari selami dunia pajak dan pahami kontribusimu sebagai warga negara!

1. Pengertian dan Fungsi Pajak
Pajak adalah iuran wajib yang dibayarkan oleh rakyat kepada negara tanpa mendapatkan imbalan langsung, tetapi digunakan untuk membiayai pengeluaran umum dan pembangunan. Fungsi pajak sangat vital, meliputi fungsi anggaran (budgetair) sebagai sumber penerimaan negara, fungsi regulasi (mengatur) untuk mencapai tujuan ekonomi tertentu seperti mengendalikan inflasi, fungsi pemerataan pendapatan, dan fungsi stabilitas ekonomi. Contohnya, pajak digunakan untuk membangun sekolah, rumah sakit, jalan, hingga subsidi energi.

2. Jenis-Jenis Pajak
Pajak dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteria. Berdasarkan sifatnya, ada pajak langsung (misalnya Pajak Penghasilan/PPh) yang dikenakan langsung pada wajib pajak dan tidak dapat dialihkan, serta pajak tidak langsung (misalnya Pajak Pertambahan Nilai/PPN) yang dapat dialihkan bebannya kepada pihak lain. Berdasarkan instansi pemungutnya, ada pajak pusat (PPh, PPN, Pajak Penjualan atas Barang Mewah/PPnBM, Bea Meterai, Pajak Bumi dan Bangunan PBB Sektor P3) dan pajak daerah (Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Hotel dan Restoran). Berdasarkan objeknya, ada pajak atas penghasilan, pajak atas konsumsi, dan pajak atas kekayaan.

3. Asas Pemungutan Pajak
Pemungutan pajak harus didasarkan pada asas-asas tertentu agar adil dan efisien. Menurut Adam Smith, ada empat asas: asas keadilan (equality), asas kepastian (certainty), asas kemudahan (convenience), dan asas efisiensi (economy). Asas keadilan berarti pajak dikenakan sesuai kemampuan, kepastian berarti jelas subjek, objek, dan tarifnya, kemudahan berarti mudah bagi wajib pajak untuk membayar, dan efisiensi berarti biaya pungut tidak lebih besar dari penerimaan. Di Indonesia, asas ini menjadi pedoman dalam penyusunan undang-undang perpajakan.

4. Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi
PPh adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak orang pribadi maupun badan dalam satu tahun pajak. Untuk orang pribadi, perhitungan PPh melibatkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang merupakan batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Tarif PPh bersifat progresif, artinya semakin tinggi penghasilan, semakin besar persentase pajaknya. Contohnya, gaji karyawan dipotong PPh 21, yang perhitungannya mempertimbangkan status pernikahan dan jumlah tanggungan.

5. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
PPN adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi barang atau jasa di dalam Daerah Pabean (wilayah Indonesia). PPN merupakan pajak tidak langsung karena beban pajaknya dapat dialihkan kepada konsumen akhir. Tarif PPN umum di Indonesia saat ini adalah 11%. Contohnya, ketika kamu membeli barang di toko, harga yang kamu bayar sudah termasuk PPN. PPN dikenakan pada setiap mata rantai produksi dan distribusi, namun yang menanggung adalah konsumen akhir.

6. Prosedur Pelaporan Pajak
Wajib pajak memiliki kewajiban untuk melaporkan pajaknya secara periodik. Untuk PPh orang pribadi, pelaporan dilakukan menggunakan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi. Untuk PPN, pelaporan dilakukan setiap bulan menggunakan SPT Masa PPN. Pelaporan dapat dilakukan secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau secara elektronik (e-filing) melalui aplikasi yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak. Kepatuhan dalam pelaporan pajak sangat penting untuk menghindari sanksi dan mendukung transparansi.

Rangkuman: Pajak adalah pungutan wajib negara yang berfungsi sebagai sumber anggaran, pengatur ekonomi, pemerataan pendapatan, dan stabilitator. Jenis pajak beragam, seperti PPh dan PPN. Pemungutan pajak berlandaskan asas keadilan, kepastian, kemudahan, dan efisiensi. Wajib pajak bertanggung jawab menghitung dan melaporkan PPh serta PPN sesuai prosedur, berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan bangsa.

Halaman 9 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
PajakIuran wajib kepada negara tanpa imbalan langsung.
PPhPajak atas penghasilan.
PPNPajak atas konsumsi barang/jasa.
PTKPPenghasilan Tidak Kena Pajak.
SPTSurat Pemberitahuan pajak.
E-filingPelaporan pajak secara elektronik.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Perpajakan" mata pelajaran Ekonomi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perpajakan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Perpajakan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIPeta Konsep
PerpajakanPengertian dan Fungsi PajakJenis-Jenis PajakAsas Pemungutan PajakPajak Penghasilan (PPh) Orang PribadiPajak Pertambahan Nilai (PPN)
Dari sub-bab PerpajakanHalaman 12
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaEkonomi · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 4 · APBN, APBD, dan Kebijakan Fiskal

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 4APBN, APBD, dan Kebijakan Fiskal4.1APBN4.2APBD4.3PerpajakanSedang Anda buka4.4Kebijakan Fiskal

Bukan Perpajakan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perpajakan pada Ekonomi SMA, Fase F, elemen Perilaku Konsumen dan Produsen, Permintaan dan Penawaran, Pasar, Pendapatan Nasional, Pembangunan Ekonomi, Uang dan Perbankan, Kebijakan Fiskal dan Moneter, Perdagangan Internasional.

Modul Perpajakan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Ekonomi kelas XI SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Ekonomi materi Perpajakan ini gratis?

Ya. Modul Perpajakan untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perpajakan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perpajakan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perpajakan dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Ekonomi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perpajakan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perpajakan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perpajakan untuk Ekonomi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perpajakan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perpajakan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Ekonomi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Perpajakan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Ekonomi SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.