SMAKelas XIIFase F📘 Bab 2.1Semester 1

Modul Ajar & RPP Fisika Kelas XII
Arus Listrik

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Arus listrik adalah laju aliran muatan melalui konduktor, umumnya disebabkan oleh pergerakan elektron. Terdapat dua arah aliran: arus konvensional (dari positif ke negatif) dan arus elektron (dari negatif ke positif). Kuat arus diukur dalam Ampere (A) dengan rumus I = Q/t, dan alat ukurnya adalah amperemeter yang dihubungkan secara seri dalam rangkaian. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis dan merancang sirkuit listrik.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Arus Listrik
Fisika · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Arus Listrik
Fisika · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFisika
Fase / KelasF / XII
Materi PokokArus Listrik
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar atom, muatan listrik, dan gaya Coulomb dari jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainFluida, Termodinamika, Gelombang, Listrik-Magnet, dan Fisika Modern
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis konsep dasar listrik arus searah, termasuk arus listrik, tegangan, hambatan, dan daya, serta mengaplikasikannya dalam berbagai rangkaian listrik sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualArus listrik mengalir saat kita menyalakan lampu atau menggunakan perangkat elektronik.
KonseptualArus listrik adalah laju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengukur kuat arus listrik menggunakan amperemeter dan merangkai sirkuit sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konsep dasar arus listrik sebagai fondasi untuk mempelajari fenomena listrik yang lebih kompleks.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep arus listrik dengan tepat.
  2. Setelah melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan pengertian arus listrik dan arah alirannya secara runtut.
  3. Dengan menganalisis data hasil pengukuran, peserta didik dapat menentukan kuat arus listrik menggunakan rumus yang benar.
  4. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan arus konvensional dan arus elektron dengan jelas.
  5. Setelah menyelesaikan LKPD, peserta didik dapat menerapkan konsep arus listrik untuk menganalisis sirkuit sederhana secara mandiri.
  6. Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan model sederhana aliran arus listrik secara kreatif.
Halaman 2 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami arus listrik bukan hanya tentang definisi, tetapi juga tentang bagaimana muatan bergerak, faktor yang memengaruhinya, dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk memecahkan masalah.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa lampu di rumah kita bisa menyala terang, dan apa hubungannya dengan aliran listrik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep perbandingan, pembagian, dan penggunaan notasi ilmiah dalam perhitungan kuat arus listrik.
Kimia: Keterkaitan antara aliran elektron dengan reaksi redoks dan sifat konduktivitas bahan.
Teknologi Informasi: Penggunaan aplikasi simulasi rangkaian listrik dan alat ukur digital untuk analisis data.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong diskusi tentang penggunaan listrik di rumah dan keamanan listrik, serta membantu mencari contoh peralatan yang menggunakan arus listrik.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di laboratorium fisika atau kelas dengan fasilitas listrik yang memadai, serta memanfaatkan sumber daya digital seperti simulasi sirkuit virtual.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan simulasi PhET Interactive Simulations untuk memvisualisasikan aliran muatan dan menguji konsep kuat arus listrik secara interaktif.
Halaman 3 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep arus listrik dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai aplikasi listrik dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, lampu menyala, mengisi daya ponsel) dan bertanya: 'Apa yang membuat semua perangkat ini berfungsi?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana listrik bisa mengalir dan apa yang sebenarnya mengalir?' sehingga peserta didik sadar akan fokus belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar rangkaian listrik sederhana dan bertanya: 'Menurut kalian, apa yang terjadi di dalam kabel saat lampu menyala?'
  2. Peserta didik secara individu menuliskan dugaan awal mereka tentang aliran listrik dalam rangkaian tersebut.
  3. Guru memfasilitasi diskusi singkat untuk mengidentifikasi berbagai pandangan awal peserta didik tentang 'apa itu arus listrik'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD 'Mengidentifikasi Aliran Listrik'.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima satu set alat percobaan sederhana (baterai, kabel, lampu kecil) dan diminta untuk merangkai sirkuit agar lampu menyala.
  3. Peserta didik mengamati arah aliran muatan (jika memungkinkan, menggunakan simulasi virtual) dan mencatat hasil pengamatan mereka di LKPD.
  4. Kelompok berdiskusi untuk merumuskan definisi awal arus listrik berdasarkan pengamatan mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan rumusan definisi arus listrik mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif terhadap presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang pengertian arus listrik, arah aliran elektron, dan arah arus konvensional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan konsep dasar arus listrik yang telah dipelajari.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pengalaman belajar hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Tindak lanjut: Guru menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang kuat arus listrik dan memberikan tugas membaca bahan ajar.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis data hasil pengukuran, peserta didik dapat menentukan kuat arus listrik menggunakan rumus yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali konsep arus listrik dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa mengetahui seberapa besar arus listrik yang mengalir?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengukur dan menghitung kuat arus listrik, dan menjelaskan bahwa peserta didik akan melakukan praktik dan analisis data.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai perangkat elektronik dengan kebutuhan arus yang berbeda (misalnya, senter vs. kulkas) dan bertanya: 'Mengapa kebutuhan arus listriknya berbeda-beda?'
  2. Guru menjelaskan konsep kuat arus listrik sebagai laju aliran muatan dan memperkenalkan rumus I = Q/t.
  3. Peserta didik mencatat rumus dan contoh perhitungan sederhana yang ditunjukkan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD 'Mengukur Kuat Arus Listrik'.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan mengukur kuat arus listrik menggunakan amperemeter pada rangkaian sederhana dengan variasi tegangan atau hambatan (jika alat tersedia, jika tidak, menggunakan data simulasi/video).
  3. Peserta didik mencatat hasil pengukuran muatan dan waktu, kemudian menghitung kuat arus listrik menggunakan rumus yang telah dipelajari, serta membandingkannya dengan pembacaan amperemeter.
  4. Kelompok menganalisis hubungan antara muatan, waktu, dan kuat arus listrik dari data yang mereka peroleh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan, perhitungan, dan analisis mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan, serta mendiskusikan perbedaan hasil antar kelompok dan kemungkinan penyebabnya.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang kuat arus listrik, satuan, dan cara pengukurannya yang benar, serta membahas perbedaan antara arus konvensional dan arus elektron secara lebih mendalam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah pengukuran dan perhitungan kuat arus listrik.
  2. Refleksi & Apresiasi: Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi kelompok, menjaga suasana yang menggembirakan.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas individu berupa soal-soal latihan dan meminta peserta didik untuk mempersiapkan diri untuk materi berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKYuk, Pahami Arus Listrik!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengenal konsep arus listrik dan mengukur kuat arus pada rangkaian sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Arus listrik adalah salah satu konsep fundamental dalam fisika yang menjadi dasar bagi seluruh teknologi kelistrikan modern.

Alat & bahan: Baterai 1.5V, kabel penghubung, lampu LED kecil, sakelar, amperemeter (opsional: simulasi PhET), stopwatch

Langkah kerja:

  1. Hitung hambatan pengganti rangkaian paralel pada gambar berikut, lalu bandingkan dengan rangkaian di buku.
    R1 = 3 ΩR2 = 6 Ω+
    Gambar 1. Rangkaian listrik
  2. Amati rangkaian listrik sederhana yang diberikan.
  3. Rangkailah baterai, kabel, lampu LED, dan sakelar menjadi sirkuit tertutup. Nyalakan sakelar dan amati apa yang terjadi pada lampu.
  4. Jika menggunakan amperemeter, hubungkan amperemeter secara seri pada rangkaian. Catat hasil pengukurannya.
  5. Jika menggunakan simulasi PhET, atur tegangan baterai dan amati aliran elektron serta nilai arus yang ditunjukkan.
  6. Diskusikan dalam kelompok: Apa yang menyebabkan lampu menyala? Bagaimana arah aliran muatan? Apa yang disebut kuat arus listrik?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang listrik?
  2. Berikan contoh benda di sekitarmu yang menggunakan listrik!
  3. Menurutmu, bagaimana listrik bisa mengalir dalam kabel?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan percobaan dan diskusi, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan arus listrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep arus listrikPengertian arus listrik, arah aliran elektron dan konvensional2 JPpenalaran kritis
2Menentukan kuat arus listrikKuat arus listrik, satuan, dan pengukuran2 JPpenalaran kritis, kreativitas
3Membedakan arus konvensional dan arus elektronPerbedaan arah arus konvensional dan elektron2 JPpenalaran kritis
4Menerapkan konsep arus listrik dalam sirkuit sederhanaAnalisis sirkuit sederhana menggunakan konsep arus listrik2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Arus listrik adalah salah satu konsep fundamental dalam fisika yang menjadi dasar bagi seluruh teknologi kelistrikan modern. Tanpa pemahaman tentang arus listrik, sulit bagi kita untuk memahami bagaimana perangkat elektronik bekerja atau bagaimana energi listrik didistribusikan. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami apa itu arus listrik, bagaimana ia mengalir, dan bagaimana kita bisa mengukur besarnya.

1. Pengertian Arus Listrik
Arus listrik didefinisikan sebagai laju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor. Muatan listrik ini biasanya dibawa oleh elektron-elektron bebas yang bergerak secara teratur dalam suatu arah. Arus listrik terjadi ketika ada perbedaan potensial listrik (tegangan) yang mendorong muatan-muatan tersebut untuk bergerak. Konsep ini sangat penting karena arus listriklah yang 'melakukan pekerjaan' dalam rangkaian, seperti menyalakan lampu atau memutar motor.

2. Arah Arus Konvensional dan Arus Elektron
Secara historis, Benjamin Franklin menetapkan arah arus listrik sebagai arah pergerakan muatan positif, yaitu dari potensial tinggi ke potensial rendah. Ini disebut arus konvensional. Namun, pada kenyataannya, dalam konduktor logam, muatan yang bergerak adalah elektron (bermuatan negatif) yang bergerak dari potensial rendah ke potensial tinggi. Jadi, arah arus elektron berlawanan dengan arah arus konvensional. Meskipun demikian, dalam perhitungan dan analisis rangkaian, arah arus konvensional tetap banyak digunakan.

3. Kuat Arus Listrik dan Satuan
Kuat arus listrik (I) adalah besarnya muatan listrik (Q) yang mengalir melalui suatu penampang konduktor dalam selang waktu tertentu (t). Secara matematis, kuat arus listrik dirumuskan sebagai I = Q/t. Satuan kuat arus listrik dalam Sistem Internasional (SI) adalah Ampere (A), yang didefinisikan sebagai satu Coulomb muatan yang mengalir dalam satu detik. Satuan muatan adalah Coulomb (C) dan satuan waktu adalah detik (s).

4. Pengukuran Kuat Arus Listrik
Kuat arus listrik dapat diukur menggunakan alat yang disebut amperemeter. Amperemeter harus selalu dihubungkan secara seri dalam rangkaian listrik agar seluruh arus yang melewati komponen yang ingin diukur juga melewati amperemeter. Hal ini memastikan bahwa amperemeter mengukur total aliran muatan yang melalui titik tersebut. Penting untuk memastikan polaritas sambungan amperemeter sudah benar agar alat dapat berfungsi dan memberikan pembacaan yang akurat.

Rangkuman: Arus listrik adalah laju aliran muatan melalui konduktor, umumnya disebabkan oleh pergerakan elektron. Terdapat dua arah aliran: arus konvensional (dari positif ke negatif) dan arus elektron (dari negatif ke positif). Kuat arus diukur dalam Ampere (A) dengan rumus I = Q/t, dan alat ukurnya adalah amperemeter yang dihubungkan secara seri dalam rangkaian. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis dan merancang sirkuit listrik.

Halaman 9 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Arus ListrikLaju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor.
Kuat Arus ListrikBesarnya muatan listrik yang mengalir per satuan waktu.
AmpereSatuan kuat arus listrik dalam Sistem Internasional (SI).
AmperemeterAlat untuk mengukur kuat arus listrik.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Arus Listrik" mata pelajaran Fisika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Arus Listrik — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Arus Listrik ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIIPeta Konsep
Arus ListrikPengertian Arus ListrikArah Arus Konvensional dan Arus ElektronKuat Arus Listrik dan SatuanPengukuran Kuat Arus Listrik
Dari sub-bab Arus ListrikHalaman 12
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 2 · Listrik Arus Searah

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 2Listrik Arus SearahModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Arus ListrikSedang Anda buka2.2Hambatan Ohmik dan Non Ohmik2.3Hambatan Jenis2.4Rangkaian ListrikModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.5Rangkaian Majemuk2.6Daya Listrik

Bukan Arus Listrik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Fisika kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Arus Listrik pada Fisika SMA, Fase F, elemen Fluida, Termodinamika, Gelombang, Listrik-Magnet, dan Fisika Modern.

Modul Arus Listrik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fisika kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Fisika materi Arus Listrik ini gratis?

Ya. Modul Arus Listrik untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Arus Listrik ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fisika kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Arus Listrik ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Arus Listrik dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Fisika kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Arus Listrik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Arus Listrik tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Arus Listrik untuk Fisika kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Arus Listrik ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fisika kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Arus Listrik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fisika kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Fisika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Arus Listrik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fisika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Fisika SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.