Modul Ajar & RPP Fisika Kelas XII
Arus Listrik
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fisika |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Arus Listrik |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar atom, muatan listrik, dan gaya Coulomb dari jenjang sebelumnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Fluida, Termodinamika, Gelombang, Listrik-Magnet, dan Fisika Modern |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep dasar listrik arus searah, termasuk arus listrik, tegangan, hambatan, dan daya, serta mengaplikasikannya dalam berbagai rangkaian listrik sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Arus listrik mengalir saat kita menyalakan lampu atau menggunakan perangkat elektronik. |
| Konseptual | Arus listrik adalah laju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengukur kuat arus listrik menggunakan amperemeter dan merangkai sirkuit sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami konsep dasar arus listrik sebagai fondasi untuk mempelajari fenomena listrik yang lebih kompleks. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep arus listrik dengan tepat.
- Setelah melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan pengertian arus listrik dan arah alirannya secara runtut.
- Dengan menganalisis data hasil pengukuran, peserta didik dapat menentukan kuat arus listrik menggunakan rumus yang benar.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan arus konvensional dan arus elektron dengan jelas.
- Setelah menyelesaikan LKPD, peserta didik dapat menerapkan konsep arus listrik untuk menganalisis sirkuit sederhana secara mandiri.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan model sederhana aliran arus listrik secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami arus listrik bukan hanya tentang definisi, tetapi juga tentang bagaimana muatan bergerak, faktor yang memengaruhinya, dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk memecahkan masalah.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa lampu di rumah kita bisa menyala terang, dan apa hubungannya dengan aliran listrik?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep perbandingan, pembagian, dan penggunaan notasi ilmiah dalam perhitungan kuat arus listrik. Kimia: Keterkaitan antara aliran elektron dengan reaksi redoks dan sifat konduktivitas bahan. Teknologi Informasi: Penggunaan aplikasi simulasi rangkaian listrik dan alat ukur digital untuk analisis data. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong diskusi tentang penggunaan listrik di rumah dan keamanan listrik, serta membantu mencari contoh peralatan yang menggunakan arus listrik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di laboratorium fisika atau kelas dengan fasilitas listrik yang memadai, serta memanfaatkan sumber daya digital seperti simulasi sirkuit virtual. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulasi PhET Interactive Simulations untuk memvisualisasikan aliran muatan dan menguji konsep kuat arus listrik secara interaktif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep arus listrik dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis data hasil pengukuran, peserta didik dapat menentukan kuat arus listrik menggunakan rumus yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengenal konsep arus listrik dan mengukur kuat arus pada rangkaian sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Arus listrik adalah salah satu konsep fundamental dalam fisika yang menjadi dasar bagi seluruh teknologi kelistrikan modern.
Alat & bahan: Baterai 1.5V, kabel penghubung, lampu LED kecil, sakelar, amperemeter (opsional: simulasi PhET), stopwatch
Langkah kerja:
- Hitung hambatan pengganti rangkaian paralel pada gambar berikut, lalu bandingkan dengan rangkaian di buku.
Gambar 1. Rangkaian listrik - Amati rangkaian listrik sederhana yang diberikan.
- Rangkailah baterai, kabel, lampu LED, dan sakelar menjadi sirkuit tertutup. Nyalakan sakelar dan amati apa yang terjadi pada lampu.
- Jika menggunakan amperemeter, hubungkan amperemeter secara seri pada rangkaian. Catat hasil pengukurannya.
- Jika menggunakan simulasi PhET, atur tegangan baterai dan amati aliran elektron serta nilai arus yang ditunjukkan.
- Diskusikan dalam kelompok: Apa yang menyebabkan lampu menyala? Bagaimana arah aliran muatan? Apa yang disebut kuat arus listrik?
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang listrik?
- Berikan contoh benda di sekitarmu yang menggunakan listrik!
- Menurutmu, bagaimana listrik bisa mengalir dalam kabel?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan percobaan dan diskusi, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan arus listrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi konsep arus listrik | Pengertian arus listrik, arah aliran elektron dan konvensional | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menentukan kuat arus listrik | Kuat arus listrik, satuan, dan pengukuran | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Membedakan arus konvensional dan arus elektron | Perbedaan arah arus konvensional dan elektron | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menerapkan konsep arus listrik dalam sirkuit sederhana | Analisis sirkuit sederhana menggunakan konsep arus listrik | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
Arus listrik adalah salah satu konsep fundamental dalam fisika yang menjadi dasar bagi seluruh teknologi kelistrikan modern. Tanpa pemahaman tentang arus listrik, sulit bagi kita untuk memahami bagaimana perangkat elektronik bekerja atau bagaimana energi listrik didistribusikan. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami apa itu arus listrik, bagaimana ia mengalir, dan bagaimana kita bisa mengukur besarnya.
1. Pengertian Arus Listrik
Arus listrik didefinisikan sebagai laju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor. Muatan listrik ini biasanya dibawa oleh elektron-elektron bebas yang bergerak secara teratur dalam suatu arah. Arus listrik terjadi ketika ada perbedaan potensial listrik (tegangan) yang mendorong muatan-muatan tersebut untuk bergerak. Konsep ini sangat penting karena arus listriklah yang 'melakukan pekerjaan' dalam rangkaian, seperti menyalakan lampu atau memutar motor.
2. Arah Arus Konvensional dan Arus Elektron
Secara historis, Benjamin Franklin menetapkan arah arus listrik sebagai arah pergerakan muatan positif, yaitu dari potensial tinggi ke potensial rendah. Ini disebut arus konvensional. Namun, pada kenyataannya, dalam konduktor logam, muatan yang bergerak adalah elektron (bermuatan negatif) yang bergerak dari potensial rendah ke potensial tinggi. Jadi, arah arus elektron berlawanan dengan arah arus konvensional. Meskipun demikian, dalam perhitungan dan analisis rangkaian, arah arus konvensional tetap banyak digunakan.
3. Kuat Arus Listrik dan Satuan
Kuat arus listrik (I) adalah besarnya muatan listrik (Q) yang mengalir melalui suatu penampang konduktor dalam selang waktu tertentu (t). Secara matematis, kuat arus listrik dirumuskan sebagai I = Q/t. Satuan kuat arus listrik dalam Sistem Internasional (SI) adalah Ampere (A), yang didefinisikan sebagai satu Coulomb muatan yang mengalir dalam satu detik. Satuan muatan adalah Coulomb (C) dan satuan waktu adalah detik (s).
4. Pengukuran Kuat Arus Listrik
Kuat arus listrik dapat diukur menggunakan alat yang disebut amperemeter. Amperemeter harus selalu dihubungkan secara seri dalam rangkaian listrik agar seluruh arus yang melewati komponen yang ingin diukur juga melewati amperemeter. Hal ini memastikan bahwa amperemeter mengukur total aliran muatan yang melalui titik tersebut. Penting untuk memastikan polaritas sambungan amperemeter sudah benar agar alat dapat berfungsi dan memberikan pembacaan yang akurat.
Rangkuman: Arus listrik adalah laju aliran muatan melalui konduktor, umumnya disebabkan oleh pergerakan elektron. Terdapat dua arah aliran: arus konvensional (dari positif ke negatif) dan arus elektron (dari negatif ke positif). Kuat arus diukur dalam Ampere (A) dengan rumus I = Q/t, dan alat ukurnya adalah amperemeter yang dihubungkan secara seri dalam rangkaian. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis dan merancang sirkuit listrik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Arus Listrik | Laju aliran muatan listrik melalui suatu penampang konduktor. |
| Kuat Arus Listrik | Besarnya muatan listrik yang mengalir per satuan waktu. |
| Ampere | Satuan kuat arus listrik dalam Sistem Internasional (SI). |
| Amperemeter | Alat untuk mengukur kuat arus listrik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Arus Listrik" mata pelajaran Fisika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 2 · Listrik Arus Searah
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 2Listrik Arus SearahModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Arus ListrikSedang Anda buka2.2Hambatan Ohmik dan Non Ohmik2.3Hambatan Jenis2.4Rangkaian ListrikModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.5Rangkaian Majemuk2.6Daya ListrikBukan Arus Listrik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fisika Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Listrik StatisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopListrik Arus SearahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKemagnetanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYASemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Arus Bolak-BalikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGelombang ElektromagnetikModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengantar Instrumental DigitalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Fisika lain yang sudah tersedia
Gaya ListrikFisika Kelas XII SMAListrik DinamisFisika Kelas XII SMAMedan ListrikFisika Kelas XII SMARangkaian ListrikFisika Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Fisika Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fisika kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Arus Listrik pada Fisika SMA, Fase F, elemen Fluida, Termodinamika, Gelombang, Listrik-Magnet, dan Fisika Modern.
Modul Arus Listrik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fisika kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Fisika materi Arus Listrik ini gratis?
Ya. Modul Arus Listrik untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Arus Listrik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fisika kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Arus Listrik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Arus Listrik dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fisika kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Arus Listrik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Arus Listrik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Arus Listrik untuk Fisika kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Arus Listrik ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fisika kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Arus Listrik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fisika kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fisika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Arus Listrik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fisika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.