Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang penyajian data dalam bentuk diagram batang, lingkaran, dan garis, serta konsep rata-rata, median, dan modus. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik mengembangkan kemampuan menganalisis data statistik dan mengevaluasi kesimpulan yang ditarik dari data tersebut. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan representasi data yang inovatif dan menyajikan hasil analisis dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik aktif berinteraksi dalam kelompok untuk memecahkan masalah statistika dan menyajikan temuan secara efektif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Data dan Analisis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis data dengan berbagai representasi, termasuk diagram pencar, serta menggunakan konsep regresi linear dan korelasi untuk membuat inferensi dan prediksi berdasarkan data. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Statistika digunakan untuk menganalisis data hasil tangkapan ikan di daerah pesisir, pola cuaca, atau tren penjualan produk. |
| Konseptual | Konsep inti meliputi hubungan antara dua variabel kuantitatif yang digambarkan melalui diagram pencar, model regresi linear, dan kekuatan serta arah hubungan melalui analisis korelasi. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari mencakup langkah-langkah membuat diagram pencar, menghitung persamaan regresi linear, dan menginterpretasikan nilai koefisien korelasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memilih metode statistika yang tepat untuk jenis data tertentu dan memahami batasan interpretasi hasil analisis statistika. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membuat diagram pencar dari data bivariat dengan tepat.
- Dengan menggunakan perangkat lunak statistik, peserta didik dapat menentukan persamaan regresi linear dari data bivariat dan menginterpretasikannya secara akurat.
- Setelah menganalisis data bivariat, peserta didik dapat menghitung koefisien korelasi dan menginterpretasikan kekuatan serta arah hubungan antar variabel dengan benar.
- Melalui proyek mini, peserta didik dapat menganalisis data dunia nyata menggunakan regresi linear dan korelasi, serta menyajikan temuan mereka secara komunikatif.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi model regresi dan korelasi yang dibuat, serta mengidentifikasi potensi bias dalam data.
Pemahaman bermakna: Memahami statistika bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang bagaimana data dapat menceritakan sebuah kisah dan membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui apakah ada hubungan antara jumlah jam belajar dengan nilai ujian yang didapatkan seseorang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Menganalisis hubungan antara harga produk dengan jumlah permintaan atau penawaran di pasar. Geografi: Mempelajari korelasi antara curah hujan dan tinggi muka air laut atau hasil pertanian di suatu wilayah. Biologi: Mengukur hubungan antara dosis pupuk dengan pertumbuhan tanaman atau ukuran populasi hewan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai sumber data atau narasumber untuk studi kasus terkait data ekonomi atau lingkungan di daerah pesisir. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan belajar yang fleksibel, dengan akses ke komputer atau tablet, serta area diskusi kelompok yang nyaman untuk memfasilitasi kolaborasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan perangkat lunak spreadsheet (misalnya Google Sheets, Microsoft Excel) untuk membuat diagram pencar, menghitung regresi, dan korelasi secara efisien. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membuat diagram pencar dari data bivariat dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Angka: Guru menyebutkan dua angka, peserta didik menebak apakah ada hubungan antara kedua angka tersebut. Permainan ini melatih intuisi terhadap korelasi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menggunakan perangkat lunak statistik, peserta didik dapat menentukan persamaan regresi linear dari data bivariat dan menginterpretasikannya secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Statistik: Peserta didik menyebutkan satu kata terkait statistika, lalu peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan. Melatih daya ingat dan koneksi antar konsep.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis data hasil tangkapan ikan dan suhu air laut untuk menemukan hubungannya.
Alat & bahan: Kertas milimeter blok, pensil, penggaris, kalkulator/komputer dengan spreadsheet, data hasil tangkapan ikan dan suhu air laut.
Langkah kerja:
- Amati diagram batang berikut, lalu tuliskan banyak siswa untuk setiap buah pada tabel.
Gambar 1. Diagram batang - Perhatikan data hasil tangkapan ikan (dalam kg) dan suhu air laut (dalam °C) selama 10 minggu di daerah pesisir seperti pada tabel berikut.
- Buatlah diagram pencar dari data tersebut. Letakkan suhu air laut pada sumbu X dan hasil tangkapan ikan pada sumbu Y.
- Diskusikan pola pencar. Apakah ada kecenderungan hubungan positif, negatif, atau tidak ada hubungan?
- Gunakan perangkat lunak spreadsheet untuk menentukan persamaan regresi linear dan koefisien korelasi dari data tersebut.
- Interpretasikan persamaan regresi dan koefisien korelasi yang Anda dapatkan. Jelaskan makna angka-angka tersebut dalam konteks data hasil tangkapan ikan dan suhu air laut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang dimaksud dengan data bivariat?
- Berikan contoh dua variabel yang menurut Anda memiliki hubungan di lingkungan sekitar Anda.
- Bagaimana cara termudah untuk melihat pola hubungan antara dua variabel?
- Apa yang Anda ketahui tentang 'garis tren' pada grafik?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan dalam membuat diagram pencar, dan kemampuan menggunakan perangkat lunak statistik.
Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup soal-soal tentang pembuatan diagram pencar, perhitungan dan interpretasi regresi linear, serta koefisien korelasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membuat diagram pencar dari data bivariat | Diagram Pencar | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan dan menginterpretasikan persamaan regresi linear | Regresi Linear | 4 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Menghitung dan menginterpretasikan koefisien korelasi | Analisis Korelasi | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 4 | Menganalisis data dunia nyata dan menyajikan temuan | Proyek Statistika | 6 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Penalaran Kritis |
Statistika adalah cabang matematika yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, membantu kita memahami pola, membuat prediksi, dan mengambil keputusan berdasarkan data. Dalam modul ini, kita akan menjelajahi bagaimana data bivariat, yaitu data yang melibatkan dua variabel, dapat dianalisis menggunakan diagram pencar, regresi linear, dan analisis korelasi untuk mengungkap hubungan antar fenomena.
1. Pengenalan Data Bivariat dan Diagram Pencar
Data bivariat adalah kumpulan data yang terdiri dari dua variabel yang diukur pada unit observasi yang sama. Contohnya adalah tinggi badan dan berat badan seseorang, atau jumlah jam belajar dan nilai ujian. Untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel kuantitatif, kita menggunakan diagram pencar (scatterplot). Diagram ini menampilkan titik-titik pada sistem koordinat Kartesius, di mana setiap titik merepresentasikan pasangan nilai dari kedua variabel. Pola sebaran titik pada diagram pencar dapat menunjukkan arah (positif, negatif, atau tidak ada) dan kekuatan (kuat, sedang, lemah) hubungan antar variabel.
2. Regresi Linear Sederhana
Regresi linear sederhana adalah metode statistik yang digunakan untuk memodelkan hubungan linear antara dua variabel, yaitu satu variabel independen (prediktor) dan satu variabel dependen (respons). Tujuannya adalah untuk menemukan persamaan garis lurus yang paling 'pas' (best-fit line) yang dapat memprediksi nilai variabel dependen berdasarkan nilai variabel independen. Persamaan umum regresi linear adalah Y = a + bX, di mana Y adalah variabel dependen, X adalah variabel independen, 'a' adalah intersep (nilai Y ketika X=0), dan 'b' adalah koefisien regresi atau slope (perubahan Y untuk setiap satu unit perubahan X).
3. Menghitung Persamaan Regresi
Untuk menemukan nilai 'a' dan 'b' dalam persamaan regresi linear, kita dapat menggunakan metode kuadrat terkecil (least squares method). Metode ini meminimalkan jumlah kuadrat selisih antara nilai Y aktual dan nilai Y yang diprediksi oleh garis regresi. Perhitungan ini melibatkan rumus-rumus statistik yang dapat disederhanakan dengan bantuan kalkulator ilmiah atau perangkat lunak spreadsheet seperti Microsoft Excel atau Google Sheets yang memiliki fungsi built-in untuk analisis regresi. Setelah nilai 'a' dan 'b' ditemukan, persamaan regresi dapat digunakan untuk membuat prediksi.
4. Interpretasi Koefisien Regresi
Koefisien regresi 'b' menunjukkan seberapa besar perubahan variabel dependen (Y) jika variabel independen (X) berubah satu unit. Jika 'b' positif, hubungan bersifat positif (X naik, Y naik). Jika 'b' negatif, hubungan bersifat negatif (X naik, Y turun). Intersep 'a' menunjukkan nilai variabel dependen (Y) ketika variabel independen (X) bernilai nol. Penting untuk diingat bahwa interpretasi 'a' hanya bermakna jika X=0 adalah nilai yang realistis dan relevan dalam konteks data. Interpretasi yang akurat sangat penting untuk menarik kesimpulan yang valid.
5. Konsep Korelasi
Korelasi adalah ukuran statistik yang menggambarkan kekuatan dan arah hubungan linear antara dua variabel kuantitatif. Berbeda dengan regresi yang bertujuan memprediksi, korelasi hanya mengukur asosiasi. Koefisien korelasi Pearson (r) adalah yang paling umum digunakan, dengan nilai berkisar antara -1 hingga +1. Nilai +1 menunjukkan korelasi positif sempurna, -1 menunjukkan korelasi negatif sempurna, dan 0 menunjukkan tidak ada hubungan linear. Semakin dekat nilai 'r' ke +1 atau -1, semakin kuat hubungan linear antar variabel.
6. Menghitung dan Menginterpretasi Koefisien Korelasi
Koefisien korelasi Pearson dapat dihitung menggunakan rumus yang melibatkan jumlah produk deviasi dari rata-rata kedua variabel. Seperti regresi, perhitungan ini juga dapat dipermudah dengan perangkat lunak. Interpretasi nilai 'r' sangat penting: r > 0 menunjukkan korelasi positif (misalnya, semakin tinggi suhu, semakin tinggi hasil tangkapan ikan); r < 0 menunjukkan korelasi negatif (misalnya, semakin banyak jam belajar, semakin sedikit waktu bermain); dan r ≈ 0 menunjukkan tidak ada korelasi linear yang signifikan. Namun, korelasi tidak menyiratkan kausalitas; hubungan yang kuat tidak selalu berarti satu variabel menyebabkan yang lain.
7. Batasan dan Peringatan dalam Analisis
Meskipun regresi dan korelasi adalah alat yang kuat, ada beberapa batasan. Pertama, mereka hanya mengukur hubungan linear; jika hubungan non-linear, hasilnya bisa menyesatkan. Kedua, outlier (data ekstrem) dapat sangat memengaruhi hasil. Ketiga, 'korelasi tidak sama dengan kausalitas' adalah prinsip fundamental; hanya karena dua variabel berkorelasi tidak berarti satu menyebabkan yang lain. Mungkin ada variabel ketiga yang tidak terukur (confounding variable) yang mempengaruhi keduanya. Oleh karena itu, interpretasi harus selalu dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan konteks data.
Rangkuman: Statistika adalah alat penting untuk memahami hubungan antar data. Diagram pencar memvisualisasikan hubungan antara dua variabel kuantitatif. Regresi linear membantu kita memodelkan hubungan linear dan membuat prediksi, sementara koefisien korelasi mengukur kekuatan dan arah hubungan tersebut. Memahami konsep-konsep ini memungkinkan kita untuk menganalisis data secara kritis dan menarik kesimpulan yang bermakna dalam berbagai konteks kehidupan, termasuk di daerah pesisir.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Data Bivariat | Data yang terdiri dari dua variabel yang diukur pada unit observasi yang sama. |
| Diagram Pencar | Grafik yang menampilkan titik-titik data bivariat pada sistem koordinat Kartesius. |
| Regresi Linear | Metode statistik untuk memodelkan hubungan linear antara variabel independen dan dependen. |
| Koefisien Regresi | Nilai 'b' dalam persamaan regresi, menunjukkan perubahan variabel dependen per unit perubahan variabel independen. |
| Korelasi | Ukuran statistik yang menggambarkan kekuatan dan arah hubungan linear antara dua variabel. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi)" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Analisis Data BivariatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomposisi Fungsi dan Fungsi InversModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTransformasi FungsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkaranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMatriksModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 5 siap unduh
PolinomialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFungsi TrigonometriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisVektorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi GeometriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopFungsi dan PemodelannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Fungsi Komposisi dan InversMatematika Kelas XI SMAGeometri Ruang (Dimensi Tiga)Matematika Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) pada Matematika SMA, Fase F, elemen Data dan Analisis.
Modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) untuk Matematika kelas XI.
Apakah modul ajar Matematika materi Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini gratis?
Ya. Modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Matematika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Statistika (Diagram Pencak, Regresi Linear, Analisis Korelasi) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.