Modul Ajar & RPP Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X
ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas
Modul ajar (RPP) Prakarya dan Kewirausahaan SMA kelas X materi ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas yang Anda cari? Materi Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis limbah dan beberapa teknik dasar pengolahan bahan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kerajinan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menciptakan karya kerajinan yang inovatif dan bernilai ekonomis dengan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar, serta memahami aspek kewirausahaan dalam proses pengembangannya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Berbagai daerah di Indonesia memiliki kerajinan khas dari limbah kertas seperti batik kertas dari Yogyakarta atau patung kertas dari Jawa Barat. |
| Konseptual | Kerajinan limbah kertas melibatkan prinsip daur ulang, kreativitas, dan nilai tambah untuk menghasilkan produk estetis dan fungsional. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi limbah, perancangan, pembuatan, hingga pengemasan produk kerajinan dari limbah kertas. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi terhadap proses kreatif dan pemecahan masalah dalam menghasilkan karya kerajinan inovatif dari limbah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui observasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis limbah kertas yang berpotensi menjadi bahan kerajinan dengan tepat.
- Dengan studi kasus kerajinan nusantara, peserta didik dapat menganalisis karakteristik ragam kerajinan dari limbah kertas sesuai kaidah desain.
- Melalui sesi brainstorming, peserta didik dapat merancang konsep produk kerajinan dari limbah kertas yang inovatif dan memiliki nilai jual.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe kerajinan dari limbah kertas menggunakan teknik yang sesuai dan rapi.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan limbah kertas mereka dengan percaya diri dan komunikatif.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa limbah kertas, dengan sentuhan kreativitas dan teknik yang tepat, dapat diubah menjadi produk kerajinan bernilai tinggi yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan potensi ekonomi lokal.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ide-ide kreatif kita dapat mengubah tumpukan koran bekas di rumah menjadi sebuah karya seni yang diminati pasar?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mempelajari estetika, komposisi warna, dan bentuk dalam merancang kerajinan. Matematika: Menghitung proporsi, ukuran, dan biaya produksi kerajinan. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi produk kerajinan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas lokal dapat dilibatkan untuk berbagi pengalaman dalam mengelola limbah atau memasarkan produk kerajinan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi meja kerja yang cukup, akses ke air bersih, dan tempat sampah terpilah, serta penggunaan platform daring untuk berbagi ide desain. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi untuk mempresentasikan desain dan hasil karya, serta penggunaan internet untuk mencari inspirasi dan teknik pembuatan kerajinan dari limbah kertas. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui observasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis limbah kertas yang berpotensi menjadi bahan kerajinan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan studi kasus kerajinan nusantara, peserta didik dapat menganalisis karakteristik ragam kerajinan dari limbah kertas sesuai kaidah desain. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe kerajinan dari limbah kertas menggunakan teknik yang sesuai dan rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi limbah kertas dan merancang ide kerajinan.
Alat & bahan: berbagai jenis limbah kertas (koran, majalah, kardus), gunting, lem, penggaris, pensil warna
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai jenis limbah kertas.
- Diskusikan dalam kelompok, jenis limbah kertas apa saja yang paling berpotensi diubah menjadi kerajinan dan mengapa.
- Pilih satu jenis limbah kertas dan buatlah sketsa ide produk kerajinan yang ingin kalian buat.
- Tuliskan alat dan bahan yang dibutuhkan serta perkiraan langkah pembuatan produk kalian.
- Presentasikan hasil diskusi dan sketsa ide kalian di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja jenis limbah kertas yang sering kamu temui di rumah?
- Pernahkah kamu melihat kerajinan yang terbuat dari limbah kertas? Sebutkan contohnya!
- Menurutmu, mengapa penting untuk mendaur ulang limbah kertas?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, perumusan ide, dan proses pembuatan prototipe kerajinan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi produk kerajinan limbah kertas dan prototipe karya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis limbah kertas yang berpotensi menjadi bahan kerajinan. | Jenis-jenis limbah kertas dan karakteristiknya. | 2 JP | kreativitas |
| 2 | Menganalisis karakteristik ragam kerajinan dari limbah kertas nusantara. | Ragam kerajinan limbah kertas nusantara, kaidah desain. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merancang dan membuat prototipe kerajinan dari limbah kertas. | Proses perancangan, teknik pembuatan kerajinan limbah kertas. | 2 JP | kolaborasi, kemandirian |
Limbah kertas seringkali dianggap tidak berguna dan hanya berakhir di tempat sampah. Namun, dengan sedikit sentuhan kreativitas dan pengetahuan teknik, limbah kertas dapat bertransformasi menjadi berbagai produk kerajinan yang tidak hanya indah tetapi juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Modul ini akan membimbing Anda untuk menjelajahi potensi limbah kertas di sekitar kita.
1. Jenis-Jenis Limbah Kertas
Limbah kertas sangat beragam, mulai dari koran bekas, majalah, kardus, karton, hingga kertas HVS bekas. Setiap jenis memiliki karakteristik serat, ketebalan, dan daya serap yang berbeda, sehingga mempengaruhi teknik pengolahannya. Misalnya, koran dan majalah cocok untuk teknik gulung atau bubur kertas, sedangkan kardus lebih kuat untuk struktur dasar. Memahami perbedaan ini adalah langkah awal dalam memilih bahan yang tepat untuk kerajinan Anda.
2. Ragam Kerajinan Limbah Kertas Nusantara
Indonesia kaya akan kerajinan dari berbagai bahan, termasuk limbah kertas. Contohnya adalah kerajinan bubur kertas yang dibentuk menjadi patung atau topeng di beberapa daerah. Ada pula teknik anyaman dari gulungan koran bekas yang diubah menjadi tas, keranjang, atau hiasan dinding. Batik kertas juga merupakan inovasi menarik yang memanfaatkan limbah kertas sebagai media pengganti kain. Kerajinan ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga nilai budaya dan kearifan lokal.
3. Teknik Dasar Pengolahan Limbah Kertas
Beberapa teknik dasar yang umum digunakan dalam mengolah limbah kertas meliputi teknik gulung (membuat lidi kertas), teknik bubur kertas (merendam dan menghaluskan kertas), teknik lipat (origami atau papercraft), dan teknik tempel (mozaik atau kolase). Pemilihan teknik sangat bergantung pada jenis limbah kertas, desain produk yang diinginkan, serta fungsi akhir kerajinan. Penguasaan teknik ini akan membuka peluang kreasi yang lebih luas.
4. Desain dan Nilai Estetika Kerajinan
Desain yang baik adalah kunci keberhasilan sebuah produk kerajinan. Hal ini mencakup pemilihan bentuk, warna, tekstur, dan proporsi yang harmonis. Nilai estetika dapat ditingkatkan dengan penambahan ornamen, finishing yang rapi, atau kombinasi dengan bahan lain. Kerajinan dari limbah kertas juga memiliki nilai tambah berupa pesan lingkungan dan keberlanjutan. Desain yang unik dan fungsional akan meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk tersebut di pasaran.
Rangkuman: Limbah kertas adalah sumber daya yang melimpah dan berpotensi besar untuk diubah menjadi kerajinan bernilai. Dengan memahami jenis-jenis limbah kertas, mengenal ragam kerajinan nusantara, serta menguasai teknik dasar pengolahannya, kita dapat menciptakan produk yang inovatif dan memiliki nilai estetika tinggi. Proses desain yang matang dan sentuhan kreativitas akan menjadikan kerajinan limbah kertas tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga berdaya saing ekonomis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Limbah Kertas | Sisa-sisa kertas yang tidak terpakai lagi. |
| Bubur Kertas | Kertas yang dihaluskan setelah direndam air, digunakan sebagai bahan dasar kerajinan. |
| Estetika | Cabang filsafat yang membahas tentang keindahan. |
| Prototipe | Model awal atau contoh pertama dari suatu produk. |
| Daur Ulang | Proses untuk menjadikan bahan bekas menjadi bahan baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas" mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Kerajinan Inspirasi Budaya LokalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRekayasa Teknologi Transportasi SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBudi Daya Tanaman PanganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengolahan Makanan AwetanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Perencanaan UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran LangsungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEvaluasi Hasil UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Prakarya dan Kewirausahaan di kelas lain
Perancangan produk kerajinan nusantaraPrakarya dan Kewirausahaan Kelas XI SMAPerencanaan Usaha KerajinanPrakarya dan Kewirausahaan Kelas XII SMABudi Daya Pembenihan IkanPrakarya dan Kewirausahaan Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas pada Prakarya dan Kewirausahaan SMA, Fase E, elemen Kerajinan.
Modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas X.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan materi ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini gratis?
Ya. Modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya dan Kewirausahaan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya dan Kewirausahaan kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya dan Kewirausahaan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Prakarya dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi ragam kerajinan nusantara dari limbah kertas yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya dan Kewirausahaan MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.