SMAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Masyarakat Multikultural

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Masyarakat multikultural di Indonesia terbentuk oleh berbagai faktor seperti geografis dan historis, dengan karakteristik utama keberagaman budaya, toleransi, dan interaksi sosial. Multikulturalisme membawa dampak positif berupa kekayaan budaya dan inovasi, namun juga berpotensi memicu konflik. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan seperti pendidikan multikultural dan dialog antarbudaya untuk menjaga harmoni dan persatuan bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Masyarakat Multikultural
Sosiologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Masyarakat Multikultural
Sosiologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokMasyarakat Multikultural
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang keberagaman budaya dan sosial di lingkungan sekitarnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan hak warga negara
    Peserta didik menganalisis hak dan kewajiban warga negara dalam masyarakat multikultural untuk mendorong toleransi dan keadilan sosial.
  2. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis informasi dan argumen
    Peserta didik mampu menganalisis berbagai informasi tentang isu multikulturalisme dan mengidentifikasi bias atau stereotip yang mungkin muncul.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
    Peserta didik aktif bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek advokasi keberagaman, menghargai perbedaan pendapat dan peran anggota.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Diri dan Lingkungan Sosial
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis struktur sosial, dinamika kelompok, dan masalah sosial yang terjadi di masyarakat multikultural serta mengidentifikasi solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut secara kritis dan kolaboratif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMasyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan golongan yang hidup berdampingan.
KonseptualMasyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
ProseduralMenganalisis faktor penyebab, dampak, dan upaya menjaga harmoni dalam masyarakat multikultural.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami perspektif yang berbeda untuk membangun masyarakat yang inklusif dan adil.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia secara runtut.
  3. Melalui penelaahan artikel, peserta didik dapat mengevaluasi dampak positif dan negatif multikulturalisme terhadap kehidupan sosial dengan kritis.
  4. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merumuskan upaya menjaga harmoni dalam masyarakat multikultural melalui proyek advokasi keberagaman secara kolaboratif.
  5. Melalui presentasi, peserta didik dapat menyajikan proyek advokasi keberagaman dengan percaya diri dan efektif.
Halaman 2 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep masyarakat multikultural membantu peserta didik menghargai perbedaan dan membangun sikap toleransi, sehingga mampu berkontribusi pada terciptanya harmoni sosial.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana keberagaman yang ada di Indonesia dapat menjadi kekuatan, bukan justru pemicu konflik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Memperkuat pemahaman tentang Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar persatuan dalam keberagaman.
Sejarah: Menganalisis peran sejarah dalam membentuk multikulturalisme Indonesia dan dampaknya.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan komunikasi efektif dalam menyampaikan pesan advokasi keberagaman.
Kemitraan PembelajaranMelibatkan orang tua atau tokoh masyarakat untuk berbagi pengalaman tentang hidup harmonis dalam keberagaman di lingkungan mereka.
Lingkungan PembelajaranMenciptakan suasana kelas yang inklusif dan menghargai perbedaan pendapat, serta memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai laboratorium sosial untuk observasi keberagaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalMemanfaatkan platform media sosial dan aplikasi desain grafis untuk membuat materi advokasi keberagaman yang menarik dan menjangkau audiens lebih luas.
Halaman 3 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Suku Kata: Guru menyebutkan suku kata pertama dari nama suku di Indonesia, peserta didik menebak suku kata berikutnya. Misal: 'Ja-...' (Jawa).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang festival budaya di berbagai daerah Indonesia dan bertanya: 'Apa yang kalian lihat dari video ini? Bagaimana perasaan kalian melihat berbagai macam budaya tersebut?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar diagram lingkaran yang menunjukkan komposisi suku bangsa di Indonesia, kemudian memancing pertanyaan seperti 'Mengapa Indonesia memiliki banyak suku bangsa? Apa saja ciri-ciri masyarakat yang beragam seperti ini?'
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) secara heterogen.
  3. Guru membagikan LKPD 1 yang berisi studi kasus tentang permasalahan sosial di suatu daerah dengan latar belakang multikultural.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis studi kasus pada LKPD 1 untuk mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural yang tergambar dalam kasus tersebut.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mencari informasi tambahan dari buku paket atau sumber digital lain mengenai konsep dan karakteristik masyarakat multikultural.
  3. Peserta didik mencatat temuan dan hasil diskusi mereka pada lembar kerja yang telah disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi karakteristik masyarakat multikultural dari studi kasus dan diskusi mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep karakteristik masyarakat multikultural dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang karakteristik masyarakat multikultural.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat dengan bertanya: 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini? Bagaimana perasaan kalian setelah berdiskusi tentang keberagaman?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu kata terkait keberagaman (misal: 'budaya'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan ('tarian'), dan seterusnya. Tidak boleh mengulang kata.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan: 'Setelah kita tahu ciri-ciri masyarakat multikultural, menurut kalian, apa ya yang menyebabkan Indonesia bisa jadi masyarakat multikultural?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural dan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan peta Indonesia yang menunjukkan letak geografis dan jalur perdagangan zaman dahulu, kemudian bertanya: 'Bagaimana letak geografis Indonesia ini bisa memengaruhi keberagaman kita?'
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil seperti pertemuan sebelumnya.
  3. Guru membagikan LKPD 2 yang berisi beberapa gambar dan data singkat terkait faktor geografis, historis, dan sosial yang memengaruhi keberagaman.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok mengamati gambar dan data pada LKPD 2, kemudian berdiskusi untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi lebih lanjut dari berbagai sumber (buku, internet) untuk menganalisis bagaimana setiap faktor tersebut berkontribusi pada multikulturalisme di Indonesia.
  3. Peserta didik menyusun daftar faktor penyebab dan penjelasannya secara runtut pada lembar kerja kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka mengenai faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau menambahkan informasi yang relevan.
  3. Guru memberikan penguatan dan melengkapi penjelasan mengenai faktor-faktor penyebab multikulturalisme, seperti letak geografis, kondisi iklim, sejarah, dan keterbukaan terhadap budaya luar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan faktor-faktor utama penyebab masyarakat multikultural di Indonesia.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini pada sticky notes dan menempelkannya di papan tulis. Guru memberikan apresiasi.
  3. Guru memberikan tugas membaca untuk materi dampak multikulturalisme dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Keberagaman Negeriku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural dari studi kasus dan menganalisis faktor penyebabnya.

Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, buku sumber, akses internet

Langkah kerja:

  1. Amati peta pikiran tentang 'Masyarakat Multikultural' pada Gambar 1, lalu lengkapi bagian yang kosong dengan karakteristik yang relevan.
    MasyarakatMultikulturalKeberagamanBudayaToleransiInteraksi SosialPengakuan HakStratifikasiSosial
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Baca studi kasus 'Konflik di Desa Maju Bersama' yang diberikan oleh guru, lalu diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi 3 karakteristik masyarakat multikultural yang muncul dalam studi kasus tersebut.
  3. Diskusikan faktor-faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia, lalu tuliskan minimal 4 faktor beserta penjelasannya pada tabel yang tersedia.
  4. Rangkum dampak positif dan negatif dari multikulturalisme berdasarkan hasil diskusi kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang keberagaman di Indonesia?
  2. Sebutkan beberapa contoh perbedaan yang ada di masyarakat kita!
  3. Menurutmu, apa dampak positif dari adanya perbedaan di masyarakat?
  4. Pernahkah kamu melihat atau mendengar tentang konflik yang disebabkan oleh perbedaan?

Formatif (proses): Observasi diskusi kelompok, partisipasi aktif, dan hasil kerja pada LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek advokasi keberagaman dan tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik masyarakat multikultural IndonesiaKarakteristik masyarakat multikultural3 JPKewargaan, Penalaran Kritis
2Menganalisis faktor penyebab terbentuknya masyarakat multikulturalFaktor penyebab multikulturalisme3 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merumuskan upaya menjaga harmoni dalam masyarakat multikultural melalui proyek advokasiUpaya menjaga harmoni dan proyek advokasi3 JPKewargaan, Kolaborasi, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke, kita menemukan ribuan suku bangsa, bahasa, agama, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Keberagaman ini membentuk masyarakat multikultural yang unik dan dinamis. Memahami masyarakat multikultural bukan hanya tentang mengenali perbedaan, tetapi juga tentang bagaimana perbedaan tersebut dapat hidup berdampingan secara harmonis.

1. Pengertian Masyarakat Multikultural
Masyarakat multikultural adalah suatu bentuk masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial dengan latar belakang budaya, suku, agama, ras, dan golongan yang berbeda-beda, yang hidup berdampingan dalam satu wilayah dan saling berinteraksi. Konsep ini menekankan pada pengakuan, penghargaan, dan kesetaraan terhadap setiap kebudayaan yang ada. Multikulturalisme bukan hanya sekadar mengakui adanya perbedaan, tetapi juga aktif mempromosikan toleransi dan saling pengertian.

2. Karakteristik Masyarakat Multikultural
Masyarakat multikultural memiliki beberapa karakteristik utama. Pertama, adanya keberagaman budaya yang hidup berdampingan. Kedua, adanya integrasi sosial yang diwarnai oleh interaksi antarbudaya. Ketiga, adanya pengakuan terhadap hak-hak kelompok minoritas. Keempat, adanya toleransi dan saling menghargai perbedaan. Kelima, seringkali terdapat stratifikasi sosial berdasarkan etnis atau ras, meskipun upaya kesetaraan terus dilakukan. Contohnya, di Indonesia, kita melihat beragam tradisi dan upacara adat dari berbagai suku.

3. Faktor Penyebab Terbentuknya Masyarakat Multikultural di Indonesia
Terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor geografis, Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di jalur perdagangan internasional, memfasilitasi interaksi dengan berbagai bangsa. Faktor historis, seperti penjajahan dan migrasi, juga turut membentuk keberagaman. Selain itu, perbedaan iklim dan kondisi alam antar daerah menciptakan keanekaragaman budaya lokal. Keterbukaan terhadap budaya luar melalui globalisasi juga memperkaya multikulturalisme.

4. Dampak Positif Multikulturalisme
Multikulturalisme membawa banyak dampak positif. Keberagaman budaya dapat memperkaya khazanah nasional, mempromosikan inovasi, dan meningkatkan kreativitas. Adanya perbedaan perspektif juga mendorong pemikiran kritis dan kemampuan beradaptasi. Selain itu, multikulturalisme dapat menjadi daya tarik pariwisata dan mempererat persaudaraan jika dikelola dengan baik. Contohnya, festival budaya daerah yang menarik wisatawan dan memperkuat identitas bangsa.

5. Dampak Negatif Multikulturalisme
Di sisi lain, multikulturalisme juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. Potensi konflik antar kelompok akibat perbedaan pandangan atau kepentingan, munculnya stereotip dan prasangka, serta diskriminasi terhadap kelompok tertentu dapat terjadi. Masalah integrasi sosial dan munculnya kesenjangan ekonomi antar kelompok juga bisa menjadi tantangan. Penting untuk terus membangun komunikasi dan pemahaman antarbudaya.

6. Upaya Menjaga Harmoni dalam Masyarakat Multikultural
Untuk menjaga harmoni dalam masyarakat multikultural, diperlukan berbagai upaya. Pendidikan multikultural sejak dini sangat penting untuk menumbuhkan sikap toleransi. Dialog antarbudaya dan antaragama dapat menjembatani perbedaan. Penegakan hukum yang adil tanpa memandang latar belakang, serta promosi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa juga krusial. Peran media massa dalam menyebarkan informasi positif tentang keberagaman juga sangat penting.

Rangkuman: Masyarakat multikultural di Indonesia terbentuk oleh berbagai faktor seperti geografis dan historis, dengan karakteristik utama keberagaman budaya, toleransi, dan interaksi sosial. Multikulturalisme membawa dampak positif berupa kekayaan budaya dan inovasi, namun juga berpotensi memicu konflik. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan seperti pendidikan multikultural dan dialog antarbudaya untuk menjaga harmoni dan persatuan bangsa.

Halaman 9 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MultikulturalismePengakuan dan penghargaan terhadap keberagaman budaya dalam masyarakat.
ToleransiSikap menghargai dan menerima perbedaan pendapat, keyakinan, atau kebiasaan orang lain.
StereotipPandangan atau penilaian yang terlalu umum dan disederhanakan terhadap suatu kelompok.
DiskriminasiPerlakuan tidak adil atau berbeda terhadap individu atau kelompok berdasarkan karakteristik tertentu.
Integrasi sosialProses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Masyarakat Multikultural" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Masyarakat Multikultural — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Masyarakat Multikultural ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XPeta Konsep
Masyarakat MultikulturalPengertian Masyarakat MultikulturalKarakteristik Masyarakat MultikulturalFaktor Penyebab Terbentuknya Masyarakat Multikultural di IndonesiaDampak Positif MultikulturalismeDampak Negatif Multikulturalisme
Dari sub-bab Masyarakat MultikulturalHalaman 12
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XProfil Lulusan
KewargaanPenalaran KritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Masyarakat Multikultural yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Masyarakat Multikultural pada Sosiologi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Diri dan Lingkungan Sosial.

Modul Masyarakat Multikultural ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Masyarakat Multikultural untuk Sosiologi kelas X.

Apakah modul ajar Sosiologi materi Masyarakat Multikultural ini gratis?

Ya. Modul Masyarakat Multikultural untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Masyarakat Multikultural ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Masyarakat Multikultural ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Masyarakat Multikultural dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Masyarakat Multikultural ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Masyarakat Multikultural tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Masyarakat Multikultural untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Masyarakat Multikultural ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Masyarakat Multikultural beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Sosiologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Masyarakat Multikultural yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sosiologi SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.