Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IX
Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki kemampuan dasar untuk mendengarkan dan memahami informasi lisan serta mengidentifikasi topik utama. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis informasi yang disampaikan dalam diskusi atau presentasi, serta menilai keakuratan dan kredibilitas sumber informasi untuk mengambil keputusan yang bijak. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Berita atau informasi yang viral di media sosial seringkali tidak akurat atau menyesatkan, seperti hoaks tentang kesehatan atau kejadian publik. |
| Konseptual | Penting untuk memahami konsep validitas informasi, kredibilitas sumber, dan bias dalam penyampaian berita untuk menyaring informasi yang benar. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menyimak diskusi secara aktif, mengidentifikasi argumen, serta mengevaluasi bukti dan sumber informasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang beredar tanpa verifikasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui tayangan video diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi topik, tujuan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam diskusi lisan dengan tepat.
- Dengan menyimak rekaman diskusi, peserta didik dapat menganalisis argumen dan bukti yang disampaikan oleh pembicara secara runtut.
- Setelah menganalisis sumber informasi, peserta didik dapat menilai kredibilitas dan objektivitas pembicara dalam diskusi lisan dengan kriteria yang jelas.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menyimpulkan hasil penilaian informasi viral dari berbagai sumber media dengan argumen yang kuat.
Pemahaman bermakna: Menilai informasi yang viral di media dengan berpikir kritis dan memverifikasi sumbernya sangat penting untuk menghindari penyebaran hoaks dan membuat keputusan yang tepat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa informasi yang sangat viral di media sosial seringkali justru perlu kita ragukan kebenarannya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami dampak informasi viral (hoaks) terhadap masyarakat dan dinamika sosial. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap kritis dan bertanggung jawab sebagai warga negara dalam menyaring informasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang informasi viral yang beredar di keluarga dan bersama-sama memverifikasinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif dengan pengaturan tempat duduk melingkar akan mendukung diskusi aktif dan saling menghargai pendapat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform media sosial sebagai sumber berita viral untuk dianalisis dan situs pengecek fakta sebagai alat verifikasi informasi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi topik, tujuan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam diskusi lisan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak rekaman diskusi, peserta didik dapat menganalisis argumen dan bukti yang disampaikan oleh pembicara secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan menilai informasi dalam diskusi lisan serta kredibilitas sumbernya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Di era digital ini, informasi menyebar dengan sangat cepat, seringkali tanpa filter yang memadai. Berita atau konten yang 'viral' belum tentu benar, dan bisa jadi justru menyesatkan.
Alat & bahan: Video diskusi lisan, lembar kerja, alat tulis
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai jenis informasi viral. Diskusikan dengan teman kelompokmu, mana yang menurutmu paling sering kamu temui?
- Tontonlah video diskusi lisan yang ditayangkan gurumu dengan saksama. Catat topik utama, tujuan diskusi, dan siapa saja pembicara yang terlibat.
- Identifikasi argumen-argumen penting yang disampaikan oleh setiap pembicara. Tuliskan juga bukti atau data yang mereka gunakan untuk mendukung argumennya.
- Nilailah kredibilitas setiap pembicara berdasarkan keahlian, pengalaman, dan objektivitasnya. Gunakan tabel di bawah untuk mencatat hasil penilaianmu.
- Bandingkan informasi dari video diskusi dengan berita viral yang kamu temukan di rumah. Apa kesamaan dan perbedaannya? Simpulkan apakah berita viral tersebut akurat atau tidak.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'berita viral'?
- Mengapa penting untuk tidak langsung percaya pada semua informasi yang kamu terima?
- Bagaimana caramu biasanya membedakan berita yang benar dan hoaks?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka menganalisis argumen serta bukti.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan kemampuan peserta didik menyimpulkan penilaian informasi viral.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi topik, tujuan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam diskusi lisan. | Identifikasi informasi dalam diskusi lisan. | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis argumen dan bukti yang disampaikan oleh pembicara. | Analisis argumen dan bukti dalam diskusi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menilai kredibilitas dan objektivitas pembicara. | Penilaian kredibilitas sumber informasi. | 2 JP | penalaran kritis, kewargaan |
| 4 | Menyampaikan tanggapan dan sanggahan terhadap informasi yang tidak akurat. | Komunikasi tanggapan kritis. | 2 JP | komunikasi, kewargaan |
Di era digital ini, informasi menyebar dengan sangat cepat, seringkali tanpa filter yang memadai. Berita atau konten yang 'viral' belum tentu benar, dan bisa jadi justru menyesatkan. Modul ini akan membantumu mengembangkan keterampilan menyimak diskusi lisan dengan kritis, menganalisis informasi yang disajikan, dan menilai kredibilitas sumbernya agar kamu tidak mudah terjebak hoaks dan menjadi konsumen informasi yang cerdas.
1. Memahami Diskusi Lisan
Diskusi lisan adalah kegiatan bertukar pikiran atau pendapat mengenai suatu topik tertentu secara langsung. Dalam diskusi, ada pembicara yang menyampaikan gagasan, moderator yang memimpin, dan peserta yang menyimak serta memberikan tanggapan. Tujuan diskusi bisa beragam, mulai dari mencari solusi, berbagi informasi, hingga mencapai kesepakatan. Untuk menyimak diskusi secara efektif, kamu perlu fokus pada topik utama, mengidentifikasi tujuan diskusi, dan mengenali peran serta pandangan setiap pihak yang terlibat.
2. Mengidentifikasi Argumen dan Bukti
Setiap pembicara dalam diskusi biasanya menyampaikan argumen atau pendapat yang didukung oleh bukti. Argumen adalah pernyataan yang berusaha meyakinkan orang lain tentang suatu hal. Bukti bisa berupa data statistik, fakta ilmiah, contoh kasus nyata, atau testimoni ahli. Saat menyimak, penting untuk membedakan antara argumen dan bukti. Catatlah argumen utama dan bukti yang menyertainya. Pertanyakan apakah bukti yang diberikan relevan dan cukup kuat untuk mendukung argumen tersebut.
3. Menilai Kredibilitas Sumber Informasi
Kredibilitas sumber adalah tingkat kepercayaan yang dapat diberikan pada suatu informasi. Dalam diskusi, kredibilitas pembicara sangat penting. Pertimbangkan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan reputasi pembicara. Apakah mereka ahli di bidang yang didiskusikan? Apakah ada kepentingan tersembunyi yang bisa memengaruhi objektivitas mereka? Informasi dari sumber yang kredibel cenderung lebih bisa dipercaya daripada sumber yang tidak jelas atau memiliki bias yang kuat.
4. Objektivitas dan Bias dalam Informasi
Objektivitas berarti menyajikan informasi secara netral, tanpa dipengaruhi perasaan atau pendapat pribadi. Sebaliknya, bias adalah kecenderungan untuk mendukung atau menentang suatu pandangan secara tidak adil. Dalam diskusi, pembicara bisa saja memiliki bias tertentu, baik secara sadar maupun tidak. Kamu perlu peka terhadap penggunaan bahasa yang emosional, pemilihan kata yang memihak, atau penyajian fakta yang selektif. Dengan mengenali bias, kamu bisa menilai informasi dengan lebih adil dan tidak mudah terpengaruh.
5. Menyaring Informasi Viral
Informasi viral seringkali menarik perhatian karena sensasional atau emosional. Namun, kecepatan penyebarannya tidak menjamin kebenarannya. Untuk menyaring informasi viral, terapkan langkah-langkah kritis: pertama, identifikasi sumbernya; kedua, cek fakta dari sumber lain yang terpercaya; ketiga, perhatikan tanggal publikasi; dan keempat, waspadai judul yang provokatif. Jangan ragu untuk mencari klarifikasi dari situs-situs pengecek fakta yang kredibel. Dengan demikian, kamu menjadi penyaring informasi yang bijak.
Rangkuman: Menyimak diskusi lisan secara kritis adalah keterampilan penting di era informasi. Kamu perlu mengidentifikasi topik, tujuan, argumen, dan bukti yang disampaikan. Penilaian kredibilitas sumber dan objektivitas informasi menjadi kunci untuk menyaring berita viral yang seringkali menyesatkan. Dengan menerapkan langkah-langkah kritis ini, kamu dapat menjadi konsumen informasi yang cerdas dan bertanggung jawab, tidak mudah terjebak hoaks, serta mampu membuat keputusan berdasarkan fakta yang valid.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Viral | Menyebar luas dan cepat di internet. |
| Hoaks | Informasi palsu atau berita bohong. |
| Kredibilitas | Tingkat kepercayaan terhadap suatu sumber atau informasi. |
| Objektivitas | Penyajian informasi secara netral, tanpa bias pribadi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Berbagi Argumentasi dalam Teks DiskusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar BerpantunModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah PopulerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Pesan Moral dalam LegendaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Menyimak informasi berupa peristiwa dalam teks deskripsiBahasa indonesia Kelas IX SMPMemahami Informasi dalam Teks RekonBahasa Indonesia Kelas IX SMPTeks DiskusiBahasa Indonesia Kelas IX SMPteks diskusi dan pantunBahasa Indonesia Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas IX. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menyimak.
Modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media untuk Bahasa Indonesia kelas IX.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini gratis?
Ya. Modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media untuk Bahasa Indonesia kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Bab 1 Menyimak Diskusi Lisan Bertema “Viral Belum Tentu Benar: Menilai Informasi di Media yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.