SMPKelas IXFase D📘 Bab 5.1Semester 2

Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Listrik

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Listrik melibatkan muatan listrik, arus, tegangan, dan hambatan. Listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan, sementara listrik dinamis adalah aliran muatan. Hukum Ohm (V=IR) menjelaskan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan. Konduktor menghantar listrik dengan baik, isolator tidak. Rangkaian seri memiliki satu jalur arus, sementara rangkaian paralel memiliki jalur bercabang, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Listrik
IPA · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Listrik
IPA · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / IX
Materi PokokListrik
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang energi dan interaksinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep listrik statis dan dinamis, serta mengaplikasikan prinsip-prinsipnya dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi, dengan mengidentifikasi permasalahan dan mencari solusi secara ilmiah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPetir adalah contoh nyata fenomena listrik statis yang terjadi di alam.
KonseptualListrik melibatkan aliran elektron atau interaksi antara muatan listrik positif dan negatif.
ProseduralPeserta didik akan melakukan percobaan untuk mengamati sifat muatan listrik dan merangkai sirkuit listrik sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana konsep listrik digunakan untuk menjelaskan berbagai fenomena dan teknologi di sekitar mereka, serta mampu mengevaluasi cara berpikir mereka dalam memecahkan masalah terkait listrik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena listrik statis, peserta didik dapat menjelaskan konsep muatan listrik dan interaksinya dengan tepat.
  2. Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bahan konduktor dan isolator listrik secara akurat.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan hukum Ohm dan menghitung besaran listrik (arus, tegangan, hambatan) pada rangkaian sederhana dengan benar.
  4. Dengan merancang dan membuat rangkaian listrik sederhana, peserta didik dapat menunjukkan prinsip kerja rangkaian listrik dalam kehidupan sehari-hari secara fungsional.
Halaman 2 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Konsep listrik bukan hanya teori abstrak, melainkan dasar bagi hampir semua teknologi modern dan fenomena alam yang kita alami setiap hari, seperti petir atau cara kerja perangkat elektronik.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa merasakan sengatan listrik kecil saat menyentuh gagang pintu setelah berjalan di karpet?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep perbandingan, grafik, dan perhitungan dalam Hukum Ohm serta rangkaian listrik.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan aplikasi simulasi rangkaian listrik dan mencari informasi dari sumber digital.
Pendidikan Lingkungan Hidup: Pemahaman tentang efisiensi energi listrik dan dampak lingkungan dari penggunaan listrik yang berlebihan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang penggunaan listrik yang aman dan hemat energi di rumah, serta mengamati meteran listrik bersama anak.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat memanfaatkan laboratorium IPA sekolah untuk praktikum, serta lingkungan sekitar untuk mengidentifikasi perangkat listrik dan bahan konduktor/isolator.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan simulasi rangkaian listrik online (misalnya PhET Interactive Simulations) untuk eksplorasi konsep tanpa risiko, serta video edukasi tentang fenomena listrik.
Halaman 3 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena listrik statis, peserta didik dapat menjelaskan konsep muatan listrik dan interaksinya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menunjukkan beberapa gambar atau video fenomena listrik statis (misalnya, balon menempel di rambut, penggaris menarik potongan kertas kecil) dan bertanya, "Apa yang kalian lihat dari fenomena ini? Mengapa bisa terjadi?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menjelaskan konsep muatan listrik dan interaksinya, serta memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: "Bagaimana listrik statis ini bisa terjadi di sekitar kita?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang petir dan bertanya, "Bagaimana petir bisa menghasilkan cahaya dan suara yang begitu dahsyat? Apakah ada kaitannya dengan listrik yang kita amati tadi?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Guru membagikan lembar kerja yang berisi studi kasus tentang listrik statis dan meminta setiap kelompok untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan investigasi terkait fenomena tersebut.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana menggunakan balon dan potongan kertas kecil, serta menggosokkan penggaris plastik ke rambut dan mendekatkannya ke potongan kertas. Mereka mencatat hasil pengamatan dan mendiskusikannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi tambahan dari bahan ajar atau sumber digital tentang muatan listrik (positif, negatif, netral) dan interaksinya (tarik-menarik, tolak-menolak).
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster atau mind map sederhana yang menjelaskan konsep muatan listrik, interaksinya, dan bagaimana fenomena listrik statis terjadi berdasarkan percobaan dan informasi yang diperoleh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan poster atau mind map mereka di depan kelas, menjelaskan hasil percobaan dan pemahaman mereka tentang listrik statis.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan. Guru memberikan penguatan konsep muatan listrik, interaksi muatan, dan prinsip listrik statis dengan contoh-contoh nyata.
  3. Guru menanyakan, "Apakah ada hal baru yang kalian pelajari hari ini tentang listrik statis? Bagaimana cara kalian menghubungkan konsep ini dengan kejadian sehari-hari?"
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep muatan listrik dan interaksinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan 'Tepuk Semangat' untuk mengakhiri pertemuan dengan gembira.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang arus listrik dan hambatan untuk persiapan pertemuan berikutnya, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan hukum Ohm dan menghitung besaran listrik (arus, tegangan, hambatan) pada rangkaian sederhana dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali konsep listrik statis dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan penggunaan listrik dinamis di rumah, "Bagaimana listrik di rumah kita bisa menyalakan lampu atau televisi? Apakah sama dengan listrik statis?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu merumuskan hukum Ohm dan menghitung besaran listrik, serta memantik dengan pertanyaan: "Bagaimana kita bisa mengetahui seberapa besar listrik yang mengalir pada suatu alat elektronik?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai perangkat elektronik dengan spesifikasi daya (watt), tegangan (volt), dan arus (ampere) yang berbeda. Guru bertanya, "Mengapa ada perangkat yang membutuhkan daya besar dan ada yang kecil? Apa hubungan antara volt, ampere, dan daya ini?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali menjadi kelompok. Guru membagikan LKPD yang berisi data percobaan tentang hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan, serta meminta kelompok untuk menganalisis data tersebut.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis data percobaan yang diberikan, membuat grafik hubungan antara tegangan dan arus, lalu mencoba merumuskan hubungan matematis antara ketiga besaran tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menggunakan bahan ajar atau sumber digital untuk memverifikasi rumusan mereka dengan Hukum Ohm. Mereka juga mencari contoh-contoh penerapan Hukum Ohm dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat presentasi singkat (bisa dalam bentuk slide atau poster mini) yang menjelaskan Hukum Ohm, rumus-rumusnya, dan contoh perhitungan sederhana, serta mengidentifikasi bahan konduktor dan isolator dari benda-benda di sekitar mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan rumusan Hukum Ohm mereka. Mereka juga menunjukkan contoh benda konduktor dan isolator yang mereka temukan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang Hukum Ohm, besaran listrik (arus, tegangan, hambatan), dan perbedaan konduktor-isolator, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul.
  3. Guru menanyakan, "Bagaimana Hukum Ohm membantu kita memahami penggunaan listrik di rumah? Apa manfaatnya kita mengetahui bahan konduktor dan isolator?"
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan tentang Hukum Ohm dan pentingnya konduktor/isolator dalam keamanan listrik.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas kerja keras peserta didik dan mengajak mereka melakukan 'Tebak Gaya' untuk menumbuhkan suasana gembira.
  3. Guru memberikan tugas untuk merancang rangkaian listrik sederhana (misalnya lampu senter mini) sebagai persiapan proyek di pertemuan berikutnya, dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Listrik — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Listrik Statis & Hukum Ohm
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi muatan listrik, interaksinya, serta memahami hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Listrik adalah salah satu bentuk energi yang paling fundamental dan esensial dalam kehidupan modern kita. Dari perangkat elektronik di tangan kita hingga sistem penerangan di kota, semuanya bergantung pada prinsip-prinsip listrik.

Alat & bahan: Balon, potongan kertas kecil, penggaris plastik, kain wol, baterai, lampu LED kecil, kabel penghubung, sakelar, multimeter (opsional)

Langkah kerja:

  1. Hitung hambatan pengganti rangkaian paralel pada gambar berikut, lalu bandingkan dengan rangkaian di buku.
    R1 = 3 ΩR2 = 6 Ω+
    Gambar 1. Rangkaian listrik
  2. Siapkan balon dan gosokkan pada rambut atau kain wol selama beberapa detik.
  3. Dekatkan balon yang sudah digosok ke potongan kertas kecil di atas meja. Amati apa yang terjadi dan catat hasilnya pada Tabel 1.
  4. Gosokkan penggaris plastik pada rambut, lalu dekatkan ke potongan kertas. Amati dan catat hasilnya pada Tabel 1.
  5. Rangkai sirkuit sederhana menggunakan baterai, lampu LED, dan kabel. Catat apakah lampu menyala pada Tabel 2.
  6. Ukur tegangan dan arus pada rangkaian yang berbeda (dengan menambah atau mengurangi baterai) menggunakan multimeter (jika tersedia), lalu catat hasilnya pada Tabel 2.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang energi?
  2. Pernahkah kamu melihat atau merasakan fenomena listrik dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!
  3. Menurutmu, apa yang menyebabkan lampu bisa menyala?

Formatif (proses): Penilaian formatif dilakukan melalui observasi partisipasi kelompok dalam diskusi, presentasi hasil percobaan, dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian sumatif berupa tes tertulis yang mencakup soal pilihan ganda dan esai tentang konsep listrik statis, dinamis, Hukum Ohm, dan rangkaian listrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep muatan listrik dan interaksinya dengan tepat.Listrik statis dan muatan listrik.2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi jenis-jenis bahan konduktor dan isolator listrik secara akurat.Konduktor dan isolator listrik.1 JPkreativitas
3Merumuskan hukum Ohm dan menghitung besaran listrik (arus, tegangan, hambatan) pada rangkaian sederhana dengan benar.Hukum Ohm dan rangkaian dasar listrik.1 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Listrik adalah salah satu bentuk energi yang paling fundamental dan esensial dalam kehidupan modern kita. Dari perangkat elektronik di tangan kita hingga sistem penerangan di kota, semuanya bergantung pada prinsip-prinsip listrik. Memahami bagaimana listrik bekerja tidak hanya penting untuk kemajuan teknologi, tetapi juga untuk keselamatan kita sehari-hari. Modul ini akan membawa kamu menjelajahi dunia listrik, mulai dari fenomena tak terlihat hingga aplikasi yang mengubah dunia.

1. Muatan Listrik dan Listrik Statis
Setiap benda terdiri dari atom, dan di dalam atom terdapat partikel bermuatan, yaitu proton (bermuatan positif) dan elektron (bermuatan negatif). Muatan listrik adalah sifat dasar partikel ini. Listrik statis terjadi ketika ada ketidakseimbangan muatan listrik pada permukaan benda. Misalnya, saat menggosok balon ke rambut, elektron berpindah dari rambut ke balon, membuat balon kelebihan elektron (bermuatan negatif) dan rambut kekurangan elektron (bermuatan positif). Muatan sejenis akan tolak-menolak, sedangkan muatan tidak sejenis akan tarik-menarik. Fenomena seperti petir juga merupakan contoh listrik statis berskala besar.

2. Arus Listrik dan Tegangan
Berbeda dengan listrik statis yang muatannya diam, arus listrik adalah aliran muatan listrik (elektron) melalui suatu penghantar. Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. Satuan arus listrik adalah Ampere (A). Tegangan listrik, atau beda potensial, adalah energi per satuan muatan yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik dari satu titik ke titik lain. Tegangan diukur dalam satuan Volt (V). Tegangan inilah yang 'mendorong' elektron untuk bergerak, sehingga menghasilkan arus listrik. Sumber tegangan umum adalah baterai atau generator.

3. Hambatan Listrik dan Hukum Ohm
Hambatan listrik adalah ukuran seberapa besar suatu bahan menahan aliran arus listrik. Semakin besar hambatan, semakin sulit arus mengalir. Satuan hambatan adalah Ohm (Ω). Konduktor adalah bahan dengan hambatan kecil (mudah mengalirkan listrik), sedangkan isolator adalah bahan dengan hambatan besar (sulit mengalirkan listrik). Hubungan antara tegangan (V), arus (I), dan hambatan (R) dijelaskan oleh Hukum Ohm, yaitu V = I × R. Hukum ini sangat fundamental dalam analisis rangkaian listrik.

4. Rangkaian Listrik Sederhana
Rangkaian listrik adalah jalur tertutup tempat arus listrik dapat mengalir. Ada dua jenis rangkaian dasar: seri dan paralel. Pada rangkaian seri, komponen-komponen dihubungkan secara berurutan, sehingga arus yang mengalir melalui setiap komponen sama. Jika satu komponen rusak, seluruh rangkaian akan terputus. Pada rangkaian paralel, komponen-komponen dihubungkan secara bercabang, sehingga tegangan pada setiap komponen sama. Jika satu komponen rusak, komponen lain tetap berfungsi. Perhitungan hambatan total berbeda untuk kedua jenis rangkaian ini.

Rangkuman: Listrik melibatkan muatan listrik, arus, tegangan, dan hambatan. Listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan, sementara listrik dinamis adalah aliran muatan. Hukum Ohm (V=IR) menjelaskan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan. Konduktor menghantar listrik dengan baik, isolator tidak. Rangkaian seri memiliki satu jalur arus, sementara rangkaian paralel memiliki jalur bercabang, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda.

Halaman 9 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Muatan listrikSifat dasar partikel subatomik (proton positif, elektron negatif).
Listrik statisKetidakseimbangan muatan listrik pada permukaan benda.
Arus listrikAliran muatan listrik (elektron) melalui suatu penghantar.
Tegangan listrikBeda potensial yang mendorong aliran arus listrik.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Listrik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Listrik" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Listrik — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Listrik ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXPeta Konsep
ListrikMuatan Listrik dan Listrik StatisArus Listrik dan TeganganHambatan Listrik dan Hukum OhmRangkaian Listrik Sederhana
Dari sub-bab ListrikHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 5 · Listrik, Magnet, dan Energi Alternatif

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 5Listrik, Magnet, dan Energi AlternatifModul siap unduh · Word + PDF ber-kop5.1ListrikSedang Anda buka5.2Magnet5.3Energi Alternatif/Terbarukan

Bukan Listrik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Listrik masuk ASAS IPA Kelas IX Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal IPA Kelas IX →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Listrik pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Listrik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPA kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPA materi Listrik ini gratis?

Ya. Modul Listrik untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Listrik ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Listrik ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Listrik dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Listrik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Listrik tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Listrik untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Listrik ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Listrik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Listrik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.