Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan tempat tinggal mereka dan pengalaman berinteraksi dengan orang lain.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Memahami sistem pemerintahan dan partisipasi warga negara
Peserta didik mengidentifikasi peran dan tanggung jawab mereka sebagai warga sekolah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi masalah sosial di lingkungan sekitar dan merumuskan solusi sederhana. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi informasi
Peserta didik menganalisis informasi tentang interaksi sosial dari berbagai sumber dan mengevaluasi dampaknya terhadap lingkungan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Lingkungan dan Interaksi Sosial |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik lingkungan sekitar, memahami konsep interaksi sosial, serta menganalisis peran individu dan kelompok dalam membentuk dinamika sosial di lingkungan lokal dan global. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Lingkungan sekitar kita terdiri dari berbagai elemen fisik dan sosial seperti rumah, sekolah, pasar, dan tetangga. |
| Konseptual | Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu atau kelompok yang saling memengaruhi dalam kehidupan sehari-hari. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi potensi dan masalah di lingkungan serta cara membangun interaksi sosial yang positif. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami lingkungan dan interaksi sosial untuk menjadi warga yang bertanggung jawab dan berkontribusi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar denah lingkungan sekolah, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 karakteristik lingkungan fisik dan sosial dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian interaksi sosial dan mengidentifikasi minimal 3 bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar dengan benar.
- Melalui studi kasus masalah sosial, peserta didik dapat menganalisis dampak interaksi sosial terhadap lingkungan sekitar dengan contoh yang relevan.
- Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merumuskan 2-3 solusi sederhana untuk permasalahan interaksi sosial yang ditemukan di lingkungan sekolah secara kolaboratif.
- Melalui presentasi hasil diskusi, peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil analisis dan solusi permasalahan lingkungan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami lingkungan sekitar dan pola interaksi sosial membantu kita menjadi individu yang peka, adaptif, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana lingkungan tempat tinggalmu memengaruhi caramu berinteraksi dengan orang lain setiap hari?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan secara lisan dan tulisan dalam diskusi dan presentasi. Pendidikan Pancasila: Menerapkan nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan toleransi dalam berinteraksi sosial di lingkungan sekitar. Seni Budaya: Mengidentifikasi keragaman budaya lokal sebagai bagian dari lingkungan sosial dan menghargai perbedaan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang contoh interaksi sosial positif di lingkungan tempat tinggal dan dampaknya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang nyaman dan aman, serta memanfaatkan area sekitar sekolah sebagai sumber belajar nyata. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat dari YouTube atau platform lain untuk stimulus awal dan presentasi hasil diskusi menggunakan aplikasi presentasi sederhana. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar denah lingkungan sekolah, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 karakteristik lingkungan fisik dan sosial dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Lingkungan: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu tempat di lingkungan sekolah, peserta didik menebak nama tempat tersebut secara cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian interaksi sosial dan mengidentifikasi minimal 3 bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu kata terkait interaksi, peserta didik secara berurutan menyebutkan kata lain yang berkaitan, membentuk rantai makna.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lingkungan sekitar dan pola interaksi sosial yang terjadi.
Alat & bahan: Gambar denah lingkungan sekolah, alat tulis, lembar LKPD.
Langkah kerja:
- Golongkan bentuk interaksi sosial pada tabel berikut, lalu berikan contohnya.
Gambar 1. Tabel - Amati denah lingkungan sekolah yang diberikan dengan cermat.
- Identifikasi minimal 5 karakteristik lingkungan fisik (bangunan, taman) dan sosial (tempat berkumpul, aktivitas) yang kamu lihat pada denah.
- Diskusikan dengan kelompokmu, potensi interaksi sosial apa saja yang bisa terjadi di setiap lokasi yang kalian identifikasi?
- Catat hasil diskusimu pada tabel yang tersedia, termasuk dampak positif atau negatif dari interaksi tersebut.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 tempat yang paling sering kamu kunjungi di sekolah!
- Siapa saja yang sering kamu ajak bicara di sekolah?
- Menurutmu, apa itu 'lingkungan'?
- Pernahkah kamu bekerja sama dengan teman untuk menyelesaikan tugas?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja presentasi kelompok dan tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik lingkungan fisik dan sosial. | Karakteristik lingkungan fisik dan sosial. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian dan bentuk interaksi sosial. | Pengertian interaksi sosial dan bentuk-bentuknya. | 2 JP | kolaborasi, penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis dampak interaksi sosial terhadap lingkungan. | Dampak interaksi sosial. | 2 JP | penalaran kritis, kewargaan |
| 4 | Merumuskan solusi permasalahan interaksi sosial. | Solusi permasalahan interaksi sosial. | 2 JP | kolaborasi, kewargaan |
Lingkungan sekitar kita adalah panggung tempat kita menjalani kehidupan sehari-hari, berinteraksi dengan berbagai elemen, dan membangun hubungan sosial. Memahami lingkungan dan interaksi sosial akan membantu kita menjadi individu yang lebih peka, adaptif, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
1. Lingkungan Sekitar Kita
Lingkungan sekitar adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik (sosial). Lingkungan fisik mencakup benda-benda alam dan buatan manusia seperti rumah, sekolah, jalan, sungai, atau taman. Sementara itu, lingkungan sosial meliputi orang-orang di sekitar kita, norma, nilai, dan kebudayaan yang ada. Keduanya saling memengaruhi dan membentuk karakteristik suatu tempat. Misalnya, adanya pasar akan memunculkan interaksi jual beli, atau adanya sekolah akan memunculkan interaksi belajar mengajar. Lingkungan yang bersih dan aman tentu akan mendukung interaksi positif.
2. Karakteristik Lingkungan Fisik
Karakteristik lingkungan fisik dapat dilihat dari tata guna lahan (misalnya, permukiman, perkantoran, pertanian), topografi (dataran rendah, pegunungan), dan kondisi infrastruktur (jalan, jembatan, bangunan). Di lingkungan sekolah, karakteristik fisik meliputi gedung kelas, lapangan olahraga, kantin, perpustakaan, toilet, dan area hijau. Setiap elemen fisik ini memiliki fungsi dan peran dalam mendukung aktivitas dan interaksi sosial. Kondisi fisik yang nyaman dan terawat akan menciptakan suasana belajar yang kondusif, sedangkan lingkungan yang kotor dapat menimbulkan masalah kesehatan dan ketidaknyamanan.
3. Karakteristik Lingkungan Sosial
Karakteristik lingkungan sosial mencakup demografi (jumlah penduduk, usia, jenis kelamin), mata pencaharian, tingkat pendidikan, norma dan nilai yang dianut masyarakat, serta keberadaan lembaga sosial seperti RT/RW, karang taruna, atau organisasi keagamaan. Di lingkungan sekolah, karakteristik sosial meliputi keragaman peserta didik, guru, staf, serta aturan dan budaya sekolah. Lingkungan sosial yang harmonis ditandai dengan adanya saling menghargai, toleransi, dan kerja sama antarwarga sekolah. Konflik dapat muncul jika ada perbedaan nilai atau kurangnya komunikasi yang efektif.
4. Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok yang saling memengaruhi. Interaksi ini bisa terjadi secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung (melalui media). Ciri-ciri interaksi sosial meliputi adanya kontak sosial (bertemu atau berkomunikasi) dan komunikasi (menyampaikan pesan dan menerima tanggapan). Interaksi sosial merupakan dasar dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi, masyarakat tidak akan terbentuk dan berkembang. Contohnya adalah bertanya kepada guru, berdiskusi dengan teman, atau bermain bersama.
5. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
Interaksi sosial memiliki berbagai bentuk, yang secara umum dapat dibagi menjadi dua: proses asosiatif dan proses disosiatif. Proses asosiatif adalah interaksi yang mengarah pada persatuan dan kerja sama, seperti kerja sama (gotong royong), akomodasi (penyelesaian konflik), asimilasi (pembauran budaya), dan akulturasi (penerimaan budaya baru tanpa menghilangkan budaya asli). Proses disosiatif adalah interaksi yang mengarah pada perpecahan atau konflik, seperti persaingan (kompetisi), kontravensi (ketidakpuasan tersembunyi), dan konflik (pertentangan secara fisik atau verbal). Memahami bentuk-bentuk ini membantu kita mengelola interaksi agar lebih positif.
6. Dampak Interaksi Sosial Terhadap Lingkungan
Interaksi sosial memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan, baik positif maupun negatif. Dampak positif misalnya, gotong royong membersihkan lingkungan sekolah akan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Diskusi kelompok yang efektif dapat menghasilkan ide-ide inovatif untuk memecahkan masalah lingkungan. Di sisi lain, interaksi negatif seperti konflik atau persaingan yang tidak sehat dapat merusak keharmonisan sosial dan bahkan lingkungan fisik jika berujung pada vandalisme atau perusakan. Oleh karena itu, penting untuk membangun interaksi sosial yang bertanggung jawab dan berkesinambungan demi kesejahteraan bersama.
Rangkuman: Lingkungan sekitar kita terdiri dari elemen fisik dan sosial yang saling terkait. Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang memengaruhi individu dan kelompok, dengan bentuk asosiatif yang mengarah pada persatuan dan disosiatif yang mengarah pada perpecahan. Memahami karakteristik lingkungan dan pola interaksi sosial sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkelanjutan, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Lingkungan Fisik | Segala sesuatu yang bersifat benda mati dan alamiah atau buatan manusia. |
| Lingkungan Sosial | Aspek-aspek kehidupan sosial seperti manusia, norma, dan budaya. |
| Interaksi Sosial | Hubungan timbal balik antarindividu atau kelompok yang saling memengaruhi. |
| Asosiatif | Bentuk interaksi sosial yang mengarah pada persatuan dan kerja sama. |
| Disosiatif | Bentuk interaksi sosial yang mengarah pada perpecahan atau konflik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Keruangan dan Interaksi AntarruangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInteraksi SosialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAktivitas EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasa Praaksara, Hindu-Buddha, dan IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeluarga Awal KehidupanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Potensi Ekonomi LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemberdayaan MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNasionalisme dan Jati Diri BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKebutuhan dan KelangkaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPS lain yang sudah tersedia
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarIPS Kelas VII SMPBerkenalan Dengan Lingkungan SekitarIPS Kelas VII SMPBerkenalan Dengan Masyarakat (Dinamika dan Perubahan Sosial)IPS Kelas VII SMPKeragaman Sosial BudayaIPS Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial pada IPS SMP, Fase D, elemen Pemahaman Lingkungan dan Interaksi Sosial.
Modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial untuk IPS kelas VII.
Apakah modul ajar IPS materi Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini gratis?
Ya. Modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPS ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi Sosial yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.