SMPKelas VIIFase D📘 Tema 3.3Semester 2

Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Toponimi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Toponimi adalah ilmu yang mengkaji asal-usul, makna, dan penggunaan nama-nama tempat. Ruang lingkupnya meliputi etimologi, sejarah, geografi, budaya, dan administrasi. Nama tempat dapat dikelompokkan berdasarkan asal-usulnya, seperti toponimi alam, budaya, historis, flora/fauna, dan mitologis. Faktor-faktor yang memengaruhi penamaan tempat sangat beragam, mulai dari kondisi geografis, peristiwa sejarah, tokoh penting, hingga flora dan fauna lokal. Mempelajari toponimi membantu kita memahami identitas dan warisan budaya suatu wilayah.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Toponimi
IPS · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Toponimi
IPS · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPS
Fase / KelasD / VII
Materi PokokToponimi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang nama-nama tempat di lingkungan sekitar mereka dan sedikit pemahaman tentang sejarah lokal.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Lingkungan
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis fenomena geografis, sosial, dan ekonomi di lingkungan sekitar dan global, serta menyajikan hasil analisisnya dalam berbagai bentuk media, termasuk pemahaman tentang asal-usul nama tempat untuk mengidentifikasi karakteristik wilayah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualToponimi melibatkan fakta-fakta seperti nama-nama tempat (misalnya, 'Jakarta' dari 'Jayakarta') dan arti harfiahnya.
KonseptualKonsep inti toponimi adalah ilmu yang mempelajari asal-usul, arti, dan penggunaan nama-nama tempat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam meneliti asal-usul nama tempat, seperti mengumpulkan data lisan, mencari sumber tertulis, dan menganalisis pola penamaan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana asal-usul nama tempat dapat mengungkapkan sejarah, budaya, dan karakteristik geografis suatu wilayah, serta mengaitkannya dengan identitas lokal.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh nama tempat, peserta didik dapat menjelaskan pengertian toponimi dan ruang lingkup kajiannya dengan tepat.
  2. Melalui studi kasus nama-nama tempat lokal, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis toponimi berdasarkan asal-usulnya dengan benar.
  3. Dengan melakukan wawancara dan riset sederhana, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penamaan suatu tempat dengan runtut.
  4. Menggunakan data yang terkumpul, peserta didik dapat membuat peta toponimi sederhana di lingkungan sekitar dengan kreatif dan informatif.
  5. Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mengkomunikasikan temuan tentang asal-usul nama tempat dan maknanya bagi masyarakat dengan jelas.
Halaman 2 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami toponimi membantu kita menelusuri jejak sejarah, budaya, dan karakteristik geografis suatu wilayah, yang pada gilirannya memperkaya identitas dan pengetahuan lokal.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa nama-nama tempat di sekitar kita terdengar unik dan seringkali memiliki cerita di baliknya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis makna kata, etimologi, dan struktur nama tempat.
Sejarah: Mengaitkan asal-usul nama tempat dengan peristiwa sejarah, tokoh, atau peradaban masa lalu.
Seni Budaya: Membuat desain visual peta toponimi yang menarik dan kreatif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber dalam wawancara mengenai asal-usul nama tempat di lingkungan sekitar peserta didik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja-meja yang fleksibel untuk diskusi kelompok, serta akses ke perpustakaan sekolah atau pusat komunitas untuk riset, dan area dinding untuk memajang draf peta toponimi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi peta daring (misalnya Google Maps) untuk menandai lokasi, situs web sejarah lokal untuk riset, dan perangkat lunak presentasi untuk menyajikan hasil proyek.
Halaman 3 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh nama tempat, peserta didik dapat menjelaskan pengertian toponimi dan ruang lingkup kajiannya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran semua peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kepada peserta didik apakah mereka pernah bertanya-tanya mengapa suatu tempat memiliki nama tertentu, kemudian meminta beberapa contoh nama tempat yang menarik di sekitar mereka.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami pengertian dan ruang lingkup toponimi serta memperkenalkan proyek pembuatan peta toponimi lokal.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan beberapa gambar nama tempat yang unik atau memiliki cerita di baliknya (misalnya, 'Kaliurang', 'Pancoran', 'Tanah Abang') dan meminta peserta didik untuk mengamati.
  2. Guru mengajukan pertanyaan pemicu: 'Apa yang membuat nama-nama tempat ini menarik?' dan 'Menurutmu, apa saja yang bisa kita pelajari dari sebuah nama tempat?'
  3. Peserta didik secara individu menuliskan jawaban dan pertanyaan awal mereka tentang nama tempat di kertas tempel.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan konsep dasar toponimi melalui presentasi singkat, termasuk pengertian dan ruang lingkup kajiannya, serta memberikan contoh-contoh toponimi berdasarkan asal-usulnya (geografis, historis, budaya).
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan menjelaskan tugas proyek: membuat peta toponimi sederhana di lingkungan sekitar sekolah atau tempat tinggal mereka.
  3. Setiap kelompok merancang rencana proyek awal, termasuk daftar nama tempat yang akan diteliti, metode pengumpulan data (wawancara, observasi, riset daring), dan pembagian tugas dalam kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rencana proyek awal mereka di depan kelas, menjelaskan nama tempat yang dipilih dan cara mereka akan mengumpulkannya.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap rencana proyek setiap kelompok, memastikan tujuan dan langkah-langkahnya realistis dan relevan.
  3. Guru memperkuat pemahaman tentang pentingnya riset toponimi sebagai cara untuk memahami sejarah dan budaya lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pengertian toponimi dan pentingnya mempelajari asal-usul nama tempat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan motivasi untuk melanjutkan proyek dengan semangat.
  3. Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mulai mengumpulkan data awal mengenai nama-nama tempat yang telah mereka pilih dan mengingatkan untuk membawa alat tulis serta buku catatan pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan wawancara dan riset sederhana, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penamaan suatu tempat dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan peserta didik untuk melanjutkan proyek toponimi.
  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa kelompok untuk berbagi tantangan atau temuan menarik dari pengumpulan data awal yang mereka lakukan di rumah atau lingkungan sekitar.
  3. Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis faktor penamaan tempat dan melanjutkan pengerjaan proyek peta toponimi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meninjau kembali jadwal proyek yang telah disepakati dan memastikan setiap kelompok memahami tahapan selanjutnya.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk menganalisis data yang telah terkumpul, mengidentifikasi pola penamaan, dan mencari tahu faktor-faktor yang memengaruhi penamaan (misalnya, kondisi geografis, peristiwa sejarah, tokoh penting, flora/fauna lokal).
  3. Peserta didik dalam kelompok menggunakan LKPD untuk mencatat hasil analisis dan temuan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling ke setiap kelompok, memberikan bimbingan, menjawab pertanyaan, dan memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi aktif dalam proses analisis dan pembuatan peta.
  2. Setiap kelompok mulai membuat draf peta toponimi sederhana, menandai lokasi nama-nama tempat yang telah diteliti dan menambahkan informasi singkat mengenai asal-usul atau maknanya.
  3. Guru mendorong peserta didik untuk memanfaatkan berbagai sumber daya digital (misalnya, aplikasi peta daring, situs web sejarah lokal) untuk memverifikasi dan memperkaya informasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok memajang draf peta toponimi mereka di dinding kelas dan melakukan 'kunjung karya' (kunjung karya) untuk melihat hasil kerja kelompok lain.
  2. Peserta didik memberikan umpan balik konstruktif kepada kelompok lain mengenai kejelasan, kelengkapan, dan kreativitas peta toponimi yang dibuat.
  3. Guru memimpin diskusi kelas tentang temuan-temuan menarik dari proyek, persamaan dan perbedaan faktor penamaan di berbagai wilayah, serta kesulitan yang dihadapi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan akhir tentang pentingnya toponimi sebagai cerminan identitas dan warisan budaya suatu tempat.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam menyelesaikan proyek.
  3. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk menyempurnakan peta toponimi mereka di rumah dan mempersiapkan diri untuk presentasi akhir pada pertemuan berikutnya, serta mengingatkan untuk selalu menjaga lingkungan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelusuri Jejak Nama Tempat
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat meneliti asal-usul nama tempat dan menyajikannya dalam peta sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pernahkah kamu penasaran mengapa sebuah jalan, desa, atau bahkan kota memiliki nama tertentu? Di balik setiap nama tempat, seringkali tersimpan cerita panjang tentang sejarah, budaya, dan karakteristik geografis wilayah tersebut.

Alat & bahan: Kertas gambar A3, pensil warna/spidol, penggaris, buku catatan, alat tulis, perangkat digital (opsional)

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Nama tempat.Menurun1. Ilmu yang mempelajariasal-usul, arti, danpenggunaan nama-nama tempat.2. Berkaitan dengan ilmu bumiatau ciri-ciri permukaan bumi.3. Cabang ilmu linguistik yangmempelajari asal-usul kata.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati denah lingkungan sekitar yang diberikan oleh gurumu.
  3. Pilihlah minimal 5 nama tempat (jalan, gang, gedung, kampung) yang menarik perhatianmu dari denah tersebut atau yang kamu ketahui di lingkungan sekitar.
  4. Lakukan wawancara singkat dengan orang tua, tetangga, atau tokoh masyarakat setempat untuk menanyakan asal-usul dan cerita di balik nama tempat yang kamu pilih.
  5. Carilah informasi tambahan dari sumber tertulis (buku sejarah lokal, artikel daring) untuk memverifikasi dan memperkaya data.
  6. Catat semua informasi yang kamu dapatkan ke dalam tabel yang tersedia di bawah ini.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu tahu arti dari nama jalan di depan sekolah kita?
  2. Pernahkah kamu mendengar cerita mengapa suatu tempat dinamakan demikian?
  3. Menurutmu, mengapa nama-nama tempat bisa berbeda-beda di setiap daerah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat pengerjaan proyek peta toponimi.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek peta toponimi dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian toponimi dan ruang lingkup kajiannya dengan tepat.Pengertian dan ruang lingkup toponimi.2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi jenis-jenis toponimi berdasarkan asal-usulnya dengan benar.Jenis-jenis toponimi.2 JPPenalaran Kritis
3Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penamaan suatu tempat dengan runtut.Faktor penamaan tempat.2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
4Membuat peta toponimi sederhana di lingkungan sekitar dengan kreatif dan informatif.Penyusunan peta toponimi.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pernahkah kamu penasaran mengapa sebuah jalan, desa, atau bahkan kota memiliki nama tertentu? Di balik setiap nama tempat, seringkali tersimpan cerita panjang tentang sejarah, budaya, dan karakteristik geografis wilayah tersebut. Inilah yang dipelajari dalam toponimi, sebuah cabang ilmu yang menarik untuk menelusuri jejak masa lalu dan memahami identitas suatu daerah.

1. Apa Itu Toponimi?
Toponimi adalah cabang ilmu linguistik dan geografi yang mempelajari asal-usul, makna, dan penggunaan nama-nama tempat atau toponim. Nama tempat tidak hanya sekadar label, tetapi juga merupakan cerminan dari sejarah, budaya, geografi, dan bahkan peristiwa penting yang pernah terjadi di suatu lokasi. Dengan mempelajari toponimi, kita bisa mengungkap banyak informasi tersembunyi tentang suatu wilayah. Misalnya, nama 'Jakarta' berasal dari 'Jayakarta' yang berarti 'kota kemenangan', mengacu pada kemenangan Fatahillah merebut Sunda Kelapa.

2. Ruang Lingkup Kajian Toponimi
Kajian toponimi sangat luas, mencakup berbagai aspek. Pertama, etimologi, yaitu asal-usul kata atau bahasa yang membentuk nama tempat. Kedua, sejarah, bagaimana nama tempat berubah seiring waktu dan kaitannya dengan peristiwa historis. Ketiga, geografi, hubungan antara nama tempat dengan kondisi alam sekitarnya seperti nama 'Tanjungpinang' yang merujuk pada tanjung yang banyak pohon pinang. Keempat, budaya dan masyarakat, bagaimana nilai-nilai atau kepercayaan lokal tercermin dalam penamaan tempat. Kelima, politik dan administrasi, perubahan nama tempat karena kebijakan pemerintah.

3. Jenis-jenis Toponimi Berdasarkan Asal-usul
Nama tempat dapat dikelompokkan berdasarkan asal-usulnya. Toponimi alam, berasal dari fitur geografis seperti gunung, sungai, atau danau (misalnya 'Gunungkidul' berarti gunung di selatan). Toponimi budaya, terkait dengan aktivitas atau peninggalan manusia (misalnya 'Candi Borobudur'). Toponimi historis, merujuk pada peristiwa atau tokoh sejarah (misalnya 'Jalan Pangeran Diponegoro'). Toponimi flora dan fauna, diambil dari nama tumbuhan atau hewan yang banyak ditemukan di sana (misalnya 'Kaliurang' yang berarti sungai tempat tinggal udang). Ada juga toponimi mitologis, yang berasal dari cerita rakyat atau legenda.

4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Penamaan Tempat
Ada banyak faktor yang berkontribusi pada penamaan suatu tempat. Kondisi geografis adalah salah satu yang paling umum, seperti nama 'Bogor' yang disebut berasal dari kata 'bogor' yang berarti pohon aren, atau 'rawa' untuk daerah berlumpur. Peristiwa sejarah, seperti pertempuran atau pendirian kerajaan, seringkali diabadikan dalam nama tempat. Tokoh penting, baik raja, pahlawan, atau pendiri desa, juga bisa menjadi inspirasi nama. Selain itu, flora dan fauna yang dominan, serta karakteristik masyarakat atau budaya setempat, juga ikut membentuk nama-nama tempat di Indonesia.

Rangkuman: Toponimi adalah ilmu yang mengkaji asal-usul, makna, dan penggunaan nama-nama tempat. Ruang lingkupnya meliputi etimologi, sejarah, geografi, budaya, dan administrasi. Nama tempat dapat dikelompokkan berdasarkan asal-usulnya, seperti toponimi alam, budaya, historis, flora/fauna, dan mitologis. Faktor-faktor yang memengaruhi penamaan tempat sangat beragam, mulai dari kondisi geografis, peristiwa sejarah, tokoh penting, hingga flora dan fauna lokal. Mempelajari toponimi membantu kita memahami identitas dan warisan budaya suatu wilayah.

Halaman 9 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ToponimiIlmu yang mempelajari asal-usul, arti, dan penggunaan nama-nama tempat.
ToponimNama tempat.
EtimologiCabang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul kata.
GeografisBerkaitan dengan ilmu bumi atau ciri-ciri permukaan bumi.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Toponimi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Toponimi" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Toponimi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Toponimi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIPeta Konsep
ToponimiApa Itu Toponimi?Ruang Lingkup Kajian ToponimiJenis-jenis Toponimi Berdasarkan Asal-usulFaktor-faktor yang Memengaruhi Penamaan Tempat
Dari sub-bab ToponimiHalaman 12
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Toponimi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Toponimi masuk ASAS IPS Kelas VII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal IPS Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Toponimi pada IPS SMP, Fase D, elemen Pemahaman Lingkungan.

Modul Toponimi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPS kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPS materi Toponimi ini gratis?

Ya. Modul Toponimi untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Toponimi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Toponimi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Toponimi dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Toponimi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Toponimi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Toponimi untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Toponimi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Toponimi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPS ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Toponimi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPS SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.