Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VIII
UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang Pancasila sebagai dasar negara dan mengenal beberapa peraturan di lingkungan sekolah atau masyarakat.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan fungsi warga negara
Peserta didik menganalisis kedudukan UUD NRI 1945 sebagai dasar hukum tertinggi dalam sistem hukum nasional. - penalaran kritis — elemen: Mengevaluasi informasi dan gagasan
Peserta didik mengevaluasi relevansi UUD NRI 1945 dengan peraturan perundang-undangan di bawahnya dalam konteks kehidupan sehari-hari. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun infografis hierarki peraturan perundang-undangan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis peran dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi terbuka. Mereka juga memahami kedudukan UUD NRI Tahun 1945 dalam sistem hukum nasional serta hak dan kewajiban warga negara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | UUD NRI 1945 adalah konstitusi tertulis dan hukum dasar negara Indonesia yang menjadi acuan bagi semua peraturan di bawahnya. |
| Konseptual | Konsep hierarki peraturan perundang-undangan menjelaskan tingkatan kekuatan hukum dari UUD NRI 1945 hingga peraturan daerah. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur pembentukan peraturan perundang-undangan dan cara mengidentifikasi kedudukan hukumnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami sistem hukum untuk menjadi warga negara yang patuh dan kritis terhadap peraturan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menjelaskan kedudukan UUD NRI 1945 dalam sistem hukum nasional dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai UUD NRI 1945 secara runtut.
- Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat membandingkan isi UUD NRI 1945 dengan peraturan di bawahnya untuk menemukan keselarasan dengan benar.
- Melalui proyek infografis, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis hubungan UUD NRI 1945 dengan peraturan perundang-undangan secara kreatif dan informatif.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak pelanggaran hierarki peraturan perundang-undangan terhadap masyarakat dengan kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami UUD NRI 1945 bukan hanya menghafal pasal, tetapi menyadari perannya sebagai fondasi hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, serta bagaimana ia mengikat setiap warga negara dan pemerintahan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa setiap peraturan, dari tingkat RT hingga negara, harus selalu sejalan dengan UUD NRI 1945?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyusun kalimat efektif dan informatif dalam infografis serta presentasi. Seni Budaya: Peserta didik mengembangkan kreativitas dalam desain visual infografis agar menarik dan mudah dipahami. Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik menganalisis sistem pemerintahan dan struktur ketatanegaraan yang diatur oleh UUD NRI 1945. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan peraturan keluarga atau lingkungan yang sesuai dengan norma hukum yang berlaku, memperkuat pemahaman peserta didik tentang penerapan hukum di kehidupan sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca yang menyediakan buku-buku referensi tentang hukum. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat infografis, serta akses internet untuk mencari contoh peraturan dan kasus hukum yang relevan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menjelaskan kedudukan UUD NRI 1945 dalam sistem hukum nasional dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tebak Kata Hukum: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah hukum (misal: 'hukum tertinggi di Indonesia'), peserta didik menebak 'UUD NRI 1945'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai UUD NRI 1945 secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Susun Kata: Guru memberikan potongan-potongan kata yang membentuk kalimat 'Hierarki Peraturan Perundang-undangan', peserta didik menyusunnya secepat mungkin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis peraturan perundang-undangan sesuai hierarkinya.
Alat & bahan: Gambar piramida hukum, kartu nama peraturan, lembar kerja, spidol
Langkah kerja:
- Lengkapi piramida hierarki peraturan perundang-undangan berikut, lalu jelaskan arti "peraturan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan yang lebih tinggi".
Gambar 1. Piramida - Amati piramida hukum yang disediakan oleh guru.
- Baca kartu-kartu nama peraturan yang diberikan, lalu diskusikan dalam kelompok untuk menentukan posisi setiap peraturan dalam piramida tersebut.
- Tempelkan kartu-kartu nama peraturan pada tingkat yang piramida, dimulai dari yang tertinggi hingga terendah.
- Isi tabel di bawah ini dengan jenis peraturan dan dasar hukum pembentukannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang UUD NRI 1945?
- Sebutkan satu contoh peraturan yang berlaku di sekolah!
- Menurut kalian, apakah semua peraturan memiliki kekuatan yang sama?
- Mengapa penting bagi suatu negara memiliki hukum dasar?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi diskusi kelompok dan kelengkapan analisis kasus pada LKPD.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian presentasi infografis dan tes tertulis akhir unit.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan kedudukan UUD NRI 1945 dalam sistem hukum nasional. | Kedudukan UUD NRI 1945 sebagai hukum dasar. | 3 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia. | Hierarki peraturan perundang-undangan (UU No. 12 Tahun 2011). | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menyajikan hasil analisis hubungan UUD NRI 1945 dengan peraturan perundang-undangan. | Hubungan UUD NRI 1945 dengan peraturan di bawahnya. | 3 JP | kolaborasi, kreativitas |
UUD NRI 1945 adalah jantung dari sistem hukum Indonesia. Ia bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan fondasi yang mengatur segala aspek kehidupan bernegara. Memahami kedudukannya berarti memahami bagaimana negara ini dijalankan, hak dan kewajiban kita sebagai warga negara, serta bagaimana setiap peraturan yang ada harus selalu bersandar padanya.
1. Kedudukan UUD NRI 1945
UUD NRI 1945 adalah hukum dasar tertulis dan konstitusi negara Indonesia. Ia menempati posisi tertinggi dalam hierarki peraturan perundang-undangan. Sebagai hukum dasar, UUD NRI 1945 menjadi sumber hukum bagi seluruh peraturan perundang-undangan di bawahnya. Artinya, tidak ada satu pun peraturan, undang-undang, atau kebijakan pemerintah yang boleh bertentangan dengan UUD NRI 1945. Semua produk hukum harus merujuk dan tidak boleh menyimpang dari nilai-nilai serta substansi yang terkandung dalam UUD NRI 1945. Kedudukannya yang fundamental ini menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
2. Sifat dan Fungsi UUD NRI 1945
UUD NRI 1945 memiliki sifat singkat, supel (luwes), dan berisi norma-norma dasar. Ia berfungsi sebagai hukum tertinggi yang mengatur penyelenggaraan negara, hak asasi manusia, serta kewajiban warga negara. Fungsi utamanya adalah membatasi kekuasaan pemerintah agar tidak sewenang-wenang dan menjamin hak-hak warga negara. Selain itu, UUD NRI 1945 juga berfungsi sebagai alat kontrol, yaitu mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi, khususnya UUD NRI 1945 itu sendiri. Ini memastikan bahwa semua tindakan pemerintah dan pembentukan peraturan selalu dalam koridor konstitusi.
3. Hierarki Peraturan Perundang-undangan
Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, hierarki peraturan di Indonesia adalah sebagai berikut: pertama, UUD NRI 1945; kedua, Ketetapan MPR; ketiga, Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu); keempat, Peraturan Pemerintah (PP); kelima, Peraturan Presiden (Perpres); keenam, Peraturan Daerah Provinsi (Perda Provinsi); dan ketujuh, Peraturan Daerah Kabupaten/Kota (Perda Kabupaten/Kota). Urutan ini menunjukkan bahwa peraturan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, dan semuanya harus bersumber pada UUD NRI 1945.
4. Hubungan UUD NRI 1945 dengan Peraturan Lain
UUD NRI 1945 adalah 'payung' bagi semua peraturan perundang-undangan. Artinya, setiap peraturan di bawahnya harus dibentuk berdasarkan amanat UUD NRI 1945 dan tidak boleh bertentangan dengan isinya. Jika ada peraturan yang bertentangan, maka peraturan tersebut dapat dibatalkan melalui mekanisme uji materi di Mahkamah Konstitusi (untuk Undang-Undang) atau Mahkamah Agung (untuk peraturan di bawah Undang-Undang). Prinsip ini dikenal sebagai asas 'lex superior derogat legi inferiori' (hukum yang lebih tinggi mengesampingkan hukum yang lebih rendah), yang menjaga konsistensi dan integritas sistem hukum nasional.
5. Pentingnya Kepatuhan terhadap UUD NRI 1945
Kepatuhan terhadap UUD NRI 1945 adalah cerminan dari kesadaran hukum warga negara dan pemerintah. Dengan mematuhi UUD NRI 1945, kita turut serta menjaga ketertiban, keadilan, dan stabilitas negara. Pelanggaran terhadap UUD NRI 1945, baik oleh individu maupun lembaga negara, dapat menimbulkan kekacauan hukum, ketidakpastian, dan bahkan ancaman terhadap kedaulatan negara. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD NRI 1945 adalah tanggung jawab setiap warga negara Indonesia.
Rangkuman: UUD NRI 1945 merupakan hukum dasar tertinggi dalam sistem hukum nasional Indonesia. Ia berfungsi sebagai sumber dari segala sumber hukum dan menjadi acuan bagi seluruh peraturan perundang-undangan di bawahnya, yang tersusun dalam hierarki yang jelas. Memahami kedudukan dan hierarki ini penting untuk menciptakan kepastian hukum, menjamin hak-hak warga negara, serta mewujudkan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Konstitusi | Hukum dasar suatu negara. |
| Hierarki | Tingkatan atau urutan. |
| Uji Materi | Proses pengujian suatu peraturan terhadap peraturan yang lebih tinggi. |
| Perppu | Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang. |
| Perda | Peraturan Daerah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Pancasila sebagai Dasar NegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Kedudukan dan Fungsi UUD NRI 1945Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTata Negara dan PemerintahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKewajiban dan Hak Warga NegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Fungsi dan Kedudukan UUD NRI 1945Pendidikan Pancasila Kelas VIII SMPNorma dan UUD NRI 1945Pendidikan Pancasila Kelas VII SMPHunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ikaPendidikan Pancasila Kelas IX SMPbab 2 penerapan nilai-nilai pancasilaPendidikan Pancasila Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional pada Pendidikan Pancasila SMP, Fase D, elemen Pancasila.
Modul UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini gratis?
Ya. Modul UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional untuk Pendidikan Pancasila kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi UUD NRI 1945 dalam Sistem Hukum Nasional yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.