Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII
Thaharah — Tunagrahita
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Thaharah — Tunagrahita |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu membedakan benda bersih dan kotor, serta memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 untuk mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti) |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Fikih |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami konsep dasar thaharah (bersuci) sebagai bagian dari ajaran Islam, serta mampu mempraktikkan tata cara bersuci yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Thaharah adalah kegiatan bersuci yang dilakukan sebelum beribadah, seperti berwudu sebelum salat. |
| Konseptual | Thaharah adalah konsep membersihkan diri dari hadas dan najis sesuai syariat Islam. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah praktis berwudu dan tayamum secara benar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya menjaga kebersihan sebagai bentuk ketaatan dan kesehatan, serta bagaimana cara belajar praktik ibadah. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, karena kebersihan adalah sebagian dari iman. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat mempelajari tata cara thaharah yang benar agar ibadah diterima dan hidup lebih sehat, serta mau bertanya jika ada yang belum dipahami. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan sekitar, seperti membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan area praktik wudu. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peduli terhadap kebersihan diri sendiri dengan rutin berwudu, mandi, dan menjaga pakaian tetap bersih, serta mengingatkan teman tentang pentingnya kebersihan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menunjukkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, termasuk kebersihan sebagai bagian dari ajaran Islam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian thaharah dengan bahasa sederhana.
- Mengidentifikasi jenis-jenis thaharah (hadas dan najis) dengan bantuan gambar.
- Mempraktikkan tata cara berwudu dengan urutan yang benar secara mandiri atau dengan bantuan.
- Mempraktikkan tata cara tayamum dengan urutan yang benar secara mandiri atau dengan bantuan.
- Menunjukkan sikap peduli terhadap kebersihan diri dan lingkungan sebagai implementasi thaharah.
Pemahaman bermakna: Thaharah bukan hanya sekadar membersihkan fisik, tetapi juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan menjaga kesehatan diri agar ibadah diterima.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus bersih sebelum salat?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari hidup sehat. Seni Budaya: Membuat poster kebersihan dengan gambar dan warna yang menarik. Bahasa Indonesia: Menggunakan kosa kata sederhana untuk menjelaskan langkah-langkah thaharah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali diajak untuk mendampingi peserta didik mempraktikkan wudu dan tayamum di rumah serta membiasakan menjaga kebersihan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar ada area praktik wudu/tayamum sederhana, poster bergambar urutan wudu/tayamum, dan tempat sampah yang mudah dijangkau. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan video singkat animasi atau lagu tentang wudu/tayamum yang ramah anak dan mudah dipahami, diputar melalui tablet atau proyektor. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian thaharah dengan bahasa sederhana dan mengidentifikasi jenis-jenis thaharah (hadas dan najis) dengan bantuan gambar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan 'Siapa yang tahu apa itu bersih?'. Guru menunjukkan gambar orang berwudu dan bertanya 'Mengapa Bapak ini wudu?'. Guru menyampaikan tujuan belajar hari ini tentang 'Thaharah' atau 'bersuci'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai gambar (misal: anak mandi, orang buang air, orang berwudu, tempat kotor, tempat bersih). Guru membimbing diskusi sederhana tentang apa itu bersih dan kotor, kemudian memperkenalkan istilah 'Thaharah' sebagai cara membersihkan diri dari kotoran (najis) dan keadaan tidak suci (hadas) melalui cerita bergambar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok kecil (dengan pendampingan) melakukan aktivitas 'Memilah Gambar'. Mereka memilah kartu gambar yang menunjukkan kegiatan thaharah (mandi, wudu) dan yang menunjukkan hal-hal yang membuat tidak suci (buang air, kentut), serta membedakan gambar najis (kotoran hewan) dan bukan najis (batu). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pilahan gambarnya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang pengertian thaharah, hadas, dan najis dengan contoh konkret dan bahasa yang sangat sederhana, diakhiri dengan tepuk tangan bersama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pentingnya thaharah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan materi pertemuan selanjutnya tentang 'Cara Berwudu'. Peserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction + Hands-on Practice |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mempraktikkan tata cara berwudu dengan urutan yang benar secara mandiri atau dengan bantuan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan menanyakan 'Siapa yang ingat apa itu Thaharah?'. Guru menunjukkan gambar anak sedang berwudu dan bertanya 'Bagaimana caranya berwudu?'. Guru menyampaikan tujuan belajar hari ini adalah mempraktikkan wudu dengan benar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan langkah-langkah berwudu secara urut, mulai dari niat, mencuci tangan, berkumur, mencuci hidung, mencuci muka, mencuci tangan sampai siku, mengusap kepala, mencuci telinga, dan mencuci kaki sampai mata kaki, dengan bantuan alat peraga (ember, air, handuk kecil) dan poster bergambar urutan wudu yang besar dan jelas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara bergantian atau berkelompok kecil (dengan pendampingan intensif) mempraktikkan wudu di tempat yang sudah disediakan (misal: area wudu mini atau bak air). Guru memberikan bimbingan langkah demi langkah, mengoreksi jika ada kesalahan, dan mengulang bagian yang sulit hingga peserta didik dapat melakukan urutan wudu dengan benar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara berpasangan atau individu mendemonstrasikan kembali urutan wudu tanpa air (gerakan saja). Guru memberikan penguatan positif kepada setiap peserta didik yang mencoba. Guru menekankan pentingnya berwudu sebelum salat dan menjaga kebersihan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu pendek tentang wudu. Guru memberikan stiker 'Anak Hebat Berwudu' kepada semua yang sudah mencoba. Guru mengingatkan untuk terus berlatih di rumah dan menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan belajar tayamum. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melatih peserta didik mengidentifikasi dan mempraktikkan langkah-langkah thaharah.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Thaharah artinya bersuci. Ini adalah bagian penting dalam agama Islam.
Alat & bahan: Kertas LKPD bergambar, pensil warna/spidol, kartu gambar kegiatan thaharah, alat peraga wudu/tayamum (air, debu bersih).
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar kegiatan thaharah (wudu, tayamum, mandi) dan beri tanda centang (√) pada gambar yang benar.
- Urutkan gambar langkah-langkah wudu dari 1 sampai 7 dengan menempelkan nomor.
- Lakukan praktik wudu atau tayamum sesuai panduan guru.
- Warnai gambar anak yang sedang menjaga kebersihan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang dimaksud dengan bersih?
- Apa yang kamu lakukan sebelum salat?
- Apakah kotoran itu najis?
- Kapan kita menggunakan air untuk membersihkan diri?
Formatif (proses): Observasi langsung saat praktik wudu dan tayamum, serta penilaian keaktifan dalam diskusi dan pembuatan poster.
Sumatif (akhir): Demonstrasi praktik wudu/tayamum dan penilaian hasil LKPD.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian thaharah dengan bahasa sederhana. | Pengertian thaharah, hadas, dan najis. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mempraktikkan tata cara berwudu dengan urutan yang benar secara mandiri atau dengan bantuan. | Langkah-langkah berwudu. | 2 JP | kesehatan, kemandirian |
| 3 | Mempraktikkan tata cara tayamum dengan urutan yang benar secara mandiri atau dengan bantuan. | Langkah-langkah tayamum, pentingnya kebersihan. | 2 JP | kesehatan, kemandirian |
Thaharah artinya bersuci. Ini adalah bagian penting dalam agama Islam. Allah SWT suka kepada orang yang bersih dan suci. Sebelum beribadah seperti salat, kita harus bersuci terlebih dahulu. Ada dua jenis bersuci, yaitu dari hadas dan dari najis. Mari kita pelajari bersama agar ibadah kita diterima Allah SWT.
1. Pengertian Thaharah
Thaharah (طهاره) artinya bersuci atau membersihkan diri. Bersuci itu penting sekali dalam Islam. Kita harus bersih dari kotoran dan najis sebelum beribadah. Contohnya, sebelum salat, kita harus berwudu. Dengan bersuci, badan kita bersih, hati kita juga senang. Ini adalah cara kita menunjukkan rasa cinta kepada Allah SWT. Bersuci juga membuat kita sehat dan terhindar dari penyakit. Jadi, thaharah itu bukan cuma bersih-bersih biasa, tapi ada aturannya dari agama kita.
2. Hadas dan Najis
Ada dua hal yang membuat kita tidak suci, yaitu hadas dan najis. Hadas adalah keadaan tidak suci pada diri kita, contohnya setelah buang air kecil atau buang air besar, atau setelah tidur pulas. Untuk menghilangkan hadas, kita harus berwudu atau mandi. Sedangkan najis adalah kotoran yang menempel pada badan, pakaian, atau tempat shalat, contohnya kotoran hewan atau darah. Untuk menghilangkan najis, kita harus membersihkannya dengan air sampai hilang baunya, warnanya, dan rasanya. Kita harus tahu bedanya agar bisa bersuci dengan benar.
3. Tata Cara Berwudu
Berwudu adalah cara bersuci dari hadas kecil. Langkah-langkahnya mudah diingat: pertama, niat dalam hati. Kedua, mencuci kedua telapak tangan sampai bersih. Ketiga, berkumur-kumur dan membersihkan hidung. Keempat, mencuci muka sampai rata. Kelima, mencuci kedua tangan sampai siku. Keenam, mengusap sebagian kepala. Ketujuh, mencuci kedua telinga. Kedelapan, mencuci kedua kaki sampai mata kaki. Terakhir, membaca doa setelah wudu. Lakukan secara berurutan dan jangan terburu-buru agar wudu kita sah dan ibadah kita diterima.
4. Tata Cara Tayamum
Tayamum adalah pengganti wudu atau mandi jika kita tidak ada air atau sedang sakit parah yang tidak boleh terkena air. Tayamum menggunakan debu yang suci. Caranya: pertama, niat dalam hati. Kedua, menepukkan kedua telapak tangan ke debu yang suci satu kali. Ketiga, mengusap muka dengan debu itu. Keempat, menepukkan kedua telapak tangan lagi ke debu yang suci. Kelima, mengusap kedua tangan sampai siku. Ingat, tayamum hanya boleh dilakukan jika memang ada alasan yang syar'i. Setelah ada air atau sembuh, kita harus berwudu atau mandi lagi.
Rangkuman: Thaharah adalah bersuci dari hadas dan najis sebelum beribadah. Hadas dihilangkan dengan wudu atau mandi, najis dihilangkan dengan air. Wudu adalah bersuci dengan air untuk hadas kecil, memiliki langkah-langkah yang harus diikuti. Tayamum adalah pengganti wudu atau mandi menggunakan debu suci jika tidak ada air atau sakit. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah bagian penting dari thaharah dan ajaran Islam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Thaharah | Bersuci atau membersihkan diri dari hadas dan najis. |
| Hadas | Keadaan tidak suci pada diri seseorang yang menghalangi ibadah. |
| Najis | Kotoran yang menyebabkan tidak sahnya ibadah jika menempel pada badan, pakaian, atau tempat shalat. |
| Wudu | Bersuci dengan air untuk menghilangkan hadas kecil. |
| Tayamum | Bersuci dengan debu suci sebagai pengganti wudu atau mandi jika ada uzur syar'i. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Thaharah — Tunagrahita" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Thaharah — Tunagrahita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Al-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladan Nama dan Sifat Allah untuk Kebaikan HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghadirkan Salat dan Zikir dalam KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengagungkan Allah Swt. dengan Tunduk pada Perintah-NyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDamaskus: Pusat Peradaban Timur Islam (661–750 M)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Alam Semesta sebagai Tanda Kekuasaan Allah Swt.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghindari Gibah dan Melaksanakan TabayunBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRukhsah: Kemudahan dari Allah Swt. dalam Beribadah kepada-NyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAndalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756–1031 M)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Iman kepada Allah dan Asmaul Husna — TunagrahitaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLBAl-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman Hidup — TunadaksaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLBShalat Jumat, Jamak, dan Qasar — TunarunguPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Thaharah — Tunagrahita pada Pendidikan Agama Islam SMPLB, Fase D, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Fikih.
Modul Thaharah — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Thaharah — Tunagrahita untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Thaharah — Tunagrahita ini gratis?
Ya. Modul Thaharah — Tunagrahita untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Thaharah — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Thaharah — Tunagrahita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Thaharah — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Thaharah — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 untuk mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti), pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Thaharah — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Thaharah — Tunagrahita untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Thaharah — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Thaharah — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Thaharah — Tunagrahita disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.