BerandaModul Ajar MTsBahasa sunda › PAKEMAN BASA
MTs · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar & RPP Bahasa sunda Kelas IX
PAKEMAN BASA

Modul ajar (RPP) Bahasa sunda MTs kelas IX materi PAKEMAN BASA lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/H/KR/2025 Lampiran II.2.5 Bahasa Sunda. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Bahasa sunda kelas IX materi PAKEMAN BASA — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pakeman basa adalah ungkapan tradisional Sunda yang baku dan memiliki makna kiasan, seperti babasan (menggambarkan sifat), paribasa (nasihat), cacandran (ramalan daerah), uga (nasihat kuno), dan pamali (larangan adat). Mempelajari pakeman basa penting untuk memahami kekayaan budaya, nilai-nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat Sunda, serta mampu menggunakannya secara tepat dalam berkomunikasi sehari-hari.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
PAKEMAN BASA
Bahasa sunda · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
PAKEMAN BASA
Bahasa sunda · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / IX
Materi PokokPAKEMAN BASA
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang ragam bahasa Sunda dan mampu mengidentifikasi beberapa ungkapan tradisional Sunda sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menunjukkan sikap santun dan menghargai warisan budaya daerah sebagai bentuk syukur atas karunia Allah SWT.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis dan memahami makna serta fungsi pakeman basa dalam konteks budaya Sunda secara tepat.
  3. komunikasi — elemen: menyimak dan berbicara
    Peserta didik mampu menggunakan pakeman basa dengan tepat dan efektif dalam berbagai konteks komunikasi lisan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/H/KR/2025 Lampiran II.2.5 Bahasa Sunda
Elemen / DomainMenyimak dan Berbicara
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis berbagai teks lisan dan visual, serta meresponsnya dengan bahasa Sunda yang baik dan benar, termasuk menggunakan pakeman basa sesuai konteks.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPakeman basa meliputi babasan, paribasa, cacandran, uga, dan pamali yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat Sunda.
KonseptualPakeman basa adalah bentuk ungkapan tradisional yang memiliki makna kiasan atau filosofis tertentu, tidak dapat diartikan secara harfiah, dan menjadi ciri khas budaya Sunda.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis makna, dan menggunakan pakeman basa yang relevan dalam konteks komunikasi lisan dan tulisan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan pakeman basa sebagai warisan budaya dan alat komunikasi yang efektif serta memahami bagaimana cara terbaik mempelajari dan menguasai pakeman basa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis pakeman basa (babasan, paribasa, cacandran, uga, pamali) dengan tepat.
  2. Menganalisis makna kiasan dari berbagai jenis pakeman basa yang disajikan.
  3. Menggunakan pakeman basa dalam kalimat atau percakapan sederhana secara kontekstual.
  4. Menyajikan hasil analisis pakeman basa dalam bentuk presentasi atau produk kreatif.
  5. Menunjukkan sikap menghargai warisan budaya lokal melalui penggunaan pakeman basa.
Halaman 2 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami pakeman basa bukan hanya sekadar menghafal, tetapi juga menghargai kekayaan budaya dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta mampu menggunakannya secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita sering mendengar orang tua atau kakek-nenek kita menggunakan ungkapan-ungkapan yang maknanya tidak bisa ditebak langsung dari kata-katanya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengaitkan pakeman basa dengan seni pertunjukan tradisional Sunda seperti wayang golek atau tembang.
Sejarah: Mempelajari asal-usul dan konteks historis dari beberapa pakeman basa yang terkait dengan peristiwa atau tokoh penting di tanah Sunda.
Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan nilai-nilai luhur dalam pakeman basa (misalnya pamali) dengan ajaran moral dan etika dalam Islam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali diajak untuk berbagi pakeman basa yang mereka ketahui dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari di rumah, serta mendukung anak dalam proyek kreatif.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster-poster atau kutipan pakeman basa, menciptakan suasana yang mendukung eksplorasi budaya dan bahasa Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi presentasi (Canva, PowerPoint), aplikasi editing video (CapCut), atau platform kolaborasi (Google Docs) untuk membuat dan menyajikan produk kreatif tentang pakeman basa.
Halaman 3 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis pakeman basa (babasan, paribasa, cacandran, uga, pamali) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar: Guru menampilkan gambar-gambar yang bisa dihubungkan dengan pakeman basa, peserta didik menebak ungkapan yang relevan secara berkelompok.
Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang ungkapan khas daerah, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu tentang pakeman basa.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati dan menganalisis beberapa contoh teks yang mengandung pakeman basa, lalu mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis-jenis pakeman basa yang mereka temukan dari berbagai sumber.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat daftar jenis pakeman basa yang ditemukan, mengelompokkannya (babasan, paribasa, dll.), dan mencoba menemukan contoh lain dari lingkungan sekitar mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan pengelompokan pakeman basa, dilanjutkan dengan diskusi kelas dan penguatan konsep oleh guru mengenai definisi dan jenis-jenis pakeman basa.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis pakeman basa, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan tugas mencari contoh pakeman basa di rumah, dan menutup dengan doa serta motivasi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis makna kiasan dari berbagai jenis pakeman basa yang disajikan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Siapa Cepat Dia Dapat: Guru membacakan satu pakeman basa, peserta didik yang tahu maknanya langsung mengangkat tangan dan menjelaskan, lalu diberi hadiah kecil.
Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan pentingnya memahami makna pakeman basa dalam komunikasi sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diberikan beberapa pakeman basa (babasan dan paribasa) dalam konteks kalimat, kemudian secara individu menganalisis makna kiasan dari pakeman basa tersebut berdasarkan kamus atau sumber lain yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik mendiskusikan hasil analisis makna pakeman basa, membandingkan pemahaman mereka, dan mencari kesepakatan makna yang paling tepat untuk setiap ungkapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisis makna pakeman basa yang telah disepakati, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan makna yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru merangkum makna-makna pakeman basa yang telah dipelajari, guru memberikan apresiasi atas kerja keras, memberikan tugas mencari makna cacandran/uga/pamali, dan menutup dengan doa serta semangat melestarikan budaya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menggunakan pakeman basa dalam kalimat atau percakapan sederhana secara kontekstual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Sambung Kata Pakeman Basa: Guru memulai dengan satu kata dari pakeman basa, peserta didik lain melanjutkan dengan pakeman basa yang mengandung kata tersebut atau terkait maknanya.
Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali makna pakeman basa yang sudah dipelajari, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengaplikasikan pakeman basa dalam konteks nyata.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diajak berdiskusi tentang situasi-situasi dalam kehidupan sehari-hari yang memungkinkan penggunaan pakeman basa tertentu, memahami relevansi penggunaan setiap pakeman basa dalam konteks yang berbeda.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSecara berkelompok, peserta didik merancang sebuah naskah drama pendek atau dialog percakapan yang mengintegrasikan minimal 5 pakeman basa yang berbeda secara kontekstual dan bermakna.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok menampilkan drama pendek atau dialog percakapan mereka di depan kelas, kelompok lain memberikan masukan mengenai ketepatan penggunaan pakeman basa, dan guru memberikan evaluasi serta penguatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya menggunakan pakeman basa dengan tepat, guru mengapresiasi kreativitas kelompok, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan menutup dengan doa serta harapan pelestarian budaya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis makna dan konteks penggunaan pakeman basa serta mengaplikasikannya dalam kalimat.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kamus bahasa Sunda, gawai dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Bacalah dengan cermat daftar pakeman basa yang tersedia.
  2. Diskusikan dalam kelompok makna kiasan dari setiap pakeman basa.
  3. Carilah contoh penggunaan pakeman basa tersebut dalam kalimat atau percakapan.
  4. Tuliskan makna dan contoh penggunaan pakeman basa pada tabel yang disediakan.
  5. Siapkan presentasi singkat hasil diskusi kelompok Anda.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah mendengar ungkapan 'ulah loba teuing ngomong, bisi batan ku basa'?
  2. Menurutmu, apa bedanya 'babasan' dan 'paribasa'?
  3. Sebutkan satu contoh ungkapan khas Sunda yang kamu ketahui!
  4. Mengapa penting bagi kita untuk memahami pakeman basa?

Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan partisipasi aktif dalam presentasi, fokus pada kemampuan analisis dan kolaborasi.

Sumatif (akhir): Penilaian produk kreatif (poster/video/komik) dan presentasi lisan tentang pakeman basa yang dipilih, dengan rubrik yang jelas.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis pakeman basa (babasan, paribasa, cacandran, uga, pamali) dengan tepat.Jenis-jenis pakeman basa dan ciri-cirinya.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis makna kiasan dari berbagai jenis pakeman basa yang disajikan.Makna kiasan babasan, paribasa, cacandran, uga, dan pamali.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Menggunakan pakeman basa dalam kalimat atau percakapan sederhana secara kontekstual.Penerapan pakeman basa dalam konteks komunikasi lisan dan tulisan.2 JPkomunikasi, kreativitas
4Menyajikan hasil analisis pakeman basa dalam bentuk presentasi atau produk kreatif.Produk kreatif dan presentasi pakeman basa.2 JPkreativitas, komunikasi, keimanan dan ketakwaan

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa bahasa Sunda dan pakeman basa adalah karunia dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dilestarikan sebagai wujud syukur kepada-Nya.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali dan memahami setiap makna pakeman basa sebagai upaya memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan kearifan lokal.
3. Cinta LingkunganMenjaga dan melestarikan penggunaan pakeman basa yang baik dan benar agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
4. Cinta Diri dan SesamaMenggunakan pakeman basa dengan santun dan tepat dalam berkomunikasi untuk membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
5. Cinta Tanah AirMencintai dan bangga terhadap bahasa Sunda serta pakeman basanya sebagai salah satu identitas dan warisan budaya bangsa Indonesia.
Halaman 9 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pakeman basa adalah salah satu kekayaan bahasa Sunda yang menunjukkan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur masyarakat. Mempelajari pakeman basa berarti menyelami kedalaman makna dan filosofi hidup orang Sunda, yang tidak hanya memperkaya kosakata tetapi juga membentuk karakter dan cara pandang. Mari kita kenali dan lestarikan warisan budaya ini.

1. Pengertian Pakeman Basa
Pakeman basa secara harfiah berarti 'bahasa yang sudah baku' atau 'bahasa yang sudah terikat'. Ini adalah bentuk ungkapan tradisional dalam bahasa Sunda yang memiliki makna kiasan, tidak bisa diartikan secara langsung dari kata per kata, dan penggunaannya sudah tetap. Pakeman basa merupakan cerminan budaya dan cara berpikir masyarakat Sunda yang kaya akan simbol dan perumpamaan. Ungkapan-ungkapan ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari komunikasi sehari-hari.

2. Babasan (Ungkapan)
Babasan adalah ungkapan yang terdiri dari dua kata atau lebih yang membentuk makna kiasan, namun maknanya masih bisa sedikit diterka. Babasan biasanya menggambarkan sifat atau perilaku seseorang. Contoh: 'Amis budi' (ramah), 'Gede hulu' (sombong), 'Panjang leungeun' (suka mencuri). Babasan sering digunakan untuk memberikan penilaian atau deskripsi singkat tentang karakter seseorang tanpa harus menjelaskan panjang lebar, sehingga komunikasi menjadi lebih efektif dan padat makna.

3. Paribasa (Peribahasa)
Paribasa adalah ungkapan kiasan yang memiliki makna lebih mendalam dan berfungsi sebagai nasihat, sindiran, atau perbandingan. Paribasa biasanya lebih panjang dari babasan dan maknanya seringkali tidak bisa ditebak sama sekali dari arti kata-kata penyusunnya. Contoh: 'Kudu boga pikir rangkepan' (harus punya pemikiran matang), 'Adat kakurung ku hulu' (tabiat sulit diubah), 'Cai di huluwotan, kokotor di hilir' (kebaikan di awal, keburukan di akhir). Paribasa sering digunakan untuk menyampaikan pesan moral atau kearifan lokal.

4. Cacandran (Ramalan/Prediksi)
Cacandran adalah ungkapan yang berisi ramalan atau prediksi tentang suatu daerah atau kejadian di masa depan, seringkali terkait dengan ciri khas geografis atau peristiwa penting. Cacandran biasanya bersifat lokal dan turun-temurun. Contoh: 'Bandung heurin ku tangtung' (Bandung sesak oleh penduduk), 'Sumedang ngandung parung' (Sumedang kaya akan lembah). Cacandran mencerminkan cara pandang masyarakat Sunda terhadap lingkungan dan harapan atau kekhawatiran mereka di masa depan.

5. Uga (Ramalan/Nasihat Kuno)
Uga mirip dengan cacandran, tetapi lebih umum dan seringkali berisi nasihat atau peringatan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada suatu daerah. Uga seringkali dikaitkan dengan tokoh-tokoh karismatik atau peristiwa besar di masa lalu. Contoh: 'Punahna Sunda ku Sundana deui' (Punahnya Sunda oleh orang Sunda itu sendiri), 'Jaga bae sing ati-ati, bisi cilaka' (Berhati-hatilah, jangan sampai celaka). Uga mengandung pesan moral dan spiritual yang kuat untuk menjaga tradisi dan jati diri.

6. Pamali (Larangan Adat)
Pamali adalah larangan-larangan adat yang berlaku dalam masyarakat Sunda, biasanya disertai dengan konsekuensi negatif jika dilanggar. Pamali bertujuan untuk menjaga tata krama, etika, dan keselamatan. Contoh: 'Pamali diuk dina bantal, bisi bisul' (Jangan duduk di bantal, nanti bisulan), 'Pamali nyapu peuting, bisi miskin' (Jangan menyapu malam hari, nanti miskin). Pamali mengajarkan nilai-nilai kehati-hatian, kebersihan, dan kesopanan yang relevan hingga kini.

7. Fungsi dan Manfaat Pakeman Basa
Pakeman basa memiliki beberapa fungsi penting: sebagai alat komunikasi yang efektif dan padat makna, sebagai cerminan identitas budaya Sunda, sebagai sarana pendidikan moral dan etika, serta sebagai pengingat akan kearifan lokal. Dengan memahami dan menggunakan pakeman basa, kita turut melestarikan warisan leluhur, memperkaya ekspresi berbahasa, dan memperkuat rasa memiliki terhadap budaya sendiri. Ini adalah bentuk nyata dari kecintaan pada tanah air dan budaya.

Rangkuman: Pakeman basa adalah ungkapan tradisional Sunda yang baku dan memiliki makna kiasan, seperti babasan (menggambarkan sifat), paribasa (nasihat), cacandran (ramalan daerah), uga (nasihat kuno), dan pamali (larangan adat). Mempelajari pakeman basa penting untuk memahami kekayaan budaya, nilai-nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat Sunda, serta mampu menggunakannya secara tepat dalam berkomunikasi sehari-hari.

Halaman 10 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Pakeman BasaUngkapan tradisional bahasa Sunda yang memiliki makna kiasan dan baku.
BabasanUngkapan kiasan pendek yang menggambarkan sifat atau perilaku.
ParibasaPeribahasa Sunda yang mengandung nasihat atau perbandingan mendalam.
CacandranRamalan atau prediksi tentang suatu daerah atau tempat.
UgaRamalan atau nasihat kuno yang lebih umum, sering terkait peristiwa besar.
PamaliLarangan adat yang berlaku dalam masyarakat Sunda dengan konsekuensi tertentu.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "PAKEMAN BASA" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · PAKEMAN BASA — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa sunda PAKEMAN BASA ini gratis?

Ya. Modul PAKEMAN BASA untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa sunda kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Bahasa sunda kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul PAKEMAN BASA ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/H/KR/2025 Lampiran II.2.5 Bahasa Sunda, pada Fase D untuk kelas IX MTs.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas PAKEMAN BASA untuk Bahasa sunda kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul PAKEMAN BASA ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa sunda kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Bahasa sunda kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi PAKEMAN BASA pada Bahasa sunda MTs, Fase D, elemen Menyimak dan Berbicara.

Bisakah modul PAKEMAN BASA ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan PAKEMAN BASA dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa sunda kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Bahasa sunda MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.