MAKelas XFase E📘 Topik 5Semester 2

Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Diferensiasi Sosial Budaya

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Diferensiasi sosial budaya adalah pengelompokan masyarakat secara horizontal berdasarkan ciri-ciri yang berbeda namun setara, seperti ras, suku, agama, jenis kelamin, dan profesi. Faktor geografis, sejarah, demografi, kebudayaan, dan adaptasi lingkungan menjadi penyebabnya. Meskipun membawa dampak positif seperti kekayaan budaya dan saling melengkapi, diferensiasi juga berpotensi memicu konflik. Oleh karena itu, sikap toleransi dan saling menghargai adalah kunci untuk menciptakan harmoni sosial dalam masyarakat yang beragam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Diferensiasi Sosial Budaya
Sosiologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Diferensiasi Sosial Budaya
Sosiologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokDiferensiasi Sosial Budaya
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang masyarakat sebagai bagian dari kehidupan sosial dan kebudayaan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik mengembangkan sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan sebagai wujud ketaatan kepada ajaran agama.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis berbagai bentuk diferensiasi sosial budaya dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat secara objektif.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik berinteraksi secara positif dengan teman sebaya untuk menyelesaikan tugas kelompok dan berbagi pandangan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Diri dan Lingkungan Sosial
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar sosiologi, menganalisis struktur sosial, diferensiasi sosial, stratifikasi sosial, dan konflik sosial, serta menerapkan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah sosial di lingkungan sekitar.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDiferensiasi sosial budaya dapat dilihat dari keberagaman suku bangsa, agama, pekerjaan, dan jenis kelamin dalam masyarakat Indonesia.
KonseptualDiferensiasi sosial budaya adalah pengelompokan masyarakat secara horizontal berdasarkan ciri-ciri tertentu tanpa membedakan tingkatan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi sosial budaya dan menganalisis dampaknya terhadap interaksi sosial.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya menghargai perbedaan dan membangun harmoni sosial sebagai bagian dari masyarakat yang beragam akan ditumbuhkan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengembangkan sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan sebagai wujud ketaatan kepada ajaran agama dan pencipta.
2. Cinta IlmuAktif mencari dan menganalisis informasi tentang keberagaman sosial budaya untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman.
3. Cinta LingkunganMendorong kepedulian terhadap lingkungan sosial, memastikan semua individu merasa diakui dan dihargai dalam masyarakat.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun empati terhadap sesama manusia dengan memahami latar belakang dan perspektif yang berbeda dalam masyarakat.
5. Cinta Tanah AirMenjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman sebagai bentuk cinta tanah air dan identitas bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi sosial secara tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya dengan runtut.
  3. Setelah mengamati video, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis diferensiasi sosial budaya berdasarkan ciri-cirinya secara benar.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif diferensiasi sosial budaya terhadap masyarakat dengan kritis.
  5. Dengan proyek observasi, peserta didik dapat menyajikan contoh nyata diferensiasi sosial budaya di lingkungan sekitar secara sistematis.
  6. Setelah melakukan refleksi, peserta didik dapat mengembangkan sikap toleransi terhadap perbedaan sosial budaya secara mandiri.
Halaman 2 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Diferensiasi sosial budaya adalah keniscayaan dalam masyarakat, dan pemahaman yang mendalam tentangnya akan membantu peserta didik mengembangkan sikap toleransi serta membangun harmoni sosial.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana keberagaman yang ada di sekitar kita, seperti perbedaan suku, agama, atau profesi, dapat memengaruhi cara kita berinteraksi satu sama lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar diferensiasi sosial budaya di Indonesia.
Sejarah: Menganalisis bagaimana sejarah dan migrasi penduduk membentuk pola diferensiasi sosial budaya suatu wilayah.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis laporan observasi dan presentasi lisan yang efektif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang keberagaman di lingkungan tempat tinggal dan pengalaman mereka dalam menghadapi perbedaan sosial.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel, dengan akses ke area observasi di sekitar sekolah atau komunitas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi digital seperti Canva atau Google Slides untuk menyajikan hasil proyek observasi dan video edukasi dari YouTube sebagai stimulus awal.
Halaman 3 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi sosial secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Diferensiasi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kelompok, dan peserta didik menebak kelompok sosial yang dimaksud, seperti 'memiliki keyakinan yang sama' untuk 'agama'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran.
  2. Guru menampilkan gambar keberagaman masyarakat Indonesia dan bertanya, 'Apa saja perbedaan yang kalian lihat dalam gambar ini? Apakah perbedaan ini membuat kita terpisah atau justru saling melengkapi?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi sosial, dan memantik pertanyaan, 'Mengapa masyarakat kita begitu beragam?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video pendek tentang kehidupan masyarakat di suatu daerah yang memiliki beragam suku, agama, dan profesi.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mencatat perbedaan-perbedaan yang mereka amati dalam video dan merumuskan pertanyaan terkait keberagaman tersebut.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang konsep dasar diferensiasi sosial dan berbagai bentuknya, seperti diferensiasi ras, suku, agama, dan jenis kelamin.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok kecil menganalisis kasus-kasus diferensiasi sosial yang diberikan guru (misalnya: perbedaan pekerjaan di pedesaan dan perkotaan) dan mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi yang ada.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil identifikasi mereka dengan kelompok lain dan bahan ajar untuk memastikan ketepatan temuan mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang bentuk-bentuk diferensiasi sosial di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi peserta didik, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan mengapresiasi upaya mereka.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang konsep dan bentuk-bentuk diferensiasi sosial, serta menekankan bahwa perbedaan adalah hal yang alamiah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang bentuk-bentuk diferensiasi sosial.
  2. Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini, mengungkapkan perasaan dan pemahaman baru yang mereka dapatkan, dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rangkai Kata Diferensiasi: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu kata yang berhubungan dengan diferensiasi sosial, membentuk sebuah kalimat panjang secara spontan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan, 'Kita sudah tahu ada banyak perbedaan, tapi mengapa perbedaan itu bisa terjadi di masyarakat kita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya, dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan, 'Apa yang membuat suatu masyarakat sangat beragam?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah artikel berita atau infografis tentang suatu daerah dengan tingkat keragaman etnis dan budaya yang sangat tinggi. Guru bertanya, 'Menurut kalian, faktor apa saja yang menyebabkan daerah ini memiliki keragaman yang begitu kaya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi studi kasus dan pertanyaan tentang faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompoknya mulai menganalisis studi kasus dan mencari informasi dari bahan ajar serta sumber lain (internet, buku teks) untuk mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan penjelasan tentang faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya (misalnya: geografis, sejarah, demografi) berdasarkan hasil penyelidikan mereka. Mereka menyajikannya dalam bentuk mind map atau poster digital.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok saling bertukar hasil kerja dan memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan temuan antar kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan mind map atau poster digital mereka, menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik terhadap presentasi, mengapresiasi kejelasan dan kelengkapan penjelasan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang berbagai faktor penyebab diferensiasi sosial budaya dan menekankan kompleksitas interaksi antar faktor tersebut.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan faktor-faktor utama penyebab diferensiasi sosial budaya.
  2. Peserta didik melakukan refleksi dengan menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang masih ingin mereka ketahui lebih lanjut, kemudian guru memberikan apresiasi.
  3. Guru memberikan arahan untuk mempersiapkan materi pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Keberagaman Sosial!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk diferensiasi sosial budaya di lingkungan sekitar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Masyarakat adalah kumpulan individu yang hidup bersama dan saling berinteraksi. Dalam interaksi tersebut, kita akan menemukan berbagai perbedaan, baik dari segi fisik, sosial, maupun budaya.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar observasi, kamera ponsel (opsional)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi peta konsep dasar pelapisan sosial berikut, lalu berikan contoh di masyarakat sekitarmu.
    Dasar pelapisansosialKekuasaanIlmu pengetahuan
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Amati berbagai aktivitas masyarakat di sebuah kota. Identifikasi perbedaan-perbedaan yang kamu lihat.
  3. Catatlah minimal 5 perbedaan yang kamu temukan, seperti jenis pekerjaan, pakaian adat, atau kegiatan keagamaan, dalam tabel di bawah ini.
  4. Klasifikasikan perbedaan-perbedaan yang sudah kamu catat ke dalam bentuk diferensiasi sosial (misalnya: diferensiasi profesi, diferensiasi suku, diferensiasi agama).
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, mengapa perbedaan-perbedaan tersebut dapat terjadi di masyarakat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang masyarakat?
  2. Sebutkan dua contoh perbedaan yang ada di lingkungan sekolahmu!
  3. Menurutmu, apakah perbedaan itu selalu menyebabkan masalah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan penyelesaian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek observasi dan presentasi tentang diferensiasi sosial budaya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk diferensiasi sosial secara tepat.Konsep dan Bentuk Diferensiasi Sosial2 JPpenalaran kritis
2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab diferensiasi sosial budaya dengan runtut.Faktor-faktor Diferensiasi Sosial Budaya2 JPkolaborasi
3Setelah mengamati video, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis diferensiasi sosial budaya berdasarkan ciri-cirinya secara benar.Jenis-jenis Diferensiasi Sosial Budaya2 JPpenalaran kritis
4Dengan proyek observasi, peserta didik dapat menyajikan contoh nyata diferensiasi sosial budaya di lingkungan sekitar secara sistematis.Dampak Diferensiasi Sosial Budaya dan Toleransi2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Masyarakat adalah kumpulan individu yang hidup bersama dan saling berinteraksi. Dalam interaksi tersebut, kita akan menemukan berbagai perbedaan, baik dari segi fisik, sosial, maupun budaya. Perbedaan ini bukan penghalang, melainkan kekayaan yang membuat kehidupan sosial menjadi lebih dinamis dan berwarna. Modul ini akan mengajak kamu menjelajahi konsep diferensiasi sosial budaya.

1. Pengertian Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial adalah penggolongan masyarakat secara horizontal, artinya tidak ada tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah. Penggolongan ini didasarkan pada ciri-ciri yang berbeda namun setara. Misalnya, perbedaan jenis kelamin, ras, suku bangsa, agama, atau profesi. Meskipun berbeda, semua kelompok memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan dalam struktur sosial. Diferensiasi ini merupakan keniscayaan dalam setiap masyarakat, baik masyarakat tradisional maupun modern.

2. Bentuk-bentuk Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial memiliki berbagai bentuk yang dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah diferensiasi ras (pengelompokan berdasarkan ciri fisik seperti warna kulit dan bentuk rambut), diferensiasi suku bangsa (berdasarkan asal-usul, budaya, dan bahasa), diferensiasi agama (berdasarkan keyakinan dan praktik spiritual), diferensiasi jenis kelamin (berdasarkan perbedaan biologis laki-laki dan perempuan), dan diferensiasi profesi (berdasarkan jenis pekerjaan atau keahlian). Setiap bentuk memiliki karakteristik unik namun tetap setara secara sosial.

3. Faktor Penyebab Diferensiasi Sosial Budaya
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya diferensiasi sosial budaya. Pertama, faktor geografis, di mana kondisi alam memengaruhi mata pencarian dan kebudayaan masyarakat. Kedua, faktor sejarah, yaitu perjalanan masa lalu suatu kelompok yang membentuk identitas dan tradisi. Ketiga, faktor demografi, seperti pertumbuhan penduduk dan migrasi, yang membawa keberagaman. Keempat, faktor kebudayaan, di mana setiap kelompok mengembangkan sistem nilai, norma, dan praktik yang berbeda. Kelima, faktor adaptasi lingkungan, di mana masyarakat menyesuaikan diri dengan kondisi alam yang berbeda.

4. Diferensiasi Ras dan Etnis
Diferensiasi ras mengacu pada pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik yang diturunkan, seperti warna kulit, bentuk rambut, dan fitur wajah. Contoh ras di dunia antara lain Kaukasoid, Negroid, dan Mongoloid. Sementara itu, diferensiasi etnis atau suku bangsa mengacu pada pengelompokan berdasarkan kesamaan budaya, bahasa, adat istiadat, dan nenek moyang. Di Indonesia, kita mengenal beragam suku seperti Jawa, Sunda, Batak, Minang, Dayak, dan lain-lain. Perbedaan ini menjadi kekayaan bangsa yang perlu dijaga persatuannya.

5. Diferensiasi Agama dan Kepercayaan
Diferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan keyakinan terhadap Tuhan atau kekuatan spiritual. Di Indonesia, ada enam agama yang diakui secara resmi: Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Selain itu, ada juga berbagai aliran kepercayaan lokal. Perbedaan agama ini menuntut sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama. Agama seringkali memengaruhi sistem nilai, norma, dan praktik kehidupan sehari-hari penganutnya, membentuk karakteristik budaya yang unik.

6. Diferensiasi Profesi dan Jenis Kelamin
Diferensiasi profesi adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis pekerjaan atau keahlian yang dimiliki. Setiap profesi memiliki peran dan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi dalam masyarakat, misalnya guru, dokter, petani, pedagang, dan seniman. Diferensiasi jenis kelamin merujuk pada perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Dalam konteks sosial, gender seringkali memengaruhi peran dan harapan masyarakat terhadap individu. Penting untuk memastikan kesetaraan kesempatan bagi semua profesi dan jenis kelamin.

7. Dampak Diferensiasi Sosial Budaya
Diferensiasi sosial budaya dapat menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain munculnya saling melengkapi kebutuhan, meningkatkan toleransi, mendorong inovasi, dan memperkaya kebudayaan. Dampak negatifnya bisa berupa konflik sosial, diskriminasi, stereotip, dan etnosentrisme jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan sikap saling menghargai, memahami perbedaan, dan membangun komunikasi yang efektif antar kelompok berbeda agar terwujud harmoni sosial.

Rangkuman: Diferensiasi sosial budaya adalah pengelompokan masyarakat secara horizontal berdasarkan ciri-ciri yang berbeda namun setara, seperti ras, suku, agama, jenis kelamin, dan profesi. Faktor geografis, sejarah, demografi, kebudayaan, dan adaptasi lingkungan menjadi penyebabnya. Meskipun membawa dampak positif seperti kekayaan budaya dan saling melengkapi, diferensiasi juga berpotensi memicu konflik. Oleh karena itu, sikap toleransi dan saling menghargai adalah kunci untuk menciptakan harmoni sosial dalam masyarakat yang beragam.

Halaman 9 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Diferensiasi SosialPengelompokan masyarakat secara horizontal berdasarkan ciri-ciri yang setara.
RasPengelompokan manusia berdasarkan ciri fisik yang diwariskan.
EtnisPengelompokan berdasarkan kesamaan budaya, bahasa, dan asal-usul.
ToleransiSikap saling menghargai dan menerima perbedaan.
EtnosentrismeSikap memandang kebudayaan sendiri sebagai yang terbaik.
Harmoni SosialKeadaan damai dan rukun dalam masyarakat yang beragam.
Daftar pustaka7 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Diferensiasi Sosial Budaya" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Diferensiasi Sosial Budaya — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Diferensiasi Sosial Budaya ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XPeta Konsep
Diferensiasi Sosial BudayaPengertian Diferensiasi SosialBentuk-bentuk Diferensiasi SosialFaktor Penyebab Diferensiasi Sosial BudayaDiferensiasi Ras dan EtnisDiferensiasi Agama dan Kepercayaan
Dari sub-bab Diferensiasi Sosial BudayaHalaman 12
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Diferensiasi Sosial Budaya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Sosiologi Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Semester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh

Ragam Gejala Sosial dalam MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kop
Diferensiasi Sosial BudayaHalaman yang sedang Anda buka

Modul Sosiologi lain yang sudah tersedia

Interaksi SosialSosiologi Kelas X MALembaga SosialSosiologi Kelas X MAMasalah SosialSosiologi Kelas X MAPenyimpangan dan Pengendalian SosialSosiologi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Sosiologi Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Diferensiasi Sosial Budaya pada Sosiologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Diri dan Lingkungan Sosial.

Modul Diferensiasi Sosial Budaya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Sosiologi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Sosiologi materi Diferensiasi Sosial Budaya ini gratis?

Ya. Modul Diferensiasi Sosial Budaya untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Diferensiasi Sosial Budaya ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Diferensiasi Sosial Budaya ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Diferensiasi Sosial Budaya dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Diferensiasi Sosial Budaya ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Diferensiasi Sosial Budaya tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Diferensiasi Sosial Budaya untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Diferensiasi Sosial Budaya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Diferensiasi Sosial Budaya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sosiologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Diferensiasi Sosial Budaya yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sosiologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.