Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Lembaga Sosial
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sosiologi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Lembaga Sosial |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang interaksi sosial dan kelompok sosial di masyarakat. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik mengidentifikasi peran lembaga agama dalam membentuk moral dan etika sosial di masyarakat. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis fungsi dan disfungsi lembaga sosial melalui studi kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun presentasi tentang interaksi antarlembaga sosial.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Sosiologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar sosiologi, termasuk struktur sosial, interaksi sosial, dan lembaga sosial, serta menganalisis fenomena sosial di lingkungan sekitar dengan perspektif sosiologis. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Lembaga sosial seperti keluarga, sekolah, dan pemerintah adalah contoh nyata yang mengatur kehidupan bermasyarakat. |
| Konseptual | Lembaga sosial adalah sistem norma dan pola perilaku yang terorganisasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi jenis, ciri, fungsi, dan dinamika perubahan lembaga sosial di masyarakat. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang lembaga sosial membantu mereka menganalisis dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat yang terstruktur. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menganalisis peran lembaga agama dalam membentuk nilai-nilai moral, menyadari bahwa aturan sosial juga merupakan wujud ketaatan kepada Sang Pencipta. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari dan menganalisis informasi dari berbagai sumber untuk memahami secara mendalam struktur dan dinamika lembaga sosial di masyarakat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengidentifikasi disfungsi lembaga sosial yang berdampak negatif pada lingkungan, lalu merumuskan solusi yang berkelanjutan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menganalisis bagaimana lembaga sosial seperti keluarga dan pendidikan berperan dalam membentuk karakter individu dan menciptakan masyarakat yang harmonis. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mempelajari bagaimana lembaga-lembaga sosial di Indonesia bekerja untuk mencapai tujuan nasional dan menjaga persatuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri lembaga sosial dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis lembaga sosial berdasarkan fungsinya dengan benar.
- Melalui analisis berita, peserta didik dapat menganalisis fungsi manifes dan laten lembaga sosial serta disfungsinya dengan runtut.
- Dengan observasi lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi interaksi antarlembaga sosial di masyarakat dengan minimal tiga contoh.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis mengenai dinamika perubahan lembaga sosial secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Memahami lembaga sosial membantu kita menyadari bagaimana masyarakat diatur, memenuhi kebutuhannya, dan beradaptasi dengan perubahan, sehingga kita dapat menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab dan partisipatif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana aturan tidak tertulis di lingkungan kita bisa menjadi lebih kuat daripada hukum tertulis?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Kaitan antara lembaga agama dengan pembentukan moral dan etika individu serta komunitas. Sejarah: Dinamika perubahan lembaga sosial di Indonesia dari masa ke masa, seperti perubahan sistem pemerintahan atau lembaga adat. Ekonomi: Peran lembaga ekonomi dalam mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang peran lembaga keluarga dalam membentuk nilai-nilai sosial di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel dan akses mudah ke sumber belajar digital, serta ruang presentasi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan internet untuk mencari studi kasus dan berita terkait lembaga sosial, serta menggunakan aplikasi presentasi daring untuk menyajikan hasil analisis. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri lembaga sosial dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berantai: Guru membisikkan satu kata kunci (misal: 'keluarga') ke peserta didik pertama, lalu ia membisikkan ke teman sebelahnya hingga kembali ke guru. Kata terakhir dibandingkan dengan kata awal.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis lembaga sosial berdasarkan fungsinya dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Gerakan 'Ikuti Aku': Guru melakukan gerakan sederhana (misal: tepuk tangan, angkat tangan) dan peserta didik menirukannya. Lalu guru mengubah gerakan dan peserta didik tetap meniru.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan menganalisis fungsi lembaga sosial di lingkungan sekitar.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Lembaga sosial adalah pilar utama pembentuk keteraturan dalam masyarakat. Tanpa adanya sistem aturan dan pola perilaku yang terorganisasi ini, kehidupan sosial akan kacau balau.
Alat & bahan: alat tulis, buku catatan, akses internet, ponsel (opsional)
Langkah kerja:
- Lengkapi fungsi pokok setiap lembaga sosial pada tabel berikut.
Gambar 1. Tabel - Amati berbagai aktivitas dalam lembaga sosial di lingkunganmu.
- Identifikasi minimal 3 jenis lembaga sosial yang kamu temukan dalam gambar atau di lingkungan sekitarmu.
- Catat nama lembaga, fungsi utama (manifes), dan satu fungsi sampingan (laten) dari setiap lembaga yang kamu identifikasi pada tabel di bawah.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu, apakah ada disfungsi atau dampak negatif yang mungkin timbul dari lembaga-lembaga tersebut? Catat di kolom 'Disfungsi'.
- Buatlah kesimpulan singkat mengenai pentingnya berbagai fungsi lembaga sosial bagi kehidupan masyarakat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'aturan' dalam masyarakat?
- Sebutkan 3 contoh 'kelompok' yang ada di lingkunganmu!
- Menurutmu, mengapa kita perlu aturan dalam hidup bermasyarakat?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri lembaga sosial | Pengertian dan ciri lembaga sosial | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan jenis-jenis lembaga sosial berdasarkan fungsinya | Jenis dan fungsi lembaga sosial | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menganalisis fungsi manifes, laten, dan disfungsi lembaga sosial | Fungsi dan disfungsi lembaga sosial | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan hasil analisis dinamika perubahan lembaga sosial | Dinamika perubahan lembaga sosial | 2 JP | kolaborasi |
Lembaga sosial adalah pilar utama pembentuk keteraturan dalam masyarakat. Tanpa adanya sistem aturan dan pola perilaku yang terorganisasi ini, kehidupan sosial akan kacau balau. Memahami lembaga sosial membantu kita melihat bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhannya, menjaga stabilitas, dan beradaptasi dengan perubahan.
1. Pengertian Lembaga Sosial
Lembaga sosial adalah sistem norma dan pola perilaku yang terorganisasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ia merupakan suatu kompleks atau sistem aturan-aturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Lembaga sosial terbentuk dari interaksi sosial yang berulang dan terpolakan, kemudian dilembagakan menjadi aturan yang diakui bersama. Contohnya, lembaga keluarga yang mengatur keturunan dan pengasuhan, atau lembaga pendidikan yang mengatur proses belajar mengajar.
2. Ciri-Ciri Lembaga Sosial
Lembaga sosial memiliki beberapa ciri khas. Pertama, memiliki tujuan yang jelas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kedua, memiliki simbol atau lambang tertentu, seperti bendera negara atau logo sekolah. Ketiga, memiliki aturan tertulis dan tidak tertulis yang ditaati anggota. Keempat, memiliki usia relatif lama dan tidak mudah bubar. Kelima, memiliki alat kelengkapan atau perlengkapan untuk mencapai tujuan, seperti gedung sekolah atau alat produksi pabrik. Keenam, memiliki tradisi tertulis maupun tidak tertulis yang menjadi bagian dari identitasnya.
3. Jenis-Jenis Lembaga Sosial
Berdasarkan fungsinya, lembaga sosial dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Lembaga keluarga mengatur hubungan kekerabatan dan sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertanggung jawab atas transmisi pengetahuan dan keterampilan. Lembaga ekonomi mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi barang/jasa. Lembaga agama mengatur kehidupan spiritual dan moral. Lembaga politik mengatur kekuasaan dan pemerintahan. Lembaga hukum mengatur penegakan keadilan. Setiap jenis lembaga ini memiliki peran spesifik dalam menjaga keseimbangan masyarakat.
4. Fungsi Manifes, Laten, dan Disfungsi
Lembaga sosial memiliki fungsi manifes (nyata), yaitu tujuan yang disadari dan diharapkan. Misalnya, fungsi manifes sekolah adalah mendidik peserta didik. Selain itu, ada fungsi laten (tersembunyi), yaitu dampak tidak disengaja yang muncul dari keberadaan lembaga tersebut. Contoh fungsi laten sekolah adalah sebagai ajang pencarian jodoh atau pengembangan bakat di luar akademik. Namun, lembaga sosial juga bisa mengalami disfungsi, yaitu dampak negatif atau tidak diinginkan yang justru merugikan masyarakat, seperti korupsi di lembaga pemerintahan atau diskriminasi di lembaga pendidikan.
5. Interaksi Antarlembaga Sosial
Lembaga sosial tidak berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi dan memengaruhi satu sama lain. Misalnya, lembaga keluarga memengaruhi keberhasilan pendidikan anak di lembaga pendidikan. Lembaga ekonomi membutuhkan regulasi dari lembaga politik. Interaksi ini bisa bersifat kooperatif (saling mendukung) atau konflik (saling bertentangan). Keseimbangan dan keharmonisan interaksi antarlembaga ini penting untuk menjaga stabilitas sosial. Misalnya, kebijakan ekonomi pemerintah (lembaga politik) akan memengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga (lembaga keluarga).
6. Dinamika Perubahan Lembaga Sosial
Lembaga sosial bersifat dinamis, artinya dapat mengalami perubahan seiring waktu. Perubahan ini bisa disebabkan oleh faktor internal (misalnya, perubahan nilai dalam masyarakat) atau eksternal (misalnya, perkembangan teknologi). Contohnya, lembaga keluarga mengalami perubahan bentuk dari keluarga besar menjadi keluarga inti karena urbanisasi. Lembaga pendidikan juga berubah dengan hadirnya e-learning. Perubahan ini bisa bersifat progresif (mengarah ke perbaikan) atau regresif (mengarah ke kemunduran), dan seringkali menimbulkan tantangan baru bagi masyarakat.
Rangkuman: Lembaga sosial adalah sistem norma dan pola perilaku terorganisasi yang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memiliki ciri khas, dan beragam jenis seperti keluarga, pendidikan, ekonomi, agama, dan politik. Lembaga sosial memiliki fungsi manifes (nyata), laten (tersembunyi), dan dapat mengalami disfungsi. Semua lembaga saling berinteraksi dan terus mengalami dinamika perubahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, membentuk tatanan sosial yang kompleks.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Lembaga Sosial | Sistem norma dan pola perilaku terorganisasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. |
| Fungsi Manifes | Tujuan lembaga sosial yang disadari dan diharapkan oleh masyarakat. |
| Fungsi Laten | Dampak tidak disengaja yang muncul dari keberadaan lembaga sosial. |
| Disfungsi | Dampak negatif atau tidak diinginkan yang merugikan masyarakat dari lembaga sosial. |
| Interaksi Sosial | Hubungan timbal balik antara individu atau kelompok dalam masyarakat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Lembaga Sosial" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Lembaga Sosial yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sosiologi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Kajian SosiologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenelitian SosialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStruktur Sosial dalam MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Ragam Gejala Sosial dalam MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDiferensiasi Sosial BudayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Sosiologi lain yang sudah tersedia
Interaksi SosialSosiologi Kelas X MAMasalah SosialSosiologi Kelas X MAPenyimpangan dan Pengendalian SosialSosiologi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Sosiologi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Lembaga Sosial pada Sosiologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sosiologi.
Modul Lembaga Sosial ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Sosiologi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Sosiologi materi Lembaga Sosial ini gratis?
Ya. Modul Lembaga Sosial untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Lembaga Sosial ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Lembaga Sosial ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Lembaga Sosial dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Lembaga Sosial ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Lembaga Sosial tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Lembaga Sosial untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Lembaga Sosial ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Lembaga Sosial beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sosiologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Lembaga Sosial yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.