MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Nilai, Norma, dan Sosialisasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Nilai sosial adalah prinsip abstrak yang diyakini masyarakat, sedangkan norma sosial adalah aturan konkret yang mewujudkan nilai tersebut. Keduanya berfungsi sebagai pedoman perilaku dan kontrol sosial untuk menjaga ketertiban. Sosialisasi adalah proses belajar nilai dan norma melalui agen-agen seperti keluarga, sekolah, teman sebaya, dan media massa. Proses ini membentuk kepribadian individu dan memiliki dampak signifikan pada dinamika sosial.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Nilai, Norma, dan Sosialisasi
Sosiologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Nilai, Norma, dan Sosialisasi
Sosiologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokNilai, Norma, dan Sosialisasi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang interaksi sosial dan kelompok sosial dalam masyarakat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik mengembangkan kesadaran akan pentingnya nilai dan norma sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan dan tanggung jawab sosial.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis fenomena sosial terkait nilai, norma, dan sosialisasi di masyarakat dengan berbagai sumber informasi.
  3. kolaborasi — elemen: kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan masalah terkait pelanggaran norma.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sosiologi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis konsep-konsep dasar sosiologi seperti nilai, norma, dan sosialisasi, serta mengidentifikasi keterkaitannya dengan dinamika kehidupan sosial di masyarakat, termasuk dalam konteks keberagaman dan perubahan sosial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMasyarakat Indonesia memiliki beragam nilai dan norma yang memengaruhi perilaku individu sehari-hari, seperti budaya antre atau etika berbicara dengan orang lebih tua.
KonseptualNilai adalah prinsip atau standar perilaku yang dianggap penting, norma adalah aturan konkret yang mengatur perilaku, dan sosialisasi adalah proses penanaman nilai dan norma tersebut.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis nilai, norma, dan agen sosialisasi, serta menganalisis dampak proses sosialisasi terhadap pembentukan kepribadian.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana proses sosialisasi membentuk pandangan dan perilakunya, serta pentingnya memahami perbedaan nilai dan norma dalam masyarakat majemuk.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa nilai dan norma sosial adalah bagian dari syariat yang mengatur kehidupan manusia, sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.
2. Cinta IlmuMempelajari konsep nilai, norma, dan sosialisasi secara mendalam untuk memahami dinamika masyarakat dan berperan aktif dalam perubahan positif.
3. Cinta LingkunganMengidentifikasi dan menerapkan norma-norma kebersihan serta tanggung jawab sosial untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap empati dan toleransi terhadap perbedaan nilai dan norma, serta menghargai proses sosialisasi yang membentuk setiap individu.
5. Cinta Tanah AirBerpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur bangsa serta norma-norma Pancasila demi keutuhan dan kemajuan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis nilai sosial dan norma sosial dengan tepat, berdasarkan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan fungsi nilai dan norma sosial dalam menjaga ketertiban masyarakat secara runtut.
  3. Melalui pengamatan fenomena sosial, peserta didik dapat mengidentifikasi proses dan agen-agen sosialisasi yang berperan dalam pembentukan kepribadian individu dengan benar.
  4. Dengan presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menganalisis dampak sosialisasi terhadap perilaku individu dan stabilitas sosial secara kritis.
  5. Melalui proyek mini, peserta didik dapat menciptakan kampanye sederhana tentang pentingnya nilai dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat secara kreatif.
Halaman 2 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami nilai, norma, dan sosialisasi membantu kita mengerti mengapa masyarakat berfungsi seperti adanya dan bagaimana individu menjadi bagian dari komunitasnya, sehingga kita dapat berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang patuh pada aturan lalu lintas, sementara yang lain sering melanggarnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Keterkaitan antara nilai dan norma agama dengan nilai dan norma sosial dalam membentuk akhlak mulia dan perilaku terpuji sesuai ajaran Islam.
Pendidikan Pancasila: Relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar nilai dan norma kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.
Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun teks kampanye, presentasi, dan diskusi kelompok yang efektif dan persuasif untuk menyampaikan pesan tentang nilai dan norma.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman mereka dalam menerapkan nilai dan norma di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta memantau proses sosialisasi digital anak.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang nyaman, perpustakaan sebagai sumber referensi, serta akses ke internet yang aman dan terkontrol mendukung eksplorasi fenomena sosial terkait materi ini.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial (misal: Instagram, TikTok) atau aplikasi desain grafis (misal: Canva) untuk membuat kampanye digital tentang nilai dan norma sosial secara kreatif.
Halaman 3 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis nilai sosial dan norma sosial dengan tepat, berdasarkan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Guru membisikkan satu kata kunci (misal: 'norma') ke peserta didik pertama, lalu ia membisikkan ke teman sebelahnya, sampai akhir. Peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menampilkan gambar 1 tentang antrean di tempat umum dan bertanya: 'Apa yang kamu lihat di gambar ini? Mengapa orang-orang rela antre?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa mereka akan menganalisis mengapa masyarakat memiliki aturan tak tertulis dan tertulis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat (2-3 menit) tentang pelanggaran norma sosial di ruang publik, lalu bertanya: 'Apa yang terjadi dalam video ini? Mengapa hal itu dianggap salah?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi studi kasus tentang nilai dan norma.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca studi kasus di LKPD 1 dan berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang dilanggar dan norma-norma yang ada.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mencatat hasil diskusinya di LKPD 1, mengelompokkan jenis nilai (misal: material, vital, kerohanian) dan norma (misal: agama, kesusilaan, kesopanan, hukum).
  2. Masing-masing kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang hasil identifikasi mereka, termasuk contoh nilai dan norma dari studi kasus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, sementara kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengklarifikasi konsep nilai dan norma yang mungkin masih ambigu.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang definisi, jenis, dan contoh nilai serta norma sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang nilai dan norma sosial.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan pentingnya menaati nilai dan norma demi keharmonisan.
  3. Guru memberikan pengantar singkat materi pertemuan berikutnya tentang fungsi nilai dan norma, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan fungsi nilai dan norma sosial dalam menjaga ketertiban masyarakat secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Lingkaran Perasaan: Peserta didik duduk melingkar. Guru menyebutkan satu norma (misal: 'menjaga kebersihan'). Setiap peserta didik secara bergantian menyebutkan satu perasaan (misal: 'nyaman', 'bangga') yang timbul jika norma itu ditaati.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang jenis nilai dan norma, lalu bertanya: 'Menurut kamu, apa gunanya nilai dan norma itu ada di masyarakat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu untuk menemukan fungsi nilai dan norma dalam menciptakan ketertiban.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa studi kasus singkat (teks atau gambar) yang menggambarkan situasi tanpa nilai/norma (misal: pasar tanpa aturan, lalu lintas semrawut) dan situasi dengan nilai/norma yang ditaati (misal: perpustakaan hening, upacara bendera).
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi perbedaan antara kedua jenis situasi tersebut dan merumuskan pertanyaan: 'Mengapa situasi tanpa nilai/norma terlihat kacau, sedangkan situasi dengan nilai/norma lebih teratur?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok (kelompok yang sama dengan pertemuan sebelumnya) mencari informasi dari buku teks atau sumber digital mengenai fungsi nilai dan norma sosial.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengumpulkan data temuan mereka tentang fungsi nilai dan norma, lalu mengelompokkan fungsi-fungsi tersebut (misal: sebagai pengatur perilaku, pendorong interaksi, alat kontrol sosial).
  2. Pembuktian: Kelompok membandingkan hasil pengolahan data dengan studi kasus yang diberikan guru di awal, mencocokkan apakah fungsi-fungsi yang ditemukan sesuai dengan kondisi di studi kasus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok merumuskan kesimpulan tentang fungsi nilai dan norma sosial dalam menjaga ketertiban masyarakat, serta menyiapkan presentasi singkat.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan kesimpulan mereka, dan kelompok lain memberikan masukan atau pertanyaan.
  3. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menjelaskan secara komprehensif berbagai fungsi nilai dan norma sosial dalam masyarakat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum fungsi-fungsi penting dari nilai dan norma sosial.
  2. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan mengajak mereka untuk selalu menghargai serta menaati nilai dan norma di lingkungan sekitar.
  3. Guru menginformasikan materi berikutnya tentang sosialisasi dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Sosial: Menguak Nilai & Norma
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi jenis dan fungsi nilai serta norma sosial dari berbagai kasus di sekitarmu.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Nilai, norma, dan sosialisasi adalah tiga konsep fundamental dalam sosiologi yang saling berkaitan erat. Ketiganya membentuk fondasi bagaimana masyarakat berfungsi, bagaimana individu berinteraksi, dan bagaimana kebudayaan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, pensil warna (opsional), gadget dengan internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi peta konsep media sosialisasi berikut, lalu tuliskan peran setiap media.
    MediasosialisasiKeluargaTeman sebayaMedia massa
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Amati situasi di ruang publik dan diskusikan dengan kelompokmu, identifikasi nilai dan norma apa yang berlaku atau dilanggar.
  3. Baca studi kasus 1: 'Kasus Kemacetan Lalu Lintas di Perkotaan' dan studi kasus 2: 'Budaya Gotong Royong di Pedesaan', lalu identifikasi nilai dan norma yang menonjol di masing-masing kasus.
  4. Catat jenis nilai (misalnya: nilai keindahan, nilai kebersamaan) dan jenis norma (misalnya: norma hukum, norma kesopanan) yang kamu temukan pada tabel di bawah ini.
  5. Diskusikan fungsi nilai dan norma yang kamu identifikasi dalam menjaga ketertiban dan keteraturan masyarakat, lalu tuliskan kesimpulanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang 'aturan' dalam masyarakat?
  2. Bisakah kamu memberikan contoh 'kebiasaan baik' di lingkunganmu?
  3. Menurutmu, mengapa orang tua sering menasihati anak-anaknya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek kampanye mini dan jawaban esai tentang analisis dampak sosialisasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis nilai sosial dan norma sosialKonsep nilai dan norma sosial, jenis-jenisnya2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan fungsi nilai dan norma sosialFungsi nilai dan norma dalam ketertiban sosial2 JPpenalaran kritis
3Mengidentifikasi proses dan agen-agen sosialisasiProses sosialisasi, agen sosialisasi2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menganalisis dampak sosialisasi dan membuat kampanyeDampak sosialisasi, pentingnya nilai dan norma2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Nilai, norma, dan sosialisasi adalah tiga konsep fundamental dalam sosiologi yang saling berkaitan erat. Ketiganya membentuk fondasi bagaimana masyarakat berfungsi, bagaimana individu berinteraksi, dan bagaimana kebudayaan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Memahami ketiga konsep ini akan membuka wawasan kita tentang dinamika kehidupan sosial.

1. Pengertian Nilai Sosial
Nilai sosial adalah ukuran atau patokan yang diyakini kebenarannya, kebaikannya, atau kepentingannya oleh sekelompok orang dalam masyarakat. Nilai bersifat abstrak dan menjadi pedoman bagi individu untuk bertindak dan berperilaku. Contohnya, nilai kejujuran, nilai gotong royong, atau nilai kebersihan. Nilai ini bisa bersifat material (terkait benda fisik), vital (terkait kegunaan untuk hidup), atau kerohanian (terkait kebaikan, kebenaran, keindahan, religius).

2. Jenis dan Ciri-ciri Nilai Sosial
Nilai sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria. Secara umum, ada nilai dominan (yang dianut banyak orang) dan nilai mendarah daging (yang sudah menjadi bagian dari kepribadian). Ciri-ciri nilai sosial meliputi: merupakan konstruksi masyarakat, disebarkan melalui proses belajar, memengaruhi perilaku, memiliki sanksi tidak tertulis, dan dapat berubah seiring waktu. Misalnya, nilai menghormati orang tua adalah nilai yang mendarah daging di sebagian besar masyarakat Indonesia.

3. Pengertian Norma Sosial
Norma sosial adalah aturan atau pedoman perilaku yang jelas dan konkret, yang mengatur bagaimana individu seharusnya bertindak dalam situasi tertentu. Norma merupakan perwujudan dari nilai-nilai sosial yang lebih abstrak. Contohnya, norma hukum (undang-undang), norma agama (ajaran agama), norma kesusilaan (hati nurani), dan norma kesopanan (tata krama). Norma berfungsi untuk menciptakan keteraturan dan ketertiban sosial.

4. Jenis dan Tingkatan Norma Sosial
Norma sosial memiliki tingkatan kekuatan yang berbeda, mulai dari cara (folkways) yang paling longgar, kebiasaan (mores), tata kelakuan (customs), hingga hukum (laws) yang paling mengikat. Semakin tinggi tingkatannya, semakin berat sanksi bagi pelanggarannya. Misalnya, meludah sembarangan adalah pelanggaran cara, terlambat masuk kelas adalah pelanggaran kebiasaan, sedangkan mencuri adalah pelanggaran hukum.

5. Fungsi Nilai dan Norma Sosial
Nilai dan norma sosial memiliki banyak fungsi krusial dalam masyarakat. Fungsi-fungsi tersebut antara lain: sebagai pedoman perilaku, alat kontrol sosial, pendorong interaksi sosial, penentu identitas kelompok, dan pemersatu masyarakat. Tanpa nilai dan norma, masyarakat akan kacau (anomi), individu tidak tahu bagaimana harus bertindak, dan konflik akan mudah terjadi. Keduanya menjaga kohesi dan stabilitas sosial.

6. Pengertian dan Tujuan Sosialisasi
Sosialisasi adalah proses seumur hidup di mana individu belajar nilai, norma, peran sosial, dan keterampilan yang diperlukan untuk berfungsi sebagai anggota masyarakat. Tujuannya adalah membentuk kepribadian individu agar sesuai dengan harapan masyarakat, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, dan mewariskan kebudayaan dari generasi ke generasi. Proses ini mengubah individu biologis menjadi makhluk sosial.

7. Agen-agen Sosialisasi
Ada beberapa agen sosialisasi utama yang berperan dalam proses ini: keluarga (agen pertama dan paling fundamental), sekolah (membentuk disiplin dan pengetahuan formal), kelompok bermain/teman sebaya (mengembangkan kemandirian dan keterampilan sosial), dan media massa (menyebarkan informasi dan nilai-nilai modern). Masing-masing agen memiliki peran dan pengaruh yang berbeda dalam membentuk kepribadian individu.

8. Dampak Sosialisasi
Sosialisasi memiliki dampak besar terhadap individu dan masyarakat. Dampak positifnya adalah terbentuknya kepribadian yang sesuai, kemampuan berinteraksi, dan stabilitas sosial. Namun, sosialisasi juga bisa berdampak negatif, seperti terjadinya penyimpangan sosial (jika sosialisasi tidak sempurna atau terjadi konflik nilai), serta pembentukan stereotip atau prasangka jika nilai yang ditanamkan bias. Sosialisasi yang tidak merata juga bisa menciptakan kesenjangan sosial.

Rangkuman: Nilai sosial adalah prinsip abstrak yang diyakini masyarakat, sedangkan norma sosial adalah aturan konkret yang mewujudkan nilai tersebut. Keduanya berfungsi sebagai pedoman perilaku dan kontrol sosial untuk menjaga ketertiban. Sosialisasi adalah proses belajar nilai dan norma melalui agen-agen seperti keluarga, sekolah, teman sebaya, dan media massa. Proses ini membentuk kepribadian individu dan memiliki dampak signifikan pada dinamika sosial.

Halaman 9 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Nilai SosialUkuran atau patokan yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat.
Norma SosialAturan konkret yang mengatur perilaku individu dalam masyarakat.
SosialisasiProses belajar nilai, norma, dan peran sosial agar menjadi anggota masyarakat.
Agen SosialisasiPihak atau kelompok yang berperan dalam proses sosialisasi, seperti keluarga dan sekolah.
AnomiKeadaan tanpa norma atau kekacauan sosial akibat hilangnya nilai dan norma.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Nilai, Norma, dan Sosialisasi" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Nilai, Norma, dan Sosialisasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XPeta Konsep
Nilai, Norma, dan SosialisasiPengertian Nilai SosialJenis dan Ciri-ciri Nilai SosialPengertian Norma SosialJenis dan Tingkatan Norma SosialFungsi Nilai dan Norma Sosial
Dari sub-bab Nilai, Norma, dan SosialisasiHalaman 12
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Nilai, Norma, dan Sosialisasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Nilai, Norma, dan Sosialisasi pada Sosiologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sosiologi.

Modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi untuk Sosiologi kelas X.

Apakah modul ajar Sosiologi materi Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini gratis?

Ya. Modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Nilai, Norma, dan Sosialisasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Nilai, Norma, dan Sosialisasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Nilai, Norma, dan Sosialisasi untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Nilai, Norma, dan Sosialisasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Nilai, Norma, dan Sosialisasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sosiologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Nilai, Norma, dan Sosialisasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sosiologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.