Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas I
Awas Kuman!
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Awas Kuman! |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal huruf vokal dan konsonan serta mampu membaca beberapa kata sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT. - kesehatan — elemen: Menerapkan perilaku hidup sehat
Peserta didik mempraktikkan cara mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran kuman dan penyakit. - komunikasi — elemen: Menyimak dan berbicara
Peserta didik mampu menyimak informasi tentang kuman dan menyampaikan pendapat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu menyimak dengan baik, memahami informasi, serta dapat menuliskan kata dan kalimat sederhana dengan ejaan yang benar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kuman adalah makhluk hidup sangat kecil yang tidak terlihat mata namun dapat menyebabkan penyakit. |
| Konseptual | Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah cara efektif untuk mencegah kuman masuk ke tubuh dan menyebabkan sakit. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah mencuci tangan yang benar dan cara menjaga kebersihan diri lainnya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab pribadi untuk kesehatan diri dan orang lain. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengenali kuman sebagai ciptaan Allah SWT dan menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur atas nikmat-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Aktif mencari tahu dan memahami informasi tentang kuman serta cara melawannya demi pengetahuan yang bermanfaat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan kelas dan sekolah agar terhindar dari penyebaran kuman. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mempraktikkan kebiasaan hidup bersih untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari penyakit. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menyebarkan informasi tentang pentingnya kebersihan kepada keluarga dan teman sebagai wujud kepedulian bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi keberadaan kuman di lingkungan sekitar dengan tepat.
- Dengan menyimak cerita, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga cara mencegah kuman masuk ke tubuh secara mandiri.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar sesuai urutan.
- Setelah mengamati gambar, peserta didik dapat menuliskan suku kata ka-, ki-, ku-, ke-, ko- dengan rapi dan benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun kata-kata sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri menggunakan suku kata yang telah dipelajari.
Pemahaman bermakna: Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah kunci untuk hidup sehat karena kuman penyebab penyakit ada di sekitar kita.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita melindungi diri dari makhluk kecil tak terlihat yang bisa membuat kita sakit?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | PAI (Pendidikan Agama Islam): Menjaga kebersihan sebagai sebagian dari iman (thaharah) dan bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan. Matematika: Menghitung jumlah langkah mencuci tangan atau mengelompokkan benda-benda berdasarkan kategori bersih/kotor. Seni Budaya: Membuat poster sederhana atau menggambar tentang cara menjaga kebersihan diri. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing peserta didik mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar di rumah dan menjaga kebersihan lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi poster langkah mencuci tangan dan tempat sampah yang mudah dijangkau, serta area cuci tangan yang bersih dan berfungsi baik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat tentang kuman dan lagu cuci tangan dari YouTube sebagai stimulus pembelajaran dan media penguatan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi keberadaan kuman di lingkungan sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tangan Bersih, Tangan Kotor: Guru meminta peserta didik mengangkat tangan bersih mereka, lalu menyebutkan benda kotor yang pernah mereka sentuh. Ini untuk memancing kesadaran tentang kuman.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak cerita, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga cara mencegah kuman masuk ke tubuh secara mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tepuk Sehat: Guru memimpin tepuk dengan gerakan: tepuk satu kali (sehat!), tepuk dua kali (kuat!), tepuk tiga kali (sehat, kuat, cerdas!). Untuk membangkitkan semangat dan fokus pada kesehatan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi keberadaan kuman dan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar.
Alat & bahan: Pensil, krayon, lembar LKPD, sabun, air mengalir (atau hand sanitizer)
Langkah kerja:
- Lingkari benda-benda yang menurutmu banyak kumannya!
- Setelah melihat gambar, tuliskan satu kalimat tentang apa itu kuman di kotak yang tersedia.
- Urutkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar dengan memberi nomor 1 sampai 6 pada kotak di samping gambar.
Gambar 1. Alur - Lengkapi suku kata ini menjadi kata yang benar: K_MAN, K_TOR, BER_IH, S_KAT.
- Warnai gambar anak yang sedang mencuci tangan dengan rapi dan ceria!
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kuman?
- Pernahkah kamu sakit perut? Kira-kira kenapa ya?
- Bagaimana cara kamu membersihkan tangan setelah bermain?
- Bisakah kamu membaca kata 'sikat'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik mencuci tangan, serta hasil pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja praktik mencuci tangan dan hasil tulisan suku kata/kata sederhana di LKPD.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi keberadaan kuman di lingkungan sekitar. | Kuman dan penyebarannya. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan, kesehatan |
| 2 | Menyebutkan cara mencegah kuman masuk ke tubuh. | Cara-cara menjaga kebersihan diri. | 3 JP | kesehatan, komunikasi |
| 3 | Mempraktikkan langkah mencuci tangan yang benar dan menulis suku kata ka-, ki-, ku-, ke-, ko-. | Praktik cuci tangan dan penulisan suku kata. | 3 JP | kesehatan, komunikasi |
Selamat datang di modul 'Awas Kuman!'! Kita akan belajar tentang makhluk kecil tak terlihat yang bisa membuat kita sakit, yaitu kuman. Tapi jangan khawatir, kita juga akan menemukan cara-cara seru untuk melawan mereka dan menjaga tubuh kita tetap sehat dan kuat. Yuk, kita mulai petualangan menjaga kebersihan!
1. Mengenal Kuman: Si Kecil Tak Terlihat
Kuman adalah makhluk hidup yang sangat kecil, jauh lebih kecil dari semut! Kita tidak bisa melihat kuman dengan mata telanjang. Kuman ada di mana-mana, di tangan kita, di meja, di lantai, bahkan di udara. Ada kuman baik yang membantu tubuh kita, tapi ada juga kuman jahat yang bisa membuat kita sakit. Kuman jahat ini bisa menyebabkan batuk, pilek, sakit perut, dan penyakit lainnya. Jadi, kita harus berhati-hati dengan kuman jahat!
2. Bagaimana Kuman Menyebar?
Kuman sangat pintar berpindah tempat! Mereka bisa menempel di tangan kita saat kita menyentuh benda-benda kotor. Ketika kita bersin atau batuk tanpa menutup mulut, kuman bisa terbang ke udara dan menempel pada orang lain atau benda di sekitar kita. Kuman juga bisa masuk ke tubuh kita jika kita makan dengan tangan yang kotor. Oleh karena itu, penting sekali untuk tahu cara mencegah penyebaran kuman.
3. Cara Melawan Kuman: Jaga Kebersihan Diri
Ada banyak cara untuk melawan kuman jahat! Salah satu cara paling penting adalah menjaga kebersihan diri. Ini termasuk mandi dua kali sehari, mengganti baju yang kotor, memotong kuku secara teratur, dan yang paling utama adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dengan menjaga kebersihan diri, kita akan lebih sulit diserang kuman dan tetap sehat.
4. Mencuci Tangan yang Benar
Mencuci tangan bukan hanya membasahi tangan dengan air, lho! Ada langkah-langkah khusus agar semua kuman hilang. Pertama, basahi tangan dengan air mengalir dan pakai sabun. Kedua, gosok telapak tangan. Ketiga, gosok punggung tangan dan sela-sela jari. Keempat, gosok kedua tangan dengan posisi jari saling mengunci. Kelima, gosok ibu jari dengan gerakan memutar. Keenam, gosok ujung jari ke telapak tangan. Ketujuh, bilas dengan air bersih. Terakhir, keringkan dengan handuk bersih atau tisu. Ingat, mencuci tangan harus pakai sabun dan air mengalir!
5. Kata-kata Kunci Kebersihan: Belajar Suku Kata ka-, ki-, ku-, ke-, ko-
Mari kita belajar menulis kata-kata yang berhubungan dengan kebersihan. Kita akan fokus pada suku kata 'ka', 'ki', 'ku', 'ke', 'ko'. Contohnya: 'kuman', 'kotor', 'bersih', 'sikat', 'kesehatan'. Dengan mengenal suku kata ini, kita bisa membaca dan menulis lebih banyak kata penting tentang menjaga diri dari kuman. Latihan menulis akan membuat tangan kita terampil dan tulisan kita rapi.
6. Kebersihan Lingkungan: Rumah dan Sekolah Bersih
Selain kebersihan diri, kebersihan lingkungan juga sangat penting. Kuman suka tempat yang kotor dan lembap. Jadi, kita harus rajin membersihkan rumah dan sekolah. Buanglah sampah pada tempatnya, sapu lantai, dan bersihkan kamar mandi. Lingkungan yang bersih membuat kuman tidak betah dan kita semua bisa hidup lebih sehat dan nyaman.
7. Manfaat Hidup Bersih
Hidup bersih punya banyak manfaat! Kita jadi jarang sakit, tubuh kita kuat, dan kita bisa bermain serta belajar dengan gembira. Orang lain juga akan senang berdekatan dengan kita karena kita selalu wangi dan rapi. Ingatlah, menjaga kebersihan adalah tanda kita menyayangi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Yuk, jadi anak yang bersih dan sehat!
Rangkuman: Kuman adalah makhluk kecil tak terlihat yang bisa membuat kita sakit. Kita bisa melawan kuman dengan menjaga kebersihan diri seperti mandi teratur dan mencuci tangan dengan sabun. Kebersihan lingkungan juga penting. Dengan hidup bersih, kita akan sehat, kuat, dan bisa belajar serta bermain dengan ceria. Mari selalu ingat langkah-langkah cuci tangan yang benar dan biasakan hidup bersih!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kuman | Makhluk hidup sangat kecil yang tidak terlihat mata, sebagian bisa menyebabkan penyakit. |
| Kebersihan | Keadaan bebas dari kotoran dan penyakit. |
| Suku kata | Bagian dari kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas. |
| Sanitizer | Cairan pembersih tangan untuk membunuh kuman. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Awas Kuman!" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Awas Kuman! yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Bunyi Apa?Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAyo, Bermain!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Teman BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTemanku BerbedaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAku InginBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDi Sekitar RumahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Huruf dan Suku KataBahasa Indonesia Kelas I MIMembaca dan Menulis PermulaanBahasa Indonesia Kelas I MIMembaca PermulaanBahasa Indonesia Kelas I MIMembaca LancarBahasa Indonesia Kelas II MILihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Awas Kuman! pada Bahasa Indonesia MI, Fase A, elemen Menyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis.
Modul Awas Kuman! ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas I MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Awas Kuman! ini gratis?
Ya. Modul Awas Kuman! untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Awas Kuman! ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Awas Kuman! ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Awas Kuman! dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Awas Kuman! ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Awas Kuman! tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Awas Kuman! untuk Bahasa Indonesia kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Awas Kuman! ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Awas Kuman! beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Awas Kuman! yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.