MIKelas IFase ASemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas I
Membaca Permulaan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Membaca permulaan dimulai dengan mengenal huruf vokal dan konsonan, lalu merangkai suku kata menjadi kata bermakna. Setelah itu, kita belajar membaca kata-kata sederhana dan memahami pentingnya tanda baca titik, tanya, dan seru di akhir kalimat. Dengan berlatih menyusun kalimat dan menggunakan tanda baca yang tepat, kita akan semakin lancar dan percaya diri dalam membaca.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Membaca Permulaan
Bahasa Indonesia · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Membaca Permulaan
Bahasa Indonesia · Fase A · Kelas I · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasA / I
Materi PokokMembaca Permulaan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal huruf alfabet dan beberapa kata sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia kemampuan membaca sebagai jalan menuntut ilmu.
  2. komunikasi — elemen: Menyimak dan Berbicara
    Peserta didik menyampaikan ide dan perasaan secara lisan dengan jelas setelah membaca teks sederhana.
  3. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan kalimat sederhana dari kumpulan kata yang diberikan dengan cara yang unik dan menarik.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang baik, serta memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang disajikan dalam berbagai bentuk.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini melibatkan pengenalan huruf, suku kata, dan kata-kata yang umum dalam bahasa Indonesia.
KonseptualKonsep utama adalah bahwa huruf membentuk suku kata, suku kata membentuk kata, dan kata-kata membentuk kalimat bermakna.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah membaca dari mengenal huruf, merangkai suku kata, hingga membaca kata dan kalimat sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa membaca adalah kunci untuk memahami informasi dan berkomunikasi dengan lebih baik.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaBersyukur atas karunia kemampuan membaca sebagai anugerah dari Allah SWT yang harus dimanfaatkan untuk kebaikan.
2. Cinta IlmuMenunjukkan semangat tinggi dalam belajar membaca huruf, kata, dan kalimat sebagai bentuk cinta ilmu pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMenggunakan buku dan alat tulis dengan hati-hati serta menjaga kebersihan lingkungan belajar sebagai wujud cinta lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerinteraksi positif dan saling membantu antar teman dalam kegiatan kelompok membaca untuk menumbuhkan cinta sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMembaca cerita-cerita tentang pahlawan dan budaya Indonesia untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan menyimak dan menirukan, peserta didik dapat melafalkan bunyi huruf vokal dan konsonan dengan tepat dan jelas.
  2. Melalui pengamatan kartu huruf, peserta didik dapat merangkai suku kata menjadi kata bermakna dengan benar.
  3. Dengan bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat membaca kata-kata sederhana dengan lafal dan intonasi yang sesuai.
  4. Melalui kegiatan membaca teks pendek, peserta didik dapat mengidentifikasi tanda baca titik, tanda tanya, dan tanda seru dengan tepat.
  5. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menyusun kalimat sederhana yang mengandung tanda baca titik, tanda tanya, dan tanda seru secara mandiri.
  6. Melalui praktik membaca nyaring, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman isi teks pendek dengan intonasi yang sesuai.
Halaman 2 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membaca permulaan membantu peserta didik membuka jendela dunia, memahami informasi, dan berkomunikasi efektif, yang merupakan dasar penting untuk belajar sepanjang hayat.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tahu apa yang ingin diceritakan oleh sebuah buku tanpa ada orang yang membacakannya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengenalkan huruf hijaiyah dan pentingnya membaca Al-Qur'an sebagai bentuk cinta ilmu.
Seni Budaya: Membuat kartu kata bergambar atau menghias kalimat-kalimat sederhana yang telah disusun.
Matematika: Menghitung jumlah huruf, suku kata, atau kata dalam sebuah kalimat sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membacakan buku cerita di rumah dan meminta peserta didik menunjukkan tanda baca yang mereka temui.
Lingkungan PembelajaranSudut baca kelas dilengkapi dengan buku-buku bergambar dan kartu kata yang mudah dijangkau, serta poster alfabet.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau permainan edukatif di tablet yang melatih pengenalan huruf, suku kata, dan merangkai kata secara interaktif.
Halaman 3 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan menyimak dan menirukan, peserta didik dapat melafalkan bunyi huruf vokal dan konsonan dengan tepat dan jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Kata Ajaib: Guru menyebutkan satu kata, peserta didik menepuk tangan sesuai jumlah suku kata. Contoh: 'buku' (dua tepukan), 'meja' (dua tepukan).
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Siapa yang pernah melihat tulisan di papan iklan atau buku cerita? Huruf apa saja yang kalian kenal?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melafalkan huruf dan pentingnya bisa membaca, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita tahu apa yang ingin diceritakan oleh sebuah buku tanpa ada orang yang membacakannya?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video animasi lagu alfabet, lalu meminta peserta didik menyanyikan bersama-sama untuk mengenal huruf.
  2. Identifikasi masalah: Guru menunjukkan kartu huruf vokal (a, i, u, e, o) satu per satu dan meminta peserta didik menyebutkan bunyinya, kemudian melakukan hal yang sama untuk beberapa huruf konsonan (b, c, d).
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan saling menyebutkan bunyi huruf yang ditunjuk oleh teman, kemudian guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Guru membagikan lembar kerja berisi gambar benda yang diawali huruf tertentu, meminta peserta didik menuliskan huruf awal benda tersebut dan melafalkannya.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara bergantian maju ke depan untuk mengambil kartu huruf secara acak, menunjukkan kepada teman, dan melafalkan bunyi huruf tersebut dengan jelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengenal bunyi setiap huruf sebagai langkah awal membaca.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan keberanian peserta didik, serta memberikan penguatan tentang pentingnya berlatih melafalkan huruf.
  3. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan mengingatkan untuk terus berlatih di rumah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum kegiatan pembelajaran hari ini tentang pengenalan bunyi huruf vokal dan konsonan.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat dengan bertanya 'Apa yang paling seru dari belajar huruf hari ini?' dan memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas sederhana untuk mengenali huruf di sekitar rumah dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranPBL + praktik
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menyusun kalimat sederhana yang mengandung tanda baca titik, tanda tanya, dan tanda seru secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Kata Bergambar: Guru menunjukkan gambar (misal: 'bola'), peserta didik menebak kata dan menyebutkan huruf awalnya. Dilanjutkan beberapa gambar lain.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan beberapa kata yang sudah dipelajari (misalnya 'buku', 'sapi', 'meja') dan meminta peserta didik membacanya, kemudian bertanya 'Apa yang terjadi jika kata-kata ini digabung?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun kalimat dan mengenal tanda baca, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita tahu kalau sebuah kalimat itu bertanya atau terkejut?' untuk memotivasi peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh kalimat sederhana yang mengandung tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru (misalnya: 'Ini buku.', 'Apa itu?', 'Wah, indah sekali!') dan meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan membagikan kartu-kartu kata serta kartu tanda baca (titik, tanya, seru).
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok diminta untuk mencoba menyusun kalimat sederhana dari kartu kata yang tersedia, kemudian menambahkan tanda baca yang sesuai.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk menyusun minimal tiga kalimat sederhana dengan menggunakan tanda baca yang berbeda, kemudian menempelkannya di papan tulis atau kertas besar.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan kalimat yang telah mereka susun, menjelaskan mengapa mereka memilih tanda baca tersebut, dan membacakan kalimatnya dengan intonasi yang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik bersama-sama menganalisis hasil kerja setiap kelompok, memberikan umpan balik konstruktif tentang penggunaan tanda baca dan intonasi.
  2. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang fungsi masing-masing tanda baca (titik untuk pernyataan, tanya untuk pertanyaan, seru untuk perintah/ekspresi) dan pentingnya dalam membaca.
  3. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelompok atas kerja sama dan kreativitasnya, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang menyusun kalimat dan penggunaan tanda baca titik, tanya, dan seru.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksi dengan pertanyaan 'Bagian mana yang paling kamu sukai saat membuat kalimat?' dan memberikan pujian atas usaha dan kemajuan mereka.
  3. Guru memberikan tantangan untuk mencari contoh kalimat dengan tanda baca tersebut di buku cerita atau koran, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Susun Kalimat dan Tanda Bacanya!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kalimat sederhana dan menempatkan tanda baca titik, tanya, atau seru dengan benar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Membaca adalah pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan. Dengan membaca, kita bisa tahu banyak hal, dari cerita seru sampai informasi penting.

Alat & bahan: kartu kata, kartu tanda baca, lem, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini dengan saksama, lalu sebutkan apa yang kamu lihat.
    Benda di SekitarkuBukuMejaBola
    Gambar 1. Kartu gambar
  2. Pilih beberapa kartu kata yang tersedia untuk membuat satu kalimat sederhana tentang gambar.
  3. Tempelkan kartu kata tersebut di kertas HVS secara berurutan.
  4. Pilih kartu tanda baca (titik, tanya, atau seru) yang paling sesuai untuk kalimatmu.
  5. Bacakan kalimat yang sudah kamu susun dengan intonasi yang tepat kepada teman atau gurumu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan huruf ini (menunjuk huruf 'a', 'b', 'u')!
  2. Kata apa yang kamu tahu diawali huruf 'm'?
  3. Apa bunyi huruf 'i'?
  4. Coba baca kata 'mama'!

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik melafalkan huruf, merangkai kata, dan menyusun kalimat, serta penilaian presentasi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian LKPD menyusun kalimat dengan tanda baca yang tepat dan praktik membaca nyaring teks pendek.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melafalkan bunyi huruf vokal dan konsonan dengan tepat.Pengenalan bunyi huruf2 JPkeimanan dan ketakwaan, komunikasi
2Merangkai suku kata menjadi kata bermakna dengan benar.Merangkai suku kata dan kata2 JPkomunikasi, kreativitas
3Mengidentifikasi dan menggunakan tanda baca titik, tanya, seru.Tanda baca dalam kalimat2 JPkomunikasi, kreativitas
4Menyusun kalimat sederhana dengan tanda baca yang sesuai.Menyusun kalimat2 JPkomunikasi, kreativitas
Halaman 8 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Membaca adalah pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan. Dengan membaca, kita bisa tahu banyak hal, dari cerita seru sampai informasi penting. Mari kita mulai petualangan membaca kita dengan mengenal huruf, kata, dan cara menyusun kalimat yang benar agar kita bisa membaca dengan lancar dan gembira!

1. Mengenal Huruf Vokal dan Konsonan
Ada dua jenis huruf dalam alfabet kita, yaitu huruf vokal dan huruf konsonan. Huruf vokal itu ada lima: a, i, u, e, o. Bunyi huruf vokal bisa berdiri sendiri dan sangat jelas. Sedangkan huruf konsonan adalah huruf selain vokal, seperti b, c, d, f, g, h, dan seterusnya. Huruf konsonan biasanya membutuhkan bantuan huruf vokal untuk bisa berbunyi dengan jelas. Mari kita lafalkan bersama bunyi setiap huruf agar kita semakin mahir membaca.

2. Merangkai Suku Kata Menjadi Kata
Setelah mengenal huruf, kita bisa menggabungkan beberapa huruf menjadi suku kata. Contohnya, huruf 'b' dan 'u' menjadi suku kata 'bu'. Lalu, kita bisa menggabungkan suku kata menjadi kata. Misalnya, suku kata 'bu' dan 'ku' menjadi kata 'buku'. Kata adalah kumpulan suku kata yang memiliki arti. Dengan merangkai suku kata, kita bisa membaca banyak kata baru setiap hari!

3. Membaca Kata-Kata Sederhana
Membaca kata sederhana adalah langkah penting selanjutnya. Kita bisa mulai dengan kata-kata yang sering kita dengar atau lihat, seperti 'mama', 'papa', 'bola', 'susu', 'roti'. Saat membaca, perhatikan setiap huruf dan suku kata agar tidak salah bunyi. Latihlah membaca kata-kata ini berulang-ulang sampai lancar. Semakin sering berlatih, semakin cepat kita bisa membaca berbagai kata.

4. Memahami Tanda Baca Titik (.)
Tanda baca titik (.) digunakan di akhir sebuah kalimat pernyataan. Kalimat pernyataan adalah kalimat yang memberitahukan sesuatu. Contoh: 'Ini buku saya.' Tanda titik memberitahu kita bahwa kalimat itu sudah selesai. Saat membaca, jika kita melihat tanda titik, kita harus berhenti sebentar sebelum melanjutkan membaca kalimat berikutnya.

5. Memahami Tanda Baca Tanya (?)
Tanda baca tanya (?) digunakan di akhir sebuah kalimat pertanyaan. Kalimat pertanyaan adalah kalimat yang ingin mencari tahu sesuatu. Contoh: 'Siapa namamu?' Saat membaca kalimat dengan tanda tanya, intonasi suara kita biasanya akan naik di akhir kalimat, seolah-olah kita sedang bertanya. Tanda tanya ini sangat penting agar orang tahu kita sedang bertanya.

6. Memahami Tanda Baca Seru (!)
Tanda baca seru (!) digunakan di akhir sebuah kalimat perintah atau kalimat yang menunjukkan ekspresi terkejut, senang, marah, atau sedih. Contoh: 'Ambil bukumu!', 'Wah, indahnya!', 'Aduh, sakit sekali!' Saat membaca kalimat dengan tanda seru, kita harus membacanya dengan intonasi yang lebih kuat atau bersemangat, sesuai dengan perasaan yang ingin disampaikan.

7. Menyusun Kalimat Sederhana
Kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki arti lengkap. Kita bisa menyusun kalimat sederhana dari beberapa kata yang sudah kita kenal. Misalnya, dari kata 'ayah', 'membaca', dan 'koran', kita bisa membuat kalimat 'Ayah membaca koran.' Ingat, setiap kalimat harus diawali dengan huruf besar dan diakhiri dengan tanda baca yang sesuai (titik, tanya, atau seru).

Rangkuman: Membaca permulaan dimulai dengan mengenal huruf vokal dan konsonan, lalu merangkai suku kata menjadi kata bermakna. Setelah itu, kita belajar membaca kata-kata sederhana dan memahami pentingnya tanda baca titik, tanya, dan seru di akhir kalimat. Dengan berlatih menyusun kalimat dan menggunakan tanda baca yang tepat, kita akan semakin lancar dan percaya diri dalam membaca.

Halaman 9 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
VokalHuruf a, i, u, e, o
KonsonanHuruf selain vokal
Suku kataGabungan huruf yang membentuk satu bunyi
KataGabungan suku kata yang memiliki arti
KalimatGabungan kata yang memiliki arti lengkap
IntonasiNada suara saat berbicara atau membaca
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Membaca Permulaan" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Membaca Permulaan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Membaca Permulaan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IPeta Konsep
Membaca PermulaanMengenal Huruf Vokal dan KonsonanMerangkai Suku Kata Menjadi KataMembaca Kata-Kata SederhanaMemahami Tanda Baca Titik (.)Memahami Tanda Baca Tanya (?)
Dari sub-bab Membaca PermulaanHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKomunikasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Membaca Permulaan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membaca Permulaan pada Bahasa Indonesia MI, Fase A, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Membaca Permulaan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas I MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Membaca Permulaan ini gratis?

Ya. Modul Membaca Permulaan untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Membaca Permulaan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Membaca Permulaan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membaca Permulaan dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Membaca Permulaan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membaca Permulaan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membaca Permulaan untuk Bahasa Indonesia kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Membaca Permulaan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membaca Permulaan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Membaca Permulaan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.