MIKelas IFase A

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas I
Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kita telah belajar banyak hal seru di Matematika! Kita mengenal bangun datar seperti lingkaran, persegi, segitiga, dan persegi panjang yang ada di mana-mana. Kita juga belajar tentang pola bilangan yang punya aturan rahasia. Selain itu, kita bisa mengukur panjang dan berat benda menggunakan jengkal, pensil, atau hanya dengan merasakan di tangan. Semua ini membuat kita lebih teliti dan mengerti dunia di sekitar kita.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat
Matematika · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat
Matematika · Fase A · Kelas I · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasA / I
Materi PokokBangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa bentuk benda di sekitar dan dapat membilang sampai 20.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menunjukkan sikap jujur dan bertanggung jawab saat mengukur panjang dan berat benda, sesuai ajaran agama.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membandingkan karakteristik bangun datar serta pola bilangan dengan cermat.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik dapat membuat pola bilangan sederhana dan mengaplikasikan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBilangan, Aljabar, Geometri, Pengukuran, Analisis Data dan Peluang
Rumusan CP FasePada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman mengenai bangun datar, pola bilangan sederhana, serta dapat melakukan pengukuran panjang dan berat benda menggunakan satuan tidak baku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBangun datar adalah bentuk dua dimensi seperti lingkaran, segitiga, atau persegi yang memiliki sisi dan sudut.
KonseptualPola bilangan adalah susunan bilangan yang berurutan dengan aturan tertentu, sementara pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan ukur.
ProseduralPeserta didik akan mengidentifikasi bangun datar, membuat pola bilangan dengan aturan sederhana, dan melakukan pengukuran panjang serta berat menggunakan alat ukur tidak baku.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami bentuk dan ukuran benda di sekitar untuk memecahkan masalah sehari-hari.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaPeserta didik bersyukur kepada Allah SWT atas ciptaan-Nya berupa berbagai bentuk dan ukuran benda di alam semesta.
2. Cinta IlmuPeserta didik menunjukkan semangat ingin tahu dan tekun dalam mengidentifikasi bangun datar serta melakukan pengukuran.
3. Cinta LingkunganPeserta didik menjaga kerapian alat dan bahan belajar, serta tidak merusak benda-benda saat melakukan pengukuran.
4. Cinta Diri dan SesamaPeserta didik bekerja sama dengan teman dalam kelompok, saling membantu dan menghargai pendapat satu sama lain.
5. Cinta Tanah AirPeserta didik bangga menggunakan benda-benda hasil karya bangsa Indonesia untuk belajar matematika.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan benda-benda di kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk bangun datar (persegi, segitiga, lingkaran, persegi panjang) dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan benda konkret, peserta didik dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan bentuknya dengan benar.
  3. Melalui aktivitas menyusun benda, peserta didik dapat membuat pola bilangan sederhana (misalnya pola 2, 4, 6) dengan runtut.
  4. Dengan alat ukur tidak baku, peserta didik dapat mengukur panjang benda di sekitar dengan teliti.
  5. Dengan alat ukur tidak baku, peserta didik dapat membandingkan berat dua benda dengan tepat.
Halaman 2 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bentuk, pola, dan ukuran benda di sekitar membantu kita mengenali dunia, memecahkan masalah sederhana, dan berinteraksi lebih baik dengan lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu mana benda yang lebih panjang atau lebih berat, dan apa saja bentuk-bentuk benda yang ada di sekitar kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyebutkan nama bangun datar dan hasil pengukuran dengan kosakata yang tepat.
Seni Budaya: Peserta didik membuat karya seni sederhana dengan menggabungkan berbagai bentuk bangun datar.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik diajarkan untuk bersyukur atas ciptaan Allah yang beragam bentuk dan ukuran.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membimbing peserta didik mengukur benda-benda sederhana di rumah menggunakan satuan tidak baku.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas dan halaman sekolah dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk mengidentifikasi bangun datar dan melakukan pengukuran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalVideo animasi tentang bangun datar dan pola bilangan ditayangkan untuk menarik minat dan memvisualisasikan konsep kepada peserta didik.
Halaman 3 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan benda-benda di kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk bangun datar (persegi, segitiga, lingkaran, persegi panjang) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Bentuk: Guru menunjukkan kartu gambar bangun datar (persegi, lingkaran, segitiga, persegi panjang) dan peserta didik menyebutkan namanya dengan cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menunjukkan berbagai benda di kelas (buku, jam dinding, penggaris, kotak pensil) dan bertanya 'Bentuk apa ini?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal bangun datar dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa tahu mana benda yang berbentuk lingkaran atau persegi?' agar peserta didik sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang bentuk-bentuk bangun datar dalam kehidupan sehari-hari (misalnya roda sepeda, atap rumah, jendela).
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati benda-benda di sekitar kelas dan mengidentifikasi bentuk-bentuk yang mirip dengan yang ada di video.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok mencari benda-benda di kelas yang menyerupai bangun datar (misalnya buku seperti persegi panjang, jam dinding seperti lingkaran).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mempresentasikan benda-benda yang mereka temukan dan menyebutkan bentuk bangun datarnya.
  2. Pembuktian: Guru memberikan kartu bergambar bangun datar dan meminta peserta didik mencocokkan benda yang ditemukan dengan kartu bangun datar yang sesuai.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk memastikan setiap benda dicocokkan dengan bentuk yang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama guru menyimpulkan nama dan ciri-ciri sederhana dari bangun datar yang telah dipelajari (persegi, segitiga, lingkaran, persegi panjang).
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan penemuan peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan dengan menunjukkan contoh lain bangun datar di lingkungan luar kelas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali materi bangun datar yang dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas kerja keras mereka dan mengajak bernyanyi lagu 'Aku Anak Hebat' untuk menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah sederhana dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menggunakan benda konkret, peserta didik dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan bentuknya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Pegang Bentuk: Guru menyebutkan nama bangun datar (misalnya 'lingkaran!'), peserta didik mencari benda berbentuk itu di sekitar lalu memegangnya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya 'Siapa yang ingat bentuk-bentuk apa saja yang kita pelajari kemarin?' untuk mengaitkan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengelompokkan bangun datar dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita memisahkan benda-benda yang bentuknya berbeda?' agar peserta didik sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan sekumpulan benda dengan berbagai bentuk bangun datar (misalnya beberapa persegi, beberapa lingkaran, beberapa segitiga) yang tercampur di dalam sebuah keranjang. Guru bertanya, 'Bagaimana cara kita merapikan benda-benda ini agar semua yang sama bentuknya berkumpul?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil dan meminta setiap kelompok berdiskusi tentang cara mengelompokkan benda-benda tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diberikan keranjang berisi benda-benda campur. Peserta didik secara mandiri mulai mengelompokkan benda-benda ke dalam wadah terpisah sesuai bentuk bangun datarnya.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menunjukkan hasil pengelompokan mereka dan menjelaskan mengapa mereka mengelompokkannya seperti itu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik bersama-sama memeriksa hasil pengelompokan setiap kelompok, memberikan umpan balik, dan memperbaiki jika ada kekeliruan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengidentifikasi dan mengelompokkan benda berdasarkan bentuknya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru mengapresiasi kerja sama kelompok dan kerapian hasil kerja.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara mengelompokkan bangun datar.
  2. Guru memberikan pujian kepada setiap kelompok atas kerja samanya dan mengajak melakukan tepuk semangat untuk suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tantangan untuk mencari benda-benda berbentuk bangun datar di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · AYO BERHITUNG!Ayo Mengukur dan Berpola!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bangun datar, membuat pola bilangan, dan mengukur panjang benda.

Alat & bahan: Buku, pensil, penghapus, krayon, kertas, benda-benda di kelas (meja, kursi, papan tulis), jengkal tangan, korek api

Langkah kerja:

  1. Amati bangun datar berikut dan warnai sesuai petunjuk: lingkaran merah, persegi biru, segitiga hijau, persegi panjang kuning.
  2. Lanjutkan pola gambar atau angka berikut ini dengan menggambar atau menuliskan suku berikutnya.
    ?
    Gambar 1. Pola
  3. Pilihlah tiga benda di kelasmu. Ukurlah panjang setiap benda menggunakan jengkal tanganmu atau pensilmu.
  4. Catatlah hasil pengukuranmu pada tabel yang tersedia.
  5. Lingkari benda yang paling panjang dari hasil pengukuranmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Benda apa saja yang berbentuk lingkaran di kelas ini?
  2. Coba sebutkan bilangan setelah 5!
  3. Mana yang lebih panjang, pensil atau penghapusmu?
  4. Apakah semua buku memiliki bentuk yang sama?

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik mengelompokkan bangun datar dan melakukan pengukuran panjang dengan satuan tidak baku.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengidentifikasi bangun datar, melanjutkan pola bilangan, dan membandingkan panjang/berat.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bentuk bangun datarBangun Datar3 JPpenalaran kritis
2Mengelompokkan bangun datarBangun Datar3 JPpenalaran kritis
3Mengukur panjang benda dengan satuan tidak bakuPengukuran Panjang3 JPkreativitas
Halaman 8 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Matematika di kelas 1 MI akan membawa kita menjelajahi dunia bentuk, angka, dan ukuran yang ada di sekitar kita. Kita akan belajar mengenali berbagai bentuk, menemukan pola-pola menarik, dan mencoba mengukur panjang serta berat benda. Semua ini akan membuat kita lebih pintar dan peka terhadap lingkungan.

1. Mengenal Bangun Datar
Bangun datar adalah bentuk-bentuk yang permukaannya rata atau datar. Ada banyak sekali bangun datar di sekitar kita. Contohnya, lantai kelas kita berbentuk persegi panjang, jam dinding berbentuk lingkaran, dan atap rumah bisa berbentuk segitiga. Ada juga bangun datar yang disebut persegi, di mana semua sisinya sama panjang. Dengan mengenal bangun datar, kita bisa mendeskripsikan benda-benda di sekitar kita dengan lebih baik. Setiap bangun datar punya ciri khasnya sendiri.

2. Ciri-ciri Bangun Datar
Setiap bangun datar punya ciri khas. Lingkaran tidak punya sudut dan sisinya melengkung. Persegi punya empat sisi yang sama panjang dan empat sudut siku-siku. Persegi panjang punya empat sisi, tapi sisi yang berhadapan saja yang sama panjang, dan punya empat sudut siku-siku. Segitiga punya tiga sisi dan tiga sudut. Mengenali ciri-ciri ini membantu kita membedakan satu bangun datar dengan yang lain. Kita bisa bermain tebak-tebakan bentuk dengan teman-teman.

3. Pola Bilangan Sederhana
Pola bilangan adalah susunan angka yang beraturan. Ada aturan atau 'rahasia' di balik setiap pola. Misalnya, pola 1, 2, 3, 4, ... adalah pola bilangan yang selalu bertambah satu. Ada juga pola 2, 4, 6, 8, ... yang selalu bertambah dua. Kita bisa membuat pola bilangan dengan benda-benda, seperti menyusun kelereng: satu kelereng, lalu dua kelereng, lalu tiga kelereng. Menemukan pola itu seperti menemukan harta karun!

4. Mengukur Panjang Benda
Mengukur panjang artinya membandingkan panjang suatu benda dengan alat ukur. Untuk kelas 1, kita bisa menggunakan alat ukur tidak baku, yaitu alat ukur yang hasilnya bisa berbeda-beda tergantung siapa yang mengukur. Contohnya jengkal tangan (jarak dari ujung jempol sampai ujung kelingking), langkah kaki, atau pensil. Misalnya, panjang meja bisa 5 jengkal tanganmu atau 3 pensil. Penting untuk mengukur dengan teliti dan jujur.

5. Membandingkan Panjang Benda
Setelah mengukur, kita bisa membandingkan panjang dua benda atau lebih. Mana yang lebih panjang? Mana yang lebih pendek? Misalnya, jika pensilmu 7 jengkal dan penghapusmu 3 jengkal, berarti pensilmu lebih panjang dari penghapus. Membandingkan panjang membantu kita memahami ukuran relatif benda di sekitar kita. Kita bisa mengurutkan benda dari yang terpendek sampai terpanjang.

6. Mengukur Berat Benda
Mengukur berat artinya membandingkan seberapa berat suatu benda. Untuk kelas 1, kita bisa menggunakan cara sederhana, yaitu dengan mengangkat atau menimbang benda di tangan kita. Kita bisa merasakan mana benda yang lebih berat dan mana yang lebih ringan. Misalnya, sebuah buku akan terasa lebih berat daripada sebuah pensil. Kita bisa menggunakan timbangan sederhana dari gantungan baju dan kantong plastik untuk membandingkan berat dua benda.

7. Membandingkan Berat Benda
Sama seperti panjang, kita juga bisa membandingkan berat benda. Mana yang lebih berat? Mana yang lebih ringan? Misalnya, tas sekolahmu pasti lebih berat daripada kotak pensilmu. Mengapa begitu? Karena di dalam tas ada banyak buku dan alat tulis. Dengan membandingkan berat, kita bisa memilih benda yang sesuai untuk dibawa atau digunakan. Ini adalah keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkuman: Kita telah belajar banyak hal seru di Matematika! Kita mengenal bangun datar seperti lingkaran, persegi, segitiga, dan persegi panjang yang ada di mana-mana. Kita juga belajar tentang pola bilangan yang punya aturan rahasia. Selain itu, kita bisa mengukur panjang dan berat benda menggunakan jengkal, pensil, atau hanya dengan merasakan di tangan. Semua ini membuat kita lebih teliti dan mengerti dunia di sekitar kita.

Halaman 9 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Bangun DatarBentuk dua dimensi dengan permukaan rata.
Pola BilanganSusunan angka yang beraturan dengan aturan tertentu.
PengukuranKegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan ukur.
Jengkal TanganSatuan panjang tidak baku dari ujung jempol ke ujung kelingking.
PersegiBangun datar dengan empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat" mata pelajaran Matematika Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IPeta Konsep
Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta BeratMengenal Bangun DatarCiri-ciri Bangun DatarPola Bilangan SederhanaMengukur Panjang BendaMembandingkan Panjang Benda
Dari sub-bab Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta BeratHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat pada Matematika MI, Fase A, elemen Bilangan, Aljabar, Geometri, Pengukuran, Analisis Data dan Peluang.

Modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat untuk Matematika kelas I.

Apakah modul ajar Matematika materi Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini gratis?

Ya. Modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat untuk Matematika kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta Berat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.