Modul Ajar & RPP Matematika Kelas I
Penjumlahan dan Pengurangan Dasar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Penjumlahan dan Pengurangan Dasar |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal konsep bilangan cacah sampai dengan 20 dan dapat menghitung benda-benda sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat akal untuk belajar berhitung sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu mengidentifikasi informasi penting dari masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. - kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik aktif berbagi ide dan bekerja sama dengan teman untuk menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, termasuk melakukan penjumlahan dan pengurangan, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Penjumlahan dan pengurangan dasar dapat ditemukan dalam aktivitas sehari-hari seperti menghitung jumlah mainan atau sisa permen. |
| Konseptual | Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua kelompok benda atau lebih, sedangkan pengurangan adalah proses mengambil sebagian dari suatu kelompok benda. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menjumlahkan dan mengurangkan bilangan cacah menggunakan benda konkret atau gambar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami penjumlahan dan pengurangan dasar membantu mereka menyelesaikan masalah hitung dalam kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas karunia akal yang memungkinkan kita belajar berhitung dan memahami ilmu matematika. |
| 2. Cinta Ilmu | Menunjukkan semangat tinggi dan rasa ingin tahu saat belajar konsep penjumlahan dan pengurangan serta mencoba menyelesaikan soal. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menggunakan benda-benda di sekitar kelas dengan bertanggung jawab dan merapikannya kembali setelah selesai belajar berhitung. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dengan teman sekelompok untuk menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan dengan saling membantu dan menghargai ide. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenali bahwa berhitung itu penting untuk kehidupan sehari-hari di Indonesia, seperti menghitung uang belanja atau jumlah anggota keluarga. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati gambar dan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana dengan tepat.
- Melalui penggunaan benda konkret, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dua bilangan cacah sampai 20 dengan hasil yang benar.
- Dengan menggunakan media gambar, peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita sederhana tentang penjumlahan sampai 20 secara mandiri.
- Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan dua bilangan cacah sampai 20 dengan sisa yang tepat.
- Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita sederhana tentang pengurangan sampai 20 secara kolaboratif.
- Setelah mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menyajikan hasil penjumlahan dan pengurangan dasar menggunakan benda konkret atau gambar dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami penjumlahan dan pengurangan dasar adalah kunci untuk menyelesaikan banyak masalah sehari-hari, seperti menghitung belanjaan atau membagi kue, serta menjadi fondasi penting untuk belajar matematika lebih lanjut.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu tahu cara menghitung jumlah mainan atau berapa sisa biskuit kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi informasi dari soal cerita matematika dan menyajikannya secara lisan. Pendidikan Agama Islam: Menghitung jumlah rakaat salat atau jumlah tasbih sebagai bentuk ibadah dan syukur kepada Allah. Seni Budaya: Membuat kolase angka atau gambar yang menunjukkan operasi penjumlahan dan pengurangan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing peserta didik menghitung benda-benda sederhana di rumah dan menceritakan kegiatan berhitung sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan sudut berhitung yang berisi benda-benda konkret dan kartu angka untuk eksplorasi mandiri peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi atau game edukasi sederhana tentang penjumlahan dan pengurangan di tablet sekolah atau komputer untuk latihan interaktif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati gambar dan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Angka: Guru menyebut angka 1-5, peserta didik tepuk tangan sejumlah angka yang disebut. Jika angka 0, tidak tepuk tangan. Melatih fokus dan pengenalan angka.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui penggunaan benda konkret, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dua bilangan cacah sampai 20 dengan hasil yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Jumlah Jari: Guru menunjukkan beberapa jari, peserta didik menebak jumlahnya. Melatih konsentrasi dan menghitung cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan menggunakan gambar dengan tepat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Matematika itu seru dan ada di sekitar kita! Mari belajar berhitung dengan mudah dan menyenangkan.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, krayon, kancing atau balok kecil (opsional)
Langkah kerja:
- Hitung 4 + 6 dengan bantuan bulatan pada gambar, lalu tulis hasilnya.
Gambar 1. Bingkai sepuluh - Amati gambar berikut dengan cermat dan pahami ceritanya!
- Gunakan kancing atau gambar untuk menyelesaikan soal penjumlahan.
- Gunakan kancing atau coret gambar untuk menyelesaikan soal pengurangan.
- Tuliskan jawabanmu pada kolom yang tersedia dengan rapi.
- Warnai gambar-gambar di LKPD agar lebih menarik!
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Berapa jumlah jari di tangan kananmu?
- Jika kamu punya 3 permen, lalu temanmu memberimu 2 permen lagi, berapa permenmu sekarang?
- Jika kamu punya 5 pensil, lalu 1 pensil hilang, berapa sisa pensilmu?
- Coba hitung ada berapa buku di mejamu?
Formatif (proses): Observasi saat kerja kelompok dalam menyelesaikan LKPD dan partisipasi aktif dalam diskusi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai tentang penjumlahan dan pengurangan dasar.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana | Konsep penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Melakukan operasi penjumlahan dua bilangan cacah sampai 20 | Teknik penjumlahan menggunakan benda konkret. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melakukan operasi pengurangan dua bilangan cacah sampai 20 | Teknik pengurangan menggunakan benda konkret. | 2 JP | penalaran kritis |
Matematika itu seru dan ada di sekitar kita! Mari belajar berhitung dengan mudah dan menyenangkan. Kita akan belajar cara menambahkan benda dan mengurangi benda, seperti saat kita bermain atau berbagi makanan. Penjumlahan dan pengurangan dasar adalah kunci untuk menjadi pintar berhitung.
1. Apa itu Penjumlahan?
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih menjadi satu. Hasilnya akan menjadi lebih banyak. Contohnya, jika kamu punya 2 apel, lalu ayah memberimu 3 apel lagi, maka apelmu akan bertambah banyak. Kita menggunakan simbol tambah (+) untuk penjumlahan dan simbol sama dengan (=) untuk hasilnya. Jadi, 2 + 3 = 5. Kita bisa menggunakan jari, kelereng, atau gambar untuk membantu menghitung penjumlahan.
2. Menghitung Penjumlahan dengan Benda Konkret
Untuk menjumlahkan, kita bisa menggunakan benda-benda di sekitar kita. Misalnya, kamu punya 4 kelereng merah dan 2 kelereng biru. Gabungkan semua kelereng itu. Hitung satu per satu: 1, 2, 3, 4, 5, 6. Jadi, 4 + 2 = 6 kelereng. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk memahami konsep penambahan. Pastikan kamu menghitungnya dengan teliti agar tidak ada yang terlewat.
3. Apa itu Pengurangan?
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari suatu kelompok. Hasilnya akan menjadi lebih sedikit atau mencari sisanya. Contohnya, kamu punya 7 kue, lalu kamu makan 2 kue. Maka kuemu akan berkurang. Kita menggunakan simbol kurang (-) untuk pengurangan dan simbol sama dengan (=) untuk hasilnya. Jadi, 7 - 2 = 5. Pengurangan membantu kita mengetahui berapa sisa benda yang kita miliki.
4. Menghitung Pengurangan dengan Benda Konkret
Sama seperti penjumlahan, pengurangan juga bisa dihitung dengan benda konkret. Misalnya, kamu punya 8 pensil. Lalu, kamu memberikan 3 pensil kepada temanmu. Ambil 3 pensil itu. Sekarang hitung sisa pensilmu: 1, 2, 3, 4, 5. Jadi, 8 - 3 = 5 pensil. Latihan dengan benda-benda ini akan membuatmu semakin mahir dalam pengurangan.
5. Penjumlahan dan Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Penjumlahan dan pengurangan sangat berguna dalam kehidupan kita. Saat membeli jajan, kita menjumlahkan harga barang. Saat berbagi makanan, kita mengurangkan jumlahnya. Bahkan saat bermain pun, kita sering berhitung. Misalnya, 'Aku punya 5 mobil-mobilan, lalu adikku meminjam 2. Berapa sisa mobil-mobilanku?' Ini adalah contoh sederhana bagaimana berhitung selalu ada di sekitar kita.
6. Memahami Soal Cerita
Soal cerita adalah masalah matematika yang disampaikan dalam bentuk cerita. Untuk menyelesaikannya, pertama, baca ceritanya baik-baik. Kedua, cari tahu apakah itu soal penjumlahan (bertambah) atau pengurangan (berkurang). Ketiga, hitung dengan teliti. Keempat, tulis jawabannya. Contoh: 'Siti punya 6 bunga di pot. Dia memetik 2 bunga lagi dari taman. Berapa jumlah bunga Siti sekarang?' Ini adalah soal penjumlahan.
7. Pentingnya Ketelitian dalam Berhitung
Dalam penjumlahan dan pengurangan, ketelitian sangat penting. Satu kesalahan kecil saat menghitung bisa membuat hasil akhir menjadi salah. Biasakan untuk memeriksa kembali hitunganmu. Gunakan jari, benda, atau gambar untuk memastikan kamu tidak salah hitung. Dengan latihan yang rajin dan teliti, kamu akan menjadi ahli berhitung yang hebat!
Rangkuman: Penjumlahan adalah menggabungkan benda menjadi lebih banyak, menggunakan simbol (+). Pengurangan adalah mengambil sebagian benda sehingga sisanya lebih sedikit, menggunakan simbol (-). Keduanya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dihitung menggunakan benda konkret atau gambar. Memahami soal cerita memerlukan ketelitian dalam mengidentifikasi apakah itu penjumlahan atau pengurangan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Penjumlahan | Proses menggabungkan dua bilangan atau lebih. |
| Pengurangan | Proses mengambil sebagian dari suatu bilangan atau mencari selisihnya. |
| Bilangan cacah | Bilangan bulat positif termasuk nol (0, 1, 2, 3, ...). |
| Benda konkret | Benda nyata yang dapat dilihat dan dipegang untuk membantu belajar. |
| Soal cerita | Masalah matematika yang disajikan dalam bentuk narasi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penjumlahan dan Pengurangan Dasar" mata pelajaran Matematika Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Penjumlahan dan Pengurangan Dasar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ayo Membilang sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenjumlahan sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengurangan sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal BentukModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Ayo Membilang sampai dengan 20Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenjumlahan dan Pengurangan sampai dengan 20Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengukur Panjang BendaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal DiagramModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Matematika lain yang sudah tersedia
Cerita PenguranganMatematika Kelas I MIPenjumlahan sampai 10Matematika Kelas I MIBangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta BeratMatematika Kelas I MILihat semua Modul Ajar Matematika Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar pada Matematika MI, Fase A, elemen Bilangan.
Modul Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas I MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini gratis?
Ya. Modul Penjumlahan dan Pengurangan Dasar untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penjumlahan dan Pengurangan Dasar dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penjumlahan dan Pengurangan Dasar untuk Matematika kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penjumlahan dan Pengurangan Dasar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.