Modul Ajar & RPP Matematika Kelas I
Mengukur Panjang Benda
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Mengukur Panjang Benda |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengenal benda-benda di sekitar dan dapat membandingkan dua objek berdasarkan panjangnya secara visual. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat Allah dengan merawat benda-benda di sekitar yang dapat diukur. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah pengukuran panjang benda menggunakan satuan tidak baku dengan cermat. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik menggunakan berbagai benda di sekitar sebagai alat ukur tidak baku untuk memecahkan masalah pengukuran.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan dan Aljabar |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai dengan 100, termasuk melakukan pengukuran panjang menggunakan satuan tidak baku. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Panjang adalah salah satu sifat benda yang dapat diukur, seperti panjang meja atau pensil. |
| Konseptual | Panjang benda dapat diukur menggunakan satuan tidak baku seperti jengkal, depa, atau korek api. |
| Prosedural | Langkah-langkah mengukur panjang benda meliputi menempelkan alat ukur tidak baku dari ujung ke ujung benda dan menghitung jumlahnya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemilihan alat ukur tidak baku yang berbeda dapat menghasilkan angka pengukuran yang berbeda pula. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Peserta didik menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas ciptaan-Nya yang beragam ukuran dengan merawat benda-benda yang diukur. |
| 2. Cinta Ilmu | Peserta didik antusias mencari tahu dan mencoba berbagai cara mengukur panjang benda, menunjukkan semangat ingin tahu yang tinggi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Peserta didik menjaga kerapian dan kebersihan alat serta benda yang digunakan untuk mengukur, tidak merusak lingkungan belajar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peserta didik bekerja sama dengan teman saat mengukur benda, saling membantu dan menghargai pendapat satu sama lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Peserta didik menggunakan benda-benda khas Indonesia seperti lidi atau jengkal sebagai alat ukur, menghargai kearifan lokal dalam pembelajaran. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, peserta didik dapat membandingkan panjang dua benda dengan istilah 'lebih panjang', 'lebih pendek', atau 'sama panjang' secara tepat.
- Dengan menggunakan benda-benda di sekitar, peserta didik dapat mengurutkan tiga benda atau lebih berdasarkan panjangnya dari yang terpendek hingga terpanjang dengan benar.
- Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai alat ukur panjang tidak baku (misalnya jengkal, pensil, lidi) dengan tepat.
- Setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat mengukur panjang benda di sekitar menggunakan satuan tidak baku dengan teliti dan cermat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan hasil pengukuran panjang benda menggunakan satuan tidak baku dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Mengukur panjang benda membantu kita memahami sifat-sifat benda di sekitar dan membandingkannya, serta berguna dalam kehidupan sehari-hari seperti saat merapikan barang.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tahu benda mana yang lebih panjang tanpa harus menempelkannya satu sama lain?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar menggunakan kosakata yang tepat seperti 'lebih panjang', 'lebih pendek', 'sama panjang', 'jengkal', 'depa'. Seni Budaya dan Prakarya: Peserta didik dapat membuat alat ukur tidak baku sederhana dari kertas atau kardus bekas untuk mengukur benda. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik mencari benda-benda di rumah untuk diukur dengan satuan tidak baku sebagai tindak lanjut pembelajaran. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang ditata agar benda-benda mudah diakses dan digunakan sebagai objek atau alat ukur, serta lingkungan madrasah sebagai sumber benda-benda untuk diukur. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tayangan video singkat tentang cara mengukur panjang benda dengan satuan tidak baku untuk memvisualisasikan konsep kepada peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, peserta didik dapat membandingkan panjang dua benda dengan istilah 'lebih panjang', 'lebih pendek', atau 'sama panjang' secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Panjang-Pendek: Guru menyebutkan 'panjang' atau 'pendek'. Jika 'panjang', peserta didik merentangkan tangan. Jika 'pendek', peserta didik mendekatkan tangan. Lakukan dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inkuiri |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menggunakan benda-benda di sekitar, peserta didik dapat mengurutkan tiga benda atau lebih berdasarkan panjangnya dari yang terpendek hingga terpanjang dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Panjang: Guru menunjukkan tiga benda (misalnya buku, pensil, dan kotak pensil). Peserta didik menebak urutan panjangnya dari terpendek ke terpanjang dengan mengangkat tangan. Lalu guru membuktikan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengukur panjang berbagai benda menggunakan satuan tidak baku dengan teliti.
Alat & bahan: Pensil, buku, meja, penghapus, lidi, jengkal tangan, klip kertas
Langkah kerja:
- Panjang pita pada gambar adalah 8 cm. Ukurlah dua benda di sekitarmu dengan penggaris, lalu bandingkan panjangnya dengan pita itu.
Gambar 1. Penggaris - Ambillah sebuah pensil dan letakkan di samping gambar pensil di bawah ini.
- Ukurlah panjang pensilmu menggunakan klip kertas. Tempelkan klip kertas dari ujung pensil sampai ujung lainnya. Berapa banyak klip kertas yang kamu butuhkan?
- Ulangi langkah 2 untuk mengukur panjang buku dan penghapus menggunakan klip kertas.
- Sekarang, ukurlah panjang mejamu menggunakan jengkal tanganmu. Tempelkan jengkal tanganmu dari satu ujung meja ke ujung lainnya. Berapa jengkal panjang mejamu?
- Tuliskan hasil pengukuranmu pada tabel di bawah ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba sebutkan 3 benda yang ada di kelas ini!
- Mana yang lebih panjang, pensil atau penghapus?
- Jika ada 3 buah lidi, bagaimana cara kamu menyusunnya dari yang terpendek?
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik melakukan kegiatan membandingkan, mengurutkan, dan mengukur benda menggunakan satuan tidak baku di setiap pertemuan.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan mengukur panjang benda.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membandingkan panjang dua benda dengan istilah 'lebih panjang', 'lebih pendek', atau 'sama panjang'. | Membandingkan panjang benda | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengurutkan tiga benda atau lebih berdasarkan panjangnya dari yang terpendek hingga terpanjang. | Mengurutkan panjang benda | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengukur panjang benda di sekitar menggunakan satuan tidak baku (jengkal, depa, pensil, lidi). | Mengukur panjang benda dengan satuan tidak baku | 2 JP | kreativitas |
Anak-anak, tahukah kalian bahwa setiap benda di sekitar kita memiliki ukuran panjang yang berbeda-beda? Ada pensil yang panjang, ada pula penghapus yang pendek. Bagaimana cara kita tahu panjangnya? Mari kita belajar mengukur panjang benda menggunakan cara yang seru dan mudah!
1. Mengenal Panjang Benda
Setiap benda di dunia ini punya ukuran. Ada yang tinggi, ada yang rendah. Ada yang lebar, ada yang sempit. Salah satu ukurannya adalah panjang. Misalnya, pensilmu punya panjang, bukumu juga punya panjang. Kita bisa melihat dan merasakan perbedaan panjang ini. Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang sempurna, dan kita dapat mempelajarinya dengan mengamati ciptaan-Nya.
2. Membandingkan Panjang Benda
Ketika kita punya dua benda, kita bisa membandingkan panjangnya. Kita bisa bilang benda A 'lebih panjang dari' benda B, atau benda A 'lebih pendek dari' benda B. Kadang-kadang, dua benda bisa 'sama panjang'. Cara paling mudah membandingkannya adalah dengan menempelkan kedua benda dari salah satu ujungnya. Pastikan ujungnya sejajar agar perbandingannya adil dan tepat.
3. Mengurutkan Panjang Benda
Jika kita punya banyak benda, kita bisa mengurutkannya. Kita bisa mengurutkan dari yang paling pendek ke yang paling panjang, atau sebaliknya. Caranya mirip dengan membandingkan. Kita susun semua benda dengan satu ujungnya sejajar, lalu kita lihat mana yang paling pendek, lalu yang sedikit lebih panjang, sampai yang paling panjang. Ini seperti berbaris, yang paling pendek di depan dan yang paling panjang di belakang.
4. Apa itu Satuan Tidak Baku?
Untuk tahu 'berapa' panjang suatu benda, kita perlu mengukurnya. Mengukur berarti membandingkan panjang benda dengan alat ukur. Ada alat ukur yang baku seperti penggaris, tapi ada juga alat ukur 'tidak baku'. Satuan tidak baku adalah alat ukur yang ukurannya tidak selalu sama untuk setiap orang. Contohnya, jengkal tangan kita semua berbeda-beda panjangnya, kan? Jadi, hasil ukur dengan jengkal tanganmu mungkin beda dengan jengkal tangan temanmu.
5. Contoh Satuan Tidak Baku
Ada banyak benda di sekitar kita yang bisa jadi alat ukur tidak baku. Contohnya: jengkal (dari ibu jari sampai kelingking yang direntangkan), depa (dari ujung tangan kanan sampai ujung tangan kiri yang direntangkan), langkah kaki, pensil, lidi, klip kertas, atau korek api. Kita bisa memilih benda apa saja untuk mengukur, asalkan kita menggunakannya dengan hati-hati dan teliti.
6. Cara Mengukur dengan Satuan Tidak Baku
Untuk mengukur panjang benda dengan satuan tidak baku, ikuti langkah-langkah ini: Pertama, siapkan benda yang akan diukur dan alat ukur tidak bakumu. Kedua, letakkan alat ukurmu dari salah satu ujung benda. Ketiga, pindahkan alat ukurmu secara berurutan tanpa ada celah, sampai ujung benda yang lain. Keempat, hitung berapa kali alat ukurmu terpakai. Jumlah hitungan itu adalah panjang benda yang diukur dengan satuan tidak bakumu.
7. Pentingnya Ketelitian
Saat mengukur, kita harus teliti dan cermat. Pastikan alat ukur diletakkan dengan rapat tanpa celah dan tidak bertumpuk. Jika kita kurang teliti, hasil pengukurannya bisa salah. Meskipun satuan tidak baku menghasilkan angka yang berbeda-beda, kita tetap perlu berlatih agar bisa mengukur dengan baik dan memahami konsepnya. Mengukur juga melatih kesabaran dan ketekunan kita.
Rangkuman: Mengukur panjang benda adalah kegiatan penting untuk memahami dunia di sekitar kita. Kita bisa membandingkan benda dengan istilah 'lebih panjang', 'lebih pendek', atau 'sama panjang', serta mengurutkannya. Untuk mengetahui 'berapa' panjang benda, kita bisa menggunakan satuan tidak baku seperti jengkal, depa, atau pensil. Penting untuk mengukur dengan teliti agar hasilnya akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Panjang | Ukuran suatu benda dari satu ujung ke ujung lainnya. |
| Satuan tidak baku | Alat ukur yang hasilnya bisa berbeda-beda tergantung orang atau benda yang mengukur. |
| Jengkal | Ukuran panjang dari ujung ibu jari sampai ujung kelingking tangan yang direntangkan. |
| Depa | Ukuran panjang dari ujung tangan kiri sampai ujung tangan kanan yang direntangkan. |
| Teliti | Melakukan sesuatu dengan cermat dan hati-hati, tidak terburu-buru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengukur Panjang Benda" mata pelajaran Matematika Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Mengukur Panjang Benda yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ayo Membilang sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenjumlahan sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengurangan sampai dengan 10Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal BentukModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Ayo Membilang sampai dengan 20Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenjumlahan dan Pengurangan sampai dengan 20Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Bangun Datar, Pola Bilangan, dan Pengukuran Panjang serta BeratMatematika Kelas I MIBilangan sampai 20Matematika Kelas I MILihat semua Modul Ajar Matematika Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengukur Panjang Benda pada Matematika MI, Fase A, elemen Bilangan dan Aljabar.
Modul Mengukur Panjang Benda ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas I MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Mengukur Panjang Benda ini gratis?
Ya. Modul Mengukur Panjang Benda untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mengukur Panjang Benda ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mengukur Panjang Benda ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengukur Panjang Benda dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengukur Panjang Benda ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengukur Panjang Benda tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengukur Panjang Benda untuk Matematika kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengukur Panjang Benda ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengukur Panjang Benda beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Mengukur Panjang Benda yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.