MTsKelas IXFase D📘 Bab 1.1Semester 1

Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Sistem Koordinasi Manusia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sistem koordinasi manusia adalah jaringan terpadu yang terdiri dari sistem saraf, endokrin, dan indra. Sistem saraf mengatur respons cepat melalui impuls listrik, sedangkan sistem endokrin mengatur respons lambat melalui hormon. Sistem indra berfungsi sebagai penerima rangsangan dari lingkungan. Ketiga sistem ini bekerja sama secara harmonis untuk mengendalikan semua fungsi tubuh, menjaga homeostasis, dan memungkinkan manusia berinteraksi dengan lingkungannya secara efektif.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Koordinasi Manusia
IPA · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Koordinasi Manusia
IPA · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / IX
Materi PokokSistem Koordinasi Manusia
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar sel, jaringan, dan organ sebagai penyusun tubuh makhluk hidup.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
  3. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman IPA
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis struktur serta fungsi sistem organ pada manusia, termasuk sistem koordinasi, serta menerapkan konsep ini dalam menjaga kesehatan tubuh.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSistem koordinasi manusia memungkinkan kita merasakan sakit saat jari tergores atau bereaksi cepat saat ada bahaya.
KonseptualSistem koordinasi bekerja melalui koordinasi sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem indra untuk mengatur dan mengendalikan seluruh aktivitas tubuh.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi bagian-bagian sistem saraf, endokrin, dan indra serta menjelaskan fungsi masing-masing.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya menjaga kesehatan sistem koordinasi dan dampak gaya hidup terhadap fungsinya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari keajaiban penciptaan sistem koordinasi tubuh sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan mensyukurinya dengan menjaga kesehatan.
2. Cinta IlmuMengembangkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk memahami cara kerja sistem koordinasi manusia melalui eksplorasi dan diskusi.
3. Cinta LingkunganMembangun kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyakit yang memengaruhi sistem koordinasi.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan empati terhadap sesama yang mengalami gangguan sistem koordinasi serta saling mendukung dalam menjaga kesehatan bersama.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan pola hidup sehat dan menyebarkan informasi kesehatan tentang sistem koordinasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem saraf pusat dan perifer dengan tepat.
  2. Dengan mengamati model anatomi, peserta didik dapat menjelaskan fungsi setiap bagian sistem saraf dalam koordinasi tubuh secara runtut.
  3. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis peran hormon dalam mengatur fungsi tubuh manusia dengan minimal tiga contoh yang benar.
  4. Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis reseptor pada kulit dengan tepat.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis hubungan antara sistem saraf, endokrin, dan indra dalam menjaga keseimbangan tubuh secara jelas.
Halaman 2 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem koordinasi manusia membantu kita menyadari kompleksitas tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan agar organ-organ dapat berfungsi optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tubuh kita bisa merespons bahaya secara cepat, seperti menarik tangan saat menyentuh benda panas, tanpa perlu berpikir?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Memahami sistem koordinasi sebagai bentuk kebesaran Allah SWT dalam menciptakan manusia dengan struktur yang sempurna.
Bahasa Indonesia: Melatih keterampilan menulis laporan hasil percobaan dan menyajikan informasi secara lisan dengan runtut dan jelas.
Biologi: Memperdalam pemahaman tentang struktur dan fungsi sel, jaringan, dan organ dalam konteks sistem koordinasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya gizi seimbang untuk menjaga fungsi sistem saraf dan hormon anak.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan tersedia meja untuk praktik sederhana, serta akses ke internet untuk eksplorasi mandiri.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan video edukasi tentang anatomi sistem koordinasi dan simulasi interaktif fungsi hormon melalui aplikasi atau website yang relevan.
Halaman 3 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem saraf pusat dan perifer dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang respons tubuh terhadap stimulus (misalnya, orang kaget mendengar suara keras) dan bertanya, 'Bagaimana tubuh kita bisa bereaksi secepat itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami sistem saraf dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sistem saraf mengatur setiap gerakan dan pikiran kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan sebuah kasus hipotetis tentang seseorang yang mengalami gangguan pada koordinasi gerak dan bertanya, 'Menurut kalian, bagian sistem koordinasi mana yang mungkin terganggu?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus serta pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi bagian-bagian sistem saraf.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari bahan ajar dan sumber digital tentang struktur dan fungsi sistem saraf pusat (otak, sumsum tulang belakang) dan sistem saraf perifer (saraf kranial, saraf spinal).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi bagian sistem saraf yang terlibat, dan membandingkan fungsi saraf sensorik dan motorik.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mengisi LKPD dengan hasil identifikasi dan analisis mereka, membuat diagram sederhana sistem saraf jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka mengenai bagian-bagian sistem saraf dan hubungannya dengan studi kasus.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik, serta mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang struktur dan fungsi sistem saraf serta pentingnya menjaga kesehatan saraf.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang sistem saraf pusat dan perifer.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang paling menarik dari pembelajaran hari ini, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu sistem endokrin dan indra, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati model anatomi, peserta didik dapat menjelaskan fungsi setiap bagian sistem saraf dalam koordinasi tubuh secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali pemahaman peserta didik tentang sistem saraf dan mengaitkannya dengan fungsi hormon dan indra, 'Selain saraf, apa lagi yang mengatur tubuh kita? Bagaimana kita bisa merasakan dunia sekitar?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami sistem endokrin dan indra serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana hormon dan indra bekerja sama dengan saraf untuk menjaga tubuh tetap seimbang?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar seseorang yang mengalami gejala diabetes atau gangguan tiroid dan bertanya, 'Apa yang salah dengan tubuh orang ini? Bagaimana hormon bekerja di sini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD baru yang berfokus pada sistem endokrin dan indra, termasuk percobaan sederhana pengenalan reseptor kulit.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari bahan ajar dan sumber digital tentang kelenjar endokrin (misalnya, tiroid, pankreas), hormon yang dihasilkan, serta struktur dan fungsi panca indra (khususnya kulit).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana untuk mengidentifikasi distribusi reseptor panas, dingin, dan sentuhan pada kulit menggunakan es batu, air hangat, dan ujung pensil.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mencatat hasil percobaan di LKPD, menganalisis peran hormon dalam menjaga homeostasis, dan membuat diagram alur kerja sistem koordinasi secara keseluruhan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan reseptor kulit, analisis peran hormon, dan menjelaskan keterkaitan antara sistem saraf, endokrin, dan indra.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan menguatkan konsep tentang sistem endokrin, indra, serta integrasi ketiga sistem koordinasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan indra.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang sistem endokrin, indra, dan hubungan ketiganya dalam sistem koordinasi manusia.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi satu contoh nyata di mana ketiga sistem koordinasi bekerja sama, lalu memberikan apresiasi atas kerja keras dan antusiasme mereka.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk tindak lanjut berupa tugas mandiri membuat mind map sistem koordinasi dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Sistem Koordinasi Kita!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian sistem saraf, endokrin, dan indra serta memahami fungsinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Sistem koordinasi manusia adalah jaringan kompleks yang mengatur dan mengendalikan semua aktivitas tubuh, baik yang disadari maupun tidak disadari. Sistem ini memungkinkan tubuh merespons perubahan lingkungan internal dan eksternal, menjaga keseimbangan, serta menjalankan fungsi-fungsi vital.

Alat & bahan: model anatomi otak, model anatomi kulit, es batu, air hangat dalam wadah, ujung pensil, penggaris

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan jalannya impuls pada gerak refleks berikut, lalu berikan satu contoh gerak refleks.
    1Saraf sensorik23Saraf motorik4Efektor5
    Gambar 1. Alur
  2. Amati sistem saraf manusia yang tersedia. Identifikasi dan labeli bagian-bagian utama sistem saraf pusat (otak, sumsum tulang belakang) dan sistem saraf perifer.
  3. Diskusikan dalam kelompok fungsi utama dari setiap bagian sistem saraf yang telah kamu identifikasi, lalu catat hasilnya.
  4. Lakukan percobaan sederhana: Letakkan es batu pada lengan bawahmu selama 10 detik, lalu catat sensasi yang kamu rasakan. Ulangi dengan air hangat (tidak terlalu panas) dan ujung pensil (tekanan ringan).
  5. Bandingkan respons kulitmu terhadap rangsangan panas, dingin, dan sentuhan. Diskusikan jenis reseptor apa saja yang bekerja di kulitmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang saraf?
  2. Menurutmu, mengapa kita bisa merasakan sakit?
  3. Sebutkan beberapa indra yang kamu miliki!

Formatif (proses): Penilaian observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep sistem koordinasi manusia.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem saraf pusat dan perifer.Sistem Saraf (Pusat & Perifer)2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan fungsi setiap bagian sistem saraf dalam koordinasi tubuh.Fungsi Sistem Saraf2 JPpenalaran kritis
3Menganalisis peran hormon dalam mengatur fungsi tubuh manusia.Sistem Endokrin (Hormon)2 JPkesehatan
4Mengidentifikasi jenis-jenis reseptor pada kulit.Sistem Indra (Kulit)2 JPkesehatan
Halaman 8 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem koordinasi manusia adalah jaringan kompleks yang mengatur dan mengendalikan semua aktivitas tubuh, baik yang disadari maupun tidak disadari. Sistem ini memungkinkan tubuh merespons perubahan lingkungan internal dan eksternal, menjaga keseimbangan, serta menjalankan fungsi-fungsi vital. Tanpa sistem koordinasi, kita tidak akan bisa bergerak, berpikir, merasakan, atau bahkan bernapas dengan baik.

1. Sistem Saraf
Sistem saraf adalah pusat kontrol tubuh, terdiri dari sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf perifer (SSP). SSP meliputi otak dan sumsum tulang belakang, yang bertugas memproses informasi dan mengeluarkan perintah. SSP meneruskan sinyal dari SSP ke seluruh tubuh dan menerima sinyal dari indra. Saraf sensorik membawa informasi dari indra ke SSP, sedangkan saraf motorik membawa perintah dari SSP ke otot dan kelenjar. Sel saraf, atau neuron, adalah unit dasar sistem ini yang menghantarkan impuls listrik.

2. Otak dan Sumsum Tulang Belakang
Otak adalah organ paling kompleks, mengendalikan pikiran, emosi, memori, dan gerakan. Terbagi menjadi beberapa bagian seperti otak besar (cerebrum) untuk fungsi luhur, otak kecil (cerebellum) untuk koordinasi gerakan, dan batang otak untuk fungsi vital. Sumsum tulang belakang adalah jalur utama bagi sinyal antara otak dan bagian tubuh lainnya, juga mengendalikan refleks sederhana tanpa melibatkan otak. Keduanya dilindungi oleh tulang tengkorak dan ruas tulang belakang, serta selaput otak (meninges).

3. Sistem Endokrin (Hormon)
Sistem endokrin bekerja melalui hormon, zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin dan dilepaskan ke aliran darah. Hormon mengatur berbagai fungsi tubuh secara lambat namun berkelanjutan, seperti pertumbuhan, metabolisme, reproduksi, dan suasana hati. Contoh kelenjar endokrin meliputi kelenjar tiroid yang mengatur metabolisme, kelenjar pankreas yang mengendalikan kadar gula darah dengan insulin, dan kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon stres seperti adrenalin.

4. Sistem Indra
Sistem indra adalah pintu gerbang tubuh untuk menerima informasi dari lingkungan. Terdiri dari lima indra utama: penglihatan (mata), pendengaran (telinga), penciuman (hidung), pengecap (lidah), dan peraba (kulit). Setiap indra memiliki reseptor khusus yang peka terhadap jenis rangsangan tertentu, mengubahnya menjadi impuls saraf yang kemudian dikirim ke otak untuk diinterpretasikan. Kulit, misalnya, memiliki reseptor untuk sentuhan, tekanan, suhu (panas dan dingin), dan nyeri.

Rangkuman: Sistem koordinasi manusia adalah jaringan terpadu yang terdiri dari sistem saraf, endokrin, dan indra. Sistem saraf mengatur respons cepat melalui impuls listrik, sedangkan sistem endokrin mengatur respons lambat melalui hormon. Sistem indra berfungsi sebagai penerima rangsangan dari lingkungan. Ketiga sistem ini bekerja sama secara harmonis untuk mengendalikan semua fungsi tubuh, menjaga homeostasis, dan memungkinkan manusia berinteraksi dengan lingkungannya secara efektif.

Halaman 9 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NeuronSel saraf yang berfungsi menghantarkan impuls listrik.
HormonZat kimia yang dihasilkan kelenjar endokrin untuk mengatur fungsi tubuh.
ReseptorStruktur khusus yang peka terhadap rangsangan tertentu.
HomeostasisKemampuan tubuh untuk menjaga kondisi internal yang stabil.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Koordinasi Manusia" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sistem Koordinasi Manusia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sistem Koordinasi Manusia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXPeta Konsep
Sistem Koordinasi ManusiaSistem SarafOtak dan Sumsum Tulang BelakangSistem Endokrin (Hormon)Sistem Indra
Dari sub-bab Sistem Koordinasi ManusiaHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXProfil Lulusan
Penalaran kritisKesehatanKeimanan dan ketakwaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 1 · Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 1Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.1Sistem Koordinasi ManusiaSedang Anda buka1.2Homeostasis

Bukan Sistem Koordinasi Manusia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Koordinasi Manusia pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman IPA.

Modul Sistem Koordinasi Manusia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPA materi Sistem Koordinasi Manusia ini gratis?

Ya. Modul Sistem Koordinasi Manusia untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sistem Koordinasi Manusia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sistem Koordinasi Manusia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Koordinasi Manusia dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sistem Koordinasi Manusia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Koordinasi Manusia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Koordinasi Manusia untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sistem Koordinasi Manusia ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Koordinasi Manusia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Sistem Koordinasi Manusia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.