Modul Ajar & RPP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII
Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang letak geografis Jazirah Arab dan beberapa kebiasaan masyarakat setempat. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis kondisi masyarakat Arab pra-Islam dari berbagai aspek serta mengaitkannya dengan nilai-nilai keimanan, untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dakwah Islam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masyarakat Arab pra-Islam dikenal dengan tradisi kesukuan, penyembahan berhala, serta kebiasaan buruk seperti perbudakan dan minum khamar. |
| Konseptual | Kondisi masyarakat Arab pra-Islam mencakup aspek geografis, sosial, ekonomi, politik, dan kepercayaan yang menjadi latar belakang turunnya Islam. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi, mengkaji, dan menyajikan informasi tentang kondisi masyarakat Arab pra-Islam dari berbagai sumber. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari masa lalu membantu memahami perubahan sosial dan pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengenali kondisi masyarakat yang menyembah berhala dan menolak risalah kenabian akan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dakwah tauhid dan keesaan Allah SWT. |
| 2. Cinta Ilmu | Menyelidiki berbagai sumber sejarah tentang kondisi masyarakat Arab pra-Islam akan menumbuhkan semangat mencari kebenaran dan memahami hikmah di balik peristiwa masa lalu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari dampak kerusakan lingkungan akibat perilaku tidak bertanggung jawab di masa lalu, serta menghargai upaya pelestarian lingkungan yang diajarkan Islam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menganalisis praktik perbudakan dan rendahnya kedudukan wanita di masa pra-Islam akan menumbuhkan empati dan menjunjung tinggi harkat martabat setiap manusia tanpa terkecuali. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami latar belakang sejarah Jazirah Arab sebagai tempat lahirnya peradaban Islam akan menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan budaya Islam yang luhur. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis peta Jazirah Arab, peserta didik dapat mengidentifikasi letak geografis dan potensi sumber daya alam masyarakat Arab pra-Islam dengan tepat.
- Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan aspek sosial dan ekonomi masyarakat Arab pra-Islam dengan runtut.
- Melalui diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik dapat menganalisis sistem kepercayaan dan praktik keagamaan masyarakat Arab pra-Islam dengan jelas.
- Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai negatif masyarakat Arab pra-Islam yang bertentangan dengan ajaran Islam dengan minimal tiga contoh.
Pemahaman bermakna: Memahami kondisi masyarakat Arab pra-Islam membantu peserta didik mengidentifikasi tantangan dakwah Nabi Muhammad SAW dan mengapresiasi perubahan positif yang dibawa Islam bagi peradaban manusia.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa masyarakat Arab pra-Islam disebut 'zaman kegelapan' dan apa saja kebiasaan mereka yang bertentangan dengan ajaran Islam?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Geografi: Mempelajari kondisi geografis Jazirah Arab (gurun, oasis, jalur perdagangan) dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan membaca pemahaman, menulis ringkasan, dan presentasi lisan tentang materi sejarah. Pendidikan Agama Islam (Akidah Akhlak): Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan akhlak yang bertentangan dengan ajaran Islam pada masa pra-Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang nilai-nilai moral yang diajarkan dalam Islam untuk memperbaiki kondisi masyarakat yang kurang baik, seperti perbudakan atau diskriminasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area untuk menempelkan hasil karya infografis atau mind map. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan proyektor untuk menayangkan peta dan gambar, serta penggunaan aplikasi presentasi sederhana (misalnya Google Slides atau Canva) untuk membuat infografis kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis peta Jazirah Arab, peserta didik dapat mengidentifikasi letak geografis dan potensi sumber daya alam masyarakat Arab pra-Islam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan aspek sosial dan ekonomi masyarakat Arab pra-Islam dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi kondisi geografis, sosial, dan ekonomi masyarakat Arab pra-Islam.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Sebelum kedatangan Islam, Jazirah Arab memiliki peradaban dan kondisi masyarakat yang unik. Wilayah ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah dunia.
Alat & bahan: Peta Jazirah Arab, bahan ajar, alat tulis, kertas gambar
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 Mendatar 3. Masyarakat nomaden atau pengembara di gurun. 4. Masyarakat yang hidup menetap di perkotaan atau oasis. Menurun 1. Fanatisme atau loyalitas kesukuan yang kuat. 2. Kepercayaan terhadap banyak dewa atau berhala. Gambar 1. Teka-teki silang - Amati peta Jazirah Arab yang ditayangkan guru atau yang ada di bahan ajar kamu, lalu diskusikan dengan kelompokmu.
- Identifikasi minimal 3 ciri khas kondisi geografis Jazirah Arab (misalnya: gurun, oasis, pegunungan) dan catat di tabel.
- Diskusikan bagaimana kondisi geografis tersebut memengaruhi mata pencaharian utama masyarakat Arab pra-Islam dan catat di tabel.
- Baca bahan ajar tentang aspek sosial masyarakat Arab pra-Islam, lalu identifikasi 3 sistem sosial yang menonjol (misalnya: kesukuan, perbudakan) dan catat di tabel.
- Berdasarkan informasi yang kamu temukan, bandingkan kehidupan masyarakat Badui dan Hadari dari segi mata pencarian dan gaya hidup, lalu catat di tabel.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Di mana letak Jazirah Arab di peta dunia?
- Apa saja ciri khas lingkungan gurun yang kamu ketahui?
- Menurutmu, mata pencarian apa yang cocok di daerah gurun?
- Apakah kamu pernah mendengar tentang suku-suku di Arab sebelum Islam?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil infografis atau mind map.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi letak geografis dan potensi sumber daya alam masyarakat Arab pra-Islam dengan tepat. | Kondisi Geografis Jazirah Arab | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan aspek sosial dan ekonomi masyarakat Arab pra-Islam dengan runtut. | Aspek Sosial dan Ekonomi Masyarakat Arab Pra-Islam | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menganalisis sistem kepercayaan dan praktik keagamaan masyarakat Arab pra-Islam dengan jelas. | Sistem Kepercayaan Masyarakat Arab Pra-Islam | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Mengidentifikasi nilai-nilai negatif masyarakat Arab pra-Islam yang bertentangan dengan ajaran Islam dengan minimal tiga contoh. | Nilai-nilai Negatif Masyarakat Arab Pra-Islam | 2 JP | penalaran kritis |
Sebelum kedatangan Islam, Jazirah Arab memiliki peradaban dan kondisi masyarakat yang unik. Wilayah ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah dunia. Memahami kondisi masyarakat pra-Islam sangat penting untuk mengapresiasi perubahan besar yang dibawa oleh risalah Nabi Muhammad SAW.
1. Kondisi Geografis Jazirah Arab
Jazirah Arab adalah semenanjung besar yang dikelilingi oleh Laut Merah di barat, Teluk Persia di timur, dan Samudra Hindia di selatan. Sebagian besar wilayahnya berupa gurun pasir yang luas dan tandus, seperti Gurun Sahara dan Gurun Rub' al Khali. Meskipun demikian, terdapat pula daerah subur berupa oasis dan lembah yang dialiri air, seperti Yaman dan Hijaz. Kondisi geografis ini menyebabkan masyarakat terbagi menjadi Badui (nomaden) yang hidup di gurun dan Hadari (menetap) yang tinggal di kota-kota atau oasis. Letak yang strategis di jalur perdagangan antara Asia, Afrika, dan Eropa menjadikan beberapa kota seperti Mekah dan Madinah (Yatsrib) berkembang pesat.
2. Aspek Sosial Masyarakat Arab Pra-Islam
Masyarakat Arab pra-Islam sangat kental dengan sistem kesukuan (qabilah) dan ikatan asabiyah (fanatisme kesukuan). Suku-suku ini sering terlibat dalam peperangan antar suku demi kehormatan dan kekuasaan. Perbudakan juga menjadi praktik yang lazim, di mana budak diperlakukan tidak manusiawi. Kedudukan wanita sangat rendah, bahkan ada tradisi mengubur bayi perempuan hidup-hidup (wa'd al-banat) karena dianggap aib. Minuman keras (khamar) dan perjudian (maisir) adalah kebiasaan yang merajalela. Namun, mereka juga memiliki nilai positif seperti kemuliaan tamu, keberanian, dan kesetiaan pada janji.
3. Aspek Ekonomi Masyarakat Arab Pra-Islam
Mata pencarian utama masyarakat Arab pra-Islam bervariasi. Di daerah gurun, suku Badui hidup dari beternak unta, kambing, dan domba secara nomaden. Mereka berpindah-pindah mencari padang rumput dan air. Sementara itu, masyarakat Hadari yang menetap di kota-kota atau oasis mengandalkan pertanian (kurma, gandum) dan perdagangan. Kota Mekah menjadi pusat perdagangan penting dengan adanya Ka'bah sebagai tempat ziarah dan pasar tahunan (misalnya Pasar Ukaz). Perdagangan dilakukan melalui kafilah-kafilah yang membawa barang dagangan dari satu wilayah ke wilayah lain, seperti rempah-rempah, wewangian, dan kain sutra.
4. Sistem Kepercayaan Masyarakat Arab Pra-Islam
Sebelum Islam datang, mayoritas masyarakat Arab menganut kepercayaan politeisme atau penyembahan berhala. Mereka menyembah berbagai patung yang ditempatkan di sekitar Ka'bah, seperti Hubal, Latta, Uzza, dan Manat. Selain itu, ada juga sebagian kecil yang menganut agama Yahudi, Nasrani, dan Hanif. Kaum Hanif adalah kelompok yang menolak penyembahan berhala dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, melanjutkan ajaran Nabi Ibrahim AS. Praktik-praktik takhayul dan sihir juga masih banyak diyakini oleh sebagian masyarakat.
Rangkuman: Masyarakat Arab pra-Islam hidup dalam kondisi geografis gurun yang keras, membentuk sistem kesukuan yang kuat. Aspek sosialnya diwarnai perbudakan dan rendahnya kedudukan wanita, sementara ekonominya bergantung pada peternakan dan perdagangan. Kepercayaan mereka didominasi penyembahan berhala. Kondisi ini menggambarkan 'zaman kegelapan' yang kemudian diubah secara revolusioner oleh kedatangan Islam yang membawa cahaya tauhid dan kemuliaan manusia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Jazirah Arab | Semenanjung di Asia Barat Daya, sebagian besar berupa gurun. |
| Badui | Masyarakat nomaden atau pengembara di gurun. |
| Hadari | Masyarakat yang hidup menetap di perkotaan atau oasis. |
| Asabiyah | Fanatisme atau loyalitas kesukuan yang kuat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam" mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Sejarah Nabi Muhammad Periode MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSejarah Nabi Muhammad Periode MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhulafaur RasyidinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDinasti UmayyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Misi Dakwah Nabi di MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStrategi Dakwah Nabi di MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKemajuan Peradaban Masa RasulullahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAl-Khulafa Ar-Rasyidun Teladan UmatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Sejarah Kebudayaan Islam lain yang sudah tersedia
Dakwah Nabi Muhammad SAW Periode MadinahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsDakwah Nabi Muhammad SAW Periode MakkahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsPeradaban Islam Masa Dinasti AbbasiyahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII MTsPerkembangan Islam di Indonesia (Peran Walisongo)Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam pada Sejarah Kebudayaan Islam MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini gratis?
Ya. Modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah Kebudayaan Islam ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Kondisi Masyarakat Arab Pra-Islam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.