SDKelas IVFase BSemester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IV
Sehatlah Ragaku

Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Ide pokok adalah inti sebuah paragraf, sedangkan ide pendukung adalah penjelasnya. Mengidentifikasi keduanya membantu kita memahami informasi penting dari teks, terutama tentang kesehatan. Sarapan pagi adalah contoh kebiasaan sehat yang penting untuk energi dan konsentrasi. Dengan memahami teks, kita bisa membuat keputusan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan ragaku.

Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sehatlah Ragaku
Bahasa Indonesia · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sehatlah Ragaku
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / IV
Materi PokokSehatlah Ragaku
Alokasi Waktu1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mampu membaca teks pendek dan memahami beberapa kosakata dasar terkait kesehatan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kesehatan — elemen: Membangun dan memelihara kesehatan fisik dan mental
    Peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui teks informatif dan menerapkannya dalam kebiasaan sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari teks informatif tentang kesehatan dengan alasan yang logis.
  3. komunikasi — elemen: Berkomunikasi secara efektif
    Peserta didik menyampaikan hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung serta mempresentasikan poster kesehatan dengan jelas dan percaya diri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan gagasan dalam teks narasi dan informatif yang dibaca atau dipirsa, mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung, serta menyimpulkan isi teks secara sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTeks informatif tentang manfaat sayur dan buah untuk kesehatan tubuh adalah contoh nyata materi ini.
KonseptualIde pokok adalah gagasan utama suatu paragraf, sedangkan ide pendukung adalah gagasan yang menjelaskan ide pokok.
ProseduralLangkah-langkah mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung meliputi membaca teks, menemukan kalimat utama, dan mencari kalimat penjelas.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami struktur teks membantu mereka menangkap informasi penting dan menjaga kesehatan diri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca teks informatif 'Pentingnya Sarapan Pagi', peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok paragraf dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menemukan minimal tiga ide pendukung dari setiap ide pokok pada teks 'Pentingnya Sarapan Pagi' secara runtut.
  3. Setelah mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung, peserta didik dapat menyimpulkan informasi penting tentang kesehatan dari teks informatif dengan bahasa sendiri secara lugas.
  4. Melalui pembuatan poster sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan pemahaman tentang pentingnya sarapan pagi dalam bentuk visual yang menarik.
  5. Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat mengomunikasikan hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung serta pesan poster kesehatan dengan percaya diri.
Halaman 2 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami ide pokok dan ide pendukung teks informatif tentang kesehatan membantu peserta didik menyaring informasi penting dan menerapkan pengetahuan untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tahu apa pesan penting dari sebuah bacaan tentang kesehatan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam: Mempelajari jenis-jenis makanan sehat dan manfaatnya bagi pertumbuhan tubuh.
Seni Budaya dan Prakarya: Membuat poster dengan desain dan warna yang menarik untuk menyampaikan pesan kesehatan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung kebiasaan sarapan pagi sehat di rumah dan mendiskusikan informasi kesehatan yang relevan dengan anak.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia pojok baca dengan buku-buku cerita tentang kesehatan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tayangan gambar menu sarapan sehat dan video singkat tentang pentingnya gizi dari internet sebagai stimulus awal pembelajaran.
Halaman 3 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca teks informatif 'Pentingnya Sarapan Pagi', peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung paragraf dengan tepat, serta menyimpulkan informasi penting untuk membuat poster sederhana dan mengomunikasikannya dengan percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gerakan Sehat: Guru memperagakan gerakan olahraga sederhana (misal: melompat, jalan di tempat), peserta didik menebak dan menirukan gerakan tersebut secara bersamaan.
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik tentang sarapan pagi dan mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuh.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung teks tentang kesehatan serta membuat poster sederhana, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa sarapan pagi sangat penting untuk tubuh kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar berbagai menu sarapan sehat dan meminta peserta didik menyebutkan makanan yang mereka kenal.
  2. Identifikasi masalah: Guru membagikan teks informatif berjudul 'Pentingnya Sarapan Pagi' dan meminta peserta didik membaca senyap, kemudian bertanya: 'Apa saja informasi penting yang kalian dapatkan dari teks ini?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu membaca ulang teks 'Pentingnya Sarapan Pagi' dan menggarisbawahi kalimat-kalimat yang menurut mereka penting.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik berdiskusi untuk menentukan satu kalimat utama yang menjadi ide pokok di setiap paragraf dan beberapa kalimat penjelas yang menjadi ide pendukung.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok menuliskan ide pokok dan ide pendukung yang telah mereka identifikasi di LKPD, kemudian membandingkan hasilnya dengan kelompok lain.
  2. Peserta didik secara individu membuat kesimpulan singkat tentang pentingnya sarapan pagi berdasarkan ide pokok dan ide pendukung yang ditemukan.
  3. Dengan menggunakan kertas gambar dan alat warna, setiap kelompok merancang poster sederhana tentang ajakan sarapan pagi yang sehat, dengan pesan utama dari kesimpulan yang telah dibuat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung, serta poster yang telah mereka buat di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, serta mengajak kelompok lain untuk memberikan tanggapan positif.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya sarapan pagi sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bagaimana ide pokok serta ide pendukung membantu memahami informasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali materi pembelajaran tentang ide pokok, ide pendukung, dan pentingnya sarapan pagi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut untuk menceritakan menu sarapan favorit mereka di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari teks informatif tentang pentingnya sarapan pagi.

Alat & bahan: Teks 'Pentingnya Sarapan Pagi', pensil, spidol warna, kertas gambar

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar menu sarapan sehat yang ditayangkan guru.
  2. Bacalah teks 'Pentingnya Sarapan Pagi' dengan teliti.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk menemukan ide pokok dan ide pendukung setiap paragraf.
  4. Tuliskan ide pokok dan ide pendukung yang ditemukan pada tabel di bawah ini.
  5. Buatlah poster ajakan sarapan sehat berdasarkan kesimpulan kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 5 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu makan untuk sarapan pagi ini?
  2. Menurutmu, mengapa kita perlu sarapan?
  3. Pernahkah kamu membaca cerita tentang makanan sehat?
  4. Apa yang kamu ketahui tentang kalimat utama dalam sebuah bacaan?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan pembuatan poster untuk menilai partisipasi, kerja sama, dan pemahaman konsep.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung pada LKPD serta presentasi poster kesehatan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 6 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ide pokok paragrafIde pokok dalam teks informatif2 JPpenalaran kritis
2Menemukan ide pendukung teksIde pendukung dalam teks informatif2 JPpenalaran kritis
3Menyimpulkan informasi penting dan membuat posterPesan penting teks dan visualisasi poster2 JPkesehatan, kreativitas
4Mengomunikasikan hasil identifikasi dan posterPresentasi hasil kerja kelompok2 JPkomunikasi
Halaman 7 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting. Salah satu caranya adalah dengan memahami informasi yang kita baca tentang kesehatan. Modul ini akan membantu kita belajar menemukan ide pokok dan ide pendukung dari teks informatif agar kita bisa menyaring informasi penting dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Apa Itu Ide Pokok?
Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf. Ide pokok biasanya terletak pada kalimat utama. Kalimat utama bisa berada di awal, di tengah, atau di akhir paragraf. Untuk menemukan ide pokok, bacalah seluruh paragraf dengan cermat dan tentukan satu kalimat yang paling mewakili seluruh isi paragraf tersebut. Kalimat ini adalah inti dari apa yang ingin disampaikan penulis.

2. Apa Itu Ide Pendukung?
Ide pendukung adalah gagasan-gagasan penjelas yang berfungsi untuk mendukung atau mengembangkan ide pokok. Ide pendukung biasanya terdapat pada kalimat-kalimat penjelas. Kalimat penjelas memberikan detail, contoh, atau alasan yang memperkuat ide pokok. Setiap paragraf akan memiliki satu ide pokok dan beberapa ide pendukung yang saling berkaitan untuk membentuk satu kesatuan informasi yang utuh.

3. Langkah-langkah Mengidentifikasi Ide Pokok dan Ide Pendukung
Ada beberapa langkah mudah untuk mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung. Pertama, bacalah seluruh teks dengan saksama untuk memahami topik umumnya. Kedua, bacalah setiap paragraf satu per satu. Ketiga, temukan kalimat utama di setiap paragraf, itulah ide pokoknya. Keempat, temukan kalimat-kalimat lain yang menjelaskan atau merinci ide pokok, itulah ide pendukungnya. Latih terus kemampuan ini agar semakin mahir.

4. Contoh Teks Informatif: Pentingnya Sarapan Pagi
Sarapan pagi merupakan kebiasaan penting yang sering diabaikan. Ini adalah waktu makan pertama setelah tidur panjang semalaman. Dengan sarapan, tubuh akan mendapatkan energi yang cukup untuk memulai aktivitas sehari-hari. Energi ini sangat dibutuhkan untuk berpikir, bergerak, dan berkonsentrasi di sekolah. Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan sarapan pagi.

5. Manfaat Sarapan Pagi untuk Kesehatan
Sarapan pagi memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Pertama, sarapan membantu meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah. Perut yang terisi akan membuat otak bekerja lebih baik. Kedua, sarapan dapat menjaga berat badan ideal karena mencegah kita makan berlebihan di siang hari. Ketiga, sarapan juga mengurangi risiko penyakit tertentu, seperti diabetes. Jadi, mulailah hari dengan sarapan sehat!

Rangkuman: Ide pokok adalah inti sebuah paragraf, sedangkan ide pendukung adalah penjelasnya. Mengidentifikasi keduanya membantu kita memahami informasi penting dari teks, terutama tentang kesehatan. Sarapan pagi adalah contoh kebiasaan sehat yang penting untuk energi dan konsentrasi. Dengan memahami teks, kita bisa membuat keputusan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan ragaku.

Halaman 8 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ide pokokGagasan utama suatu paragraf
Ide pendukungGagasan penjelas untuk ide pokok
Teks informatifTeks yang berisi informasi atau fakta
KonsentrasiFokus perhatian
NutrisiZat makanan yang dibutuhkan tubuh
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 9 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sehatlah Ragaku" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 10 · Sehatlah Ragaku — pratinjau tuntas.org

10 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 11–16

Modul Sehatlah Ragaku ini bisa jadi 16 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVPeta Konsep
Sehatlah RagakuApa Itu Ide Pokok?Apa Itu Ide Pendukung?Langkah-langkah Mengidentifikasi Ide Pokok dan Ide PendukungContoh Teks Informatif: Pentingnya Sarapan PagiManfaat Sarapan Pagi untuk Kesehatan
Dari sub-bab Sehatlah RagakuHalaman 11
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVProfil Lulusan
KesehatanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 16

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sehatlah Ragaku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sehatlah Ragaku pada Bahasa Indonesia SD, Fase B, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Sehatlah Ragaku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Sehatlah Ragaku ini gratis?

Ya. Modul Sehatlah Ragaku untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sehatlah Ragaku ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sehatlah Ragaku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sehatlah Ragaku dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sehatlah Ragaku ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sehatlah Ragaku tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sehatlah Ragaku untuk Bahasa Indonesia kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sehatlah Ragaku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sehatlah Ragaku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Sehatlah Ragaku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.