Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Teks Berita — Tunarungu
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Teks Berita — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mampu membaca teks pendek dan memahami informasi dasar dari bacaan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, komunikasi, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca dan Memirsa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi dan mengevaluasi teks berita yang disajikan secara verbal maupun visual, serta mengidentifikasi unsur-unsur penting di dalamnya untuk meningkatkan pemahaman tentang isu sosial. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik akan melihat contoh teks berita tentang tunarungu dari berbagai sumber. |
| Konseptual | Peserta didik akan memahami konsep unsur-unsur berita (5W+1H) dan karakteristik tunarungu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah dalam menganalisis teks berita dan menyajikan informasi tunarungu. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami berita secara kritis dan mengembangkan empati terhadap penyandang tunarungu. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui tayangan video tentang tunarungu, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik tunarungu dengan tepat.
- Setelah membaca teks berita, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dengan lengkap.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis informasi penting dalam teks berita tentang tunarungu secara kritis.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis teks berita tentang tunarungu dengan runtut dan jelas.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengembangkan sikap empati terhadap penyandang tunarungu dengan baik.
Pemahaman bermakna: Memahami teks berita secara kritis membantu kita mendapatkan informasi yang akurat dan lengkap, serta menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu sosial seperti disabilitas tunarungu.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting bagi kita untuk memahami berita tentang isu-isu sosial seperti tunarungu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap toleransi dan empati terhadap sesama warga negara yang memiliki perbedaan. Seni Budaya: Mempelajari bahasa isyarat dasar sebagai bentuk komunikasi visual dan ekspresi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang berita yang mereka baca di rumah, terutama yang berkaitan dengan isu sosial. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan dilengkapi dengan contoh teks berita tercetak serta akses ke video edukasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari YouTube tentang tunarungu dan tayangan berita daring sebagai bahan analisis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video tentang tunarungu, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik tunarungu dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah membaca teks berita, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dengan lengkap. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengembangkan sikap empati terhadap penyandang tunarungu dengan baik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dari teks berita tentang tunarungu.
Alat & bahan: Teks berita cetak, pensil, spidol warna
Langkah kerja:
- Temukan unsur 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) dalam teks berita berikut.
Gambar 1. Teks bacaan - Bacalah teks berita 'Anak Tunarungu Berprestasi' dengan cermat secara individu.
- Diskusikan dalam kelompok untuk menemukan setiap unsur 5W+1H dari berita tersebut.
- Tuliskan hasil temuan kalian pada tabel di bawah ini, sertakan kutipan kalimat sebagai bukti.
- Siapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi kelompok kalian.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang tunarungu?
- Pernahkah kamu membaca berita? Berita tentang apa?
- Menurutmu, apa saja yang harus ada dalam sebuah berita agar mudah dipahami?
- Bagaimana cara kita menunjukkan kepedulian kepada teman yang memiliki kesulitan mendengar?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Peserta didik mampu menganalisis teks berita tentang tunarungu dan menyajikan informasi dengan lengkap (tes tertulis dan presentasi kelompok).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan karakteristik tunarungu | Karakteristik tunarungu | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) | Unsur berita 5W+1H | 2 JP | penalaran kritis, komunikasi |
| 3 | Mengembangkan sikap empati terhadap tunarungu | Empati dan komunikasi tunarungu | 2 JP | komunikasi, kolaborasi |
Modul ini akan mengajak kalian menyelami dunia teks berita, khususnya yang mengangkat tema tunarungu. Kita akan belajar bagaimana memahami informasi penting dari berita, menganalisisnya secara kritis, dan menumbuhkan sikap empati terhadap sesama. Bersiaplah untuk menjadi pembaca berita yang cerdas dan peduli!
1. Mengenal Tunarungu
Tunarungu adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan pendengaran, baik sebagian maupun total. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti bawaan lahir, penyakit, atau cedera. Tunarungu bukanlah penyakit menular dan tidak memengaruhi kecerdasan seseorang. Mereka seringkali menggunakan bahasa isyarat atau alat bantu dengar untuk berkomunikasi. Memahami kondisi mereka membantu kita menciptakan lingkungan yang inklusif.
2. Apa Itu Teks Berita?
Teks berita adalah tulisan yang berisi informasi tentang suatu peristiwa atau kejadian yang baru terjadi dan bersifat aktual. Berita harus disampaikan secara objektif, yaitu sesuai fakta tanpa memihak. Tujuan utama berita adalah memberikan informasi kepada pembaca atau pendengar. Berita yang baik harus mudah dipahami, menarik, dan informatif, sehingga pembaca dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang peristiwa yang diberitakan.
3. Unsur-unsur Penting Berita (5W+1H)
Untuk memahami berita secara lengkap, kita perlu mencari unsur 5W+1H: What (Apa) peristiwa yang terjadi? Who (Siapa) yang terlibat? When (Kapan) peristiwa itu terjadi? Where (Di mana) peristiwa itu terjadi? Why (Mengapa) peristiwa itu terjadi? How (Bagaimana) peristiwa itu terjadi? Dengan menemukan semua unsur ini, kita bisa mendapatkan gambaran utuh dari sebuah berita dan tidak salah paham.
4. Menganalisis Berita Tunarungu
Ketika menganalisis berita tentang tunarungu, kita tidak hanya mencari 5W+1H, tetapi juga memperhatikan bagaimana berita tersebut disajikan. Apakah bahasanya mendukung inklusivitas? Apakah memberikan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan? Analisis kritis membantu kita memahami isu-isu disabilitas dengan lebih baik dan mencegah penyebaran informasi yang keliru. Ini juga menumbuhkan empati kita.
5. Mengembangkan Empati Sosial
Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami apa yang orang lain rasakan. Dengan membaca berita tentang tunarungu, kita diajak untuk melihat dunia dari sudut pandang mereka. Ini membantu kita menjadi lebih peduli, menghargai perbedaan, dan mencari cara untuk mendukung mereka. Empati sosial sangat penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan saling membantu, tanpa memandang perbedaan.
Rangkuman: Tunarungu adalah kondisi gangguan pendengaran yang memerlukan pemahaman dan empati kita. Teks berita berperan penting dalam menyampaikan informasi tentang isu-isu sosial seperti tunarungu. Untuk memahami berita secara utuh, kita perlu mengidentifikasi unsur 5W+1H. Menganalisis berita secara kritis dan mengembangkan empati akan membantu kita menjadi warga negara yang peduli dan inklusif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tunarungu | Kondisi seseorang yang mengalami gangguan pendengaran. |
| Berita | Informasi tentang peristiwa atau kejadian aktual. |
| Empati | Kemampuan merasakan perasaan orang lain. |
| Inklusif | Keadaan yang merangkul semua orang tanpa membeda-bedakan. |
| 5W+1H | Unsur-unsur penting dalam berita: What, Who, When, Where, Why, How. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Berita — Tunarungu" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Teks Berita — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Teks LaporanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPidato SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRingkasan dan SimpulanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFormulir dan Daftar Riwayat HidupModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Teks PidatoBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKalimat Langsung dan Tidak LangsungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembandingkan Dua TeksBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPuisi dan ProsaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Teks EksplanasiBahasa Indonesia Kelas VI SDTeks Pidato SederhanaBahasa Indonesia Kelas VI SDBangga Menjadi Anak IndonesiaBahasa Indonesia Kelas VI SDMENULIS SURAT PENTINGBahasa Indonesia Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Berita — Tunarungu pada Bahasa Indonesia SD, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa.
Modul Teks Berita — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teks Berita — Tunarungu untuk Bahasa Indonesia kelas VI.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Berita — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Teks Berita — Tunarungu untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Teks Berita — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Teks Berita — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Berita — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Berita — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Berita — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Berita — Tunarungu untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teks Berita — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Berita — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Teks Berita — Tunarungu yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.