SDKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Teks Berita — Tunarungu

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Tunarungu adalah kondisi gangguan pendengaran yang memerlukan pemahaman dan empati kita. Teks berita berperan penting dalam menyampaikan informasi tentang isu-isu sosial seperti tunarungu. Untuk memahami berita secara utuh, kita perlu mengidentifikasi unsur 5W+1H. Menganalisis berita secara kritis dan mengembangkan empati akan membantu kita menjadi warga negara yang peduli dan inklusif.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Berita — Tunarungu
Bahasa Indonesia · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Berita — Tunarungu
Bahasa Indonesia · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasC / VI
Materi PokokTeks Berita — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik sudah mampu membaca teks pendek dan memahami informasi dasar dari bacaan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, komunikasi, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan mengevaluasi teks berita yang disajikan secara verbal maupun visual, serta mengidentifikasi unsur-unsur penting di dalamnya untuk meningkatkan pemahaman tentang isu sosial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeserta didik akan melihat contoh teks berita tentang tunarungu dari berbagai sumber.
KonseptualPeserta didik akan memahami konsep unsur-unsur berita (5W+1H) dan karakteristik tunarungu.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah dalam menganalisis teks berita dan menyajikan informasi tunarungu.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami berita secara kritis dan mengembangkan empati terhadap penyandang tunarungu.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui tayangan video tentang tunarungu, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik tunarungu dengan tepat.
  2. Setelah membaca teks berita, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dengan lengkap.
  3. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis informasi penting dalam teks berita tentang tunarungu secara kritis.
  4. Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis teks berita tentang tunarungu dengan runtut dan jelas.
  5. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengembangkan sikap empati terhadap penyandang tunarungu dengan baik.
Halaman 2 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks berita secara kritis membantu kita mendapatkan informasi yang akurat dan lengkap, serta menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu sosial seperti disabilitas tunarungu.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting bagi kita untuk memahami berita tentang isu-isu sosial seperti tunarungu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap toleransi dan empati terhadap sesama warga negara yang memiliki perbedaan.
Seni Budaya: Mempelajari bahasa isyarat dasar sebagai bentuk komunikasi visual dan ekspresi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang berita yang mereka baca di rumah, terutama yang berkaitan dengan isu sosial.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan dilengkapi dengan contoh teks berita tercetak serta akses ke video edukasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi dari YouTube tentang tunarungu dan tayangan berita daring sebagai bahan analisis.
Halaman 3 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui tayangan video tentang tunarungu, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik tunarungu dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik, “Apakah kalian pernah mendengar atau melihat seseorang yang kesulitan mendengar? Bagaimana perasaan kalian?”
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami karakteristik tunarungu dan menganalisis teks berita, serta mengajukan pertanyaan pemantik: “Bagaimana berita dapat membantu kita memahami kondisi tunarungu?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kehidupan sehari-hari penyandang tunarungu dan bertanya “Apa yang kalian lihat dan rasakan setelah menonton video ini?”
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai tayangan video, meminta peserta didik berbagi pandangan awal tentang tunarungu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja tentang karakteristik tunarungu.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencatat karakteristik tunarungu berdasarkan video yang ditayangkan dan pengalaman mereka.
  3. Peserta didik mencari informasi tambahan dari buku atau sumber bacaan yang disediakan guru tentang tunarungu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang karakteristik tunarungu di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengapresiasi usaha peserta didik.
  3. Guru melakukan penguatan konsep tentang tunarungu, termasuk cara berkomunikasi dengan mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama karakteristik utama tunarungu.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu perasaan yang muncul setelah belajar hari ini, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan informasi mengenai materi pertemuan selanjutnya yaitu unsur-unsur berita, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca teks berita, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dengan lengkap.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang tunarungu dan bertanya, “Bagaimana kita bisa menyampaikan informasi tentang tunarungu kepada orang lain?”
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi unsur-unsur berita dan bertanya, “Apa saja yang harus ada dalam sebuah berita agar informasinya lengkap dan jelas?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah contoh teks berita tentang tunarungu dan meminta peserta didik membacanya dalam hati.
  2. Guru memandu diskusi singkat tentang isi berita tersebut, menanyakan pemahaman awal peserta didik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD tentang identifikasi unsur 5W+1H pada teks berita.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca teks berita yang berbeda tentang tunarungu dan berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa, Bagaimana).
  3. Peserta didik mencatat temuan mereka di LKPD dengan bukti kutipan dari teks berita.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi 5W+1H dari teks berita yang mereka analisis.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi jika ada kekeliruan dalam identifikasi unsur berita.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengajak peserta didik menganalisis mengapa unsur 5W+1H penting dalam berita dan bagaimana jika salah satu unsur tidak ada, serta memberikan penguatan tentang pentingnya kelengkapan berita.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan fungsi dan pentingnya unsur 5W+1H dalam teks berita.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu kalimat tentang mengapa berita harus lengkap, lalu memberikan pujian atas kerja sama kelompok yang baik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh teks berita tentang isu sosial lain untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 3Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengembangkan sikap empati terhadap penyandang tunarungu dengan baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, “Apakah kalian sudah membawa contoh berita tentang isu sosial yang saya tugaskan? Apa saja unsur 5W+1H yang ada di dalamnya?”
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyajikan analisis berita dan mengembangkan empati, serta bertanya, “Bagaimana kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh penyandang tunarungu?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan kembali cuplikan video tentang tunarungu dari pertemuan pertama dan bertanya, “Bagaimana perasaan kalian saat melihat mereka berkomunikasi?”
  2. Guru memfasilitasi diskusi tentang tantangan komunikasi bagi penyandang tunarungu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok dan membagikan teks berita yang berbeda tentang inovasi atau dukungan untuk tunarungu.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis teks berita tersebut, mengidentifikasi informasi penting, dan menyiapkan presentasi.
  3. Guru menjelaskan kegiatan simulasi 'berkomunikasi tanpa suara' atau 'menulis pesan dengan bahasa isyarat sederhana' untuk menumbuhkan empati.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan analisis teks berita mereka, kemudian melakukan simulasi komunikasi tanpa suara di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi tentang pengalaman simulasi, menanyakan perasaan peserta didik, dan mengaitkannya dengan pentingnya empati terhadap tunarungu.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya sikap peduli dan inklusif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya empati dan komunikasi efektif dengan penyandang tunarungu.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu komitmen untuk lebih peduli terhadap sesama, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi dan empati yang ditunjukkan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan informasi mengenai materi selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Berita TunarunguNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H) dari teks berita tentang tunarungu.

Alat & bahan: Teks berita cetak, pensil, spidol warna

Langkah kerja:

  1. Temukan unsur 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) dalam teks berita berikut.
    Bersih-Bersih Sungai CibeningAnggota Pramuka Kwarran Sukajaya membersihkan sampah di sungaidi tepi Sungai Cibening pada Rabu, 17 Juni 2026.Kegiatan itu dilakukan untuk mencegah banjir saat musim hujan.Semua peserta bekerja secara gotong royong.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Bacalah teks berita 'Anak Tunarungu Berprestasi' dengan cermat secara individu.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk menemukan setiap unsur 5W+1H dari berita tersebut.
  4. Tuliskan hasil temuan kalian pada tabel di bawah ini, sertakan kutipan kalimat sebagai bukti.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi kelompok kalian.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang tunarungu?
  2. Pernahkah kamu membaca berita? Berita tentang apa?
  3. Menurutmu, apa saja yang harus ada dalam sebuah berita agar mudah dipahami?
  4. Bagaimana cara kita menunjukkan kepedulian kepada teman yang memiliki kesulitan mendengar?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Peserta didik mampu menganalisis teks berita tentang tunarungu dan menyajikan informasi dengan lengkap (tes tertulis dan presentasi kelompok).

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan karakteristik tunarunguKarakteristik tunarungu2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi unsur-unsur berita (5W+1H)Unsur berita 5W+1H2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Mengembangkan sikap empati terhadap tunarunguEmpati dan komunikasi tunarungu2 JPkomunikasi, kolaborasi
Halaman 9 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan mengajak kalian menyelami dunia teks berita, khususnya yang mengangkat tema tunarungu. Kita akan belajar bagaimana memahami informasi penting dari berita, menganalisisnya secara kritis, dan menumbuhkan sikap empati terhadap sesama. Bersiaplah untuk menjadi pembaca berita yang cerdas dan peduli!

1. Mengenal Tunarungu
Tunarungu adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan pendengaran, baik sebagian maupun total. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti bawaan lahir, penyakit, atau cedera. Tunarungu bukanlah penyakit menular dan tidak memengaruhi kecerdasan seseorang. Mereka seringkali menggunakan bahasa isyarat atau alat bantu dengar untuk berkomunikasi. Memahami kondisi mereka membantu kita menciptakan lingkungan yang inklusif.

2. Apa Itu Teks Berita?
Teks berita adalah tulisan yang berisi informasi tentang suatu peristiwa atau kejadian yang baru terjadi dan bersifat aktual. Berita harus disampaikan secara objektif, yaitu sesuai fakta tanpa memihak. Tujuan utama berita adalah memberikan informasi kepada pembaca atau pendengar. Berita yang baik harus mudah dipahami, menarik, dan informatif, sehingga pembaca dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang peristiwa yang diberitakan.

3. Unsur-unsur Penting Berita (5W+1H)
Untuk memahami berita secara lengkap, kita perlu mencari unsur 5W+1H: What (Apa) peristiwa yang terjadi? Who (Siapa) yang terlibat? When (Kapan) peristiwa itu terjadi? Where (Di mana) peristiwa itu terjadi? Why (Mengapa) peristiwa itu terjadi? How (Bagaimana) peristiwa itu terjadi? Dengan menemukan semua unsur ini, kita bisa mendapatkan gambaran utuh dari sebuah berita dan tidak salah paham.

4. Menganalisis Berita Tunarungu
Ketika menganalisis berita tentang tunarungu, kita tidak hanya mencari 5W+1H, tetapi juga memperhatikan bagaimana berita tersebut disajikan. Apakah bahasanya mendukung inklusivitas? Apakah memberikan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan? Analisis kritis membantu kita memahami isu-isu disabilitas dengan lebih baik dan mencegah penyebaran informasi yang keliru. Ini juga menumbuhkan empati kita.

5. Mengembangkan Empati Sosial
Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami apa yang orang lain rasakan. Dengan membaca berita tentang tunarungu, kita diajak untuk melihat dunia dari sudut pandang mereka. Ini membantu kita menjadi lebih peduli, menghargai perbedaan, dan mencari cara untuk mendukung mereka. Empati sosial sangat penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan saling membantu, tanpa memandang perbedaan.

Rangkuman: Tunarungu adalah kondisi gangguan pendengaran yang memerlukan pemahaman dan empati kita. Teks berita berperan penting dalam menyampaikan informasi tentang isu-isu sosial seperti tunarungu. Untuk memahami berita secara utuh, kita perlu mengidentifikasi unsur 5W+1H. Menganalisis berita secara kritis dan mengembangkan empati akan membantu kita menjadi warga negara yang peduli dan inklusif.

Halaman 10 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TunarunguKondisi seseorang yang mengalami gangguan pendengaran.
BeritaInformasi tentang peristiwa atau kejadian aktual.
EmpatiKemampuan merasakan perasaan orang lain.
InklusifKeadaan yang merangkul semua orang tanpa membeda-bedakan.
5W+1HUnsur-unsur penting dalam berita: What, Who, When, Where, Why, How.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Berita — Tunarungu" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Teks Berita — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Teks Berita — Tunarungu ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIPeta Konsep
Teks Berita — TunarunguMengenal TunarunguApa Itu Teks Berita?Unsur-unsur Penting Berita (5W+1H)Menganalisis Berita TunarunguMengembangkan Empati Sosial
Dari sub-bab Teks Berita — TunarunguHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teks Berita — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Berita — Tunarungu pada Bahasa Indonesia SD, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Teks Berita — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teks Berita — Tunarungu untuk Bahasa Indonesia kelas VI.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Berita — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Teks Berita — Tunarungu untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teks Berita — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teks Berita — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Berita — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teks Berita — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Berita — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Berita — Tunarungu untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teks Berita — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Berita — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Teks Berita — Tunarungu yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.