Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas II
Hidup Rukun di Sekolah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Hidup Rukun di Sekolah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang keberadaan Tuhan sebagai Pencipta dan pentingnya menyayangi sesama anggota keluarga. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap menghargai perbedaan teman di sekolah sebagai wujud ciptaan Tuhan yang unik dan saling melengkapi. - kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Peserta didik mampu bekerja sama dengan teman-teman di sekolah untuk menciptakan suasana yang nyaman dan harmonis. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan ide-ide sederhana untuk mempromosikan hidup rukun di lingkungan sekolah melalui karya poster.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah dan Alam Ciptaan-Nya; Nilai-nilai Kristiani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang unik dan berharga, serta mampu menunjukkan sikap hidup rukun dan saling mengasihi dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hidup rukun di sekolah dapat dilihat dari contoh teman yang saling berbagi bekal atau bermain bersama tanpa bertengkar. |
| Konseptual | Hidup rukun adalah keadaan damai dan harmonis yang terwujud karena adanya sikap saling menghargai, menyayangi, dan bekerja sama antar individu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menunjukkan sikap menghargai perbedaan, berbagi, dan bekerja sama dengan teman di sekolah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya hidup rukun untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bagaimana perilaku mereka memengaruhi suasana di sekolah. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan rasa syukur atas setiap keunikan teman sebagai ciptaan Tuhan yang istimewa dan berharga. |
| 2. Cinta Ilmu | Berusaha memahami pentingnya hidup rukun di sekolah melalui cerita Alkitab dan contoh nyata. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah agar semua merasa nyaman dan damai saat belajar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mempraktikkan sikap berbagi, membantu, dan tidak bertengkar dengan teman untuk menciptakan suasana persahabatan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menciptakan lingkungan sekolah yang rukun dan damai sebagai wujud nyata persatuan di lingkungan terdekat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan bahwa setiap orang di sekolah memiliki keunikan sebagai ciptaan Tuhan dengan tepat.
- Dengan mendengarkan cerita Alkitab, peserta didik dapat mengidentifikasi pentingnya menghargai perbedaan antar teman di sekolah sesuai ajaran Kristiani.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga contoh perbuatan hidup rukun di sekolah dengan benar.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara hidup rukun di sekolah dengan menunjukkan sikap saling membantu dan berbagi.
- Setelah merancang poster, peserta didik dapat membuat poster sederhana berisi ajakan hidup rukun di sekolah secara kreatif dan mandiri.
Pemahaman bermakna: Hidup rukun di sekolah bukan hanya membuat suasana belajar lebih menyenangkan, tetapi juga merupakan wujud nyata kasih Tuhan yang diajarkan dalam Alkitab.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus berteman baik dengan semua orang di sekolah, meskipun kita berbeda-beda?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyusun kalimat ajakan yang baik dan jelas untuk poster, serta menceritakan kembali pengalaman dengan runtut. Seni Rupa: Peserta didik mengembangkan kreativitas dalam menggambar dan mewarnai poster ajakan hidup rukun dengan komposisi yang menarik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan mengajak anak berdiskusi tentang pengalaman hidup rukun di rumah dan lingkungan sekitar, serta mendorong anak untuk berbagi dan bekerja sama. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar ada ruang untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta sudut pajang untuk poster hasil karya peserta didik agar suasana belajar nyaman dan inspiratif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video singkat atau gambar digital tentang contoh hidup rukun di sekolah sebagai stimulus awal diskusi dan pengamatan peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan bahwa setiap orang di sekolah memiliki keunikan sebagai ciptaan Tuhan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Unik: Guru meminta peserta didik menepuk tangan satu kali jika memiliki rambut lurus, dua kali jika keriting, dan tiga kali jika bergelombang, lalu menyebutkan nama teman yang rambutnya sama. Dilanjutkan dengan ciri lain.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan mendengarkan cerita Alkitab, peserta didik dapat mengidentifikasi pentingnya menghargai perbedaan antar teman di sekolah sesuai ajaran Kristiani. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Nama: Peserta didik duduk melingkar. Satu anak menyebutkan namanya, anak kedua menyebut nama anak pertama dan namanya, dan seterusnya sampai semua anak menyebutkan semua nama secara berurutan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi keunikan teman dan cara menghargainya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang bagaimana caranya hidup rukun di sekolah.
Alat & bahan: krayon, pensil warna, lembar LKPD, pensil
Langkah kerja:
- Temukan kata-kata berikut di kotak huruf, lalu lingkari: RUKUN, UNIK, BERBAGI, SIMULASI.
Gambar 1. Cari kata - Perhatikan anak-anak. Lingkari 3 perbedaan yang kamu lihat pada mereka.
- Tuliskan 2 keunikan yang kamu temukan pada teman sebangkumu (misalnya: rambut, hobi, makanan kesukaan).
- Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana cara kalian menghargai keunikan teman-teman di sekolah? Tuliskan minimal 3 cara.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu rukun?
- Apakah kamu punya banyak teman di sekolah?
- Bagaimana perasaanmu saat ada teman yang berbagi makanan denganmu?
- Apa yang kamu lakukan jika melihat temanmu bertengkar?
Formatif (proses): Observasi sikap peserta didik saat berdiskusi, bekerja kelompok, dan menampilkan simulasi, serta penilaian terhadap rancangan poster.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya poster dan presentasinya, serta penilaian unjuk kerja dalam simulasi hidup rukun.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan bahwa setiap orang di sekolah memiliki keunikan sebagai ciptaan Tuhan. | Keunikan sebagai ciptaan Tuhan. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi pentingnya menghargai perbedaan antar teman di sekolah sesuai ajaran Kristiani. | Pentingnya menghargai perbedaan menurut Alkitab. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menyebutkan dan mempraktikkan contoh perbuatan hidup rukun di sekolah. | Contoh perbuatan hidup rukun dan praktiknya. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Membuat poster ajakan hidup rukun di sekolah. | Rancangan dan pembuatan poster hidup rukun. | 2 JP | kreativitas |
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang bagaimana caranya hidup rukun di sekolah. Sekolah adalah tempat kita belajar, bermain, dan berteman. Penting sekali untuk kita bisa hidup rukun agar suasana di sekolah selalu menyenangkan dan penuh kasih. Mari kita belajar bersama bagaimana Tuhan menghendaki kita hidup rukun dengan teman-teman semua.
1. Kita Semua Unik Ciptaan Tuhan
Setiap orang yang ada di sekolah, mulai dari teman-temanmu, guru, hingga penjaga sekolah, adalah ciptaan Tuhan yang istimewa. Tuhan menciptakan kita dengan berbagai perbedaan. Ada yang rambutnya lurus, ada yang keriting. Ada yang suka membaca, ada yang suka bermain bola. Ada yang kulitnya cerah, ada yang sawo matang. Semua perbedaan ini adalah anugerah dari Tuhan. Kita harus bangga dengan keunikan diri sendiri dan juga menghargai keunikan teman-teman kita. Tuhan mengasihi kita semua apa adanya.
2. Pentingnya Menghargai Perbedaan
Meskipun kita berbeda, kita semua adalah anak-anak Tuhan yang dikasihi-Nya. Alkitab mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan menghormati sesama. Dalam Roma 12:10 dikatakan, 'Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.' Ini berarti kita harus selalu bersikap baik kepada teman, tidak mengejek perbedaan mereka, dan selalu menghargai pilihan serta pendapat mereka. Dengan begitu, kita bisa hidup damai dan bahagia bersama.
3. Contoh Perbuatan Hidup Rukun di Sekolah
Ada banyak cara untuk menunjukkan hidup rukun di sekolah. Pertama, berbagi. Misalnya, berbagi bekal makanan atau pensil dengan teman yang lupa membawa. Kedua, saling membantu. Jika ada teman yang kesulitan memahami pelajaran, kita bisa membantunya. Jika ada teman yang terjatuh, kita segera menolongnya. Ketiga, tidak bertengkar. Jika ada perbedaan pendapat, bicarakan baik-baik tanpa marah atau memukul. Keempat, bermain bersama semua teman tanpa membeda-bedakan. Dengan melakukan hal-hal ini, sekolah akan menjadi tempat yang nyaman untuk semua.
4. Manfaat Hidup Rukun
Hidup rukun membawa banyak manfaat. Saat kita hidup rukun, hati kita menjadi tenang dan gembira. Kita punya banyak teman dan tidak merasa kesepian. Belajar di sekolah juga menjadi lebih menyenangkan karena tidak ada pertengkaran. Suasana kelas menjadi damai dan kita bisa fokus belajar. Selain itu, hidup rukun juga membuat Tuhan senang karena kita telah menjalankan perintah-Nya untuk saling mengasihi. Jadi, mari kita wujudkan hidup rukun di sekolah setiap hari!
5. Membangun Persahabatan Sejati
Persahabatan sejati dibangun di atas dasar kasih, kepercayaan, dan saling menghargai. Seperti kisah Daud dan Yonatan dalam Alkitab (2 Samuel 5:11), mereka adalah sahabat yang saling mendukung dan setia meskipun memiliki perbedaan status. Dalam persahabatan, kita belajar untuk mendengarkan, memaafkan, dan selalu ada untuk teman. Mari kita berusaha menjadi sahabat yang baik bagi semua orang di sekolah, sehingga kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang penuh kebahagiaan dan kasih Kristus.
Rangkuman: Setiap orang di sekolah adalah ciptaan Tuhan yang unik dan istimewa. Kita harus saling menghargai perbedaan dan menunjukkan kasih seperti yang diajarkan dalam Alkitab. Berbagi, membantu, dan tidak bertengkar adalah contoh perbuatan rukun yang membawa banyak manfaat. Dengan hidup rukun, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan dan hati kita dipenuhi sukacita. Mari kita semua menjadi pembawa damai dan kasih di sekolah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rukun | Keadaan damai, tidak bertengkar, dan saling menyayangi. |
| Unik | Berbeda dari yang lain, istimewa. |
| Menghargai | Menghormati dan menghormati nilai orang lain. |
| Berbagi | Memberikan sebagian milik kita kepada orang lain. |
| Simulasi | Kegiatan menirukan suatu keadaan atau peristiwa. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hidup Rukun di Sekolah" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hidup Rukun di Sekolah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Allah Memelihara AkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeluarga yang Saling MengasihiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBersyukur dalam Segala HalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah-kisah Yesus MenolongModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Berdoa Setiap HariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHidup Rukun dengan SesamaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjaga Alam CiptaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Agama Kristen lain yang sudah tersedia
Hidup Rukun di RumahPendidikan Agama Kristen Kelas II SDAku Mengasihi TemanPendidikan Agama Kristen Kelas II SDAku Menghormati GuruPendidikan Agama Kristen Kelas II SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hidup Rukun di Sekolah pada Pendidikan Agama Kristen SD, Fase A, elemen Allah dan Alam Ciptaan-Nya; Nilai-nilai Kristiani.
Modul Hidup Rukun di Sekolah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Hidup Rukun di Sekolah untuk Pendidikan Agama Kristen kelas II.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Hidup Rukun di Sekolah ini gratis?
Ya. Modul Hidup Rukun di Sekolah untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hidup Rukun di Sekolah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hidup Rukun di Sekolah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hidup Rukun di Sekolah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hidup Rukun di Sekolah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hidup Rukun di Sekolah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hidup Rukun di Sekolah untuk Pendidikan Agama Kristen kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hidup Rukun di Sekolah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hidup Rukun di Sekolah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Hidup Rukun di Sekolah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.