Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas VI
Yesus Menyelamatkan Manusia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Yesus Menyelamatkan Manusia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami kisah-kisah Alkitab tentang kasih Allah dan beberapa tokoh penting dalam Alkitab. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas karya keselamatan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari melalui doa dan tindakan kasih. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai kisah pengorbanan orang lain yang relevan dengan konsep keselamatan Yesus Kristus. - kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik menghasilkan karya kreatif yang menggambarkan pemahaman mereka tentang keselamatan melalui Yesus Kristus.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Tuhan dan Karya-Nya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan mensyukuri karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus serta menerapkan nilai-nilai kasih dan pengorbanan dalam kehidupan pribadi dan sosial. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta tentang kelahiran, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus yang tercatat dalam Alkitab adalah dasar keselamatan manusia. |
| Konseptual | Konsep inti dari materi ini adalah bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia melalui pengorbanan-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah untuk memahami dan mengaplikasikan ajaran tentang keselamatan Yesus dalam kehidupan nyata melalui studi Alkitab dan refleksi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang keselamatan Yesus Kristus dapat membentuk pola pikir dan tindakan mereka dalam merespons tantangan hidup. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan rasa syukur dan ketaatan kepada Tuhan Yesus Kristus atas karya keselamatan-Nya yang agung, serta menghargai ajaran-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari Alkitab dengan tekun untuk memahami kebenaran tentang keselamatan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan nilai kasih dan pengorbanan yang diajarkan Yesus Kristus untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menghargai diri sendiri sebagai ciptaan Tuhan yang berharga, serta mengasihi dan melayani sesama dengan tulus hati. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjadi warga negara yang baik dengan mengamalkan nilai-nilai kasih dan pengorbanan dalam kehidupan bermasyarakat, serta turut membangun bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi Alkitab Matius 2:1-12, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kelahiran Yesus Kristus dan maknanya bagi keselamatan manusia dengan tepat.
- Setelah mendengarkan kisah pengorbanan, peserta didik dapat mensyukuri karya keselamatan Yesus Kristus melalui doa dan tindakan nyata dengan tulus.
- Dengan mendiskusikan kisah-kisah nyata, peserta didik dapat menceritakan minimal tiga kisah pengorbanan orang di sekeliling mereka dengan runtut.
- Melalui kegiatan proyek, peserta didik dapat menghasilkan satu karya kreatif yang menggambarkan makna keselamatan Yesus Kristus secara orisinal.
- Setelah mengamati Matius 27:32-56 dan 28:1-10, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai puncak karya keselamatan dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat dunia yang mengorbankan diri-Nya demi keselamatan manusia akan menumbuhkan rasa syukur dan mendorong peserta didik untuk hidup sesuai ajaran-Nya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana pengorbanan seseorang bisa membawa dampak besar bagi kehidupan orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menceritakan kembali kisah, menulis puisi atau cerita, dan presentasi lisan yang runtut dan ekspresif. Seni Budaya: Eksplorasi berbagai bentuk karya seni seperti gambar, kolase, drama singkat, atau lagu untuk menyampaikan pesan keselamatan. Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan gotong royong yang relevan dengan ajaran agama dan kehidupan bermasyarakat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak untuk berbagi kisah pengorbanan yang pernah mereka alami atau saksikan sebagai inspirasi bagi karya kreatif peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, dengan sudut pajang untuk karya kreatif peserta didik, serta akses ke taman sekolah untuk mencari inspirasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang kisah kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus dari platform terpercaya, serta penggunaan aplikasi pengolah kata atau presentasi sederhana untuk proyek. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi Alkitab Matius 2:1-12, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kelahiran Yesus Kristus dan maknanya bagi keselamatan manusia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Tokoh Alkitab: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh Alkitab, peserta didik menebak namanya. Tokoh yang ditebak adalah Raja Herodes, orang Majus, dan Yesus.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati Matius 27:32-56 dan 28:1-10, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai puncak karya keselamatan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu kata (misal: 'salib'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata yang berhubungan dengan kata sebelumnya (misal: 'pengorbanan', 'kasih', 'Yesus'). Dilakukan bergiliran.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Memahami peristiwa kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus serta maknanya bagi keselamatan manusia.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Modul ini akan mengajak kamu menjelajahi kisah paling penting dalam iman Kristen: bagaimana Yesus menyelamatkan manusia. Kita akan belajar tentang kelahiran-Nya yang ajaib, pengorbanan-Nya yang mulia, dan kebangkitan-Nya yang membawa harapan.
Alat & bahan: Alkitab, kertas manila, spidol warna, lem, gunting, gambar ilustrasi
Langkah kerja:
- Amati bintang dan bayi yang diberikan guru. Tuliskan apa yang kamu lihat dan kaitkan dengan kisah Natal.
- Bacalah Matius 2:1-12 dan Matius 27:32-56 serta 28:1-10 dari Alkitabmu bersama kelompok.
- Diskusikan dalam kelompok mengenai peristiwa penting yang terjadi pada setiap bagian Alkitab yang dibaca (kelahiran, kematian, kebangkitan).
- Catatlah makna keselamatan yang terkandung dalam setiap peristiwa tersebut pada tabel yang tersedia.
Gambar 1. Tabel - Buatlah sebuah peta pikiran yang menghubungkan ketiga peristiwa tersebut dan maknanya bagi keselamatan manusia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang kamu tahu tentang Yesus Kristus?
- Menurutmu, mengapa Yesus datang ke dunia?
- Apa arti 'selamat' bagimu?
- Pernahkah kamu mendengar kisah tentang pengorbanan seseorang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan penyelesaian proyek karya kreatif.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kreatif dan jawaban esai tentang pemahaman keselamatan Yesus Kristus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melalui studi Alkitab Matius 2:1-12, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kelahiran Yesus Kristus dan maknanya bagi keselamatan manusia dengan tepat. | Kelahiran Yesus sebagai awal karya keselamatan. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Setelah mengamati Matius 27:32-56 dan 28:1-10, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai puncak karya keselamatan dengan benar. | Kematian dan Kebangkitan Yesus sebagai puncak keselamatan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Dengan mendiskusikan kisah-kisah nyata, peserta didik dapat menceritakan minimal tiga kisah pengorbanan orang di sekeliling mereka dengan runtut. | Kisah pengorbanan dan hubungannya dengan keselamatan. | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 4 | Melalui kegiatan proyek, peserta didik dapat menghasilkan satu karya kreatif yang menggambarkan makna keselamatan Yesus Kristus secara orisinal. | Proyek karya kreatif tentang keselamatan Yesus. | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Modul ini akan mengajak kamu menjelajahi kisah paling penting dalam iman Kristen: bagaimana Yesus menyelamatkan manusia. Kita akan belajar tentang kelahiran-Nya yang ajaib, pengorbanan-Nya yang mulia, dan kebangkitan-Nya yang membawa harapan. Mari kita temukan makna keselamatan ini bagi hidup kita!
1. Kelahiran Yesus: Awal Keselamatan
Kelahiran Yesus Kristus, seperti dicatat dalam Matius 2:1-12, adalah peristiwa luar biasa yang menandai dimulainya rencana keselamatan Allah bagi manusia. Yesus lahir di Betlehem, memenuhi nubuat para nabi. Orang Majus dari Timur datang mencari Dia, dipimpin oleh bintang, untuk menyembah-Nya sebagai Raja. Kelahiran-Nya bukan hanya sekadar kelahiran seorang bayi, melainkan inkarnasi Allah sendiri ke dalam dunia, datang sebagai Juru Selamat yang akan membebaskan manusia dari dosa dan memberikan hidup kekal. Ini adalah langkah pertama Allah mendekat kepada manusia, menunjukkan kasih-Nya yang tak terbatas.
2. Yesus Kristus: Sang Juruselamat
Yesus Kristus adalah pusat dari iman Kristen. Nama 'Yesus' berarti 'Yahweh menyelamatkan', dan 'Kristus' berarti 'yang diurapi' atau 'Mesias'. Dia adalah Anak Allah yang diutus untuk menyelamatkan manusia dari dosa-dosa mereka. Melalui ajaran-Nya, mukjizat-Nya, dan terutama melalui kematian serta kebangkitan-Nya, Yesus menunjukkan jalan menuju rekonsiliasi dengan Allah. Dia datang bukan untuk menghukum, melainkan untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, menawarkan pengampunan dan kehidupan baru bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Ini adalah inti dari kabar baik Injil.
3. Pengorbanan Yesus di Salib
Puncak dari karya keselamatan Yesus adalah pengorbanan-Nya di kayu salib. Matius 27:32-56 menceritakan bagaimana Yesus disalibkan di Golgota, menderita siksaan fisik dan mental yang dahsyat. Kematian-Nya di salib adalah tindakan kasih terbesar, di mana Dia menanggung hukuman dosa seluruh umat manusia. Melalui darah-Nya yang tertumpah, dosa-dosa kita diampuni dan kita diperdamaikan dengan Allah. Ini adalah penebusan yang sempurna, harga yang dibayar untuk membebaskan kita dari perbudakan dosa. Tanpa pengorbanan ini, tidak ada jalan menuju keselamatan sejati.
4. Kebangkitan Yesus: Kemenangan atas Dosa dan Kematian
Setelah kematian-Nya, Yesus tidak tinggal dalam kubur. Matius 28:1-10 mencatat peristiwa kebangkitan-Nya yang ajaib pada hari ketiga. Kubur yang kosong dan penampakan-Nya kepada para murid membuktikan bahwa Dia telah mengalahkan dosa dan kematian. Kebangkitan Yesus adalah fondasi iman Kristen, menegaskan bahwa Dia adalah Allah yang hidup dan bahwa janji keselamatan-Nya adalah nyata. Kebangkitan-Nya memberikan harapan akan kebangkitan bagi orang percaya dan jaminan kehidupan kekal bersama Allah. Ini adalah kemenangan mutlak atas kuasa kegelapan.
5. Makna Keselamatan bagi Kehidupan Kita
Keselamatan yang diberikan Yesus Kristus memiliki makna mendalam bagi setiap orang percaya. Ini berarti kita telah diampuni dari dosa-dosa kita, memiliki hubungan yang benar dengan Allah, dan memiliki jaminan kehidupan kekal. Keselamatan ini juga memengaruhi cara kita hidup di dunia ini. Kita dipanggil untuk hidup dalam kasih, melayani sesama, dan menjadi terang di tengah kegelapan. Rasa syukur atas keselamatan ini seharusnya mendorong kita untuk terus bertumbuh dalam iman dan menjadi saksi Kristus dalam setiap aspek kehidupan kita, membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
6. Menghargai Pengorbanan Orang Lain
Selain pengorbanan Yesus, kita juga sering menyaksikan kisah-kisah pengorbanan dari orang-orang di sekitar kita. Misalnya, orang tua yang bekerja keras demi anak-anaknya, guru yang mendedikasikan diri untuk mendidik, atau teman yang rela membantu di saat sulit. Kisah-kisah ini mengajarkan kita tentang nilai kasih dan kebersamaan. Dengan menghargai pengorbanan orang lain, kita belajar untuk lebih peduli, berempati, dan termotivasi untuk juga berbuat baik. Ini adalah cerminan dari prinsip kasih yang diajarkan Yesus, yang mendorong kita untuk saling melayani dan mendukung satu sama lain.
Rangkuman: Yesus Kristus adalah Juruselamat manusia, yang karya keselamatan-Nya dimulai dari kelahiran-Nya, mencapai puncaknya pada kematian-Nya di salib, dan kemenangan-Nya melalui kebangkitan. Melalui pengorbanan-Nya, kita diampuni dari dosa dan memperoleh hidup kekal. Pemahaman ini mendorong kita untuk bersyukur dan menghidupi nilai-nilai kasih serta pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Keselamatan | Keadaan terbebas dari dosa dan hukuman, serta menerima hidup kekal melalui Yesus Kristus. |
| Inkarnasi | Peristiwa di mana Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus. |
| Penebusan | Tindakan Yesus Kristus membayar harga dosa manusia melalui kematian-Nya di salib. |
| Kebangkitan | Peristiwa Yesus bangkit dari kematian pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya. |
| Pengorbanan | Tindakan rela memberikan sesuatu yang berharga demi kebaikan orang lain atau tujuan yang lebih besar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Yesus Menyelamatkan Manusia" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Yesus Menyelamatkan Manusia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ibadah yang SejatiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGereja dan PelayanannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHidup BerpengharapanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTokoh Iman Perjanjian BaruModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Melayani MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjadi Terang dan Garam DuniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersiapan Remaja KristenModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Agama Kristen lain yang sudah tersedia
Menjadi Manusia BaruPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDTuhan Pencipta Manusia MengelolaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDAku Pribadi Yang IstimewaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDAku, Pribadi yang IstimewaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Yesus Menyelamatkan Manusia pada Pendidikan Agama Kristen SD, Fase C, elemen Tuhan dan Karya-Nya.
Modul Yesus Menyelamatkan Manusia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Yesus Menyelamatkan Manusia untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VI.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Yesus Menyelamatkan Manusia ini gratis?
Ya. Modul Yesus Menyelamatkan Manusia untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Yesus Menyelamatkan Manusia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Yesus Menyelamatkan Manusia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Yesus Menyelamatkan Manusia dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Yesus Menyelamatkan Manusia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Yesus Menyelamatkan Manusia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Yesus Menyelamatkan Manusia untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Yesus Menyelamatkan Manusia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Yesus Menyelamatkan Manusia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Yesus Menyelamatkan Manusia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.