SDKelas VFase CSemester 2

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas V
Menjadi Sehat dan Aktif

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Menjadi sehat dan aktif adalah pilihan gaya hidup. Dengan memahami dampak digital, membaca label gizi, dan merencanakan menu serta aktivitas fisik, kita dapat menjaga kesehatan optimal. Keseimbangan antara asupan gizi dan gerakan tubuh adalah kunci utama untuk tumbuh kembang yang baik dan terhindar dari berbagai penyakit. Mari jadi agen perubahan untuk gaya hidup sehat!

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menjadi Sehat dan Aktif
PJOK · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menjadi Sehat dan Aktif
PJOK · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasC / V
Materi PokokMenjadi Sehat dan Aktif
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya makanan dan aktivitas fisik untuk pertumbuhan tubuh.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kesehatan — elemen: Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
    Peserta didik menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan memilih makanan bergizi dan aktif bergerak dalam kehidupan sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis informasi pada label gizi untuk membuat keputusan makanan yang sehat berdasarkan data dan fakta.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama secara efektif
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan menu makanan sehat dan aktivitas fisik yang menyenangkan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainGaya Hidup Sehat
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan perilaku hidup sehat dan aktif, memahami pentingnya gizi seimbang, serta mampu membuat keputusan cerdas terkait kesehatan diri dan lingkungan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta bahwa banyak anak saat ini menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar dibandingkan beraktivitas fisik.
KonseptualKonsep gaya hidup aktif dan gizi seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit.
ProseduralPeserta didik akan belajar prosedur membaca dan memahami label gizi serta cara merencanakan menu makanan sehat.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya mengambil keputusan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video tentang gaya hidup anak di era digital, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan dampak positif dan negatif dari gaya hidup digital terhadap kesehatan dengan benar.
  3. Melalui simulasi membaca label gizi, peserta didik dapat menganalisis informasi gizi pada kemasan makanan untuk memilih makanan sehat dengan cermat.
  4. Setelah melakukan praktik aktivitas fisik ringan, peserta didik dapat merancang rencana aktivitas fisik sederhana yang menyenangkan untuk menjaga kebugaran tubuh secara mandiri.
  5. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat menyusun menu makanan sehat seimbang berdasarkan piramida gizi dengan tepat.
  6. Melalui presentasi hasil diskusi, peserta didik dapat mengomunikasikan pentingnya gaya hidup sehat dan aktif kepada teman-teman dengan percaya diri.
Halaman 2 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Gaya hidup aktif dan pola makan bergizi seimbang adalah fondasi utama untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh secara berkelanjutan agar terhindar dari berbagai penyakit.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa tubuh kita membutuhkan makanan yang bergizi dan aktivitas fisik setiap hari?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam: Mempelajari fungsi organ tubuh dan kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan.
Bahasa Indonesia: Menganalisis informasi pada teks label gizi dan menyusun laporan hasil diskusi.
Matematika: Menghitung kandungan gizi (kalori, protein, lemak) berdasarkan data pada label makanan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya gizi seimbang dan aktivitas fisik di rumah, serta mendukung anak dalam memilih makanan sehat.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan lapangan sekolah atau area terbuka untuk praktik aktivitas fisik dan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan video edukasi tentang gizi dan gaya hidup sehat, serta aplikasi sederhana untuk memantau asupan makanan atau aktivitas fisik.
Halaman 3 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video tentang gaya hidup anak di era digital, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Sehat Bugar: Guru memimpin tepuk tangan dengan irama 'sehat-bugar-ceria' sambil menyebutkan satu aktivitas sehat, lalu peserta didik mengulang dan menambah aktivitas lain.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik tentang aktivitas yang paling sering mereka lakukan di waktu luang, lalu mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesehatan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi gaya hidup sehat dan tidak sehat, serta memantik rasa ingin tahu peserta didik dengan pertanyaan: 'Bagaimana gaya hidup kita saat ini memengaruhi kesehatan tubuh?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek atau beberapa gambar tentang gaya hidup anak di era digital, meliputi aktivitas fisik dan penggunaan gawai, lalu meminta peserta didik mengamati dengan seksama.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan panduan terkait video/gambar yang ditayangkan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat yang mereka amati dari video/gambar, serta mencatat potensi dampak positif dan negatifnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat, serta dampak yang mungkin timbul, kemudian menuliskan ide-ide awal untuk mengatasi dampak negatif gaya hidup digital.
  2. Peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka di depan kelas, dengan penekanan pada identifikasi masalah dan solusi awal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menekankan pada kelengkapan identifikasi ciri dan dampaknya.
  2. Guru mengajak seluruh peserta didik untuk menyimpulkan bersama ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat, serta pentingnya keseimbangan antara aktivitas fisik dan penggunaan gawai.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya gaya hidup aktif untuk kesehatan jangka panjang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang gaya hidup sehat dan tidak sehat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif mereka, dan mengajak peserta didik untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya tentang gizi seimbang dan meminta peserta didik untuk mencari informasi awal tentang label gizi, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui simulasi membaca label gizi, peserta didik dapat menganalisis informasi gizi pada kemasan makanan untuk memilih makanan sehat dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Makanan Sehat: Guru menyebutkan ciri-ciri makanan (misal: berwarna hijau, banyak serat, tumbuh di tanah), lalu peserta didik menebak nama makanannya. Dilakukan cepat dan bergantian.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang gaya hidup sehat dengan pentingnya memilih makanan yang tepat, bertanya: 'Bagaimana kita tahu makanan yang kita makan itu sehat atau tidak?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan menganalisis label gizi, serta memotivasi peserta didik dengan pertanyaan: 'Apakah semua makanan kemasan yang terlihat enak itu baik untuk tubuh kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan beberapa contoh kemasan makanan ringan yang populer di kalangan anak-anak, lalu bertanya: 'Apa saja informasi yang bisa kita dapatkan dari kemasan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama dengan pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD serta beberapa contoh kemasan makanan (atau gambar label gizi dari berbagai produk).
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati label gizi pada kemasan makanan, mengidentifikasi bagian-bagian penting seperti informasi nilai gizi, komposisi, dan tanggal kedaluwarsa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menganalisis informasi gizi dari minimal tiga produk makanan yang berbeda, membandingkan kandungan gula, garam, lemak, dan zat gizi lainnya, kemudian membuat kesimpulan tentang mana yang lebih sehat.
  2. Peserta didik mengisi LKPD dengan hasil analisis mereka dan bersiap untuk mempresentasikan temuan mereka di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik terhadap hasil analisis kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan dalam membaca label gizi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya membaca label gizi.
  2. Guru mengajak seluruh peserta didik untuk menyimpulkan kriteria makanan sehat berdasarkan informasi label gizi dan bagaimana informasi tersebut membantu mereka membuat pilihan makanan yang lebih baik.
  3. Guru memberikan penguatan tentang bahaya konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah membaca label gizi dan manfaatnya dalam memilih makanan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik dalam belajar dan mendorong mereka untuk selalu membaca label gizi sebelum membeli makanan.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan merancang menu makanan sehat dan aktivitas fisik, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BERGERAK!Detektif Gizi: Ayo Baca Label Makanan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis informasi pada label gizi untuk membuat pilihan makanan sehat.

Alat & bahan: Kemasan makanan ringan (minimal 3 jenis berbeda), pulpen, lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Tuliskan zat gizi utama setiap makanan pada tabel berikut, lalu susun menu bergizi seimbang untuk sarapanmu.
    Sumber zat giziMakananZat gizi utamaNasiRotiTelurTempe
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati dengan seksama kemasan makanan ringan yang tersedia.
  3. Identifikasi bagian-bagian label gizi seperti 'Informasi Nilai Gizi', 'Komposisi', dan 'Tanggal Kedaluwarsa'.
  4. Catat kandungan energi total, lemak total, gula, dan natrium (garam) dari setiap kemasan pada tabel di bawah.
  5. Bandingkan data yang kamu catat dan diskusikan dengan kelompokmu, mana makanan yang lebih sehat dan mengapa.
  6. Buatlah kesimpulan tentang pentingnya membaca label gizi sebelum membeli makanan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa makanan favoritmu dan mengapa?
  2. Apakah kamu sering berolahraga? Olahraga apa yang kamu suka?
  3. Menurutmu, apa itu gaya hidup sehat?
  4. Pernahkah kamu membaca informasi pada kemasan makanan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian poster/mind map rancangan menu makanan sehat dan aktivitas fisik, serta presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri gaya hidup sehat dan tidak sehat.Gaya Hidup Anak di Era Serba Digital2 JPkesehatan, penalaran kritis
2Menganalisis informasi gizi pada kemasan makanan.Memahami Label Gizi2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merancang menu makanan sehat dan aktivitas fisik.Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gizi dan Aktivitas Fisik2 JPkesehatan, kolaborasi
Halaman 8 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting. Di era serba digital ini, banyak kebiasaan baru yang muncul, baik yang mendukung kesehatan maupun yang justru merugikan. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami bagaimana gaya hidupmu memengaruhi kesehatan, cara memilih makanan yang tepat, dan merencanakan aktivitas fisik yang menyenangkan agar kamu selalu sehat dan aktif.

1. Gaya Hidup Anak di Era Serba Digital
Era digital membawa banyak kemudahan, tetapi juga tantangan bagi kesehatan anak-anak. Penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengurangi waktu untuk bergerak dan berinteraksi sosial secara langsung. Ciri gaya hidup tidak sehat di era digital antara lain: kurang tidur karena bermain gawai hingga larut malam, kurang bergerak karena lebih banyak duduk, dan mengonsumsi makanan cepat saji. Sebaliknya, gaya hidup sehat di era digital berarti memanfaatkan teknologi secara bijak, tetap aktif bergerak, tidur cukup, dan makan makanan bergizi. Keseimbangan adalah kunci utama.

2. Dampak Positif dan Negatif Gaya Hidup Digital
Gaya hidup digital memiliki dampak positif, seperti kemudahan akses informasi kesehatan, aplikasi olahraga, dan komunikasi dengan teman. Namun, ada juga dampak negatif yang perlu diwaspadai. Terlalu banyak menatap layar bisa menyebabkan mata lelah, sakit kepala, bahkan gangguan tidur. Kurangnya aktivitas fisik karena asyik bermain gawai bisa menyebabkan obesitas dan masalah tulang. Penting bagi kita untuk mengatur waktu penggunaan gawai dan memastikan kita tetap memiliki waktu untuk bermain di luar dan berolahraga.

3. Memahami Label Gizi pada Kemasan Makanan
Label gizi adalah informasi penting yang tertera pada kemasan makanan. Dengan membaca label gizi, kita bisa mengetahui kandungan nutrisi dalam makanan tersebut, seperti energi, protein, lemak, karbohidrat, gula, dan garam (natrium). Bagian 'Informasi Nilai Gizi' menunjukkan jumlah kandungan per sajian. Penting juga untuk melihat 'Tanggal Kedaluwarsa' untuk memastikan makanan masih layak konsumsi. Memahami label gizi membantu kita membuat pilihan makanan yang lebih sehat dan menghindari makanan dengan kandungan gula, garam, atau lemak yang tinggi.

4. Nutrisi Penting dalam Makanan
Tubuh kita membutuhkan berbagai nutrisi untuk berfungsi dengan baik. Karbohidrat adalah sumber energi utama, ditemukan pada nasi, roti, dan kentang. Protein penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel, ada pada daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Lemak memberikan energi cadangan dan membantu penyerapan vitamin. Vitamin dan mineral menjaga sistem kekebalan tubuh dan berbagai fungsi organ, banyak terdapat pada buah dan sayur. Air juga sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

5. Piramida Gizi dan Piring Makanku
Piramida gizi atau 'Piring Makanku' adalah panduan untuk makan sehat seimbang. Ini menunjukkan proporsi makanan yang harus kita konsumsi setiap hari. Bagian paling bawah (terbanyak) adalah karbohidrat, diikuti buah dan sayur, lalu protein hewani dan nabati, dan paling atas (paling sedikit) adalah gula, garam, dan lemak. Dengan mengikuti panduan ini, kita bisa memastikan tubuh mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah yang tepat, sehingga kita tetap sehat dan berenergi.

6. Merancang Menu Makanan Sehat Seimbang
Merancang menu makanan sehat berarti kita merencanakan makanan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam agar seimbang gizinya. Contoh menu sarapan sehat: nasi goreng dengan telur dan sayur. Makan siang: nasi, lauk ayam/ikan, tempe/tahu, sayur bening, buah. Makan malam: nasi, sup ikan, tumis kangkung. Penting juga untuk memilih camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan daripada makanan ringan kemasan. Variasi makanan setiap hari juga penting agar nutrisi yang didapat lebih beragam.

7. Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Kesehatan
Selain makanan bergizi, aktivitas fisik juga sangat penting untuk menjaga kesehatan. Bergerak aktif membantu memperkuat otot dan tulang, menjaga berat badan ideal, meningkatkan mood, dan tidur lebih nyenyak. Contoh aktivitas fisik yang bisa dilakukan anak-anak antara lain bermain sepeda, berlari, berenang, bermain bola, atau melompat tali. Usahakan untuk beraktivitas fisik minimal 60 menit setiap hari. Pilih aktivitas yang kamu sukai agar lebih semangat melakukannya.

8. Membuat Rencana Aktivitas Fisik Menyenangkan
Agar aktivitas fisik tidak membosankan, buatlah rencana yang bervariasi dan menyenangkan. Kamu bisa mengajak teman-teman bermain di taman, bersepeda keliling komplek, atau berenang di akhir pekan. Jadwalkan waktu khusus setiap hari untuk bergerak, misalnya 30 menit setelah pulang sekolah atau di sore hari. Ingat, setiap gerakan kecil itu penting. Kurangi waktu duduk di depan layar dan perbanyak bergerak agar tubuhmu selalu sehat dan bugar.

Rangkuman: Menjadi sehat dan aktif adalah pilihan gaya hidup. Dengan memahami dampak digital, membaca label gizi, dan merencanakan menu serta aktivitas fisik, kita dapat menjaga kesehatan optimal. Keseimbangan antara asupan gizi dan gerakan tubuh adalah kunci utama untuk tumbuh kembang yang baik dan terhindar dari berbagai penyakit. Mari jadi agen perubahan untuk gaya hidup sehat!

Halaman 9 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Gaya Hidup AktifKebiasaan melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Gizi SeimbangSusunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh.
Label GiziInformasi nutrisi pada kemasan makanan.
ObesitasKondisi kelebihan berat badan yang dapat memicu masalah kesehatan.
NatriumKandungan garam dalam makanan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menjadi Sehat dan Aktif" mata pelajaran PJOK Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menjadi Sehat dan Aktif — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menjadi Sehat dan Aktif ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VPeta Konsep
Menjadi Sehat dan AktifGaya Hidup Anak di Era Serba DigitalDampak Positif dan Negatif Gaya Hidup DigitalMemahami Label Gizi pada Kemasan MakananNutrisi Penting dalam MakananPiramida Gizi dan Piring Makanku
Dari sub-bab Menjadi Sehat dan AktifHalaman 12
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VProfil Lulusan
KesehatanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menjadi Sehat dan Aktif yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjadi Sehat dan Aktif pada PJOK SD, Fase C, elemen Gaya Hidup Sehat.

Modul Menjadi Sehat dan Aktif ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi PJOK kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar PJOK materi Menjadi Sehat dan Aktif ini gratis?

Ya. Modul Menjadi Sehat dan Aktif untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menjadi Sehat dan Aktif ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menjadi Sehat dan Aktif ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjadi Sehat dan Aktif dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menjadi Sehat dan Aktif ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjadi Sehat dan Aktif tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjadi Sehat dan Aktif untuk PJOK kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menjadi Sehat dan Aktif ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjadi Sehat dan Aktif beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul PJOK ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Menjadi Sehat dan Aktif yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.