SDLBKelas IFase A

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas I
Bunyi Apa? — Tunagrahita

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Bunyi adalah suara yang bisa kita dengar dari berbagai sumber seperti hewan dan benda. Setiap bunyi memiliki ciri khasnya sendiri. Kita bisa mengidentifikasi bunyi dari hewan seperti kucing atau ayam, dan bunyi dari benda seperti bel atau tepuk tangan. Kita juga bisa membuat bunyi sendiri dengan benda-benda sederhana di sekitar kita. Mengenali bunyi membantu kita memahami dunia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bunyi Apa? — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bunyi Apa? — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Fase A · Kelas I · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasA / I
Materi PokokBunyi Apa? — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 30 menit = 60 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik dapat mendengar dan menunjukkan respons sederhana terhadap bunyi-bunyi yang familiar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bunyi di lingkungan sekitar dan meresponsnya dengan tepat, serta menunjukkan minat terhadap suara-suara di sekitarnya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda banyak bunyi di sekitar kita, seperti suara hewan, kendaraan, dan alat musik.
KonseptualBunyi adalah sesuatu yang dapat didengar dan memiliki sumber yang berbeda-beda.
ProseduralPeserta didik belajar mengidentifikasi dan menirukan berbagai bunyi melalui pendengaran dan pengamatan.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya mendengarkan dan mengenali bunyi untuk memahami lingkungan sekitarnya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan mendengarkan rekaman suara, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bunyi hewan dengan tepat.
  2. Dengan mengamati gambar dan menirukan suara, peserta didik dapat menunjukkan bunyi benda-benda di sekitar mereka secara mandiri.
  3. Melalui aktivitas membuat suara dengan benda sederhana, peserta didik dapat menciptakan dua jenis bunyi berbeda secara kreatif.
Halaman 2 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengenali dan membedakan berbagai bunyi membantu kita memahami apa yang terjadi di sekitar kita dan berkomunikasi dengan orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Bunyi apa yang sering kamu dengar di rumah atau di sekolah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik mengeksplorasi bunyi-bunyi dari alat musik sederhana atau benda di sekitar untuk menciptakan irama.
Matematika: Peserta didik dapat menghitung jumlah bunyi yang didengar atau mengelompokkan bunyi berdasarkan kategori.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk membantu peserta didik mengenali bunyi-bunyi di rumah dan lingkungan sekitar, seperti suara kendaraan atau alat rumah tangga.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas didesain agar nyaman dan bebas gangguan suara, dengan area khusus untuk mendengarkan rekaman suara dan bereksplorasi dengan benda-benda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan rekaman suara hewan dan benda dari internet atau aplikasi edukasi untuk memperkaya pengalaman pendengaran peserta didik.
Halaman 3 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan mendengarkan rekaman suara, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bunyi hewan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik membuat suara 'shhh' dan 'hmm' lalu bertanya, 'Suara apa ini? Kalian bisa mendengar?'
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan belajar mengenali berbagai bunyi di sekitar kita dan mengajak peserta didik menebak bunyi-bunyi yang didengar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar hewan dan benda sambil memutarkan rekaman bunyi hewan (misalnya kucing, anjing, ayam) dan bunyi benda (misalnya bel, tepuk tangan).
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Bunyi apa yang kalian dengar? Apakah bunyi kucing sama dengan bunyi bel?' sambil menunjuk gambar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu atau berpasangan mendengarkan rekaman bunyi hewan dan benda, kemudian menirukan bunyi yang mereka dengar.
  2. Pengolahan data: Guru membimbing peserta didik untuk menghubungkan bunyi dengan gambar yang sesuai dan menyebutkan nama sumber bunyi tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pembuktian: Peserta didik secara bergantian maju ke depan untuk menirukan bunyi hewan atau benda yang ditunjukkan guru.
  2. Menarik kesimpulan: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama bahwa setiap hewan dan benda memiliki bunyi yang berbeda-beda.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik merangkum bunyi-bunyi yang telah dipelajari hari ini.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan pujian kepada peserta didik yang aktif dan berhasil menirukan bunyi, menciptakan suasana gembira.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk terus mendengarkan bunyi di sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati gambar dan menirukan suara, peserta didik dapat menunjukkan bunyi benda-benda di sekitar mereka secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik melakukan permainan 'Tepuk Bunyi' dengan menirukan bunyi tepuk tangan, jentikan jari, dan hentakan kaki.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan melanjutkan belajar tentang bunyi dan mencoba membuat bunyi sendiri dari benda-benda sederhana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menunjukkan beberapa benda sederhana di kelas (misalnya pensil, buku, penggaris) dan bertanya, 'Benda ini bisa mengeluarkan bunyi apa?'
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Bagaimana cara membuat bunyi dari benda-benda ini? Apakah bunyinya sama?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mencoba menghasilkan bunyi dari benda-benda yang disediakan guru dengan cara yang berbeda (misalnya memukul, menggesek, menjatuhkan).
  2. Pengolahan data: Peserta didik mencatat atau menggambar benda dan bunyi yang dihasilkan di LKPD 'Ayo Membuat Bunyi!'
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pembuktian: Setiap pasangan mempresentasikan bunyi yang mereka hasilkan dari benda dan menirukannya di depan kelas.
  2. Menarik kesimpulan: Guru dan peserta didik menyimpulkan bahwa benda-benda di sekitar kita dapat menghasilkan bunyi yang berbeda-beda dengan cara yang berbeda pula.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik menyebutkan kembali bunyi-bunyi yang mereka buat dan sumbernya.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik dalam membuat bunyi dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru berpesan untuk selalu peka terhadap bunyi di sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Membuat Bunyi!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 20 menit

Tujuan: Peserta didik dapat membuat bunyi dari benda-benda sederhana dan mengidentifikasi jenis bunyinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Halo, teman-teman! Pernahkah kamu mendengar berbagai macam suara di sekitarmu?

Alat & bahan: Pensil, buku, penggaris, sendok, gelas, botol plastik kosong

Langkah kerja:

  1. Ambil satu benda dari meja (misalnya pensil).
  2. Coba buat bunyi dari pensil itu (misalnya diketuk ke meja).
  3. Dengarkan bunyi yang dihasilkan. Apakah bunyinya keras atau pelan?
  4. Gambar benda yang kamu gunakan dan tuliskan bunyi yang dihasilkan di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu bisa mendengar suara tepuk tangan guru?
  2. Bunyi apa yang kamu dengar saat guru membunyikan bel?
  3. Bisakah kamu menirukan suara kucing?
  4. Benda apa yang ada di sekitarmu yang bisa mengeluarkan bunyi?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi peserta didik dalam kegiatan mendengarkan dan menirukan bunyi, serta kemampuan mereka mengidentifikasi sumber bunyi.

Sumatif (akhir): Penilaian kinerja peserta didik dalam membuat bunyi dari benda sederhana dan mengelompokkan bunyi berdasarkan sumbernya melalui LKPD.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui kegiatan mendengarkan rekaman suara, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bunyi hewan dengan tepat.Bunyi hewan2 JPkomunikasi
2Dengan mengamati gambar dan menirukan suara, peserta didik dapat menunjukkan bunyi benda-benda di sekitar mereka secara mandiri.Bunyi benda1 JPkemandirian
3Melalui aktivitas membuat suara dengan benda sederhana, peserta didik dapat menciptakan dua jenis bunyi berbeda secara kreatif.Membuat bunyi1 JPkreativitas
Halaman 8 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Halo, teman-teman! Pernahkah kamu mendengar berbagai macam suara di sekitarmu? Ada suara burung berkicau, suara mobil lewat, atau suara temanmu tertawa. Semua itu adalah bunyi! Ayo kita belajar mengenal berbagai bunyi dan bagaimana bunyi itu bisa ada.

1. Apa Itu Bunyi?
Bunyi adalah sesuatu yang bisa kita dengar. Kita mendengar bunyi dengan telinga kita. Bunyi bisa berasal dari banyak hal, seperti hewan, benda, atau bahkan manusia. Setiap bunyi memiliki ciri khasnya sendiri yang membuat kita bisa membedakannya. Misalnya, suara kucing 'meong' berbeda dengan suara anjing 'guk guk'. Dengan mendengar, kita bisa tahu apa yang terjadi di sekitar kita.

2. Bunyi dari Hewan
Banyak hewan mengeluarkan bunyi. Masing-masing hewan punya bunyi yang berbeda. Ayam berbunyi 'kokok petok', bebek berbunyi 'kwek kwek', dan kambing berbunyi 'embek'. Bunyi ini membantu hewan berkomunikasi satu sama lain atau memberi tahu kita keberadaan mereka. Dengan mengenali bunyi hewan, kita bisa tahu hewan apa yang ada di dekat kita, meskipun kita tidak melihatnya secara langsung.

3. Bunyi dari Benda
Benda-benda di sekitar kita juga bisa mengeluarkan bunyi, lho! Misalnya, bel sepeda berbunyi 'kring kring', jam dinding berbunyi 'tik tok', atau tepuk tangan kita sendiri. Bunyi ini bisa muncul jika benda itu digerakkan, dipukul, atau digesek. Kita bisa membuat berbagai bunyi menarik dari benda-benda sederhana yang ada di rumah atau di sekolah kita. Ayo coba!

4. Membuat Bunyi Sendiri
Kita bisa membuat bunyi dengan berbagai cara. Coba ambil pensil dan ketuk ke meja, bunyinya 'tok tok tok'. Sekarang coba ambil gelas dan sendok, ketuk sendok ke gelas, bunyinya 'ting ting ting'. Berbeda, kan? Setiap benda bisa mengeluarkan bunyi yang unik. Kita bisa bereksplorasi dan berkreasi untuk menemukan bunyi-bunyi baru dari benda-benda di sekitar kita. Ini sangat menyenangkan!

Rangkuman: Bunyi adalah suara yang bisa kita dengar dari berbagai sumber seperti hewan dan benda. Setiap bunyi memiliki ciri khasnya sendiri. Kita bisa mengidentifikasi bunyi dari hewan seperti kucing atau ayam, dan bunyi dari benda seperti bel atau tepuk tangan. Kita juga bisa membuat bunyi sendiri dengan benda-benda sederhana di sekitar kita. Mengenali bunyi membantu kita memahami dunia.

Halaman 9 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BunyiSesuatu yang dapat didengar oleh telinga.
Sumber bunyiAsal atau tempat bunyi itu keluar.
MengidentifikasiMengenali atau mengetahui sesuatu.
MenirukanMengulang atau mencontoh suara yang didengar.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bunyi Apa? — Tunagrahita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bunyi Apa? — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bunyi Apa? — Tunagrahita ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IPeta Konsep
Bunyi Apa? — TunagrahitaApa Itu Bunyi?Bunyi dari HewanBunyi dari BendaMembuat Bunyi Sendiri
Dari sub-bab Bunyi Apa? — TunagrahitaHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IProfil Lulusan
KomunikasiKemandirianKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bunyi Apa? — Tunagrahita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bunyi Apa? — Tunagrahita pada Bahasa Indonesia SDLB, Fase A, elemen Menyimak.

Modul Bunyi Apa? — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bunyi Apa? — Tunagrahita untuk Bahasa Indonesia kelas I.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Bunyi Apa? — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Modul Bunyi Apa? — Tunagrahita untuk kelas I SDLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bunyi Apa? — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bunyi Apa? — Tunagrahita ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bunyi Apa? — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bunyi Apa? — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I SDLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bunyi Apa? — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bunyi Apa? — Tunagrahita untuk Bahasa Indonesia kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bunyi Apa? — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas I SDLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bunyi Apa? — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SDLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SDLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bunyi Apa? — Tunagrahita disusun untuk SDLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.