Modul Ajar & RPP Biologi Kelas X
Protista
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Protista |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang klasifikasi makhluk hidup dan struktur sel eukariotik.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik mampu menganalisis ciri-ciri dan peran Protista dalam ekosistem, serta mengevaluasi dampaknya bagi kehidupan. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik dapat menyajikan gagasan inovatif mengenai upaya penanggulangan dampak negatif Protista, seperti penyakit atau kerugian ekologis. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, dan menyajikan solusi terkait Protista.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis struktur, fungsi, serta interaksi berbagai organisme, termasuk Protista, dalam ekosistem untuk memahami keanekaragaman hayati dan peranannya bagi kehidupan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Protista mencakup organisme seperti amoeba, paramecium, alga, dan jamur lendir yang hidup di berbagai habitat basah. |
| Konseptual | Protista diklasifikasikan berdasarkan cara memperoleh nutrisi dan motilitasnya, serta memiliki peran penting sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer dalam ekosistem. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengamati dan mengidentifikasi jenis-jenis Protista menggunakan mikroskop serta menyusun laporan hasil pengamatan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengidentifikasi Protista untuk memahami keanekaragaman hayati dan merancang strategi mitigasi dampak negatifnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum Protista dengan tepat.
- Dengan melakukan pengamatan mikroskopis, peserta didik dapat mengklasifikasikan Protista berdasarkan ciri khasnya secara akurat.
- Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran Protista dalam ekosistem, baik yang menguntungkan maupun merugikan, dengan benar.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat mengusulkan upaya penanggulangan dampak negatif Protista bagi kehidupan manusia dan lingkungan secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Protista adalah kelompok organisme eukariotik yang sangat beragam dan memiliki peran ekologis signifikan, baik sebagai penyedia makanan, penyebab penyakit, maupun indikator lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari organisme yang seringkali tidak terlihat oleh mata telanjang seperti Protista?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Memahami struktur kimia dan toksin yang dihasilkan oleh Protista tertentu (misalnya, dinoflagellata penyebab red tide). Geografi: Menganalisis penyebaran geografis penyakit yang disebabkan oleh Protista (misalnya, malaria) dan hubungannya dengan iklim atau lingkungan. Sosiologi: Mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari wabah penyakit yang disebabkan oleh Protista terhadap komunitas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat diajak berbagi pengalaman terkait penyakit atau masalah lingkungan yang disebabkan oleh Protista di daerah mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Penyediaan laboratorium dengan mikroskop dan sampel air yang aman serta akses internet yang stabil mendukung eksplorasi Protista. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses artikel ilmiah, video tutorial mikroskop, dan alat presentasi digital untuk menyajikan hasil proyek. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum Protista dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Biologi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu organisme, peserta didik menebak nama organisme tersebut. Contoh: 'Bersel satu, bergerak dengan pseudopodia.' (Amoeba)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan pengamatan mikroskopis, peserta didik dapat mengklasifikasikan Protista berdasarkan ciri khasnya secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Mikro: Guru menampilkan gambar mikroskopis Protista (misal: Paramecium, Euglena), peserta didik menebak namanya dan menyebutkan satu ciri khasnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran Protista dalam ekosistem, baik yang menguntungkan maupun merugikan, dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu jenis Protista (misal: Euglena), peserta didik berikutnya menyebutkan peran atau ciri khasnya, lalu disambung oleh peserta didik lain.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengamati, mengidentifikasi, dan mengklasifikasikan Protista dari sampel air menggunakan mikroskop.
Alat & bahan: Mikroskop, kaca objek, kaca penutup, pipet tetes, tisu, sampel air kolam/rendaman jerami
Langkah kerja:
- Lengkapi alat gerak setiap protozoa pada tabel berikut.
- Siapkan mikroskop dan pastikan berfungsi dengan baik, lalu letakkan di meja yang datar dan stabil.
- Ambil satu tetes sampel air dengan pipet tetes, lalu letakkan di tengah kaca objek dan tutup perlahan dengan kaca penutup. Perhatikan gambar 1.
- Letakkan preparat di meja mikroskop dan amati dengan perbesaran lemah terlebih dahulu, lalu pindah ke perbesaran kuat.
- Gambar organisme mikro yang terlihat pada lembar pengamatan dan catat ciri-ciri morfologinya (bentuk, alat gerak, warna).
- Bandingkan hasil pengamatan dengan referensi untuk mengidentifikasi jenis Protista yang ditemukan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang makhluk hidup bersel satu?
- Di mana kita bisa menemukan organisme mikro seperti Protista?
- Pernahkah Anda mendengar tentang alga atau jamur lendir? Apa yang Anda ketahui tentangnya?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok dan praktik pengamatan mikroskopis, serta penilaian presentasi hasil proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik tentang Protista.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri umum Protista | Ciri-ciri umum dan klasifikasi dasar Protista | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan Protista berdasarkan ciri khasnya | Morfologi dan klasifikasi Protista melalui pengamatan | 3 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Menjelaskan peran Protista dalam ekosistem | Peran menguntungkan dan merugikan Protista | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Mengusulkan upaya penanggulangan dampak negatif Protista | Solusi inovatif untuk masalah Protista | 3 JP | kreativitas, kolaborasi |
Protista adalah kelompok organisme eukariotik yang sangat beragam, namun tidak dapat dikelompokkan sebagai hewan, tumbuhan, maupun jamur. Mereka sering disebut 'organisme mikro' karena sebagian besar berukuran mikroskopis. Meskipun kecil, Protista memainkan peran vital dalam ekosistem, baik sebagai produsen utama maupun penyebab penyakit serius.
1. Ciri-ciri Umum Protista
Protista adalah eukariota, yang berarti selnya memiliki inti sel bermembran dan organel lain. Sebagian besar Protista uniseluler (bersel satu), tetapi ada juga yang multiseluler sederhana (misalnya beberapa alga). Mereka hidup di lingkungan akuatik atau lembap, seperti air tawar, air laut, tanah basah, atau sebagai parasit di organisme lain. Protista memiliki berbagai cara bergerak: ada yang menggunakan flagela (rambut cambuk), silia (rambut getar), atau pseudopodia (kaki semu). Cara nutrisinya juga bervariasi, ada yang autotrof (fotosintetik), heterotrof (fagositosis), atau miksotrof (keduanya).
2. Klasifikasi Protista
Protista secara tradisional dikelompokkan berdasarkan kemiripan mereka dengan kelompok organisme lain. Protista mirip hewan (Protozoa) bersifat heterotrof dan bergerak aktif, contohnya Amoeba (dengan pseudopodia), Paramecium (dengan silia), dan Trypanosoma (dengan flagela). Protista mirip tumbuhan (Alga) bersifat autotrof dan memiliki klorofil, contohnya Euglena (uniseluler), Spirogyra (filamen), dan alga merah/cokelat (multiseluler). Protista mirip jamur bersifat heterotrof dengan spora, contohnya jamur lendir (slime molds) dan jamur air (water molds). Pengelompokan ini terus berkembang seiring dengan kemajuan filogenetika molekuler.
3. Protista Mirip Hewan (Protozoa)
Protozoa adalah Protista heterotrof yang umumnya uniseluler dan bergerak aktif. Mereka dikelompokkan berdasarkan alat geraknya: Sarcodina (misalnya Amoeba) bergerak dengan pseudopodia dan melakukan fagositosis; Ciliata (misalnya Paramecium) bergerak dengan silia dan memiliki dua inti sel; Flagellata (misalnya Trypanosoma, Giardia) bergerak dengan flagela dan banyak yang parasit; Sporozoa (misalnya Plasmodium) tidak memiliki alat gerak khusus dan semuanya parasit, menyebabkan penyakit seperti malaria. Protozoa hidup bebas di air atau tanah, atau sebagai parasit pada inang.
4. Protista Mirip Tumbuhan (Alga)
Alga adalah Protista fotosintetik yang memiliki pigmen klorofil dan pigmen tambahan lainnya. Mereka bisa uniseluler (misalnya Chlamydomonas, Diatom) atau multiseluler sederhana (misalnya Ulva, Laminaria). Alga dikelompokkan berdasarkan pigmen dominannya: Chlorophyta (alga hijau), Phaeophyta (alga cokelat), Rhodophyta (alga merah), Chrysophyta (alga keemasan), dan Dinoflagellata. Alga merupakan produsen utama di ekosistem perairan, menyediakan oksigen dan menjadi dasar rantai makanan. Beberapa alga juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan, kosmetik, atau agar-agar.
5. Protista Mirip Jamur
Protista mirip jamur adalah heterotrof yang mendapatkan nutrisi dengan menguraikan bahan organik, mirip jamur sejati. Kelompok ini meliputi jamur lendir (Mycetozoa) dan jamur air (Oomycota). Jamur lendir memiliki fase vegetatif seperti amoeba yang bergerak dan memakan bakteri, lalu membentuk tubuh buah penghasil spora. Jamur air, meskipun mirip jamur, memiliki dinding sel dari selulosa (bukan kitin seperti jamur sejati) dan memiliki spora berflagela. Contoh Oomycota adalah Phytophthora infestans yang menyebabkan penyakit busuk daun pada kentang.
6. Peran Protista dalam Ekosistem
Protista memiliki peran yang sangat beragam dalam ekosistem. Sebagai produsen, fitoplankton (alga) adalah dasar rantai makanan di perairan dan menghasilkan sebagian besar oksigen di bumi. Protozoa berperan sebagai konsumen primer yang memakan bakteri dan alga, atau sebagai dekomposer. Namun, banyak Protista juga bersifat merugikan. Contohnya Plasmodium yang menyebabkan malaria, Trypanosoma yang menyebabkan penyakit tidur, dan Entamoeba histolytica yang menyebabkan disentri. Beberapa dinoflagellata dapat menyebabkan 'red tide' yang beracun bagi ikan dan manusia.
Rangkuman: Protista adalah kelompok organisme eukariotik yang sangat beragam, mencakup organisme uniseluler maupun multiseluler sederhana. Mereka diklasifikasikan menjadi Protista mirip hewan (Protozoa), Protista mirip tumbuhan (Alga), dan Protista mirip jamur. Protista memiliki peran ekologis yang krusial sebagai produsen utama di perairan, konsumen, dekomposer, tetapi juga dapat menjadi patogen penyebab penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta menimbulkan masalah lingkungan seperti blooming alga.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Eukariotik | Organisme dengan sel yang memiliki inti bermembran. |
| Uniseluler | Organisme yang terdiri dari satu sel. |
| Autotrof | Organisme yang dapat membuat makanannya sendiri, biasanya melalui fotosintesis. |
| Heterotrof | Organisme yang memperoleh makanan dari organisme lain. |
| Flagela | Struktur mirip cambuk pada sel yang berfungsi untuk bergerak. |
| Silia | Struktur mirip rambut halus yang berfungsi untuk bergerak atau makan. |
| Pseudopodia | Kaki semu atau tonjolan sitoplasma yang digunakan untuk bergerak dan menangkap makanan. |
| Fagositosis | Proses menelan partikel padat oleh sel. |
| Fitoplankton | Alga mikroskopis yang hidup mengambang di air dan melakukan fotosintesis. |
| Blooming alga | Fenomena pertumbuhan alga yang sangat cepat dan masif di perairan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Protista" mata pelajaran Biologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Protista yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ruang Lingkup BiologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeanekaragaman HayatiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopVirusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBakteriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Protista pada Biologi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Protista ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Biologi kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Protista ini gratis?
Ya. Modul Protista untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Protista ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Protista ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Protista dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Protista ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Protista tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Protista untuk Biologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Protista ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Protista beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Biologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Protista yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.