Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas X
BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Menunjukkan kesadaran akan pentingnya hak dan kewajiban
Peserta didik menunjukkan kesadaran akan pentingnya hak dan kewajiban warga negara dalam konteks UUD NRI Tahun 1945. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara berdasarkan UUD NRI Tahun 1945. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek advokasi sederhana terkait implementasi hak dan kewajiban warga negara.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pendidikan Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menganalisis Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai dasar hukum tertinggi, serta menginternalisasi nilai-nilai hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | UUD NRI Tahun 1945 adalah konstitusi tertulis yang menjadi landasan hukum di Indonesia. |
| Konseptual | UUD NRI Tahun 1945 mengatur hak dan kewajiban warga negara, serta struktur ketatanegaraan Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 dan mengidentifikasi implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami UUD NRI Tahun 1945 untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan kritis. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah membaca dan menganalisis teks, peserta didik dapat mengidentifikasi perumusan dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945 dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan hak dan kewajiban warga negara sesuai UUD NRI Tahun 1945 dengan benar.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis berbagai bentuk pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara berdasarkan UUD NRI Tahun 1945 secara kritis.
- Setelah menyimak presentasi, peserta didik dapat menyusun rancangan proyek advokasi sederhana terkait implementasi hak dan kewajiban warga negara dengan kolaboratif.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara menyampaikan pendapat sesuai UUD NRI Tahun 1945 dengan santun dan bertanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Memahami UUD NRI Tahun 1945 bukan hanya menghafal pasal, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai luhur di dalamnya untuk membentuk karakter warga negara yang sadar akan hak dan kewajibannya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu memahami Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Menganalisis dampak pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban terhadap struktur sosial dan dinamika masyarakat. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan berbahasa dalam menyusun argumen yang logis dan persuasif untuk proyek advokasi. Sejarah: Menelusuri sejarah perumusan UUD NRI Tahun 1945 dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang hak dan kewajiban warga negara di lingkungan keluarga atau komunitas untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang dinamis dan presentasi, serta akses ke perpustakaan sekolah atau pojok baca untuk referensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform diskusi daring atau aplikasi presentasi untuk kolaborasi kelompok dan penyajian hasil proyek advokasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah membaca dan menganalisis teks, peserta didik dapat mengidentifikasi perumusan dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945 dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Konstitusi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah terkait konstitusi, peserta didik menebak istilahnya. Misalnya: 'Landasan hukum tertinggi negara.' (UUD).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan hak dan kewajiban warga negara sesuai UUD NRI Tahun 1945 dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Benar atau Salah: Guru membacakan pernyataan tentang hak atau kewajiban, peserta didik mengangkat kartu 'B' (benar) atau 'S' (salah). Misalnya: 'Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Untuk mengidentifikasi perumusan, kedudukan, hak, dan kewajiban warga negara sesuai UUD NRI Tahun 1945.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945) adalah konstitusi tertulis yang menjadi dasar hukum tertinggi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Alat & bahan: Buku teks Pendidikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945 (cetak/digital), alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati naskah UUD NRI Tahun 1945 yang ditayangkan guru, lalu tuliskan kesan pertamamu.
- Baca bahan ajar dan sumber lain tentang perumusan dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945, lalu catat poin-poin penting pada kolom 'Perumusan dan Kedudukan'.
- Diskusikan dalam kelompokmu, identifikasi minimal 5 hak dan 5 kewajiban warga negara yang diatur dalam UUD NRI Tahun 1945, lalu tuliskan pada kolom 'Hak Warga Negara' dan 'Kewajiban Warga Negara'.
- Pilih satu kasus pelanggaran hak atau pengingkaran kewajiban yang relevan, kemudian identifikasi pasal UUD NRI Tahun 1945 yang terkait dan tuliskan solusi sederhananya.
- Siapkan presentasi singkat tentang hasil diskusimu untuk disampaikan di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang UUD?
- Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi?
- Sebutkan salah satu hak yang kamu miliki sebagai warga negara!
- Sebutkan salah satu kewajiban yang harus kamu lakukan sebagai warga negara!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek advokasi sederhana dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi perumusan dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945 | Perumusan dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945 | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menguraikan hak dan kewajiban warga negara sesuai UUD NRI Tahun 1945 | Hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI Tahun 1945 | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Menganalisis pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara | Pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyusun dan mempraktikkan proyek advokasi sederhana | Proyek advokasi hak dan kewajiban | 4 JP | kolaborasi, kewargaan |
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945) adalah konstitusi tertulis yang menjadi dasar hukum tertinggi bagi seluruh rakyat Indonesia. Dokumen ini tidak hanya mengatur tentang struktur pemerintahan, tetapi juga menjamin hak-hak asasi warga negara dan menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus dipatuhi. Memahami UUD NRI Tahun 1945 adalah langkah awal menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan sadar hukum.
1. Perumusan dan Kedudukan UUD NRI Tahun 1945
UUD NRI Tahun 1945 dirumuskan oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945. Kedudukannya sangat penting sebagai hukum dasar tertulis, sumber hukum tertinggi, dan alat kontrol bagi seluruh peraturan perundang-undangan di bawahnya. UUD NRI Tahun 1945 menjadi landasan bagi penyelenggaraan negara dan pedoman bagi seluruh warga negara.
2. Sistematika UUD NRI Tahun 1945
UUD NRI Tahun 1945 sebelum amandemen terdiri dari Pembukaan, Batang Tubuh (16 bab, 37 pasal, 4 aturan peralihan, 2 aturan tambahan), dan Penjelasan. Setelah amandemen (empat kali amandemen dari tahun 1999-2002), UUD NRI Tahun 1945 hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (21 bab, 73 pasal, 3 pasal aturan peralihan, 2 pasal aturan tambahan). Amandemen bertujuan menyempurnakan UUD agar lebih sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dan aspirasi rakyat.
3. Hak Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945
UUD NRI Tahun 1945 secara jelas menjamin berbagai hak asasi manusia dan hak warga negara. Contohnya adalah hak untuk hidup, hak beragama, hak berpendapat, hak memperoleh pendidikan, hak pekerjaan dan penghidupan yang layak, hak berserikat dan berkumpul, serta hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin. Hak-hak ini diatur dalam berbagai pasal, terutama pada Bab XA tentang Hak Asasi Manusia, dan menjadi fondasi perlindungan individu oleh negara.
4. Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945
Selain hak, UUD NRI Tahun 1945 juga mengatur kewajiban warga negara. Contohnya adalah kewajiban menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan, kewajiban ikut serta dalam upaya pembelaan negara, kewajiban menghormati hak asasi orang lain, dan kewajiban ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Kewajiban ini penting untuk menjaga keseimbangan antara hak dan tanggung jawab, serta menciptakan ketertiban dan keadilan dalam masyarakat.
5. Kemerdekaan Berpendapat dan Batasannya
Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan 'Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.' Namun, kebebasan ini tidak mutlak. Pasal 28J ayat (2) menegaskan bahwa dalam menjalankan haknya, setiap orang wajib tunduk pada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum.
6. Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban
Pelanggaran hak warga negara terjadi ketika seseorang atau kelompok tidak mendapatkan hak yang seharusnya ia terima, misalnya diskriminasi atau pembatasan kebebasan berpendapat yang tidak sesuai aturan. Pengingkaran kewajiban adalah tindakan tidak melaksanakan kewajiban yang telah ditetapkan, seperti tidak membayar pajak atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Kedua hal ini dapat menimbulkan ketidakadilan, kekacauan, dan merugikan kepentingan umum, sehingga perlu dicegah dan ditindak sesuai hukum.
Rangkuman: UUD NRI Tahun 1945 adalah konstitusi tertinggi Indonesia yang mengatur perumusan, kedudukan, hak, dan kewajiban warga negara, serta kemerdekaan berpendapat dengan batasannya. Pemahaman akan UUD ini krusial untuk mencegah pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban, serta mendorong partisipasi aktif warga negara dalam pembangunan bangsa. Setiap warga negara wajib memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Konstitusi | Hukum dasar suatu negara, baik tertulis maupun tidak tertulis. |
| Amandemen | Perubahan atau penambahan pada suatu undang-undang dasar atau dokumen resmi lainnya. |
| Hak Asasi Manusia | Hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. |
| Advokasi | Upaya untuk mendukung atau membela suatu tujuan atau sebab. |
| Legislatif | Lembaga pembuat undang-undang (DPR). |
| Eksekutif | Lembaga pelaksana undang-undang (Presiden dan jajarannya). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Pancasila sebagai Pemersatu BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMembangun Budaya Taat HukumBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan NasionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Warga Negara yang BaikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Bab 2 Membangun Kesadaran HukumPendidikan Pancasila Kelas X SMACara Pandang Para Pendiri Negara tentang Dasar NegaraPendidikan Pancasila Kelas X SMAHubungan Pancasila dengan UUD 1945Pendidikan Pancasila Kelas X SMAHubungan Pancasila dengan UUD 1945. Menggunakan Buku Pelayaran PPKn Oleh Abdul WaildPendidikan Pancasila Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 pada Pendidikan Pancasila SMA, Fase E, elemen Pendidikan Pancasila.
Modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 untuk Pendidikan Pancasila kelas X.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini gratis?
Ya. Modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 untuk Pendidikan Pancasila kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi BAB 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.