SMAKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas XII
Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kebugaran jasmani penting untuk kesehatan dan kualitas hidup. Identifikasi kondisi fisik melalui pengukuran komponen kebugaran jasmani (daya tahan jantung-paru, kekuatan, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh) adalah langkah awal krusial. Hasil pengukuran dievaluasi untuk merumuskan kebutuhan kebugaran pribadi, yang kemudian menjadi dasar penyusunan program latihan yang efektif dan aman, sesuai dengan prinsip-prinsip latihan yang benar.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran
PJOK · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran
PJOK · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasF / XII
Materi PokokKebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang komponen kebugaran jasmani dan pernah melakukan aktivitas fisik.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKeterampilan Gerak dan Pengetahuan Gerak
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis, mengevaluasi, dan merancang program kebugaran jasmani yang berkesinambungan berdasarkan identifikasi kondisi fisik dan kebutuhan kebugaran pribadi serta kelompok, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata kondisi fisik seseorang adalah hasil pengukuran denyut nadi istirahat, berat badan, tinggi badan, dan kemampuan melakukan push-up.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah bahwa kebugaran jasmani terdiri dari komponen kesehatan dan keterampilan yang dapat diukur dan dilatih untuk mencapai kondisi fisik optimal.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur pengukuran komponen kebugaran jasmani dan langkah-langkah identifikasi kebutuhan kebugaran pribadi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami kondisi fisik diri sendiri untuk merancang program latihan yang efektif dan aman.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan (daya tahan jantung-paru, kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh) dengan tepat.
  2. Dengan melakukan tes fisik, peserta didik dapat mengukur kondisi fisik diri sendiri berdasarkan komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan secara akurat.
  3. Melalui analisis data hasil tes, peserta didik dapat mengevaluasi status kebugaran jasmani pribadi berdasarkan norma yang berlaku dengan cermat.
  4. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta didik dapat merumuskan kebutuhan kebugaran jasmani pribadi yang spesifik dan terukur dengan logis.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun rencana program latihan kebugaran jasmani sederhana yang sesuai dengan kebutuhan pribadi secara mandiri.
Halaman 2 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kondisi fisik dan kebutuhan kebugaran pribadi secara mendalam akan membantu peserta didik merancang program latihan yang tepat guna mencapai kesehatan dan performa fisik optimal, serta mencegah cedera.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa program latihan kebugaran yang efektif untuk satu orang belum tentu cocok untuk orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Kaitan dengan sistem organ tubuh (jantung, paru-paru, otot) dan fungsinya dalam kebugaran jasmani.
Matematika: Penggunaan statistik sederhana untuk mengolah dan menganalisis data hasil tes kebugaran jasmani.
Pendidikan Karakter: Pengembangan disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran dalam melakukan tes dan evaluasi diri.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan mendorong peserta didik melakukan aktivitas fisik rutin di rumah dan memantau asupan gizi.
Lingkungan PembelajaranLingkungan sekolah menyediakan lapangan olahraga, alat tes kebugaran sederhana, dan ruang kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pencatat aktivitas fisik atau situs web penyedia informasi norma kebugaran jasmani untuk analisis data pribadi peserta didik.
Halaman 3 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan (daya tahan jantung-paru, kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyambut peserta didik dengan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang aktivitas fisik yang berbeda (contoh: atlet lari maraton, binaragawan, penari) dan bertanya: 'Apa perbedaan utama kondisi fisik yang dibutuhkan oleh setiap orang dalam video ini?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi komponen kebugaran jasmani dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Mengapa program latihan kebugaran yang efektif untuk satu orang belum tentu cocok untuk orang lain?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan sebuah kasus hipotetis tentang seorang remaja yang ingin meningkatkan kebugaran tetapi bingung harus mulai dari mana dan apa yang harus dilatih. Guru meminta peserta didik untuk memikirkan masalah ini.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus serta pertanyaan panduan tentang komponen kebugaran jasmani.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi berbagai komponen kebugaran jasmani (daya tahan jantung-paru, kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh) dan contoh-contoh aktivitas untuk melatihnya, berdasarkan studi kasus dan pengetahuan awal mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi tambahan dari berbagai sumber (buku teks PJOK, internet melalui gawai) untuk memperdalam pemahaman tentang definisi dan pentingnya setiap komponen kebugaran jasmani.
  2. Setiap kelompok mencatat hasil identifikasi dan temuan mereka ke dalam LKPD, termasuk contoh tes sederhana untuk mengukur setiap komponen.
  3. Guru berkeliling membimbing diskusi kelompok, memastikan setiap anggota berkontribusi, dan memberikan klarifikasi jika ada miskonsepsi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas mengenai komponen kebugaran jasmani dan relevansinya dengan kasus yang diberikan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memfasilitasi diskusi dan umpan balik konstruktif.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan konsep tentang komponen kebugaran jasmani dan pentingnya identifikasi awal sebelum merancang program latihan, serta mengaitkannya dengan masalah di awal pembelajaran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan komponen-komponen utama kebugaran jasmani terkait kesehatan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu manfaat yang dirasakan hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru menginformasikan materi dan kegiatan untuk pertemuan berikutnya (praktik tes kebugaran) dan mengakhiri pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning + Praktik
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan tes fisik, peserta didik dapat mengukur kondisi fisik diri sendiri berdasarkan komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyambut peserta didik dengan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang komponen kebugaran jasmani dan bertanya: 'Setelah kita tahu komponennya, bagaimana cara kita mengetahui kondisi fisik kita saat ini?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melakukan tes kebugaran jasmani dan memantik semangat dengan pertanyaan: 'Seberapa bugar tubuhmu saat ini, dan mengapa penting untuk mengetahuinya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menjelaskan bahwa untuk merancang program latihan yang efektif, kita perlu data objektif tentang kondisi fisik. Guru menanyakan, 'Apa saja tes yang bisa kita lakukan untuk mengukur setiap komponen kebugaran yang sudah kita pelajari?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru menjelaskan prosedur dan teknik pelaksanaan berbagai tes kebugaran jasmani sederhana (misalnya: tes lari 1600 meter untuk daya tahan jantung-paru, push-up untuk kekuatan otot, sit-up untuk daya tahan otot, 'sit and reach' untuk kelenturan, pengukuran tinggi dan berat badan untuk komposisi tubuh).
  3. Peserta didik dalam kelompok kecil mengamati demonstrasi guru dan saling bertanya untuk memahami prosedur tes yang akan dilakukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok melakukan tes kebugaran jasmani yang telah dijelaskan. Mereka saling mengamati, menghitung, dan mencatat hasil tes masing-masing dengan jujur dan teliti ke dalam LKPD.
  2. Guru berkeliling mengawasi dan membimbing pelaksanaan tes, memastikan teknik yang benar dan keselamatan peserta didik selama praktik.
  3. Setiap peserta didik mengumpulkan data hasil tes pribadinya dan membandingkannya dengan norma atau kategori kebugaran yang diberikan oleh guru (misalnya: 'baik', 'cukup', 'kurang').
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis hasil tes mereka dan mengidentifikasi komponen kebugaran mana yang perlu ditingkatkan. Mereka menuliskan hasil analisis dan evaluasi di LKPD.
  2. Beberapa peserta didik secara sukarela membagikan hasil tes dan evaluasi singkat mereka di depan kelas, serta tantangan yang dihadapi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik umum tentang hasil tes dan menekankan pentingnya evaluasi diri secara objektif. Guru menguatkan bahwa data hasil tes adalah dasar untuk merumuskan kebutuhan kebugaran dan menyusun program latihan yang personal dan efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa pengukuran kondisi fisik adalah langkah krusial dalam perencanaan kebugaran jasmani.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi perasaan mereka setelah mengetahui kondisi fisiknya dan memberikan apresiasi atas keberanian dan kejujuran dalam melakukan tes. Guru menekankan bahwa setiap hasil adalah titik awal untuk perbaikan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru menugaskan peserta didik untuk mulai memikirkan program latihan sederhana berdasarkan hasil tes mereka. Guru mengakhiri pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDeteksi Bugar, Rancang Sehatku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengukur kondisi fisik dan merumuskan kebutuhan kebugaran jasmani pribadi.

Alat & bahan: Stopwatch, meteran, matras, timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan, alat tulis, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1: Peta Pikiran Komponen Kebugaran Jasmani. Diskusikan dalam kelompok, apa saja yang termasuk komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan?
    KebugaranJasmaniDaya TahanJantung-ParuKekuatan OtotDaya Tahan OtotKelenturanKomposisi Tubuh
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Lakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan Anda, lalu catat hasilnya di tabel. Hitung indeks massa tubuh (IMT) Anda.
  3. Lakukan tes daya tahan jantung-paru (misal: lari 1600 meter atau tes lari 12 menit) dan catat jarak tempuh atau waktu yang dibutuhkan.
  4. Lakukan tes kekuatan otot (misal: push-up maksimal) dan daya tahan otot (misal: sit-up maksimal dalam 1 menit), lalu catat jumlah repetisi.
  5. Lakukan tes kelenturan (misal: sit and reach test) dan catat jangkauan yang dicapai.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kebugaran jasmani?
  2. Sebutkan 3 jenis aktivitas fisik yang sering kamu lakukan!
  3. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk menjaga kebugaran tubuh?
  4. Pernahkah kamu melakukan tes untuk mengukur kebugaranmu?

Formatif (proses): Asesmen formatif melalui observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, ketepatan dalam melakukan tes fisik, dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa presentasi hasil evaluasi kondisi fisik dan rencana program latihan kebugaran jasmani pribadi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi komponen kebugaran jasmani terkait kesehatanKomponen kebugaran jasmani2 JPpenalaran kritis
2Mengukur kondisi fisik dan mengevaluasi status kebugaranTes kebugaran jasmani dan interpretasi hasil2 JPkemandirian
3Merumuskan kebutuhan kebugaran dan menyusun rencana latihanAnalisis kebutuhan dan prinsip latihan2 JPkesehatan
Halaman 8 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa merasakan kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan energi untuk kegiatan darurat. Memahami kondisi fisik dan kebutuhan kebugaran pribadi adalah langkah awal yang krusial untuk merancang program latihan yang efektif dan aman. Ini bukan hanya tentang performa atletik, tetapi juga tentang kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang.

1. Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan
Kebugaran jasmani terkait kesehatan mencakup lima komponen utama: daya tahan jantung-paru (kemampuan sistem kardiovaskular bekerja efisien), kekuatan otot (kemampuan otot menghasilkan tenaga maksimal), daya tahan otot (kemampuan otot bekerja berulang tanpa lelah), kelenturan (rentang gerak sendi), dan komposisi tubuh (perbandingan massa lemak dan massa bebas lemak). Setiap komponen memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan dan performa fisik sehari-hari.

2. Pentingnya Identifikasi Kondisi Fisik
Mengidentifikasi kondisi fisik adalah proses mengetahui seberapa bugar tubuh kita saat ini. Proses ini penting karena setiap individu memiliki kondisi awal dan respons yang berbeda terhadap latihan. Tanpa identifikasi yang tepat, program latihan bisa jadi tidak efektif, bahkan berisiko cedera. Data objektif dari identifikasi ini menjadi dasar penentuan tujuan latihan yang realistis dan personal, serta pemilihan jenis dan intensitas latihan yang sesuai.

3. Metode Pengukuran Kebugaran Jasmani
Pengukuran kebugaran jasmani dapat dilakukan melalui berbagai tes sederhana. Untuk daya tahan jantung-paru, bisa dengan tes lari 1600 meter atau tes lari 12 menit. Kekuatan otot diukur dengan tes push-up atau angkat beban maksimal. Daya tahan otot diukur dengan sit-up maksimal atau squat jump berulang. Kelenturan diukur dengan tes 'sit and reach'. Komposisi tubuh diukur melalui tinggi badan dan berat badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) atau pengukuran lingkar tubuh.

4. Evaluasi dan Perumusan Kebutuhan Kebugaran
Setelah data pengukuran diperoleh, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi hasil tersebut dengan membandingkannya pada norma atau kategori kebugaran yang berlaku sesuai usia dan jenis kelamin. Dari evaluasi ini, kita dapat mengidentifikasi komponen kebugaran mana yang perlu ditingkatkan. Perumusan kebutuhan kebugaran harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu (SMART).

Rangkuman: Kebugaran jasmani penting untuk kesehatan dan kualitas hidup. Identifikasi kondisi fisik melalui pengukuran komponen kebugaran jasmani (daya tahan jantung-paru, kekuatan, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh) adalah langkah awal krusial. Hasil pengukuran dievaluasi untuk merumuskan kebutuhan kebugaran pribadi, yang kemudian menjadi dasar penyusunan program latihan yang efektif dan aman, sesuai dengan prinsip-prinsip latihan yang benar.

Halaman 9 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kebugaran JasmaniKemampuan tubuh melakukan aktivitas tanpa kelelahan berlebihan.
Daya Tahan Jantung-ParuKemampuan sistem pernapasan dan peredaran darah bekerja efisien.
Kekuatan OtotKemampuan otot menghasilkan tenaga maksimal.
KelenturanRentang gerak sendi yang maksimal.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran" mata pelajaran PJOK Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIPeta Konsep
Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan KebugaranKomponen Kebugaran Jasmani Terkait KesehatanPentingnya Identifikasi Kondisi FisikMetode Pengukuran Kebugaran JasmaniEvaluasi dan Perumusan Kebutuhan Kebugaran
Dari sub-bab Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan KebugaranHalaman 12
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIProfil Lulusan
KesehatanPenalaran kritisKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran pada PJOK SMA, Fase F, elemen Keterampilan Gerak dan Pengetahuan Gerak.

Modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran untuk PJOK kelas XII.

Apakah modul ajar PJOK materi Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini gratis?

Ya. Modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran untuk PJOK kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul PJOK ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Kebugaran Jasmani - Identifikasi Kondisi Fisik dan Kebutuhan Kebugaran yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.