SMKKelas XFase E📘 Bab 3.2Semester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas X
Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Riya’ adalah pamer amal agar dilihat, sedangkan sum’ah adalah menceritakan amal agar didengar, keduanya merusak keikhlasan dan pahala. Bahayanya meliputi gugurnya pahala dan rusaknya hati. Untuk menghindarinya, kita harus meluruskan niat hanya karena Allah, merahasiakan amal, memperbanyak doa, serta senantiasa introspeksi diri. Dengan menjaga hati dari riya’ dan sum’ah, amal kita akan bernilai di sisi Allah SWT.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokMenghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya akhlak mulia dalam Islam dan beberapa contoh akhlak tercela.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAkhlak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis konsep akhlak terpuji dan tercela, serta menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk pribadi yang berkarakter dan berintegritas.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualRiya’ dan sum’ah adalah perbuatan pamer amal kebaikan atau mencari pujian yang nyata terjadi di masyarakat.
KonseptualRiya’ adalah melakukan amal kebaikan agar dilihat orang lain, sedangkan sum’ah adalah menceritakan amal kebaikan agar didengar orang lain, keduanya dapat merusak pahala amal.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi ciri-ciri riya’ dan sum’ah serta menerapkan cara-cara konkret untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya niat ikhlas dalam setiap amal perbuatan dan bagaimana menjaga hati dari keinginan pujian atau pengakuan manusia.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenguatkan keimanan dengan selalu meluruskan niat beramal hanya karena Allah SWT, menyadari bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar setiap perbuatan, serta menjauhi segala bentuk pamer dan mencari pujian manusia.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk mencari dan memahami ilmu tentang keikhlasan dan bahaya riya’ serta sum’ah dari sumber-sumber yang sahih, agar dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
3. Cinta LingkunganMembiasakan diri beramal baik tanpa mengharapkan balasan atau pujian dari sesama manusia, sehingga tercipta lingkungan sosial yang tulus, saling percaya, dan tidak dipenuhi persaingan untuk popularitas semu.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kesadaran diri untuk menjaga hati dari sifat riya’ dan sum’ah, serta menumbuhkan rasa syukur atas setiap kesempatan berbuat baik tanpa harus menonjolkan diri, demi kebaikan diri dan sesama.
5. Cinta Tanah AirMewujudkan nilai-nilai keikhlasan dalam setiap kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, seperti membantu sesama atau menjaga kebersihan lingkungan tanpa mengharapkan pengakuan, sebagai wujud pengabdian tulus kepada negara.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan antara riya’ dan sum’ah berdasarkan contoh kasus nyata secara runtut.
  3. Setelah menelaah dalil naqli, peserta didik dapat menjelaskan bahaya riya’ dan sum’ah bagi individu dan masyarakat sesuai ajaran Islam.
  4. Melalui simulasi, peserta didik dapat menunjukkan upaya menghindari riya’ dan sum’ah dalam aktivitas sehari-hari dengan percaya diri.
  5. Dengan menyusun rencana aksi, peserta didik dapat merancang strategi pribadi untuk membiasakan diri beramal ikhlas dan menjauhi riya’ serta sum’ah secara mandiri.
Halaman 2 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menghindari riya’ dan sum’ah bukan hanya tentang menjaga amal dari kerusakan, tetapi juga membentuk pribadi yang ikhlas, tulus, dan berintegritas dalam setiap tindakan, baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang sudah berbuat baik, tetapi merasa tidak puas jika kebaikannya tidak diketahui orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun argumen dan mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dan jelas.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai keikhlasan dan kejujuran dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya menanamkan nilai keikhlasan pada anak dan memberikan contoh perilaku yang tidak riya’ atau sum’ah di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok, serta akses ke internet untuk mencari contoh kasus atau dalil naqli relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform diskusi daring atau aplikasi presentasi digital untuk menyajikan hasil analisis kelompok dan berbagi strategi menghindari riya’ dan sum’ah.
Halaman 3 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat melakukan kebaikan, lalu bertanya 'Apa yang kamu rasakan setelah melakukan kebaikan itu? Apakah ada keinginan agar orang lain tahu?' untuk mengaitkan dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pengertian dan perbedaan riya’ serta sum’ah, dan menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Mengapa ada orang yang sudah berbuat baik, tetapi merasa tidak puas jika kebaikannya tidak diketahui orang lain?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek atau cerita kasus tentang seseorang yang melakukan amal kebaikan namun mengharapkan pujian atau pengakuan dari orang lain.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan lembar kerja berisi pertanyaan terkait video/kasus yang diamati.
  3. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan kasus tersebut untuk mengidentifikasi perilaku yang ditampilkan dan potensi motif di baliknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menelaah bahan ajar yang diberikan tentang pengertian riya’ dan sum’ah, serta ciri-cirinya, untuk menemukan definisi dan perbedaan kedua sifat tersebut.
  2. Kelompok mencatat hasil identifikasi pengertian riya’ dan sum’ah serta perbedaan keduanya berdasarkan bahan ajar dan kasus yang diamati dalam LKPD.
  3. Peserta didik mencari contoh-contoh lain dari riya’ dan sum’ah yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai pengertian dan perbedaan riya’ serta sum’ah di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau tambahan informasi terhadap presentasi yang disampaikan.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan konsep tentang riya’ dan sum’ah, termasuk dalil-dalil terkait.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pengertian dan perbedaan riya’ serta sum’ah.
  2. Guru mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta didik dan memberikan motivasi untuk terus belajar ikhlas dalam beramal.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari 2-3 contoh riya’ dan sum’ah di media sosial atau lingkungan sekitar, lalu menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan antara riya’ dan sum’ah berdasarkan contoh kasus nyata secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran serta kesiapan belajar peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian riya’ dan sum’ah, lalu meminta peserta didik secara singkat berbagi contoh riya’ atau sum’ah yang mereka temukan sebagai tugas mandiri.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis bahaya riya’ dan sum’ah serta merancang strategi untuk menghindarinya, dan menjelaskan bagaimana kegiatan hari ini akan membantu mencapai tujuan tersebut.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar ilustrasi atau skenario singkat yang menunjukkan dampak negatif dari perilaku riya’ dan sum’ah terhadap individu atau hubungan sosial.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menganalisis skenario tersebut, mengidentifikasi bahaya atau kerugian yang timbul akibat riya’ dan sum’ah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menelaah bahan ajar tentang bahaya riya’ dan sum’ah, serta cara-cara menghindarinya, lalu mengaitkan dengan dalil-dalil naqli yang ada.
  2. Peserta didik berdiskusi untuk merumuskan strategi konkret dalam menghindari riya’ dan sum’ah dalam berbagai konteks kehidupan (sekolah, keluarga, media sosial).
  3. Setiap kelompok membuat sebuah mind map atau infografis sederhana yang berisi bahaya riya’ dan sum’ah, serta langkah-langkah praktis untuk menghindarinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan mind map atau infografis mereka di depan kelas, menjelaskan bahaya dan strategi penghindaran riya’ dan sum’ah.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan masukan terhadap presentasi, serta menambahkan ide-ide strategi penghindaran lainnya.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi yang diusulkan dan memberikan penguatan tentang pentingnya niat ikhlas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahaya riya’ dan sum’ah serta strategi efektif untuk menghindarinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ide-ide kreatif peserta didik, serta mendorong mereka untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas refleksi diri tentang komitmen pribadi untuk menjauhi riya’ dan sum’ah, dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis kasus untuk mengidentifikasi ciri-ciri riya’ dan sum’ah serta bahayanya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Dalam Islam, niat adalah penentu kualitas amal. Modul ini akan membimbing kamu memahami dua sifat tercela yang dapat merusak pahala amal, yaitu riya’ dan sum’ah.

Alat & bahan: Lembar kasus, alat tulis, bahan ajar, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang seseorang yang sedang beramal.
  2. Baca studi kasus yang diberikan oleh guru tentang perilaku riya’ dan sum’ah.
  3. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi apakah perilaku dalam kasus tersebut termasuk riya’ atau sum’ah, dan mengapa.
  4. Catat ciri-ciri riya’ dan sum’ah yang kamu temukan dalam kasus tersebut, serta bahaya yang mungkin timbul.
  5. Rancang satu strategi konkret untuk menghindari perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang beramal kebaikan?
  2. Menurutmu, mengapa orang melakukan kebaikan?
  3. Pernahkah kamu melihat orang berbuat baik lalu mengharapkan pujian? Bagaimana pendapatmu tentang itu?
  4. Apa bahaya jika seseorang melakukan amal kebaikan hanya untuk dilihat orang lain?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai dan pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konsep riya’ dan sum’ah, bahayanya, serta strategi menghindarinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah dengan tepat.Pengertian, ciri-ciri, dan perbedaan riya’ serta sum’ah.2 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menganalisis bahaya riya’ dan sum’ah bagi individu dan masyarakat.Dampak negatif riya’ dan sum’ah, dalil naqli terkait.2 JPpenalaran kritis
3Merancang strategi pribadi untuk membiasakan diri beramal ikhlas.Cara-cara menghindari riya’ dan sum’ah, strategi membiasakan ikhlas.2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam Islam, niat adalah penentu kualitas amal. Modul ini akan membimbing kamu memahami dua sifat tercela yang dapat merusak pahala amal, yaitu riya’ dan sum’ah. Kamu akan belajar mengidentifikasi, menganalisis bahaya, dan merumuskan cara-cara efektif untuk menghindarinya, sehingga amal kebaikanmu tetap ikhlas dan diterima oleh Allah SWT. Mari kita selami lebih dalam untuk membentuk pribadi yang tulus dan berintegritas.

1. Pengertian Riya’
Riya’ (الرياء) secara bahasa berarti memperlihatkan atau memamerkan. Dalam konteks syariat Islam, riya’ adalah melakukan suatu amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat, diketahui, atau dipuji oleh orang lain, bukan semata-mata karena Allah SWT. Sifat ini sangat berbahaya karena dapat menggugurkan pahala amal dan termasuk syirik kecil. Contoh riya’ adalah seseorang shalat dengan khusyuk di hadapan orang banyak, tetapi tidak demikian saat sendirian, atau bersedekah di depan kamera agar mendapat pujian.

2. Pengertian Sum’ah
Sum’ah (السمعة) berasal dari kata sami’a yang berarti mendengar. Secara istilah, sum’ah adalah menceritakan atau memberitahukan amal kebaikan yang telah dilakukan kepada orang lain dengan tujuan agar amalnya didengar dan mendapat pujian, sanjungan, atau pengakuan. Perbedaannya dengan riya’ adalah riya’ berfokus pada 'dilihat' saat beramal, sedangkan sum’ah pada 'didengar' setelah beramal. Contohnya, seseorang menceritakan kepada teman-temannya bahwa ia baru saja membantu fakir miskin dengan harapan dipuji.

3. Bahaya Riya’ dan Sum’ah
Riya’ dan sum’ah memiliki dampak negatif yang sangat besar. Keduanya dapat menghapus pahala amal kebaikan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 264. Selain itu, sifat ini dapat merusak keikhlasan hati, menimbulkan kesombongan, dan memicu rasa kecewa jika pujian yang diharapkan tidak datang. Di mata Allah, amal yang disertai riya’ dan sum’ah tidak bernilai. Dalam kehidupan sosial, sifat ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan dan kebencian karena dianggap tidak tulus.

4. Cara Menghindari Riya’ dan Sum’ah
Untuk menghindari riya’ dan sum’ah, langkah pertama adalah menguatkan niat hanya karena Allah SWT (إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ - 'Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya'). Kedua, merahasiakan amal kebaikan jika memungkinkan, kecuali jika ada maslahat yang lebih besar. Ketiga, memperbanyak doa agar dilindungi dari sifat riya’ dan sum’ah. Keempat, selalu introspeksi diri dan mengingat bahwa hanya Allah yang berhak menilai amal. Kelima, fokus pada kualitas amal, bukan kuantitas pujian.

Rangkuman: Riya’ adalah pamer amal agar dilihat, sedangkan sum’ah adalah menceritakan amal agar didengar, keduanya merusak keikhlasan dan pahala. Bahayanya meliputi gugurnya pahala dan rusaknya hati. Untuk menghindarinya, kita harus meluruskan niat hanya karena Allah, merahasiakan amal, memperbanyak doa, serta senantiasa introspeksi diri. Dengan menjaga hati dari riya’ dan sum’ah, amal kita akan bernilai di sisi Allah SWT.

Halaman 9 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Riya’Melakukan amal kebaikan agar dilihat atau dipuji orang lain.
Sum’ahMenceritakan amal kebaikan agar didengar atau dipuji orang lain.
IkhlasMelakukan sesuatu semata-mata karena Allah SWT.
Dalil NaqliDasar hukum dari Al-Qur'an dan Hadis.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ahPengertian Riya’Pengertian Sum’ahBahaya Riya’ dan Sum’ahCara Menghindari Riya’ dan Sum’ah
Dari sub-bab Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ahHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 3 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 3Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadModul siap unduh · Word + PDF ber-kop3.1Menghindari Sifat Hidup Berfoya-Foya3.2Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ahSedang Anda buka3.3Menghindari Sifat Takabbur3.4Menghindari Sifat Hasad

Bukan Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Menghindari Pergaulan BebasPendidikan Agama Islam Kelas X SMKMenghindari Sikap Berpoya-poyaPendidikan Agama Islam Kelas X SMKSifat TadabburPendidikan Agama Islam Kelas X SMKKompetisi dalam KebaikanPendidikan Agama Islam Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah pada Pendidikan Agama Islam SMK, Fase E, elemen Akhlak.

Modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini gratis?

Ya. Modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah untuk Pendidikan Agama Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.