Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Pengembangan Produk Inovatif
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pengembangan Produk Inovatif |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep produk dan kebutuhan pasar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan berbagai ide produk digital inovatif yang belum ada atau merupakan pengembangan signifikan dari yang sudah ada. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama secara aktif dalam tim untuk merancang, mengembangkan, dan mempresentasikan produk inovatif mereka. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis kebutuhan pasar dan mengevaluasi kelayakan ide produk digital inovatif mereka dengan data yang relevan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha, merancang produk inovatif berbasis digital, dan menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk produk tersebut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Produk digital seperti aplikasi mobile, website, atau konten kreatif adalah contoh nyata produk inovatif yang banyak diminati pasar saat ini. |
| Konseptual | Pengembangan produk inovatif melibatkan proses identifikasi masalah, ideasi, prototipe, pengujian, dan peluncuran. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam merancang produk digital inovatif, mulai dari riset pasar hingga pembuatan prototipe sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam setiap tahapan pengembangan produk untuk mencapai solusi yang efektif dan diterima pasar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus produk digital, peserta didik dapat mengidentifikasi peluang pasar untuk produk inovatif dengan tepat.
- Setelah melakukan curah pendapat, peserta didik dapat merancang prototipe produk digital sederhana dengan fitur-fitur utama yang jelas.
- Melalui simulasi presentasi, peserta didik dapat menyajikan konsep produk digital inovatif mereka secara meyakinkan kepada audiens.
- Dengan umpan balik dari teman sebaya, peserta didik dapat mengevaluasi dan memperbaiki rancangan produk digital inovatif mereka secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Pengembangan produk inovatif adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pengguna, kreativitas dalam mencari solusi, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan pasar.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide sederhana bisa berkembang menjadi produk digital yang mengubah cara kita hidup dan bekerja?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Informatika: Peserta didik menerapkan konsep dasar desain antarmuka pengguna (UI/UX) dan logika pemrograman dalam merancang prototipe produk digital. Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun deskripsi produk yang menarik dan melakukan presentasi yang efektif untuk memperkenalkan produk inovatif mereka. Ekonomi Bisnis: Peserta didik menganalisis potensi pasar, biaya produksi, dan strategi penetapan harga untuk produk digital inovatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat dilibatkan dengan meminta mereka memberikan umpan balik awal terhadap ide produk digital inovatif yang dirancang peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja-meja yang dapat digeser untuk memfasilitasi diskusi kelompok, serta akses ke komputer dan proyektor untuk presentasi dan riset. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain prototipe sederhana (misalnya Figma atau Canva) dan platform riset online untuk mengumpulkan data pasar dan kompetitor. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus produk digital, peserta didik dapat mengidentifikasi peluang pasar untuk produk inovatif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Produk: Guru menampilkan beberapa ikon aplikasi populer secara berurutan, peserta didik menebak nama aplikasi tersebut dan menyebutkan fungsinya secara singkat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah melakukan curah pendapat, peserta didik dapat merancang prototipe produk digital sederhana dengan fitur-fitur utama yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Sambung Kata Produk: Guru menyebutkan satu kategori produk (misal: 'aplikasi edukasi'), lalu peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu nama aplikasi dalam kategori tersebut secara cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Mengidentifikasi masalah sehari-hari yang dapat diselesaikan dengan produk digital inovatif.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu dalam memahami dan menerapkan proses pengembangan produk inovatif, khususnya produk digital.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas tempel, komputer/laptop dengan akses internet
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
Gambar 1. Alur - Amati lingkungan sekitarmu (rumah, sekolah, komunitas) selama 15 menit dan catatlah minimal 5 masalah atau kebutuhan yang belum terpenuhi di kertas tempel.
- Pilih 3 masalah yang menurut kamu paling mendesak dan memiliki potensi besar untuk diselesaikan dengan produk digital.
- Untuk setiap masalah yang dipilih, tuliskan ide produk digital inovatif yang dapat menjadi solusinya, sertakan nama produk dan fitur utamanya.
- Diskusikan ide-ide tersebut dengan teman kelompokmu dan catatlah masukan yang didapatkan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang produk inovatif?
- Sebutkan 3 produk digital yang sering kamu gunakan dan mengapa kamu menggunakannya?
- Menurutmu, apa saja faktor yang membuat sebuah produk digital sukses di pasar?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi ide produk, serta kualitas prototipe yang dihasilkan.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio proyek pengembangan produk digital inovatif (prototipe dan presentasi).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi peluang pasar untuk produk inovatif. | Identifikasi masalah dan peluang pasar. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Merancang prototipe produk digital sederhana. | Perancangan prototipe dan fitur utama. | 3 JP | Kreativitas |
| 3 | Menyajikan konsep produk digital inovatif secara meyakinkan. | Presentasi dan umpan balik. | 2 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing kamu dalam memahami dan menerapkan proses pengembangan produk inovatif, khususnya produk digital. Kamu akan belajar bagaimana mengubah ide menjadi solusi nyata yang memiliki nilai jual, mulai dari mengidentifikasi masalah hingga merancang prototipe. Persiapkan diri untuk berpikir kreatif dan berkolaborasi dalam tim!
1. 1. Pengertian Produk Inovatif
Produk inovatif adalah barang atau jasa yang menawarkan sesuatu yang baru atau peningkatan signifikan dari yang sudah ada, baik dari segi fungsi, desain, atau cara penggunaannya. Inovasi dapat berupa penemuan baru atau pengembangan dari produk yang sudah ada untuk memenuhi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi atau menciptakan kebutuhan baru. Contohnya adalah smartphone yang menggabungkan banyak fungsi perangkat lain dalam satu genggaman, atau aplikasi transportasi daring yang mengubah cara orang bepergian.
2. 2. Mengidentifikasi Peluang Pasar
Langkah awal dalam pengembangan produk inovatif adalah mengidentifikasi peluang pasar. Ini melibatkan pengamatan cermat terhadap masalah, kebutuhan, atau keinginan yang belum terpenuhi di masyarakat. Riset pasar, survei, wawancara, dan analisis tren adalah metode yang umum digunakan. Penting untuk memahami target pengguna, kompetitor, dan ukuran pasar potensial. Misalnya, melihat antrean panjang di toko kelontong bisa menjadi peluang untuk mengembangkan aplikasi belanja daring dengan pengiriman cepat.
3. 3. Ideasi dan Perumusan Konsep
Setelah peluang teridentifikasi, tahap selanjutnya adalah ideasi atau curah pendapat untuk menghasilkan berbagai solusi. Teknik seperti curah pendapat, mind mapping, atau SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) dapat digunakan. Dari sekian banyak ide, pilih yang paling menjanjikan dan rumuskan menjadi konsep produk yang jelas. Konsep ini harus menjelaskan apa produknya, siapa target penggunanya, masalah apa yang dipecahkan, dan fitur utamanya.
4. 4. Desain dan Pengembangan Prototipe
Prototipe adalah model awal atau sampel dari produk yang akan dikembangkan. Tujuannya adalah untuk menguji ide dan konsep secara cepat dan murah sebelum produksi massal. Prototipe dapat berupa sketsa kertas (wireframe), model digital interaktif (mockup), atau versi fungsional yang terbatas. Dalam produk digital, wireframe dan mockup sangat penting untuk menggambarkan alur pengguna dan tampilan antarmuka. Proses ini bersifat iteratif, artinya prototipe akan terus diperbaiki berdasarkan umpan balik.
5. 5. Pengujian dan Umpan Balik
Setelah prototipe dibuat, langkah berikutnya adalah pengujian dengan target pengguna. Pengujian ini bertujuan untuk mengumpulkan umpan balik tentang kegunaan, fungsionalitas, dan daya tarik produk. Umpan balik dari pengguna sangat berharga untuk mengidentifikasi kelemahan dan area perbaikan. Berdasarkan umpan balik, prototipe akan direvisi dan diuji kembali hingga mencapai kualitas yang diinginkan. Contohnya, menguji prototipe aplikasi dengan beberapa calon pengguna dan meminta mereka menyelesaikan tugas tertentu.
6. 6. Strategi Pemasaran Digital
Setelah produk siap, strategi pemasaran digital menjadi kunci untuk menjangkau target pasar. Ini mencakup penggunaan media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), iklan online, email marketing, dan konten marketing. Pemasaran digital memungkinkan produk dikenal luas dengan biaya yang relatif efisien. Penting untuk mengidentifikasi platform yang paling efektif untuk target audiens dan membuat pesan yang menarik. Misalnya, menggunakan Instagram untuk mempromosikan aplikasi fotografi baru dengan visual yang menarik.
Rangkuman: Pengembangan produk inovatif adalah siklus berkelanjutan yang dimulai dari identifikasi masalah, ideasi solusi, perancangan prototipe, pengujian, hingga peluncuran dengan strategi pemasaran yang tepat. Fokus pada kebutuhan pengguna dan iterasi berdasarkan umpan balik adalah kunci keberhasilan. Produk digital seperti aplikasi dan website menawarkan peluang besar untuk inovasi dengan dampak yang signifikan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Produk Inovatif | Produk baru atau yang ditingkatkan secara signifikan. |
| Ideasi | Proses menghasilkan ide-ide baru. |
| Prototipe | Model awal produk untuk pengujian. |
| Wireframe | Sketsa kerangka dasar antarmuka produk digital. |
| Mockup | Representasi visual produk digital yang lebih detail. |
| Umpan Balik | Informasi atau kritik tentang hasil kerja. |
| Pemasaran Digital | Strategi pemasaran menggunakan media digital. |
| Target Pengguna | Kelompok orang yang dituju oleh produk. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pengembangan Produk Inovatif" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pengembangan Produk Inovatif yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPola Pikir Berkembang (Growth Mindset)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarakter WirausahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEksplorasi IdeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenciptaan Gagasan BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Kreativitas dalam Praktik KewirausahaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap5 dari 6 siap unduh
Konsep InovasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Menerapkan Desain / Rancangan ProdukProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKmenetapkan desain / rancangan produkProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKPerancangan Produk, Prototyping dan Business Model CanvasProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKAnalisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Pengembangan Produk Inovatif masuk ASAS Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengembangan Produk Inovatif pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Projek Kreatif dan Kewirausahaan.
Modul Pengembangan Produk Inovatif ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Pengembangan Produk Inovatif ini gratis?
Ya. Modul Pengembangan Produk Inovatif untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pengembangan Produk Inovatif ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pengembangan Produk Inovatif ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengembangan Produk Inovatif dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pengembangan Produk Inovatif ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengembangan Produk Inovatif tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengembangan Produk Inovatif untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pengembangan Produk Inovatif ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengembangan Produk Inovatif beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengembangan Produk Inovatif disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.