SMPKelas VIIIFase D

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII
Literasi Digital

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Literasi digital adalah kemampuan krusial di era kini untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab di internet. Ini mencakup mengenali hoaks, memahami jejak digital, melindungi data pribadi, dan menjaga privasi online. Dengan literasi digital yang baik, kita dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan menghindari risiko yang ada.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Literasi Digital
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Literasi Digital
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokLiterasi Digital
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami penggunaan dasar perangkat digital dan internet untuk mencari informasi sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerpikir Komputasional dan Literasi Digital
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis risiko serta peluang di dunia digital, serta menerapkan etika dan keamanan digital dalam berinteraksi secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualLiterasi digital terlihat saat kamu membedakan berita hoaks dan fakta di media sosial.
KonseptualLiterasi digital adalah kemampuan mengakses, mengelola, memahami, mengintegrasikan, mengomunikasikan, mengevaluasi, dan menciptakan informasi secara aman dan etis melalui teknologi digital.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah memverifikasi informasi digital, mengenali jejak digital, dan menjaga privasi online.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis sebelum membagikan informasi online dan dampak dari setiap interaksi digital.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus berita daring, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri berita hoaks dan fakta dengan tepat.
  2. Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif jejak digital terhadap reputasi diri dengan cermat.
  3. Dengan memanfaatkan panduan keamanan digital, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah perlindungan data pribadi dan privasi online secara mandiri.
Halaman 2 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Literasi digital memberdayakan peserta didik untuk berinteraksi secara aman, etis, dan produktif di dunia maya, melindungi diri dari risiko serta memanfaatkan peluang yang ada.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tahu informasi yang kita temukan di internet itu benar atau salah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis keefektifan kalimat dan tata bahasa dalam berita daring untuk mengidentifikasi hoaks.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Membahas hak dan kewajiban warga negara digital serta etika dalam berinteraksi online.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang penggunaan media sosial yang aman di rumah dan memantau aktivitas digital anak.
Lingkungan PembelajaranKelas dilengkapi dengan akses internet yang stabil dan proyektor untuk menayangkan materi visual, serta tempat duduk yang fleksibel untuk diskusi kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform diskusi online atau forum kelas untuk berbagi temuan dan tips keamanan digital antar peserta didik dan guru.
Halaman 3 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus berita daring, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri berita hoaks dan fakta dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Siapa yang pernah membaca berita di internet atau media sosial? Bagaimana kalian tahu berita itu benar atau tidak?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi hoaks dan fakta, serta menjelaskan bahwa peserta didik akan bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh berita daring, yang sebagian adalah hoaks dan sebagian fakta, lalu bertanya, 'Apa perbedaan antara berita-berita ini? Mana yang menurut kalian lebih kredibel?'
  2. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  3. Guru membagikan LKPD 'Detektif Digital' yang berisi studi kasus beberapa berita daring dan panduan singkat mengenai ciri-ciri hoaks dan fakta.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Setiap kelompok diminta menganalisis studi kasus berita daring di LKPD, mengidentifikasi ciri-ciri hoaks dan fakta berdasarkan panduan yang diberikan.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling, memfasilitasi diskusi kelompok, dan memberikan bimbingan jika ada kelompok yang kesulitan membedakan informasi.
  3. Peserta didik mencatat hasil identifikasi mereka pada tabel di LKPD, termasuk alasan mengapa suatu berita dianggap hoaks atau fakta.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas, menjelaskan temuan tentang hoaks dan fakta.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terhadap presentasi, lalu Guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya verifikasi informasi dan dampak penyebaran hoaks.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri berita hoaks dan cara memverifikasinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi daring.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas jejak digital dan privasi online, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan memanfaatkan panduan keamanan digital, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah perlindungan data pribadi dan privasi online secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Ingatkah kalian tentang jejak kaki di pasir? Bagaimana kalau jejak di internet? Apa itu jejak digital?' untuk mengaitkan dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan perlindungan data pribadi dan privasi online, serta menjelaskan bahwa mereka akan melakukan simulasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kasus kebocoran data pribadi atau pencurian identitas daring, lalu bertanya, 'Apa yang terjadi pada korban di video? Bagaimana ini bisa dihindari?'
  2. Guru membagikan lembar informasi tentang konsep jejak digital, data pribadi, privasi online, dan panduan keamanan digital.
  3. Peserta didik secara individu membaca dan memahami lembar informasi tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk menganalisis skenario kasus (misalnya, 'Kamu diminta membuat akun media sosial baru. Data apa saja yang boleh dan tidak boleh kamu bagikan?') dan merumuskan langkah-langkah perlindungan data pribadi yang tepat.
  3. Peserta didik melakukan simulasi interaksi daring (misalnya, membuat profil media sosial fiktif atau merespons permintaan informasi) dengan menerapkan panduan keamanan digital yang telah dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil simulasi dan langkah-langkah perlindungan data pribadi yang mereka terapkan, menjelaskan alasan di balik setiap keputusan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan Guru memfasilitasi diskusi tentang efektivitas langkah-langkah yang diambil.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga jejak digital positif dan selalu waspada terhadap upaya pencurian data.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya literasi digital untuk menjaga keamanan dan privasi di dunia maya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan partisipasi aktif peserta didik, serta mengingatkan mereka untuk selalu menerapkan etika digital dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tugas mandiri untuk membuat daftar 'Do's and Don'ts' dalam berinteraksi digital, lalu memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Digital: Hoaks atau Fakta?
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi ciri-ciri berita hoaks dan fakta dari berbagai sumber daring.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Di era digital ini, kita semua terhubung dengan internet. Namun, dunia maya juga menyimpan berbagai tantangan.

Alat & bahan: Perangkat komputer/laptop/tablet dengan akses internet, lembar kerja, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati dengan cermat 3 contoh berita daring yang disajikan oleh guru pada layar.
  2. Diskusikan dalam kelompok ciri-ciri yang membedakan antara berita yang kredibel dan tidak kredibel.
  3. Catatlah hasil pengamatan dan diskusi kelompokmu ke dalam tabel yang disediakan.
  4. Berikan alasan yang kuat mengapa kamu menggolongkan berita tersebut sebagai hoaks atau fakta.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang internet?
  2. Pernahkah kamu menemukan informasi yang salah di internet? Bagaimana kamu mengetahuinya?
  3. Menurutmu, apa itu 'data pribadi'?

Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan presentasi untuk mengukur partisipasi dan kemampuan analisis.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek mini berupa pembuatan infografis atau poster digital tentang tips keamanan online.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri berita hoaks dan fakta dari sumber daring.Ciri-ciri Hoaks dan Fakta2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis dampak jejak digital terhadap reputasi diri.Jejak Digital dan Reputasi2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Menerapkan langkah-langkah perlindungan data pribadi dan privasi online.Keamanan Data Pribadi dan Privasi2 JPkemandirian
Halaman 8 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Di era digital ini, kita semua terhubung dengan internet. Namun, dunia maya juga menyimpan berbagai tantangan. Literasi digital adalah kunci agar kita bisa menjelajah internet dengan aman, cerdas, dan bertanggung jawab. Modul ini akan membimbing kamu menjadi warga digital yang cakap.

1. Mengenali Berita Hoaks dan Fakta
Berita hoaks adalah informasi palsu yang disebarkan untuk menyesatkan atau memprovokasi. Ciri-cirinya antara lain judul provokatif, sumber tidak jelas, isi tidak masuk akal, atau meminta untuk segera disebarkan. Berita fakta didukung oleh data, sumber kredibel, dan ditulis dengan bahasa yang objektif. Penting untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya, misalnya dengan memeriksa sumber lain atau mencari fakta pendukung.

2. Jejak Digital dan Reputasi Online
Setiap aktivitas kita di internet, seperti postingan media sosial, komentar, atau pencarian, meninggalkan 'jejak digital'. Jejak ini bisa bersifat positif atau negatif dan akan membentuk reputasi online kita. Jejak digital yang positif dapat membantu di masa depan (misalnya saat melamar pekerjaan), sementara jejak negatif bisa merugikan. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dan berpikir sebelum mengunggah sesuatu di internet karena jejak digital sulit dihilangkan.

3. Melindungi Data Pribadi
Data pribadi adalah informasi yang dapat mengidentifikasi seseorang, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, atau NIK. Melindungi data pribadi sangat penting untuk mencegah pencurian identitas atau penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu waspada terhadap tautan mencurigakan, jangan mudah memberikan data pribadi di situs yang tidak terpercaya, dan gunakan kata sandi yang kuat serta berbeda untuk setiap akun. Periksa pengaturan privasi di semua akun daringmu.

4. Privasi Online dan Pengaturan Keamanan
Privasi online adalah hak kita untuk mengontrol siapa yang dapat melihat atau mengakses informasi pribadi kita di internet. Banyak platform digital menyediakan pengaturan privasi yang bisa kamu sesuaikan, seperti membatasi siapa saja yang bisa melihat postinganmu atau informasi profilmu. Biasakan untuk meninjau dan memperbarui pengaturan privasi secara berkala. Pastikan juga perangkatmu terlindungi dengan antivirus dan sistem operasi yang selalu diperbarui untuk menghindari ancaman siber.

Rangkuman: Literasi digital adalah kemampuan krusial di era kini untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab di internet. Ini mencakup mengenali hoaks, memahami jejak digital, melindungi data pribadi, dan menjaga privasi online. Dengan literasi digital yang baik, kita dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan menghindari risiko yang ada.

Halaman 9 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HoaksInformasi palsu yang disebarkan untuk menyesatkan.
Jejak DigitalData atau informasi yang ditinggalkan seseorang saat berinteraksi di internet.
Data PribadiInformasi yang dapat mengidentifikasi seseorang secara langsung atau tidak langsung.
Privasi OnlineHak individu untuk mengontrol informasi pribadi yang dibagikan atau dilihat di internet.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Literasi Digital" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Literasi Digital ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIPeta Konsep
Literasi DigitalMengenali Berita Hoaks dan FaktaJejak Digital dan Reputasi OnlineMelindungi Data PribadiPrivasi Online dan Pengaturan Keamanan
Dari sub-bab Literasi DigitalHalaman 12
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Literasi Digital yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Literasi Digital pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional dan Literasi Digital.

Modul Literasi Digital ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Literasi Digital untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Literasi Digital ini gratis?

Ya. Modul Literasi Digital untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Literasi Digital ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Literasi Digital ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Literasi Digital dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Literasi Digital ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Literasi Digital tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Literasi Digital untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Literasi Digital ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Literasi Digital beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Literasi Digital yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.