SMPKelas VIIIFase D📘 Bab 2Semester 1

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VIII
Menerapkan Konsep Gerak

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Gerak parabola dan proyektil adalah jenis gerak benda yang membentuk lintasan melengkung akibat pengaruh gravitasi, dengan faktor kecepatan awal dan sudut elevasi sebagai penentu jarak tempuh. Keseimbangan dan stabilitas adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi dan kembali ke kondisi semula, sangat penting untuk efisiensi gerak dan pencegahan cedera dalam aktivitas fisik. Memahami konsep-konsep ini akan membantu kita mengoptimalkan gerakan dan menjaga keselamatan saat berolahraga.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menerapkan Konsep Gerak
PJOK · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menerapkan Konsep Gerak
PJOK · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokMenerapkan Konsep Gerak
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang gerak lurus dan beberapa bentuk olahraga atletik seperti lempar dan lompat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis data hasil praktik gerak parabola dan proyektil untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak tempuh.
  2. kesehatan — elemen: Membangun dan menerapkan pola hidup sehat
    Peserta didik menyadari pentingnya pemanasan dan pendinginan untuk mencegah cedera saat melakukan aktivitas fisik seperti praktik gerak.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan melaksanakan praktik gerak serta memberikan umpan balik konstruktif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKeterampilan Gerak
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan berbagai keterampilan gerak dasar dan kompleks dalam aktivitas fisik yang beragam, serta mampu menerapkan prinsip-prinsip gerak untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam berolahraga.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata gerak parabola dan proyektil dapat diamati pada lemparan bola basket atau lompatan jauh seorang atlet.
KonseptualMateri ini membahas konsep gerak parabola, gerak proyektil, serta prinsip keseimbangan dan stabilitas yang esensial dalam berbagai aktivitas fisik.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah melakukan lemparan atau lompatan dengan mempertimbangkan faktor sudut, kecepatan, dan keseimbangan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman konsep fisika dapat meningkatkan performa dan mengurangi risiko cedera dalam olahraga.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak parabola dan proyektil dengan tepat.
  2. Dengan melakukan praktik lempar bola, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak tempuh benda dalam gerak proyektil secara mandiri.
  3. Setelah menganalisis data hasil praktik, peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan gerak proyektil secara runtut.
  4. Melalui diskusi, peserta didik dapat menghubungkan pentingnya keseimbangan dan stabilitas untuk mencegah cedera dalam aktivitas fisik dengan contoh yang relevan.
Halaman 2 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep gerak parabola, proyektil, dan keseimbangan akan membantu peserta didik menganalisis dan mengoptimalkan berbagai gerakan dalam kehidupan sehari-hari maupun olahraga.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa seorang atlet lempar lembing bisa melempar sangat jauh, sementara kita seringkali kesulitan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami konsep gaya, kecepatan, percepatan, dan gravitasi yang mendasari gerak parabola dan proyektil.
Matematika: Menganalisis data jarak tempuh dan sudut lemparan, serta membuat grafik hubungan antarvariabel.
Bahasa Indonesia: Menyusun laporan hasil percobaan dengan struktur yang runtut dan bahasa yang jelas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk melakukan aktivitas fisik di rumah atau lingkungan sekitar yang melibatkan gerak seperti melempar atau melompat, serta mendiskusikan prinsip gerak yang mereka amati.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan sekolah untuk praktik langsung dan di kelas dengan proyektor untuk presentasi, memastikan ruang gerak yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial atau simulasi gerak parabola dan proyektil dari internet untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak parabola dan proyektil dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memeragakan gerakan olahraga tanpa suara, peserta didik menebak nama gerakannya. Ini melatih observasi dan fokus pada gerakan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru meminta peserta didik menceritakan pengalaman mereka saat melempar atau melompat dan apa yang membuat lemparan/lompatan itu berhasil atau gagal, mengaitkan dengan materi gerak.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep gerak parabola dan proyektil, serta pertanyaan pemantik tentang jarak lemparan atlet.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai aktivitas olahraga yang melibatkan gerak parabola dan proyektil (misalnya, lempar lembing, lompat jauh, tendangan bebas sepak bola) dan meminta peserta didik mengamati pola gerakannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil dan memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi pertanyaan-pertanyaan panduan tentang karakteristik gerak yang diamati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri gerak parabola dan proyektil berdasarkan video yang ditayangkan dan pengalaman pribadi, serta mencari informasi tambahan dari bahan ajar.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk membuat sketsa sederhana lintasan gerak parabola dan proyektil yang mereka amati, serta menandai titik-titik penting seperti titik tertinggi dan jarak terjauh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai konsep gerak parabola dan proyektil di depan kelas, menjelaskan perbedaan dan persamaan keduanya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan mengklarifikasi konsep yang masih kurang tepat.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang definisi, karakteristik, dan contoh nyata gerak parabola dan proyektil dalam olahraga.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang gerak parabola dan proyektil.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka merefleksikan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh lain penerapan gerak parabola dan proyektil di kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan praktik lempar bola, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak tempuh benda dalam gerak proyektil secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Cermin Gerak: Peserta didik berpasangan, satu menjadi 'cermin' yang meniru gerakan pasangannya. Melatih koordinasi dan fokus pada detail gerakan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang gerak parabola dan proyektil dengan meminta beberapa peserta didik menyebutkan contohnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melakukan praktik untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak tempuh gerak proyektil dan memahami prinsip keseimbangan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menanyakan kepada peserta didik, 'Menurut kalian, apa saja yang memengaruhi seberapa jauh sebuah benda bisa dilempar?' dan mencatat jawaban di papan tulis.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru menjelaskan prosedur praktik lempar bola sederhana di lapangan dan pembagian kelompok untuk melakukan percobaan dengan variasi sudut lemparan dan kekuatan, serta menjelaskan LKPD Praktik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menuju lapangan dan secara berkelompok melakukan praktik lempar bola dengan variasi sudut (misal: 30, 45, 60 derajat) dan mencatat jarak tempuh yang dihasilkan pada LKPD.
  2. Membimbing penyelidikan: Setelah praktik lempar, setiap kelompok melakukan praktik keseimbangan sederhana seperti berdiri satu kaki, berjalan di garis lurus, dan mencatat bagaimana tubuh menjaga keseimbangan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik kembali ke kelas, menganalisis data hasil praktik lempar bola di LKPD, dan menyimpulkan faktor-faktor yang paling berpengaruh pada jarak tempuh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan kesimpulan hasil praktik lempar bola dan hasil pengamatan keseimbangan mereka, serta mengaitkan pentingnya keseimbangan dalam aktivitas fisik.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi temuan kelompok, serta menguatkan konsep optimalisasi sudut lemparan dan prinsip keseimbangan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengaitkan hasil praktik dengan pentingnya pemanasan dan pendinginan untuk mencegah cedera selama aktivitas fisik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan faktor-faktor kunci dalam gerak proyektil dan pentingnya keseimbangan untuk performa dan keselamatan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras peserta didik selama praktik, serta meminta mereka merefleksikan bagaimana mereka bisa menerapkan konsep ini dalam olahraga favorit mereka.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk mempersiapkan diri pada materi berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Gerak Lempar dan Keseimbangan
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jarak lemparan dan memahami prinsip keseimbangan tubuh.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Gerak adalah inti dari kehidupan dan olahraga. Memahami bagaimana benda bergerak, terutama dalam lintasan melengkung seperti saat melempar atau melompat, adalah kunci untuk meningkatkan performa dan mencegah cedera.

Alat & bahan: Bola kecil/bola tenis, meteran, kapur/tali, busur derajat (opsional), lembar pengamatan.

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan tahapan gerak lompat jauh berikut, lalu praktikkan setiap tahapan bersama temanmu.
    Awalan123Mendarat4
    Gambar 1. Alur
  2. Amati lintasan lemparan bola dan diskusikan karakteristik geraknya dalam kelompok.
  3. Di lapangan, tentukan titik awal lemparan dan ukur jarak lemparan untuk tiga variasi sudut (misalnya 30°, 45°, 60°) dengan kekuatan lemparan yang konsisten, lalu catat hasilnya pada tabel.
  4. Lakukan percobaan keseimbangan dengan berdiri satu kaki selama 10 detik, lalu berjalan lurus di atas garis yang dibuat, dan catat pengalamanmu dalam menjaga stabilitas.
  5. Diskusikan hasil pengamatanmu: sudut mana yang menghasilkan jarak lemparan terjauh dan mengapa? Bagaimana tubuhmu menjaga keseimbangan?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang terjadi ketika kamu melempar bola ke atas?
  2. Menurutmu, mengapa ada atlet yang bisa melompat lebih jauh dari yang lain?
  3. Bagaimana cara kamu menjaga agar tidak jatuh saat berdiri satu kaki?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik di lapangan, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan hasil percobaan dan presentasi kelompok mengenai konsep gerak dan keseimbangan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep gerak parabola dan proyektil dengan tepat.Definisi dan karakteristik gerak parabola dan proyektil.2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jarak tempuh benda dalam gerak proyektil.Faktor sudut dan kecepatan awal dalam gerak proyektil.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menunjukkan prinsip-prinsip keseimbangan dan stabilitas dalam berbagai posisi tubuh.Konsep keseimbangan dan stabilitas tubuh dalam gerak.2 JPkesehatan
Halaman 8 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Gerak adalah inti dari kehidupan dan olahraga. Memahami bagaimana benda bergerak, terutama dalam lintasan melengkung seperti saat melempar atau melompat, adalah kunci untuk meningkatkan performa dan mencegah cedera. Modul ini akan membawamu menjelajahi dunia gerak parabola dan proyektil, serta pentingnya keseimbangan dalam setiap gerakanmu.

1. 1. Gerak Parabola
Gerak parabola adalah gerak benda yang lintasannya berbentuk parabola, yaitu melengkung seperti busur. Gerak ini terjadi ketika sebuah benda dilemparkan ke atas dengan sudut tertentu terhadap bidang horizontal, kemudian jatuh kembali ke bawah karena pengaruh gravitasi. Contohnya adalah lemparan bola basket ke ring, tendangan bola ke gawang, atau gerakan air mancur. Dalam gerak parabola, benda mengalami dua jenis gerak sekaligus: gerak lurus beraturan (GLB) pada sumbu horizontal (tanpa pengaruh gaya) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) pada sumbu vertikal (dipengaruhi gravitasi).

2. 2. Gerak Proyektil
Gerak proyektil adalah istilah lain untuk gerak parabola, sering digunakan dalam konteks benda yang dilontarkan atau ditembakkan ke udara. Benda yang melakukan gerak proyektil disebut proyektil. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi jarak dan tinggi maksimal gerak proyektil adalah kecepatan awal lemparan atau lontaran dan sudut elevasi (sudut kemiringan) saat benda dilepaskan. Sudut 45 derajat seringkali menghasilkan jarak horizontal terjauh jika kecepatan awal konstan dan tidak ada hambatan udara. Memahami gerak proyektil sangat penting dalam olahraga seperti lempar lembing, tolak peluru, dan lompat jauh, di mana optimalisasi sudut dan kekuatan sangat menentukan hasil.

3. 3. Keseimbangan dan Stabilitas dalam Gerak
Keseimbangan adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi atau postur agar tidak jatuh. Stabilitas adalah kemampuan tubuh untuk kembali ke posisi semula setelah mengalami gangguan. Dalam aktivitas fisik, keseimbangan dan stabilitas sangat krusial. Misalnya, seorang pesenam membutuhkan keseimbangan luar biasa saat melakukan gerakan di balok keseimbangan, atau seorang pelari membutuhkan stabilitas inti tubuh untuk menjaga efisiensi gerak. Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan meliputi luas bidang tumpu, tinggi titik berat tubuh, dan massa tubuh. Dengan melatih keseimbangan, kita dapat meningkatkan performa olahraga dan mengurangi risiko cedera saat bergerak.

4. 4. Aplikasi Gerak dalam Olahraga
Konsep gerak parabola dan proyektil banyak diaplikasikan dalam berbagai cabang olahraga. Dalam lempar lembing atau tolak peluru, atlet berusaha menemukan kombinasi kecepatan awal dan sudut elevasi yang optimal untuk mencapai jarak terjauh. Pada lompat jauh, atlet harus mengoptimalkan sudut tolakan dan kecepatan lari awalan untuk mendapatkan jarak lompatan maksimal. Selain itu, keseimbangan dan stabilitas menjadi fondasi bagi semua gerakan atletik, mulai dari lari, melompat, hingga melempar, memastikan setiap gerakan dilakukan secara efisien dan aman tanpa kehilangan kendali tubuh.

5. 5. Pencegahan Cedera
Memahami konsep gerak tidak hanya untuk meningkatkan performa, tetapi juga untuk mencegah cedera. Gerakan yang tidak tepat atau kurangnya keseimbangan dapat menyebabkan tekanan berlebih pada sendi dan otot, yang berujung pada cedera. Pemanasan yang cukup sebelum beraktivitas fisik membantu mempersiapkan otot dan sendi, sementara pendinginan membantu mengembalikan kondisi tubuh. Latihan keseimbangan secara teratur juga dapat memperkuat otot-otot penstabil dan meningkatkan proprioception (kesadaran posisi tubuh), sehingga mengurangi risiko terkilir atau jatuh saat berolahraga.

Rangkuman: Gerak parabola dan proyektil adalah jenis gerak benda yang membentuk lintasan melengkung akibat pengaruh gravitasi, dengan faktor kecepatan awal dan sudut elevasi sebagai penentu jarak tempuh. Keseimbangan dan stabilitas adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi dan kembali ke kondisi semula, sangat penting untuk efisiensi gerak dan pencegahan cedera dalam aktivitas fisik. Memahami konsep-konsep ini akan membantu kita mengoptimalkan gerakan dan menjaga keselamatan saat berolahraga.

Halaman 9 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Gerak ParabolaGerak benda yang lintasannya berbentuk melengkung seperti busur.
Gerak ProyektilGerak benda yang dilontarkan atau ditembakkan ke udara, sama dengan gerak parabola.
KeseimbanganKemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi agar tidak jatuh.
StabilitasKemampuan tubuh untuk kembali ke posisi semula setelah gangguan.
Sudut ElevasiSudut kemiringan benda saat dilepaskan terhadap bidang horizontal.
GravitasiGaya tarik bumi yang menyebabkan benda jatuh ke bawah.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menerapkan Konsep Gerak" mata pelajaran PJOK Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menerapkan Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menerapkan Konsep Gerak ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIIPeta Konsep
Menerapkan Konsep Gerak1. Gerak Parabola2. Gerak Proyektil3. Keseimbangan dan Stabilitas dalam Gerak4. Aplikasi Gerak dalam Olahraga5. Pencegahan Cedera
Dari sub-bab Menerapkan Konsep GerakHalaman 12
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKesehatanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menerapkan Konsep Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menerapkan Konsep Gerak pada PJOK SMP, Fase D, elemen Keterampilan Gerak.

Modul Menerapkan Konsep Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar PJOK materi Menerapkan Konsep Gerak ini gratis?

Ya. Modul Menerapkan Konsep Gerak untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menerapkan Konsep Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menerapkan Konsep Gerak ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menerapkan Konsep Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menerapkan Konsep Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menerapkan Konsep Gerak tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menerapkan Konsep Gerak untuk PJOK kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menerapkan Konsep Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menerapkan Konsep Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul PJOK ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Menerapkan Konsep Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.