SMPLB · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VII
Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu

Modul ajar (RPP) Pendidikan Pancasila SMPLB kelas VII materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VII materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — siap cetak A411 lembar A4✨ Bisa sampai 17 lembar lebih2 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang dirumuskan melalui perjuangan panjang para pendiri bangsa. Dimulai dari pembentukan BPUPKI, gagasan tokoh seperti Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta oleh Panitia Sembilan, hingga akhirnya ditetapkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. Pancasila memiliki lima sila yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara, dengan simbol-simbol yang memiliki makna mendalam.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu
Pendidikan Pancasila · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu
Pendidikan Pancasila · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPerumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa simbol negara dan pahlawan nasional yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Memahami peran dan tanggung jawab sebagai warga negara
    Peserta didik memahami peran anggota BPUPKI dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang merdeka.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai gagasan dalam proses perumusan dasar negara Indonesia.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun garis waktu perumusan Pancasila dengan informasi yang benar.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPancasila
Rumusan CP FasePeserta didik memahami proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, serta mampu mengidentifikasi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman hidup bermasyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPancasila dirumuskan dan ditetapkan oleh para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI dan PPKI pada tahun 1945.
KonseptualPancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila, hasil kesepakatan para pendiri bangsa.
ProseduralProses perumusan Pancasila meliputi penyampaian gagasan oleh tokoh-tokoh, pembahasan, hingga menjadi Piagam Jakarta dan akhirnya disahkan.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami sejarah perumusan Pancasila untuk menghargai perjuangan pendiri bangsa dan mengamalkan nilai-nilainya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui tayangan video dokumenter, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam perumusan Pancasila dengan tepat.
  2. Dengan menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan latar belakang dan tujuan dibentuknya BPUPKI dan PPKI secara runtut.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun garis waktu peristiwa penting dalam perumusan dan penetapan Pancasila dengan benar.
  4. Dengan mengisi LKPD, peserta didik dapat mengidentifikasi lima sila dalam Pancasila dan simbolnya dengan tepat.
  5. Melalui presentasi hasil kerja, peserta didik dapat menyampaikan peran tokoh-tokoh dalam perumusan Pancasila dengan percaya diri.
  6. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menunjukkan sikap saling menghargai perbedaan pendapat sebagai cerminan nilai Pancasila saat berdiskusi.
Halaman 2 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sejarah perumusan dan penetapan Pancasila membantu peserta didik menghargai perjuangan para pahlawan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai dasar negara yang mempersatukan bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Pancasila menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik menyusun kalimat deskriptif tentang tokoh dan peristiwa sejarah perumusan Pancasila.
Seni Budaya: Peserta didik menggambar atau mewarnai lambang negara Garuda Pancasila dengan warna yang tepat.
Sejarah: Peserta didik memahami urutan waktu dan tokoh-tokoh penting dalam sejarah pembentukan negara Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau wali dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok, dilengkapi poster visual bergambar lambang negara dan tokoh perumus Pancasila, serta papan tulis yang mudah dijangkau untuk menulis dan menempel.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video dokumenter singkat tentang sejarah perumusan Pancasila dengan subtitle dan bahasa isyarat, serta gambar-gambar visual tokoh dan simbol Pancasila dari internet.
Halaman 3 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui tayangan video dokumenter, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam perumusan Pancasila dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Tokoh Pahlawan: Guru menunjukkan kartu gambar pahlawan nasional, lalu peserta didik menebak nama tokoh dan jasanya secara singkat dengan isyarat atau lisan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Siapa yang tahu apa itu Pancasila? Mengapa kita harus belajar tentang Pancasila?' Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi tokoh perumus Pancasila dan menyusun garis waktu perumusannya, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video dokumenter singkat (dengan subtitle dan bahasa isyarat) tentang proses perumusan Pancasila dan tokoh-tokoh yang terlibat, lalu bertanya, 'Siapa saja tokoh yang muncul dalam video? Apa yang mereka lakukan?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan kartu nama tokoh serta kartu peristiwa penting terkait perumusan Pancasila.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok: mengidentifikasi tokoh dan perannya, serta menyusun kartu peristiwa secara berurutan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencocokkan kartu nama tokoh dengan peran masing-masing dalam perumusan Pancasila, dibantu oleh gambar visual.
  2. Peserta didik menyusun kartu peristiwa penting perumusan Pancasila secara kronologis di papan tulis kecil atau kertas besar yang disediakan.
  3. Guru berkeliling membimbing, memastikan semua anggota kelompok berpartisipasi, dan memberikan bantuan visual atau isyarat jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi tokoh dan garis waktu peristiwa yang telah mereka susun di depan kelas dengan bantuan isyarat dan tulisan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan mengapresiasi usaha setiap kelompok.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan merangkum kembali tokoh-tokoh penting dan urutan peristiwa perumusan Pancasila menggunakan peta pikiran visual.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang tokoh dan peristiwa perumusan Pancasila.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini dan satu perasaan mereka setelah belajar, lalu ditempel di 'Pohon Apresiasi'.
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengisi LKPD, peserta didik dapat mengidentifikasi lima sila dalam Pancasila dan simbolnya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Sila Pancasila: Guru menampilkan gambar simbol Pancasila (bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas) secara berurutan, peserta didik menebak sila ke berapa dan menyebutkan bunyinya dengan isyarat atau tulisan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya tentang tokoh perumus Pancasila dan bertanya, 'Setelah Pancasila dirumuskan, apa yang terjadi selanjutnya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi sila-sila Pancasila dan simbolnya, serta menjelaskan bahwa mereka akan bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan LKPD.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar lambang negara Garuda Pancasila secara besar, lalu bertanya, 'Apa nama lambang negara kita? Ada berapa sila Pancasila? Apa saja simbolnya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan LKPD 'Mari Mengenal Pancasila' kepada setiap kelompok. Guru memastikan setiap peserta didik memahami instruksi yang tertulis dan disampaikan melalui isyarat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengisi LKPD dengan mencocokkan bunyi sila Pancasila dengan simbolnya yang sesuai, dibantu dengan kartu kata bergambar.
  2. Peserta didik juga menuliskan contoh pengamalan sederhana dari setiap sila Pancasila yang mereka ketahui dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru berkeliling membimbing, memberikan bantuan visual, dan memastikan peserta didik bekerja sama serta memahami makna setiap sila.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengisian LKPD mereka, khususnya bagian pencocokan sila dengan simbolnya dan contoh pengamalan, dengan isyarat dan tulisan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap jawaban peserta didik, menjelaskan kembali jika ada kesalahan, dan mengapresiasi usaha kelompok.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dengan memberikan contoh konkret pengamalan dalam kehidupan sehari-hari yang relevan dengan pengalaman peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang sila-sila Pancasila, simbolnya, dan contoh pengamalannya.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan satu nilai Pancasila yang paling mudah mereka terapkan di rumah atau sekolah, lalu memberikan stiker bintang sebagai apresiasi.
  3. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik, mengingatkan untuk terus mengamalkan Pancasila, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Mari Mengenal Pancasila!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mencocokkan bunyi sila Pancasila dengan simbolnya dan menuliskan contoh pengamalannya.

Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil warna, kartu gambar simbol Pancasila, kartu tulisan bunyi sila Pancasila

Langkah kerja:

  1. Lengkapi lambang setiap sila Pancasila pada tabel berikut, lalu tuliskan satu contoh pengamalannya.
    Lambang sila PancasilaSilaLambangSila ke-4Sila ke-5Sila ke-1Sila ke-2
  2. Amati gambar lambang negara Garuda Pancasila yang ditunjukkan guru.
  3. Cocokkan kartu gambar simbol Pancasila dengan kartu tulisan bunyi silanya yang tepat.
  4. Tempelkan simbol dan bunyinya pada kolom yang sesuai di tabel LKPD.
  5. Tuliskan satu contoh perbuatan baik yang sesuai dengan setiap sila Pancasila di kolom 'Contoh Pengamalan'.
  6. Warnai gambar Garuda Pancasila yang ada di LKPD dengan rapi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa nama pahlawan yang ada di uang kertas Rp 100.000?
  2. Apa warna bendera negara kita?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila?
  4. Mengapa kita perlu memiliki dasar negara?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan serta ketepatan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman peserta didik tentang materi perumusan dan penetapan Pancasila.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam perumusan Pancasila.Tokoh perumus Pancasila dan peranannya.2 JPkewargaan, penalaran kritis
2Menjelaskan latar belakang dan tujuan dibentuknya BPUPKI dan PPKI.Latar belakang dan tujuan BPUPKI dan PPKI.2 JPkewargaan, penalaran kritis
3Menyusun garis waktu peristiwa penting dalam perumusan dan penetapan Pancasila.Kronologi perumusan dan penetapan Pancasila.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Mengidentifikasi lima sila dalam Pancasila dan simbolnya.Sila-sila Pancasila, simbol, dan contoh pengamalan.2 JPkewargaan, penalaran kritis
Halaman 8 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Tanpa Pancasila, mungkin bangsa kita tidak akan bersatu. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui bagaimana Pancasila ini lahir. Siapa saja tokoh yang ikut merumuskannya? Peristiwa penting apa saja yang terjadi hingga Pancasila ditetapkan? Mari kita belajar bersama untuk memahami sejarah yang sangat berharga ini.

1. Latar Belakang Perumusan Pancasila
Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, Indonesia semakin dekat dengan kemerdekaan. Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 April 1945 untuk mempersiapkan kemerdekaan. Tugas utama BPUPKI adalah menyelidiki hal-hal penting yang dibutuhkan untuk membentuk negara baru, termasuk merumuskan dasar negara yang akan menjadi fondasi Indonesia merdeka.

2. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila
Dalam sidang BPUPKI, ada beberapa tokoh penting yang menyampaikan gagasan tentang dasar negara. Mereka adalah Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Setiap tokoh menyampaikan pemikirannya dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Gagasan-gagasan ini kemudian menjadi bahan diskusi yang sangat penting untuk menemukan rumusan terbaik bagi dasar negara Indonesia.

3. Gagasan Ir. Soekarno dan Lahirnya Pancasila
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya yang berisi lima dasar negara. Lima dasar inilah yang kemudian beliau sebut dengan nama Pancasila. Tanggal 1 Juni kemudian kita peringati sebagai Hari Lahir Pancasila. Gagasan ini diterima dengan antusias dan menjadi landasan awal perumusan Pancasila secara lebih rinci.

4. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta
Untuk menyempurnakan rumusan dasar negara, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan. Anggota Panitia Sembilan antara lain Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdulkahar Muzakir, H. Agus Salim, Mr. Achmad Soebardjo, K.H. Wachid Hasyim, dan Mr. Muh. Yamin. Hasil kerja Panitia Sembilan adalah Jakarta Charter atau Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945. Piagam Jakarta ini berisi rumusan dasar negara yang kemudian menjadi cikal bakal Pancasila.

5. Pembentukan PPKI dan Penetapan Pancasila
Setelah BPUPKI dibubarkan, dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 7 Agustus 1945. PPKI bertugas mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan, PPKI mengadakan sidang. Dalam sidang tersebut, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945, memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden, serta menetapkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

6. Lima Sila dalam Pancasila
Pancasila terdiri dari lima sila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa, disimbolkan dengan bintang. Sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, disimbolkan dengan rantai. Sila ketiga: Persatuan Indonesia, disimbolkan dengan pohon beringin. Sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, disimbolkan dengan kepala banteng. Sila kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, disimbolkan dengan padi dan kapas.

Rangkuman: Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang dirumuskan melalui perjuangan panjang para pendiri bangsa. Dimulai dari pembentukan BPUPKI, gagasan tokoh seperti Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta oleh Panitia Sembilan, hingga akhirnya ditetapkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. Pancasila memiliki lima sila yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara, dengan simbol-simbol yang memiliki makna mendalam.

Halaman 9 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PancasilaDasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila.
BPUPKIBadan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
PPKIPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Piagam JakartaDokumen yang berisi rumusan dasar negara sebelum disahkan menjadi Pancasila.
SilaAsas atau dasar.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 12–17

Modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIPeta Konsep
Perumusan dan Penetapan Pancasila — TunarunguLatar Belakang Perumusan PancasilaTokoh-Tokoh Perumus PancasilaGagasan Ir. Soekarno dan Lahirnya PancasilaPanitia Sembilan dan Piagam JakartaPembentukan PPKI dan Penetapan Pancasila
Dari sub-bab Perumusan dan Penetapan Pancasila — TunarunguHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Perumusan dan Penetapan Pancasila1Norma dan UUD NRI 19451Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika1Karakteristik Daerah dalam NKRI2Sejarah Kelahiran Pancasila…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDPerumusan dan Penetapan PancasilaNorma dan UUD NRI 1945Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal IkaKarakteristik Daerah dalam NKRI
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu pada Pendidikan Pancasila SMPLB, Fase D, elemen Pancasila.

Modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu untuk Pendidikan Pancasila kelas VII.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu untuk Pendidikan Pancasila kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perumusan dan Penetapan Pancasila — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.