Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas X
Graffiti
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Graffiti |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang kosakata terkait seni dan mampu menyusun kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik merancang dan membuat desain graffiti sederhana yang orisinal, menunjukkan ide-ide baru dan ekspresi pribadi. - komunikasi — elemen: mengemukakan gagasan
Peserta didik mempresentasikan desain graffiti mereka, menjelaskan makna dan pesan di baliknya kepada teman sekelas dengan jelas. - kewargaan — elemen: memahami peran warga negara
Peserta didik menganalisis dampak sosial graffiti, membedakan antara graffiti sebagai seni dan vandalisme, serta memahami peraturan terkait.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara – Membaca – Menulis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi dan menafsirkan informasi terkait topik familiar dan kontekstual, serta mengekspresikan gagasan secara lisan dan tulisan dalam berbagai teks fungsional pendek dan monolog sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Graffiti adalah bentuk seni visual yang dibuat di ruang publik, seringkali menggunakan cat semprot atau spidol. |
| Konseptual | Graffiti dapat dipahami sebagai ekspresi artistik, komunikasi visual, atau vandalisme, tergantung pada konteks dan niat pembuatnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis-jenis graffiti, menganalisis pesan dalam karya graffiti, dan merancang desain graffiti sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang konteks budaya dan tujuan ekspresi memengaruhi interpretasi sebuah karya seni seperti graffiti. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT melalui seni graffiti yang beragam, sebagai bentuk syukur atas karunia kreativitas. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan wawasan tentang sejarah dan ragam gaya graffiti, serta menganalisis pesan di baliknya sebagai bagian dari pembelajaran mendalam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kesadaran akan tanggung jawab dalam berekspresi seni di ruang publik, membedakan antara seni yang memperindah dan vandalisme yang merusak. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan kemampuan kolaborasi dalam merancang desain graffiti, menghargai ide-ide teman, dan membangun ekspresi positif bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengapresiasi seni jalanan sebagai bagian dari kekayaan budaya visual, serta memahami peran graffiti dalam menyampaikan pesan sosial di masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai contoh graffiti, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis-jenis graffiti dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pesan dan makna yang terkandung dalam karya graffiti secara kritis.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun deskripsi singkat tentang graffiti menggunakan kosakata yang relevan dalam Bahasa Inggris dengan benar.
- Setelah melihat contoh, peserta didik dapat merancang desain graffiti sederhana yang orisinal dan estetis sesuai kreativitas mereka.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan desain graffiti mereka dalam Bahasa Inggris dengan percaya diri.
- Setelah membaca teks, peserta didik dapat membedakan antara graffiti sebagai seni dan vandalisme berdasarkan etika dan hukum dengan akurat.
Pemahaman bermakna: Graffiti bukan sekadar coretan di dinding, melainkan bentuk ekspresi seni dan komunikasi yang memiliki sejarah, gaya, dan dampak sosial yang beragam, tergantung pada konteksnya.
Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, apakah graffiti itu seni atau vandalisme?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mempelajari sejarah seni jalanan, teknik visual, dan apresiasi karya seni. Pendidikan Pancasila: Membahas etika berekspresi, hak dan kewajiban warga negara terkait ruang publik, serta dampak sosial dari tindakan vandalisme. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung eksplorasi seni anak-anak di lingkungan sekitar, serta mendiskusikan perbedaan antara seni dan vandalisme. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan presentasi yang interaktif, serta memanfaatkan area dinding kosong untuk menempelkan desain graffiti sementara. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk mencari referensi gaya graffiti, menonton video dokumenter, dan jika memungkinkan, menggunakan aplikasi desain grafis sederhana untuk merancang graffiti. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai contoh graffiti, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis-jenis graffiti dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Graffiti: Guru menampilkan gambar-gambar graffiti tanpa konteks. Peserta didik menebak kata kunci terkait gambar itu dalam Bahasa Inggris. Siapa cepat dia dapat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah melihat contoh, peserta didik dapat merancang desain graffiti sederhana yang orisinal dan estetis sesuai kreativitas mereka. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Graffiti Vocabulary Chain: Guru menyebutkan satu kata terkait graffiti (misalnya 'spray paint'). Peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan (misalnya 'wall'), dan seterusnya. Tidak boleh mengulang kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri graffiti dan menganalisis pesannya.
Alat & bahan: Gambar graffiti, pensil, spidol, kertas HVS.
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Observe the graffiti images provided (Gambar 1). What elements do you notice? (Amati gambar-gambar graffiti yang disediakan. Elemen apa saja yang kamu perhatikan?)
- Discuss with your group: What kind of message or feeling does each graffiti convey? (Diskusikan dengan kelompokmu: Pesan atau perasaan apa yang disampaikan oleh setiap graffiti?)
- Identify the style of each graffiti (e.g., tag, throw-up, mural). (Identifikasi gaya setiap graffiti (misalnya, tag, throw-up, mural).)
- Based on your observations, list at least three characteristics of graffiti. (Berdasarkan pengamatanmu, daftarkan setidaknya tiga karakteristik graffiti.)
- Design a simple graffiti tag for your name or a positive word. (Rancang sebuah tag graffiti sederhana untuk namamu atau kata positif.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- What is 'graffiti' in your own words? (Apa itu 'graffiti' menurut bahasamu sendiri?)
- Can you name any famous street artists? (Bisakah kamu menyebutkan seniman jalanan terkenal?)
- Do you think all drawings on walls are graffiti? Why? (Menurutmu, apakah semua gambar di dinding itu graffiti? Mengapa?)
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat merancang desain graffiti.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap desain graffiti dan presentasi kelompok menggunakan rubrik penilaian.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis-jenis graffiti | Ciri dan jenis graffiti | 3 JP | kreativitas, komunikasi |
| 2 | Menganalisis pesan dan makna dalam karya graffiti | Pesan dan makna graffiti | 2 JP | penalaran kritis, komunikasi |
| 3 | Merancang desain graffiti sederhana | Desain graffiti | 3 JP | kreativitas |
| 4 | Mempresentasikan desain graffiti | Presentasi desain | 2 JP | komunikasi |
Graffiti, sebuah bentuk seni yang seringkali disalahpahami, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap perkotaan di seluruh dunia. Dari coretan sederhana hingga mural yang memukau, graffiti merefleksikan budaya, politik, dan ekspresi pribadi. Mari kita selami dunia graffiti, memahami sejarahnya, berbagai gayanya, dan perdebatan di sekitarnya.
1. Apa Itu Graffiti?
Graffiti berasal dari kata Italia 'graffio' yang berarti 'menggaruk'. Secara umum, graffiti adalah tulisan atau gambar yang digambar, dicoret, atau dilukis di dinding atau permukaan lain di ruang publik, seringkali tanpa izin. Ini adalah bentuk ekspresi visual yang paling tua, dengan contoh-contoh dari peradaban kuno hingga era modern. Graffiti modern yang kita kenal sekarang mulai populer di kota-kota besar seperti New York pada tahun 1970-an, berkembang dari tanda tangan sederhana menjadi karya seni yang kompleks.
2. Sejarah Singkat Graffiti
Sejarah graffiti bisa ditelusuri kembali ke Mesir Kuno dan Kekaisaran Romawi, di mana tulisan dan gambar ditemukan di dinding-dinding kuno. Namun, gerakan graffiti modern lahir di Philadelphia dan New York City. Pada awalnya, 'tagging' atau penulisan nama panggilan menjadi populer di kalangan remaja, terutama di kereta bawah tanah. Seiring waktu, gaya berkembang menjadi lebih rumit dan berwarna, menarik perhatian publik dan seniman di seluruh dunia. Graffiti menjadi cara bagi individu dan kelompok untuk mengklaim ruang, menyampaikan pesan, atau sekadar meninggalkan jejak.
3. Jenis-jenis Gaya Graffiti
Graffiti memiliki berbagai gaya yang unik. 'Tags' adalah tanda tangan dasar seniman, seringkali ditulis dengan cepat. 'Throw-ups' adalah huruf gelembung yang lebih besar, biasanya dua warna dan dibuat dengan cepat. 'Wildstyle' adalah gaya yang sangat kompleks dan sulit dibaca oleh orang awam, dengan huruf-huruf yang saling terkait dan panah. 'Murals' adalah lukisan dinding besar yang seringkali memiliki pesan sosial atau artistik yang kuat dan biasanya dibuat dengan izin. Memahami gaya-gaya ini membantu kita mengapresiasi keragaman ekspresi dalam graffiti.
4. Graffiti sebagai Seni vs. Vandalisme
Perdebatan apakah graffiti adalah seni atau vandalisme adalah inti dari diskusinya. Sebagai seni, graffiti dapat menunjukkan kreativitas luar biasa, keterampilan teknis, dan menyampaikan pesan sosial yang kuat. Seniman graffiti seringkali menggunakan ruang publik sebagai galeri mereka, menantang batasan seni tradisional. Namun, ketika dilakukan tanpa izin, graffiti dianggap vandalisme, merusak properti dan menimbulkan biaya pembersihan. Batasan antara keduanya seringkali kabur dan bergantung pada konteks, lokasi, dan niat pembuatnya.
5. Dampak Sosial Graffiti
Graffiti memiliki dampak sosial yang beragam. Di satu sisi, graffiti dapat memperindah ruang kota yang kusam, menjadi alat protes politik, atau menciptakan rasa komunitas di antara seniman. Di sisi lain, graffiti ilegal dapat menurunkan nilai properti, menciptakan persepsi lingkungan yang tidak aman, dan menimbulkan konflik dengan pihak berwenang. Banyak kota kini mencoba merangkul seni jalanan dengan menyediakan dinding legal atau mensponsori proyek mural untuk memanfaatkan potensi positif graffiti.
6. Kosakata Penting dalam Graffiti
Untuk memahami dunia graffiti, ada beberapa kosakata kunci yang perlu diketahui. 'Writer' adalah seniman graffiti. 'Crew' adalah kelompok seniman yang bekerja bersama. 'Piece' (masterpiece) adalah karya graffiti yang besar dan kompleks. 'Can' merujuk pada kaleng cat semprot. 'Blackbook' adalah buku sketsa tempat seniman berlatih desain mereka. 'Bombing' adalah tindakan melukis graffiti di banyak tempat dalam waktu singkat. Mengenal istilah-istilah ini akan memperkaya pemahaman kita tentang budaya graffiti.
Rangkuman: Graffiti adalah bentuk seni visual yang ekspresif, dengan sejarah panjang dan beragam gaya mulai dari tags sederhana hingga mural kompleks. Perdebatan apakah graffiti itu seni atau vandalisme bergantung pada konteks dan izin. Memahami graffiti melibatkan apresiasi terhadap kreativitasnya, pesan yang disampaikan, serta kesadaran akan dampak sosial dan etika yang menyertainya dalam lanskap perkotaan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Graffiti | Seni atau tulisan yang dibuat di dinding atau permukaan lain di ruang publik, seringkali tanpa izin. |
| Tag | Tanda tangan atau nama panggilan seniman graffiti. |
| Mural | Lukisan besar yang dibuat langsung di dinding. |
| Vandalisme | Tindakan merusak atau mencoret properti orang lain secara ilegal. |
| Writer | Istilah untuk seniman graffiti. |
| Wildstyle | Gaya graffiti yang sangat kompleks dan sulit dibaca. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Graffiti" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Graffiti yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Inggris Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Great AthletesModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSports EventsModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSports and HealthModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Healthy FoodsModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia
Analytical Exposition TextBahasa Inggris Kelas X MADescriptive TextBahasa Inggris Kelas X MANarrative TextBahasa Inggris Kelas X MALihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Graffiti pada Bahasa Inggris MA, Fase E, elemen Menyimak – Berbicara – Membaca – Menulis.
Modul Graffiti ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi Graffiti ini gratis?
Ya. Modul Graffiti untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Graffiti ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Graffiti ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Graffiti dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Graffiti ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Graffiti tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Graffiti untuk Bahasa Inggris kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Graffiti ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Graffiti beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Graffiti yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.