MAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas XI
Kritik Seni Rupa

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kritik seni rupa adalah proses analisis, interpretasi, dan evaluasi karya seni yang bertujuan memperkaya pemahaman dan apresiasi. Terdapat berbagai jenis kritik seperti populer, jurnalistik, keilmuan, dan pedagogik. Tahapan kritik meliputi deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Penting untuk selalu menjunjung etika kritik yang objektif, konstruktif, dan santun agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni dan pemahaman masyarakat.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kritik Seni Rupa
Seni Budaya · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kritik Seni Rupa
Seni Budaya · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasF / XI
Materi PokokKritik Seni Rupa
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis seni rupa dan unsur-unsur visual dalam sebuah karya seni.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik mengembangkan apresiasi terhadap keindahan ciptaan Tuhan melalui kritik seni rupa dengan adab yang baik.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi argumen dalam kritik seni rupa untuk membentuk pandangan yang objektif dan rasional.
  3. kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan orisinal dalam menyusun kritik seni rupa yang konstruktif dan inovatif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerpikir dan Bekerja Artistik
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan menunjukkan sikap kritis, kreatif, serta inovatif dalam berbagai konteks budaya dan kehidupan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKritik seni rupa dapat ditemukan dalam tulisan di koran, majalah, blog seni, atau ulasan pameran.
KonseptualKritik seni rupa adalah proses menganalisis, menafsirkan, dan mengevaluasi karya seni rupa berdasarkan teori dan konteks tertentu.
ProseduralProses kritik seni rupa meliputi deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi terhadap sebuah karya seni.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan objektif dalam memberikan penilaian terhadap karya seni rupa.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengekspresikan rasa syukur atas keindahan ciptaan Allah SWT melalui apresiasi dan kritik seni rupa yang beradab.
2. Cinta IlmuMencari dan mendalami ilmu tentang teori, sejarah, dan praktik kritik seni rupa untuk memperkaya wawasan dan kemampuan berpikir.
3. Cinta LingkunganMendorong peserta didik untuk menciptakan karya seni yang merefleksikan kepedulian terhadap lingkungan dan isu-isu keberlanjutan.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan rasa hormat terhadap karya dan pandangan seniman lain, serta memberikan kritik yang konstruktif dan tidak merendahkan.
5. Cinta Tanah AirMengapresiasi dan melestarikan kekayaan seni rupa Indonesia melalui analisis dan kritik yang mendalam terhadap karya-karya seniman Tanah Air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan karya seni rupa, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kritik seni rupa dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus kritik seni rupa, peserta didik dapat menganalisis tahapan kritik seni rupa secara runtut.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun kerangka kritik seni rupa yang terstruktur dan logis.
  4. Setelah menganalisis sebuah karya seni rupa, peserta didik dapat menulis kritik seni rupa dengan bahasa yang lugas dan objektif.
  5. Dengan mempresentasikan hasil kritik, peserta didik dapat mengevaluasi kritik seni rupa yang dibuat oleh teman sebaya secara konstruktif.
Halaman 2 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kritik seni rupa bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan upaya untuk memahami, mengapresiasi, dan memberikan perspektif baru terhadap karya seni, sehingga dapat memperkaya pengalaman estetik dan intelektual.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah karya seni rupa, yang mungkin terlihat sederhana, bisa memiliki makna mendalam yang berbeda bagi setiap orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis esai dan argumentasi persuasif dalam menyusun kritik seni rupa.
Sejarah: Memahami konteks sejarah dan budaya di balik sebuah karya seni untuk interpretasi yang lebih mendalam dalam kritik.
Pendidikan Agama Islam: Menginternalisasi nilai-nilai etika dan adab dalam menyampaikan kritik yang konstruktif dan tidak merendahkan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/komunitas dapat diajak untuk mengunjungi pameran seni lokal bersama peserta didik dan mendiskusikan kritik seni rupa yang mereka temukan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi dengan proyektor dan akses internet, serta sudut baca dengan buku-buku seni untuk mendukung eksplorasi materi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform digital seperti blog seni, situs web galeri virtual, atau video dokumenter tentang kritikus seni untuk analisis dan referensi.
Halaman 3 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan karya seni rupa, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kritik seni rupa dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Makna Gambar: Guru menampilkan beberapa gambar seni rupa abstrak, peserta didik menebak makna atau kesan yang muncul dari setiap gambar secara cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar sebuah karya seni rupa populer dan meminta peserta didik untuk mengungkapkan kesan pertama mereka, mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang mengidentifikasi jenis kritik seni rupa dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa dua orang bisa memiliki pendapat yang sangat berbeda tentang satu karya seni yang sama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang perbedaan pandangan masyarakat terhadap sebuah instalasi seni kontemporer, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi inti permasalahan yang muncul.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan materi bacaan mengenai berbagai jenis kritik seni rupa (populer, jurnalistik, keilmuan, pedagogik).
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi karakteristik dan contoh dari setiap jenis kritik seni rupa berdasarkan materi yang diberikan.
  4. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari contoh-contoh konkret dari setiap jenis kritik seni rupa dari berbagai sumber digital.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok memilih satu karya seni rupa (disediakan guru) dan mencoba mengidentifikasi jenis kritik yang mungkin diterapkan pada karya tersebut, lalu menuliskan alasannya.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menyusun peta pikiran (mind map) yang mengelompokkan jenis-jenis kritik seni rupa beserta karakteristik utamanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil peta pikiran dan identifikasi jenis kritik di depan kelas, menjelaskan argumen mereka.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan konstruktif terhadap presentasi, difasilitasi oleh guru.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan mengenai pemahaman jenis-jenis kritik seni rupa dan meluruskan miskonsepsi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis kritik seni rupa dan pentingnya membedakannya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan bagaimana kritik bisa memperkaya pemahaman kita tentang seni.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang tahapan kritik seni rupa untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus kritik seni rupa, peserta didik dapat menganalisis tahapan kritik seni rupa secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Gambar Berantai: Satu peserta didik menggambar bentuk sederhana, lalu peserta didik berikutnya menambahkan elemen, begitu seterusnya hingga membentuk karya baru, lalu tebak maknanya bersama.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang jenis-jenis kritik seni rupa dan bertanya 'Apakah ada yang bisa menjelaskan kembali salah satu jenis kritik yang kita pelajari kemarin?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis tahapan kritik seni rupa dan bertanya pemantik: 'Apakah kritik seni itu hanya sekadar komentar 'bagus' atau 'jelek' saja?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan sebuah video singkat berisi contoh kritik seni rupa yang dilakukan oleh seorang kritikus profesional, meminta peserta didik mencatat poin-poin penting yang mereka dengar.
  2. Identifikasi masalah: Guru membagikan dua contoh teks kritik seni rupa yang berbeda dan meminta peserta didik secara individu mengidentifikasi perbedaan struktur atau alur penulisan kritik tersebut.
  3. Identifikasi masalah: Peserta didik dibimbing untuk merumuskan pertanyaan tentang 'Bagaimana sebenarnya tahapan yang benar dalam membuat kritik seni rupa?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil membaca dan menganalisis materi ajar tentang tahapan kritik seni rupa (deskripsi, analisis formal, interpretasi, evaluasi) yang dibagikan guru.
  2. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi LKPD yang berisi studi kasus satu karya seni rupa, mencoba menerapkan tahapan kritik secara berurutan, mulai dari deskripsi visual hingga evaluasi.
  3. Pembuktian: Kelompok membandingkan hasil analisis mereka dengan contoh kritik profesional yang diberikan guru, mencari kesesuaian atau perbedaan dalam penerapan tahapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis tahapan kritik mereka di depan kelas, menjelaskan bagaimana mereka menerapkan setiap tahapan.
  2. Menarik kesimpulan: Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan, serta guru memberikan umpan balik untuk memperjelas pemahaman tentang tahapan kritik.
  3. Menarik kesimpulan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya setiap tahapan dalam kritik seni rupa untuk menghasilkan kritik yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum tahapan-tahapan kritik seni rupa secara sistematis.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan diskusi yang aktif, serta mendorong peserta didik untuk terus berlatih berpikir kritis.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh karya seni rupa yang menarik untuk dijadikan objek kritik di pertemuan berikutnya dan memimpin doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenyusun Kerangka Kritik Seni!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kerangka kritik seni rupa yang terstruktur untuk sebuah karya pilihan.

Alat & bahan: Karya seni rupa (cetak/digital), alat tulis, LKPD, materi ajar

Langkah kerja:

  1. Amati karya seni rupa pada Gambar 1 dengan seksama, catat kesan awal Anda.
  2. Identifikasi elemen-elemen visual pada karya tersebut (garis, warna, bentuk, tekstur, ruang).
  3. Diskusikan dengan kelompok Anda, apa saja yang perlu dimasukkan ke dalam kerangka kritik untuk karya ini?
  4. Susunlah kerangka kritik seni rupa Anda pada tabel di bawah, dimulai dari deskripsi hingga evaluasi.
  5. Presentasikan kerangka Anda dan berikan alasan di balik setiap poin yang Anda pilih.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang kritik seni rupa?
  2. Sebutkan satu contoh kritik seni yang pernah Anda dengar atau baca!
  3. Menurut Anda, apa tujuan seseorang mengkritik sebuah karya seni?
  4. Apakah semua orang bisa menjadi kritikus seni?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap kritik seni rupa yang ditulis peserta didik berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis kritik seni rupa dengan tepat.Pengertian dan jenis kritik seni rupa.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis tahapan kritik seni rupa secara runtut.Tahapan kritik seni rupa (deskripsi, analisis, interpretasi, evaluasi).2 JPpenalaran kritis
3Menyusun kerangka kritik seni rupa yang terstruktur dan logis.Struktur kerangka kritik seni rupa.2 JPkreativitas
4Menulis kritik seni rupa dengan bahasa yang lugas dan objektif.Praktik penulisan kritik seni rupa.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kritik seni rupa adalah salah satu aspek penting dalam dunia seni yang memungkinkan kita untuk memahami, mengapresiasi, dan berinteraksi lebih dalam dengan sebuah karya. Lebih dari sekadar menilai 'bagus' atau 'jelek', kritik seni rupa melibatkan proses analisis, interpretasi, dan evaluasi yang sistematis. Modul ini akan membimbing Anda untuk menjadi kritikus seni yang objektif, konstruktif, dan bertanggung jawab.

1. Pengertian Kritik Seni Rupa
Kritik seni rupa adalah kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suatu karya seni dari berbagai aspek, dengan tujuan untuk membangun pemahaman dan apresiasi yang lebih baik. Kritik tidak hanya dilakukan oleh pakar, namun juga oleh masyarakat umum dalam bentuk yang berbeda. Kegiatan ini memerlukan kepekaan estetis, pengetahuan tentang sejarah seni, teori seni, dan kemampuan berbahasa yang baik untuk menyampaikan gagasan secara jelas dan persuasif.

2. Fungsi Kritik Seni Rupa
Kritik seni rupa memiliki beberapa fungsi penting. Pertama, fungsi edukatif, yaitu mendidik masyarakat untuk memahami dan mengapresiasi seni. Kedua, fungsi pengembangan, yaitu memberikan masukan kepada seniman untuk perbaikan dan pengembangan karyanya di masa depan. Ketiga, fungsi dokumentasi, yaitu mencatat dan merekam perkembangan seni. Keempat, fungsi sosial, yaitu membuka ruang dialog antara seniman, karya, dan publik, serta membentuk opini publik terhadap karya seni.

3. Jenis-jenis Kritik Seni Rupa
Kritik seni rupa dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Kritik populer umumnya disampaikan oleh masyarakat awam dengan bahasa sederhana. Kritik jurnalistik ditulis untuk media massa, bersifat informatif dan menarik. Kritik keilmuan atau akademik dilakukan oleh pakar seni dengan metodologi dan teori yang mendalam. Terakhir, kritik pedagogik diterapkan dalam konteks pendidikan, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam memahami dan menciptakan seni, seringkali bersifat membimbing dan konstruktif.

4. Tahapan Kritik Seni Rupa
Proses kritik seni rupa umumnya melewati empat tahapan. Tahap pertama adalah deskripsi, yaitu menggambarkan apa yang terlihat pada karya secara objektif tanpa interpretasi. Tahap kedua adalah analisis formal, yaitu menguraikan unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip desain yang digunakan. Tahap ketiga adalah interpretasi, yaitu menafsirkan makna atau pesan yang terkandung dalam karya. Tahap keempat adalah evaluasi atau penilaian, yaitu menentukan kualitas karya berdasarkan kriteria tertentu dan memberikan pandangan pribadi yang didukung argumen.

5. Etika dalam Kritik Seni Rupa
Dalam melakukan kritik seni rupa, etika sangat penting. Kritikus harus bersikap objektif, jujur, dan bertanggung jawab. Kritik harus disampaikan dengan bahasa yang santun dan konstruktif, tidak menyerang pribadi seniman, melainkan fokus pada karyanya. Menghargai perbedaan pandangan dan membuka ruang diskusi adalah bagian dari etika yang baik. Tujuan kritik adalah membangun dan memajukan seni, bukan merendahkan atau menjatuhkan.

6. Peran Kritikus Seni Rupa
Kritikus seni rupa memiliki peran yang signifikan sebagai jembatan antara seniman dan publik. Mereka membantu publik memahami karya seni yang kompleks, memberikan konteks, dan menyoroti nilai-nilai estetis maupun konseptual. Bagi seniman, kritikus dapat menjadi cermin yang merefleksikan kekuatan dan kelemahan karyanya, mendorong refleksi dan eksplorasi lebih lanjut. Kritikus juga berkontribusi pada diskursus seni dan sejarah seni.

Rangkuman: Kritik seni rupa adalah proses analisis, interpretasi, dan evaluasi karya seni yang bertujuan memperkaya pemahaman dan apresiasi. Terdapat berbagai jenis kritik seperti populer, jurnalistik, keilmuan, dan pedagogik. Tahapan kritik meliputi deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Penting untuk selalu menjunjung etika kritik yang objektif, konstruktif, dan santun agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni dan pemahaman masyarakat.

Halaman 9 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kritik Seni RupaKegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan.
DeskripsiTahap menggambarkan apa yang terlihat pada karya seni secara objektif.
Analisis FormalTahap menguraikan unsur-unsur visual dan prinsip desain dalam karya.
InterpretasiTahap menafsirkan makna atau pesan yang terkandung dalam karya seni.
EvaluasiTahap menentukan kualitas karya seni berdasarkan kriteria tertentu.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kritik Seni Rupa" mata pelajaran Seni Budaya Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kritik Seni Rupa — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kritik Seni Rupa ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIPeta Konsep
Kritik Seni RupaPengertian Kritik Seni RupaFungsi Kritik Seni RupaJenis-jenis Kritik Seni RupaTahapan Kritik Seni RupaEtika dalam Kritik Seni Rupa
Dari sub-bab Kritik Seni RupaHalaman 12
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kritik Seni Rupa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kritik Seni Rupa pada Seni Budaya MA, Fase F, elemen Berpikir dan Bekerja Artistik.

Modul Kritik Seni Rupa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kritik Seni Rupa untuk Seni Budaya kelas XI.

Apakah modul ajar Seni Budaya materi Kritik Seni Rupa ini gratis?

Ya. Modul Kritik Seni Rupa untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kritik Seni Rupa ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kritik Seni Rupa ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kritik Seni Rupa dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Seni Budaya kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kritik Seni Rupa ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kritik Seni Rupa tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kritik Seni Rupa untuk Seni Budaya kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kritik Seni Rupa ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kritik Seni Rupa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Seni Budaya ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kritik Seni Rupa yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Seni Budaya MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.