Modul Ajar & RPP SKI Kelas XII
Organisasi Islam di Indonesia
Modul ajar (RPP) SKI MA kelas XII materi Organisasi Islam di Indonesia lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Organisasi Islam di Indonesia yang Anda cari? Materi SKI Kelas XII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SKI |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Organisasi Islam di Indonesia |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami sejarah masuknya Islam ke Indonesia dan beberapa tokoh awal penyebarannya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik mengembangkan akhlak mulia dengan meneladani semangat perjuangan dan toleransi para tokoh organisasi Islam dalam membangun bangsa. - kewargaan — elemen: partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat
Peserta didik memahami dan menghargai peran organisasi Islam dalam membentuk identitas kebangsaan dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat Indonesia. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang berbagai organisasi Islam, membandingkan peran historisnya, dan menyimpulkan relevansinya di masa kini.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis perkembangan peradaban Islam di Indonesia dan dunia, serta meneladani nilai-nilai perjuangan dan toleransi dari tokoh-tokoh Islam dalam membangun peradaban yang harmonis dan berkeadilan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas tentang fakta-fakta keberadaan dan peran organisasi-organisasi Islam besar di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, Persis, dan lainnya. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami ideologi, tujuan, dan kontribusi organisasi Islam dalam konteks sosial, politik, dan keagamaan di Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menelusuri informasi, menganalisis data historis, dan mempresentasikan hasil kajian tentang organisasi Islam. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana memahami sejarah organisasi Islam membantu mereka menghargai pluralitas dan peran agama dalam pembangunan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi latar belakang berdirinya berbagai organisasi Islam di Indonesia dengan tepat.
- Peserta didik mampu menjelaskan tujuan dan ideologi utama organisasi Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan Persis secara komprehensif.
- Peserta didik mampu menganalisis peran strategis organisasi Islam dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan kritis.
- Peserta didik mampu mengevaluasi kontribusi organisasi Islam dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan ekonomi pasca-kemerdekaan.
- Peserta didik mampu membandingkan persamaan dan perbedaan peran antara berbagai organisasi Islam di Indonesia.
- Peserta didik mampu menyajikan hasil proyek kajian tentang salah satu organisasi Islam dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami sejarah dan peran organisasi Islam di Indonesia membantu kita mengapresiasi keragaman pandangan keagamaan serta kontribusi mereka dalam membentuk identitas nasional dan memajukan bangsa.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah organisasi keagamaan dapat menjadi pilar penting dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan suatu bangsa?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami peran organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta nilai-nilai persatuan. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun laporan, presentasi, dan menulis esai argumentatif tentang isu-isu sosial keagamaan. Sosiologi: Menganalisis peran lembaga sosial keagamaan dalam perubahan sosial dan dinamika masyarakat Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka dengan organisasi Islam di lingkungan sekitar, atau mengizinkan peserta didik melakukan wawancara singkat dengan tokoh lokal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan akses internet, perpustakaan sekolah, serta kunjungan virtual atau fisik ke kantor perwakilan organisasi Islam setempat jika memungkinkan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform presentasi online (misalnya Canva, Google Slides), aplikasi pengolah video, dan sumber digital terpercaya (jurnal online, situs resmi organisasi) untuk riset dan pembuatan proyek. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi latar belakang berdirinya berbagai organisasi Islam di Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Tokoh: Guru menampilkan gambar tokoh pendiri organisasi Islam secara acak, peserta didik menebak namanya dan organisasinya. Cepat dan menyenangkan. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi sumber-sumber sejarah (buku, artikel, video) untuk menemukan informasi tentang latar belakang, tokoh pendiri, dan waktu berdirinya organisasi-organisasi Islam di Indonesia. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok membuat peta pikiran atau linimasa sederhana yang menggambarkan informasi yang mereka temukan tentang latar belakang berdirinya organisasi-organisasi Islam. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil temuannya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan serta meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting pertemuan ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan tugas untuk pertemuan berikutnya sambil menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menjelaskan tujuan dan ideologi utama organisasi Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan Persis secara komprehensif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Kata Berantai: Guru menyebutkan satu kata kunci terkait materi, lalu peserta didik melanjutkan dengan kata lain yang relevan secara berurutan. Melatih fokus dan koneksi ide. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mereviu singkat materi sebelumnya, dan menjelaskan tujuan pembelajaran serta aktivitas yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menganalisis studi kasus atau artikel tentang tujuan dan ideologi utama NU, Muhammadiyah, dan Persis, serta mengidentifikasi perbedaan fundamental di antara ketiganya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengisi tabel perbandingan yang memuat tujuan, ideologi, dan ciri khas masing-masing organisasi, kemudian mendiskusikan implikasinya dalam praktik keagamaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan perbandingannya, kemudian terjadi diskusi kelas yang dipandu guru untuk mengklarifikasi pemahaman dan memperkaya wawasan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru merangkum poin-poin penting, memberikan umpan balik konstruktif, mengapresiasi kerja keras peserta didik, dan memberikan motivasi untuk terus belajar, diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu menganalisis peran strategis organisasi Islam dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Teka-teki Silang Mini: Guru menyediakan teka-teki silang singkat berisi istilah atau nama tokoh yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan dan organisasi Islam. Menstimulasi ingatan. Guru mengawali dengan salam, doa, dan presensi, mengaitkan materi hari ini dengan perjuangan kemerdekaan, serta menjelaskan tujuan dan tahapan proyek yang akan dimulai. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara mandiri mencari informasi dari berbagai sumber (buku sejarah, jurnal, wawancara tokoh) mengenai peran konkret organisasi Islam dalam perjuangan kemerdekaan, baik secara fisik maupun diplomasi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik mulai merancang proyek (misalnya infografis, poster digital, atau video pendek) yang akan menampilkan analisis peran strategis salah satu atau beberapa organisasi Islam dalam perjuangan kemerdekaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru membimbing peserta didik dalam menyusun kerangka proyek, memberikan masukan awal, dan memastikan pemahaman mereka tentang kriteria keberhasilan proyek. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan pentingnya peran organisasi Islam, memberikan apresiasi, dan memberikan arahan untuk melanjutkan pengerjaan proyek di rumah, ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dan membandingkan karakteristik utama beberapa organisasi Islam di Indonesia.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks SKI, akses internet.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Pilih tiga organisasi Islam besar (misal: NU, Muhammadiyah, Persis) untuk dikaji lebih dalam.
- Cari informasi tentang latar belakang, tujuan, ideologi, dan kontribusi masing-masing organisasi.
- Isi tabel perbandingan yang disediakan dengan informasi yang telah ditemukan.
- Diskusikan dalam kelompok persamaan dan perbedaan utama antar-organisasi tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua organisasi Islam yang Anda ketahui di Indonesia!
- Menurut Anda, apa peran utama organisasi keagamaan di masyarakat?
- Apakah Anda tahu kapan dan mengapa NU atau Muhammadiyah didirikan?
- Bagaimana organisasi Islam berperan dalam kehidupan sosial dan pendidikan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan pengisian LKPD, serta progres pengerjaan proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek akhir (infografis/poster/video) yang mencakup kedalaman analisis, kreativitas, dan kemampuan presentasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang berdirinya berbagai organisasi Islam di Indonesia. | Latar belakang Organisasi Islam di Indonesia | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan tujuan dan ideologi utama organisasi Islam (NU, Muhammadiyah, Persis). | Tujuan dan Ideologi Organisasi Islam | 3 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis peran strategis organisasi Islam dalam perjuangan kemerdekaan. | Peran Organisasi Islam dalam Kemerdekaan | 3 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 4 | Mengevaluasi kontribusi organisasi Islam dalam pembangunan pasca-kemerdekaan. | Kontribusi Organisasi Islam dalam Pembangunan | 3 JP | kewargaan, penalaran kritis |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari bagaimana organisasi Islam berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah dalam perjuangan mereka, menumbuhkan keyakinan akan kebesaran Allah dan teladan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Melalui riset dan analisis mendalam tentang sejarah organisasi Islam, peserta didik mengembangkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan semangat belajar yang berkelanjutan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memahami kontribusi organisasi Islam dalam menjaga lingkungan sosial dan fisik, seperti program mitigasi bencana, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menganalisis upaya organisasi Islam dalam meningkatkan kesejahteraan umat, pendidikan, dan kesehatan, menumbuhkan empati serta semangat melayani sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meneladani semangat perjuangan para tokoh organisasi Islam dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia. |
Organisasi Islam di Indonesia merupakan entitas penting yang tidak hanya berperan dalam dakwah keagamaan, tetapi juga dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Keberadaan mereka mencerminkan dinamika pemikiran Islam serta respons terhadap tantangan zaman. Memahami sejarah dan kontribusi mereka akan membuka wawasan tentang kekayaan peradaban Islam di Nusantara.
1. Latar Belakang Berdirinya Organisasi Islam
Berdirinya organisasi Islam di Indonesia dilatarbelakangi oleh berbagai faktor, mulai dari respons terhadap kolonialisme, kebutuhan akan pendidikan modern yang berbasis Islam, hingga keinginan untuk memurnikan ajaran Islam dari bid'ah dan khurafat. Selain itu, semangat nasionalisme dan keinginan untuk menyatukan umat juga menjadi pendorong utama. Contohnya, Sarekat Islam (SI) muncul sebagai gerakan ekonomi dan politik untuk membela kepentingan pribumi muslim dari dominasi asing.
2. Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya oleh KH. Hasyim Asy'ari. Organisasi ini berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah dengan madzhab fiqh Imam Syafi'i, Imam Maliki, Imam Hanafi, dan Imam Hanbali. Tujuannya adalah mempertahankan tradisi keagamaan yang telah mengakar di Nusantara, mengembangkan pendidikan pesantren, serta memperjuangkan kemerdekaan. NU dikenal dengan konsep 'Hubbul Wathan Minal Iman' (حب الوطن من الإيمان) yang berarti cinta tanah air adalah bagian dari iman.
3. Muhammadiyah
Muhammadiyah didirikan pada 18 November 1912 di Yogyakarta oleh KH. Ahmad Dahlan. Organisasi ini berfokus pada pemurnian ajaran Islam (tajdid) dari praktik-praktik yang dianggap tidak sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Gerakannya sangat menonjol dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial melalui pembangunan sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan. Muhammadiyah menekankan pentingnya ijtihad dan kemajuan ilmu pengetahuan.
4. Persatuan Islam (Persis)
Persatuan Islam (Persis) didirikan pada 12 September 1923 di Bandung oleh sekelompok ulama dan cendekiawan muslim, termasuk Haji Zamzam dan Haji Muhammad Yunus. Persis dikenal dengan corak pemikirannya yang sangat menekankan pada pemurnian akidah dan syariat Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah secara murni, serta menolak bid'ah dan taklid. Organisasi ini aktif dalam dakwah dan pendidikan melalui penerbitan buku serta pengajian-pengajian.
5. Peran Organisasi Islam dalam Perjuangan Kemerdekaan
Organisasi Islam memiliki peran vital dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mereka tidak hanya menggerakkan perlawanan fisik terhadap penjajah, tetapi juga menanamkan semangat nasionalisme dan persatuan melalui pendidikan serta dakwah. Misalnya, fatwa 'Jihad' oleh NU pada tahun 1945 mengobarkan semangat perlawanan rakyat. Muhammadiyah melalui sekolah-sekolahnya menumbuhkan kesadaran kebangsaan di kalangan pemuda. Organisasi-organisasi ini menjadi motor penggerak perlawanan yang terorganisir.
6. Kontribusi dalam Pembangunan Pasca-Kemerdekaan
Setelah kemerdekaan, organisasi Islam terus berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Di bidang pendidikan, mereka mendirikan ribuan sekolah, madrasah, dan universitas. Di bidang kesehatan, rumah sakit dan klinik dibangun. Di bidang sosial, panti asuhan, lembaga zakat, dan program pemberdayaan masyarakat terus berjalan. Kontribusi ini mencerminkan komitmen mereka untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berakhlak mulia sesuai ajaran Islam.
7. Organisasi Islam Lainnya
Selain NU, Muhammadiyah, dan Persis, terdapat banyak organisasi Islam lain yang juga memiliki peran penting, seperti Sarekat Islam, Masyumi, Al-Washliyah, dan lain-lain. Masing-masing organisasi memiliki kekhasan dan fokus perjuangan yang berbeda, namun secara keseluruhan mereka bahu-membahu dalam memajukan umat dan bangsa. Keragaman ini menunjukkan kekayaan khazanah Islam di Indonesia yang mampu beradaptasi dengan berbagai konteks sosial dan politik.
Rangkuman: Organisasi Islam di Indonesia berperan sentral sejak masa perjuangan hingga pembangunan bangsa. Berbagai organisasi seperti NU, Muhammadiyah, dan Persis memiliki latar belakang, tujuan, dan ideologi yang khas, namun semuanya berkontribusi besar dalam bidang pendidikan, sosial, dan politik. Memahami peran mereka membantu kita mengapresiasi keragaman Islam dan pentingnya nilai-nilai persatuan dalam membangun Indonesia yang maju dan beradab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ahlussunnah wal Jama'ah | Golongan yang mengikuti sunah Nabi Muhammad ﷺ dan ijma' para sahabat. |
| Tajdid | Pembaharuan atau reformasi dalam pemikiran dan praktik keagamaan. |
| Ijtihad | Usaha sungguh-sungguh untuk menetapkan hukum syariat yang belum ada ketentuannya secara eksplisit. |
| Bid'ah | Perbuatan atau keyakinan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi Muhammad ﷺ. |
| Khurafat | Kepercayaan takhayul atau cerita bohong yang dianggap suci. |
| Taklid | Mengikuti pendapat atau ajaran orang lain tanpa mengetahui dalil atau alasannya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Organisasi Islam di Indonesia" mata pelajaran SKI Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi SKI Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Gerakan Pembaharuan dalam IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasuknya Islam ke NusantaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKerajaan Islam di NusantaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeran Organisasi Islam di IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIslam di Dunia ModernModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Gerakan Pembaruan Islam (Tajdid)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopTokoh Pembaru Dunia IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIslam di Indonesia Masa ModernModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar SKI Organisasi Islam di Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Organisasi Islam di Indonesia untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar SKI kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Organisasi Islam di Indonesia ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Organisasi Islam di Indonesia untuk SKI kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Organisasi Islam di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar SKI kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Organisasi Islam di Indonesia pada SKI MA, Fase F, elemen Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).
Bisakah modul Organisasi Islam di Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Organisasi Islam di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.