Modul Ajar & RPP Akidah Akhlak Kelas VI
Teladanku
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Akidah Akhlak |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Teladanku |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal beberapa kisah nabi dan sahabat, serta memahami konsep dasar akhlak terpuji. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk keimanan. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis kisah teladan untuk menemukan nilai-nilai luhur dan menghubungkannya dengan konteks kekinian. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, memecahkan masalah, dan menyajikan hasil diskusi tentang keteladanan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |
| Elemen / Domain | Akidah Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, serta meneladani sifat-sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dan para sahabat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas kisah nyata Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya yang memiliki akhlak mulia dan patut diteladani. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah akhlak terpuji sebagai cerminan iman dan bagaimana meneladani karakter mulia dalam kehidupan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi nilai-nilai teladan dari kisah, menganalisis relevansinya, dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memiliki teladan dalam hidup dan bagaimana proses meneladani dapat membentuk karakter diri yang lebih baik. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat sebagai wujud cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari kisah-kisah teladan dan menganalisis nilai-nilai luhur di dalamnya sebagai bentuk cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan sifat amanah dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai wujud cinta lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berlaku jujur, sabar, dan penyayang kepada teman dan keluarga sebagai bentuk cinta diri dan sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengaplikasikan nilai-nilai keadilan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat sebagai wujud cinta tanah air. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut.
- Setelah membaca cerita pendek, peserta didik dapat menyusun rencana tindakan meneladani satu sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dalam satu minggu ke depan dengan jelas.
- Melalui presentasi hasil karya, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dengan percaya diri.
- Dengan menyelesaikan lembar kerja, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan dalam situasi kontekstual dengan tepat.
Pemahaman bermakna: Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah kunci untuk membentuk karakter pribadi yang beriman dan berakhlak karimah dalam menghadapi tantangan zaman.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita membutuhkan teladan dalam hidup, dan siapakah teladan terbaik bagi kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun cerita pendek dan presentasi tentang keteladanan dengan bahasa yang baik dan benar. Seni Budaya dan Keterampilan: Peserta didik membuat 'Pohon Teladan' dengan desain kreatif dan menarik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang tokoh inspiratif dalam keluarga atau masyarakat yang memiliki sifat teladan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area untuk memajang 'Pohon Teladan'. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan perangkat digital untuk mencari kisah-kisah teladan Nabi dan sahabat dari sumber terpercaya sebagai referensi tambahan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Nabi: Guru menyebutkan satu sifat Nabi Muhammad saw. (misalnya 'jujur'), lalu peserta didik menebak contoh perilakunya dalam kehidupan sehari-hari secara bergantian.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Aku Tahu Sahabat: Guru menyebutkan satu nama sahabat Nabi (misal: 'Abu Bakar'), lalu peserta didik secara bergantian menyebutkan satu sifat baik atau kisah singkat tentang sahabat tersebut.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan membuat 'Pohon Teladan' untuk menunjukkan pemahamanmu tentang sifat-sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta penerapannya di masa kini.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Dalam hidup, kita membutuhkan sosok yang bisa menjadi panutan, yang perilakunya bisa kita contoh. Bagi umat Islam, teladan terbaik adalah Nabi Muhammad saw.
Alat & bahan: Kertas karton besar, spidol warna, gunting, lem, kertas warna-warni, pensil warna
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
Sifat Teladan Jujur Amanah Sabar Penyayang Gambar 1. Peta pikiran - Ambillah satu lembar kertas karton besar sebagai dasar 'Pohon Teladan' kamu. Gambarlah batang pohon dan beberapa cabang besar.
- Guntinglah kertas warna-warni menjadi bentuk daun. Setiap daun akan berisi satu sifat teladan Nabi Muhammad saw. Atau sahabat dan contoh penerapannya di kehidupan modern.
- Tempelkan daun-daun yang sudah kamu isi ke cabang-cabang pohon. Pastikan pohonmu terlihat indah dan penuh dengan teladan. (Lihat Gambar)
- Siapkan presentasi singkat untuk menjelaskan 'Pohon Teladan' kelompokmu kepada teman-teman.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa tokoh yang paling kamu kagumi dan mengapa?
- Apa yang kamu ketahui tentang akhlak Nabi Muhammad saw.?
- Sebutkan satu contoh perbuatan baik yang pernah kamu lakukan!
- Mengapa penting bagi kita untuk memiliki teladan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pengerjaan proyek 'Pohon Teladan'.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Pohon Teladan' dan presentasi kelompok menggunakan rubrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat. | Pengenalan sifat teladan Nabi Muhammad saw. melalui kisah-kisah. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut. | Kisah-kisah teladan sahabat dan relevansinya dalam konteks modern. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Setelah membaca cerita pendek, peserta didik dapat menyusun rencana tindakan meneladani satu sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dalam satu minggu ke depan dengan jelas. | Penyusunan rencana aksi meneladani akhlak mulia. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kemandirian |
Dalam hidup, kita membutuhkan sosok yang bisa menjadi panutan, yang perilakunya bisa kita contoh. Bagi umat Islam, teladan terbaik adalah Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya. Mereka adalah pribadi-pribadi istimewa yang diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Mari kita pelajari kisah-kisah mereka dan jadikan sebagai inspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
1. Teladan Nabi Muhammad saw.: Pribadi Agung Sepanjang Masa
Nabi Muhammad saw. adalah manusia pilihan yang memiliki akhlak paling mulia. Allah swt. berfirman, "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung." (Q.S. Al-Qalam: 4). Beliau dikenal dengan sifat jujur (الصدق - ash-shidq), amanah (الأمانة - al-amanah), cerdas (الفطانة - al-fathanah), dan menyampaikan (التبليغ - at-tabligh). Kejujuran beliau terbukti sejak kecil, sehingga diberi gelar Al-Amin (orang yang terpercaya). Beliau selalu menepati janji, tidak pernah berbohong, dan sangat penyayang kepada sesama, bahkan kepada musuhnya. Kisah-kisah tentang kesabaran, kedermawanan, dan keadilan beliau tak terhitung jumlahnya. Meneladani beliau berarti meneladani ajaran Islam secara kaffah.
2. Sifat Jujur (Ash-Shidq) dan Amanah (Al-Amanah)
Jujur adalah berkata benar dan berbuat sesuai kenyataan. Nabi Muhammad saw. tidak pernah berdusta, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Sifat amanah berarti dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Beliau selalu menjaga kepercayaan, baik harta maupun rahasia orang lain. Contohnya, saat beliau berdagang, beliau tidak pernah menipu atau mengurangi timbangan. Bahkan orang-orang kafir Quraisy pun menitipkan harta mereka kepada beliau karena sangat percaya. Kedua sifat ini adalah fondasi penting dalam membangun hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia.
3. Sifat Fathanah (Cerdas) dan Tabligh (Menyampaikan)
Nabi Muhammad saw. adalah pribadi yang sangat cerdas. Beliau mampu memahami masalah dengan cepat, mengambil keputusan yang tepat, dan menyampaikan ajaran Islam dengan hikmah. Kecerdasan beliau bukan hanya dalam pemikiran, tetapi juga dalam strategi dakwah dan kepemimpinan. Sifat tabligh berarti menyampaikan wahyu Allah kepada umatnya. Beliau tidak pernah menyembunyikan atau mengubah sedikit pun ajaran yang diberikan Allah. Dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan, beliau menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia, meskipun banyak rintangan yang dihadapi.
4. Teladan Para Sahabat Nabi: Generasi Emas Umat Islam
Para sahabat adalah generasi terbaik setelah Nabi Muhammad saw. Mereka adalah orang-orang yang beriman, berjuang bersama Nabi, dan meneladani akhlak beliau dengan sangat baik. Abu Bakar Ash-Shiddiq dikenal dengan kesetiaan dan keimanannya yang teguh. Umar bin Khattab dengan ketegasan dan keadilannya. Utsman bin Affan dengan kedermawanan dan rasa malunya. Ali bin Abi Thalib dengan keberanian dan kecerdasannya. Khadijah binti Khuwailid dengan kesetiaan dan pengorbanannya. Aisyah binti Abu Bakar dengan kecerdasan dan keluasan ilmunya. Mereka semua adalah cerminan akhlak Nabi yang patut kita contoh.
5. Meneladani Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari
Meneladani akhlak mulia Nabi dan para sahabat bukan berarti kita harus menjadi persis seperti mereka dalam segala hal, tetapi mengambil nilai-nilai kebaikan dari mereka dan menerapkannya dalam konteks kehidupan kita saat ini. Misalnya, meneladani kejujuran dengan tidak berbohong di sekolah atau di rumah. Meneladani amanah dengan menjaga barang titipan teman atau menyelesaikan tugas dengan baik. Meneladani kesabaran saat menghadapi kesulitan. Meneladani kedermawanan dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Dengan meneladani mereka, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik, dicintai Allah, dan dihormati sesama.
Rangkuman: Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah teladan terbaik bagi umat Islam. Sifat-sifat mulia seperti jujur, amanah, cerdas, menyampaikan, sabar, adil, dan dermawan adalah akhlak yang patut kita contoh. Dengan mempelajari kisah-kisah mereka dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membentuk karakter pribadi yang beriman, berakhlak karimah, dan menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Akhlak Mulia | Perilaku baik dan terpuji yang sesuai dengan ajaran Islam. |
| Teladan | Contoh yang patut ditiru atau dicontoh. |
| Ash-Shidq | Sifat jujur, berkata benar. |
| Al-Amanah | Sifat dapat dipercaya, bertanggung jawab. |
| Al-Fathanah | Sifat cerdas, pandai. |
| At-Tabligh | Sifat menyampaikan ajaran. |
| Sahabat Nabi | Orang-orang yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad saw., beriman kepadanya, dan meninggal dalam keadaan Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teladanku" mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Teladanku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Akidah Akhlak Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Kalimat Thayyibah IstighfarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAsmaul Husna (al-Ghaffar al-Afuww)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopIman kepada Qada dan QadarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTobat dan Tanggung JawabModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Akhlak terhadap LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemaaf dan Lapang DadaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjauhi Sifat Putus AsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Akidah Akhlak lain yang sudah tersedia
Teladanku Bentuk Ujian Nabi Ayub AsAkidah Akhlak Kelas VI MILihat semua Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teladanku pada Akidah Akhlak MI, Fase C, elemen Akidah Akhlak.
Modul Teladanku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teladanku untuk Akidah Akhlak kelas VI.
Apakah modul ajar Akidah Akhlak materi Teladanku ini gratis?
Ya. Modul Teladanku untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Teladanku ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Akidah Akhlak kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akidah Akhlak kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Teladanku ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teladanku dapat Anda sesuaikan dengan murid Akidah Akhlak kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Akidah Akhlak kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teladanku ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teladanku tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teladanku untuk Akidah Akhlak kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teladanku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Akidah Akhlak kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teladanku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Akidah Akhlak kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Akidah Akhlak ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Teladanku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.