MIKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP Akidah Akhlak Kelas VI
Teladanku

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah teladan terbaik bagi umat Islam. Sifat-sifat mulia seperti jujur, amanah, cerdas, menyampaikan, sabar, adil, dan dermawan adalah akhlak yang patut kita contoh. Dengan mempelajari kisah-kisah mereka dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membentuk karakter pribadi yang beriman, berakhlak karimah, dan menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teladanku
Akidah Akhlak · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teladanku
Akidah Akhlak · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAkidah Akhlak
Fase / KelasC / VI
Materi PokokTeladanku
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa kisah nabi dan sahabat, serta memahami konsep dasar akhlak terpuji.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk keimanan.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis kisah teladan untuk menemukan nilai-nilai luhur dan menghubungkannya dengan konteks kekinian.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, memecahkan masalah, dan menyajikan hasil diskusi tentang keteladanan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainAkidah Akhlak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, serta meneladani sifat-sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas kisah nyata Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya yang memiliki akhlak mulia dan patut diteladani.
KonseptualKonsep intinya adalah akhlak terpuji sebagai cerminan iman dan bagaimana meneladani karakter mulia dalam kehidupan.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi nilai-nilai teladan dari kisah, menganalisis relevansinya, dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memiliki teladan dalam hidup dan bagaimana proses meneladani dapat membentuk karakter diri yang lebih baik.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat sebagai wujud cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMempelajari kisah-kisah teladan dan menganalisis nilai-nilai luhur di dalamnya sebagai bentuk cinta ilmu.
3. Cinta LingkunganMenerapkan sifat amanah dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai wujud cinta lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerlaku jujur, sabar, dan penyayang kepada teman dan keluarga sebagai bentuk cinta diri dan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMengaplikasikan nilai-nilai keadilan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat sebagai wujud cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut.
  3. Setelah membaca cerita pendek, peserta didik dapat menyusun rencana tindakan meneladani satu sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dalam satu minggu ke depan dengan jelas.
  4. Melalui presentasi hasil karya, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dengan percaya diri.
  5. Dengan menyelesaikan lembar kerja, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan dalam situasi kontekstual dengan tepat.
Halaman 2 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah kunci untuk membentuk karakter pribadi yang beriman dan berakhlak karimah dalam menghadapi tantangan zaman.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita membutuhkan teladan dalam hidup, dan siapakah teladan terbaik bagi kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik menyusun cerita pendek dan presentasi tentang keteladanan dengan bahasa yang baik dan benar.
Seni Budaya dan Keterampilan: Peserta didik membuat 'Pohon Teladan' dengan desain kreatif dan menarik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang tokoh inspiratif dalam keluarga atau masyarakat yang memiliki sifat teladan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area untuk memajang 'Pohon Teladan'.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan perangkat digital untuk mencari kisah-kisah teladan Nabi dan sahabat dari sumber terpercaya sebagai referensi tambahan.
Halaman 3 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Kata Nabi: Guru menyebutkan satu sifat Nabi Muhammad saw. (misalnya 'jujur'), lalu peserta didik menebak contoh perilakunya dalam kehidupan sehari-hari secara bergantian.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik tentang tokoh yang mereka kagumi dan mengapa tokoh tersebut dikagumi, mengaitkan dengan pentingnya teladan dalam hidup.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan menjelaskan bahwa kegiatan akan melibatkan diskusi kelompok dan presentasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar (No. 1) yang menunjukkan beberapa ilustrasi kisah Nabi Muhammad saw. yang mengandung sifat teladan (misalnya jujur, amanah, sabar) dan bertanya, 'Apa yang bisa kita pelajari dari gambar ini tentang Nabi Muhammad saw.?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan bahan ajar mengenai kisah-kisah singkat Nabi Muhammad saw. yang relevan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca kisah-kisah tersebut, mengidentifikasi sifat-sifat teladan yang terkandung di dalamnya, dan mencatatnya di lembar kerja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta memilih satu kisah dan satu sifat teladan yang paling menarik bagi mereka, kemudian membuat peta pikiran sederhana (mind map) yang menjelaskan sifat tersebut, contoh perilakunya, dan mengapa penting untuk diteladani.
  2. Peserta didik mempersiapkan presentasi singkat tentang peta pikiran mereka, menunjuk perwakilan kelompok untuk menyajikannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan sifat teladan yang dipilih dan alasannya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi, dibimbing oleh guru.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad saw.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan sifat-sifat teladan Nabi Muhammad saw. yang telah diidentifikasi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan hasil kerja mereka, serta mengingatkan untuk selalu berusaha meneladani akhlak mulia Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas membaca kisah sahabat Nabi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Aku Tahu Sahabat: Guru menyebutkan satu nama sahabat Nabi (misal: 'Abu Bakar'), lalu peserta didik secara bergantian menyebutkan satu sifat baik atau kisah singkat tentang sahabat tersebut.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas kembali materi sebelumnya tentang sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan mengaitkannya dengan kisah para sahabat yang juga memiliki akhlak mulia.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menganalisis relevansi keteladanan Nabi dan sahabat, serta menjelaskan bahwa kegiatan akan melibatkan proyek 'Pohon Teladan' secara berkelompok.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru bertanya, 'Bagaimana cara kita menjadikan kisah teladan Nabi dan para sahabat relevan dengan kehidupan kita saat ini?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan proyek 'Pohon Teladan', yaitu membuat pohon yang berisi daun-daun bertuliskan sifat teladan Nabi/sahabat dan contoh penerapannya di kehidupan modern. Guru membagi kelompok dan membagikan LKPD (No. 1) untuk perencanaan proyek.
  3. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok merencanakan desain pohon, pembagian tugas, dan jadwal pengerjaan proyek 'Pohon Teladan' dengan bimbingan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengerjakan proyek 'Pohon Teladan' sesuai dengan rencana. Guru berkeliling membimbing, memfasilitasi, dan memonitor kemajuan setiap kelompok, memastikan setiap anggota berkontribusi aktif.
  2. Menguji hasil: Setiap kelompok menyelesaikan proyek 'Pohon Teladan' mereka, memastikan semua sifat teladan dan contoh penerapannya telah tertulis dengan jelas dan menarik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Setiap kelompok mempresentasikan 'Pohon Teladan' mereka di depan kelas, menjelaskan sifat-sifat yang dipilih dan contoh relevansinya. Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan.
  2. Guru memimpin diskusi kelas tentang tantangan yang dihadapi dalam proyek dan bagaimana mereka mengatasinya, serta apa hikmah yang didapat dari proyek ini.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menginternalisasi nilai-nilai keteladanan dalam setiap aspek kehidupan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang relevansi keteladanan Nabi dan sahabat dalam membentuk karakter positif.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja sama peserta didik dalam menyelesaikan proyek 'Pohon Teladan', serta mengajak untuk terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik.
  3. Guru memberikan motivasi untuk menerapkan nilai-nilai teladan yang sudah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BELAJAR!Pohon Teladan Akhlak Mulia
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan membuat 'Pohon Teladan' untuk menunjukkan pemahamanmu tentang sifat-sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta penerapannya di masa kini.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Dalam hidup, kita membutuhkan sosok yang bisa menjadi panutan, yang perilakunya bisa kita contoh. Bagi umat Islam, teladan terbaik adalah Nabi Muhammad saw.

Alat & bahan: Kertas karton besar, spidol warna, gunting, lem, kertas warna-warni, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
    Sifat TeladanJujurAmanahSabarPenyayang
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Ambillah satu lembar kertas karton besar sebagai dasar 'Pohon Teladan' kamu. Gambarlah batang pohon dan beberapa cabang besar.
  3. Guntinglah kertas warna-warni menjadi bentuk daun. Setiap daun akan berisi satu sifat teladan Nabi Muhammad saw. Atau sahabat dan contoh penerapannya di kehidupan modern.
  4. Tempelkan daun-daun yang sudah kamu isi ke cabang-cabang pohon. Pastikan pohonmu terlihat indah dan penuh dengan teladan. (Lihat Gambar)
  5. Siapkan presentasi singkat untuk menjelaskan 'Pohon Teladan' kelompokmu kepada teman-teman.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa tokoh yang paling kamu kagumi dan mengapa?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang akhlak Nabi Muhammad saw.?
  3. Sebutkan satu contoh perbuatan baik yang pernah kamu lakukan!
  4. Mengapa penting bagi kita untuk memiliki teladan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pengerjaan proyek 'Pohon Teladan'.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Pohon Teladan' dan presentasi kelompok menggunakan rubrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga sifat teladan Nabi Muhammad saw. dengan tepat.Pengenalan sifat teladan Nabi Muhammad saw. melalui kisah-kisah.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat teladan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut.Kisah-kisah teladan sahabat dan relevansinya dalam konteks modern.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Setelah membaca cerita pendek, peserta didik dapat menyusun rencana tindakan meneladani satu sifat terpuji Nabi Muhammad saw. dalam satu minggu ke depan dengan jelas.Penyusunan rencana aksi meneladani akhlak mulia.2 JPkeimanan dan ketakwaan, kemandirian
Halaman 8 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam hidup, kita membutuhkan sosok yang bisa menjadi panutan, yang perilakunya bisa kita contoh. Bagi umat Islam, teladan terbaik adalah Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya. Mereka adalah pribadi-pribadi istimewa yang diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Mari kita pelajari kisah-kisah mereka dan jadikan sebagai inspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

1. Teladan Nabi Muhammad saw.: Pribadi Agung Sepanjang Masa
Nabi Muhammad saw. adalah manusia pilihan yang memiliki akhlak paling mulia. Allah swt. berfirman, "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung." (Q.S. Al-Qalam: 4). Beliau dikenal dengan sifat jujur (الصدق - ash-shidq), amanah (الأمانة - al-amanah), cerdas (الفطانة - al-fathanah), dan menyampaikan (التبليغ - at-tabligh). Kejujuran beliau terbukti sejak kecil, sehingga diberi gelar Al-Amin (orang yang terpercaya). Beliau selalu menepati janji, tidak pernah berbohong, dan sangat penyayang kepada sesama, bahkan kepada musuhnya. Kisah-kisah tentang kesabaran, kedermawanan, dan keadilan beliau tak terhitung jumlahnya. Meneladani beliau berarti meneladani ajaran Islam secara kaffah.

2. Sifat Jujur (Ash-Shidq) dan Amanah (Al-Amanah)
Jujur adalah berkata benar dan berbuat sesuai kenyataan. Nabi Muhammad saw. tidak pernah berdusta, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Sifat amanah berarti dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Beliau selalu menjaga kepercayaan, baik harta maupun rahasia orang lain. Contohnya, saat beliau berdagang, beliau tidak pernah menipu atau mengurangi timbangan. Bahkan orang-orang kafir Quraisy pun menitipkan harta mereka kepada beliau karena sangat percaya. Kedua sifat ini adalah fondasi penting dalam membangun hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia.

3. Sifat Fathanah (Cerdas) dan Tabligh (Menyampaikan)
Nabi Muhammad saw. adalah pribadi yang sangat cerdas. Beliau mampu memahami masalah dengan cepat, mengambil keputusan yang tepat, dan menyampaikan ajaran Islam dengan hikmah. Kecerdasan beliau bukan hanya dalam pemikiran, tetapi juga dalam strategi dakwah dan kepemimpinan. Sifat tabligh berarti menyampaikan wahyu Allah kepada umatnya. Beliau tidak pernah menyembunyikan atau mengubah sedikit pun ajaran yang diberikan Allah. Dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan, beliau menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia, meskipun banyak rintangan yang dihadapi.

4. Teladan Para Sahabat Nabi: Generasi Emas Umat Islam
Para sahabat adalah generasi terbaik setelah Nabi Muhammad saw. Mereka adalah orang-orang yang beriman, berjuang bersama Nabi, dan meneladani akhlak beliau dengan sangat baik. Abu Bakar Ash-Shiddiq dikenal dengan kesetiaan dan keimanannya yang teguh. Umar bin Khattab dengan ketegasan dan keadilannya. Utsman bin Affan dengan kedermawanan dan rasa malunya. Ali bin Abi Thalib dengan keberanian dan kecerdasannya. Khadijah binti Khuwailid dengan kesetiaan dan pengorbanannya. Aisyah binti Abu Bakar dengan kecerdasan dan keluasan ilmunya. Mereka semua adalah cerminan akhlak Nabi yang patut kita contoh.

5. Meneladani Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari
Meneladani akhlak mulia Nabi dan para sahabat bukan berarti kita harus menjadi persis seperti mereka dalam segala hal, tetapi mengambil nilai-nilai kebaikan dari mereka dan menerapkannya dalam konteks kehidupan kita saat ini. Misalnya, meneladani kejujuran dengan tidak berbohong di sekolah atau di rumah. Meneladani amanah dengan menjaga barang titipan teman atau menyelesaikan tugas dengan baik. Meneladani kesabaran saat menghadapi kesulitan. Meneladani kedermawanan dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Dengan meneladani mereka, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik, dicintai Allah, dan dihormati sesama.

Rangkuman: Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah teladan terbaik bagi umat Islam. Sifat-sifat mulia seperti jujur, amanah, cerdas, menyampaikan, sabar, adil, dan dermawan adalah akhlak yang patut kita contoh. Dengan mempelajari kisah-kisah mereka dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membentuk karakter pribadi yang beriman, berakhlak karimah, dan menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama.

Halaman 9 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Akhlak MuliaPerilaku baik dan terpuji yang sesuai dengan ajaran Islam.
TeladanContoh yang patut ditiru atau dicontoh.
Ash-ShidqSifat jujur, berkata benar.
Al-AmanahSifat dapat dipercaya, bertanggung jawab.
Al-FathanahSifat cerdas, pandai.
At-TablighSifat menyampaikan ajaran.
Sahabat NabiOrang-orang yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad saw., beriman kepadanya, dan meninggal dalam keadaan Islam.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teladanku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teladanku" mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Teladanku — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Teladanku ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIPeta Konsep
TeladankuTeladan Nabi Muhammad saw.: Pribadi Agung Sepanjang MasaSifat Jujur (Ash-Shidq) dan Amanah (Al-Amanah)Sifat Fathanah (Cerdas) dan Tabligh (Menyampaikan)Teladan Para Sahabat Nabi: Generasi Emas Umat IslamMeneladani Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari sub-bab TeladankuHalaman 12
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teladanku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teladanku pada Akidah Akhlak MI, Fase C, elemen Akidah Akhlak.

Modul Teladanku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teladanku untuk Akidah Akhlak kelas VI.

Apakah modul ajar Akidah Akhlak materi Teladanku ini gratis?

Ya. Modul Teladanku untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teladanku ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Akidah Akhlak kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akidah Akhlak kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teladanku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teladanku dapat Anda sesuaikan dengan murid Akidah Akhlak kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Akidah Akhlak kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teladanku ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teladanku tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teladanku untuk Akidah Akhlak kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teladanku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Akidah Akhlak kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teladanku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Akidah Akhlak kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Akidah Akhlak ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Teladanku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Akidah Akhlak MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.