Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas I
Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu mengenali objek-objek sederhana dalam gambar dan menyampaikan beberapa kata untuk mendeskripsikannya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat indra penglihatan yang dapat digunakan untuk mengamati gambar. - komunikasi — elemen: Berbicara
Peserta didik menyampaikan gagasan dan perasaannya secara lisan dengan runtut saat menceritakan kembali gambar. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide baru untuk menceritakan gambar dengan gaya dan bahasa mereka sendiri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berbicara dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, perasaan, dan pesan secara lisan dengan santun untuk tujuan bercerita tentang gambar yang diamati. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Menceritakan kembali gambar berarti menyampaikan informasi yang terlihat dalam gambar kepada orang lain. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah mengidentifikasi unsur-unsur dalam gambar, mengurutkannya, dan menyampaikannya menjadi sebuah cerita yang bermakna. |
| Prosedural | Langkah-langkahnya meliputi mengamati gambar secara detail, mengidentifikasi tokoh/objek, latar, dan peristiwa, lalu menyusunnya menjadi cerita yang runtut. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari cara terbaik bagi mereka untuk mengamati gambar dan menyusun cerita yang mudah dipahami orang lain. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mensyukuri nikmat indra penglihatan yang diberikan Allah SWT untuk mengamati keindahan ciptaan-Nya dalam bentuk gambar. |
| 2. Cinta Ilmu | Menunjukkan semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi dalam mengamati gambar dan menyusun cerita yang bermakna. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengapresiasi kebersihan dan keindahan lingkungan yang tergambar, serta menyadari pentingnya menjaga lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun empati dengan tokoh-tokoh dalam gambar, serta berlatih berkomunikasi dan menghargai cerita teman sebaya. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenali dan mengapresiasi gambar-gambar yang mencerminkan kekayaan budaya atau kegiatan positif di Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati gambar seri, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan peristiwa utama dalam gambar dengan tepat.
- Melalui panduan pertanyaan, peserta didik dapat menyusun kalimat-kalimat sederhana untuk menceritakan kembali gambar yang diamati secara runtut.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menceritakan kembali gambar yang diamati secara lisan dengan intonasi yang jelas dan percaya diri.
- Melalui kegiatan berbagi cerita, peserta didik dapat menunjukkan apresiasi terhadap cerita teman dengan memberikan tanggapan positif.
Pemahaman bermakna: Menceritakan kembali gambar membantu kamu melatih kemampuan berbicara, memahami urutan peristiwa, dan berbagi cerita menarik dengan teman-teman.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu melihat sebuah gambar yang sangat menarik, lalu ingin menceritakannya kepada temanmu?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Peserta didik mensyukuri nikmat penglihatan dari Allah SWT untuk mengamati ciptaan-Nya. Seni Budaya: Peserta didik belajar mengapresiasi keindahan gambar dan visual sebagai media ekspresi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengamati gambar-gambar di rumah dan meminta mereka menceritakan apa yang dilihat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk melingkar memfasilitasi interaksi dan keberanian peserta didik untuk berbicara. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan proyektor untuk menayangkan gambar seri atau video pendek sederhana sebagai stimulus cerita yang menarik dan interaktif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati gambar seri, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan peristiwa utama dalam gambar dengan tepat dan menceritakannya kembali secara lisan dengan intonasi yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Cerita: Guru mengajak peserta didik tepuk tangan mengikuti irama sambil mengucapkan 'Cerita! Cerita! Ayo cerita!' untuk membangun semangat bercerita.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengamati gambar seri dan menceritakan kembali isinya dengan runtut.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Hai teman-teman! Pernahkah kamu melihat sebuah gambar yang indah atau lucu, lalu ingin sekali menceritakannya kepada orang lain?
Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil warna
Langkah kerja:
- Temukan kata-kata berikut di kotak huruf, lalu lingkari: INTONASI, LATAR, PERISTIWA, RUNTUT, TOKOH, VISUAL.
Gambar 1. Cari kata - Amati seri nomor 1 tentang kegiatan anak di taman dengan cermat.
- Warnai gambar tersebut agar terlihat lebih menarik.
- Tuliskan apa yang kamu lihat di setiap kotak gambar pada kolom 'Apa yang Kulihat?'.
- Susunlah cerita pendek dari gambar-gambar tersebut pada kolom 'Ceritaku' dengan kalimatmu sendiri.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu lihat di gambar ini?
- Bisakah kamu menyebutkan 3 benda yang ada di gambar?
- Apa warna bendera Indonesia?
- Siapa nama teman sebangkumu?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap keaktifan peserta didik dalam mengamati gambar dan berdiskusi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian performa menceritakan kembali gambar seri secara lisan berdasarkan rubrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tokoh, latar, dan peristiwa utama dalam gambar seri. | Unsur-unsur cerita dalam gambar. | 2 JP | komunikasi, penalaran kritis |
| 2 | Menyusun kalimat sederhana untuk menceritakan kembali gambar. | Menyusun kalimat deskriptif. | 2 JP | komunikasi, kreativitas |
| 3 | Menceritakan kembali gambar secara lisan dengan intonasi jelas dan percaya diri. | Presentasi lisan dan intonasi. | 2 JP | komunikasi, kemandirian |
Hai teman-teman! Pernahkah kamu melihat sebuah gambar yang indah atau lucu, lalu ingin sekali menceritakannya kepada orang lain? Nah, hari ini kita akan belajar bagaimana caranya menceritakan kembali gambar yang kita lihat. Ini seru sekali, lho! Kita akan menjadi pencerita hebat yang bisa membuat teman-teman lain ikut membayangkan ceritamu.
1. Mengenali Bagian-bagian Gambar
Setiap gambar punya banyak hal menarik untuk kita lihat. Ada tokoh atau orang yang ada di gambar, misalnya seorang anak, ibu, atau ayah. Ada juga latar, yaitu tempat kejadian di gambar, seperti di taman, di rumah, atau di sekolah. Lalu, ada peristiwa, yaitu apa yang sedang dilakukan oleh tokoh-tokoh di gambar, misalnya sedang bermain bola atau membaca buku. Dengan mengenali bagian-bagian ini, kita jadi lebih mudah untuk mulai bercerita.
2. Mengamati Gambar dengan Teliti
Sebelum bercerita, kita harus mengamati gambar dengan teliti. Perhatikan setiap sudut gambar. Apa saja warna yang kamu lihat? Ada berapa banyak benda di sana? Apakah ada hewan? Semakin teliti kamu mengamati, semakin banyak pula hal yang bisa kamu ceritakan. Jangan terburu-buru, ya! Luangkan waktumu untuk melihat semua detail kecil yang ada di gambar.
3. Menyusun Urutan Cerita
Kalau gambarmu adalah gambar seri, artinya ada beberapa gambar yang berurutan. Misalnya, gambar pertama anak sedang menanam bunga, gambar kedua bunga mulai tumbuh, dan gambar ketiga bunga mekar. Kita harus menceritakan gambar-gambar ini sesuai urutannya agar ceritamu mudah dipahami. Bayangkan seperti kamu membaca buku cerita, pasti ada awal, tengah, dan akhir cerita.
4. Membuat Kalimat Cerita Sederhana
Setelah mengamati dan tahu urutannya, sekarang saatnya membuat kalimat. Kamu bisa mulai dengan 'Di gambar ini, aku melihat…' atau 'Anak itu sedang…'. Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti dan kalimat yang tidak terlalu panjang. Misalnya, 'Seorang anak laki-laki bermain bola di taman.' atau 'Ada seekor kucing sedang tidur di bawah pohon.' Semakin banyak kamu berlatih, semakin lancar kamu membuat kalimat.
5. Menceritakan dengan Suara Jelas
Saat bercerita, pastikan suaramu jelas dan tidak terlalu pelan. Gunakan intonasi yang menarik, yaitu nada suara yang naik turun agar ceritamu tidak membosankan. Kalau ceritamu tentang hal yang seru, suaramu bisa sedikit lebih semangat. Kalau tentang hal yang tenang, suaramu bisa lebih lembut. Jangan lupa, tatap mata temanmu saat bercerita agar mereka merasa diperhatikan.
6. Berbagi Cerita dengan Teman
Menceritakan gambar adalah cara yang bagus untuk berbagi pengalaman dan ide dengan teman-temanmu. Setelah kamu selesai bercerita, temanmu mungkin punya pertanyaan atau ingin menambahkan sesuatu. Dengarkan mereka baik-baik dan hargai pendapat mereka. Dengan begitu, kalian bisa belajar bersama dan saling menginspirasi untuk menjadi pencerita yang lebih baik lagi.
Rangkuman: Menceritakan kembali gambar itu mudah dan menyenangkan! Kita mulai dengan mengamati gambar secara teliti, mengenali tokoh, latar, dan peristiwanya. Lalu, kita susun urutan ceritanya dan membuat kalimat-kalimat sederhana. Jangan lupa, ceritakan dengan suara yang jelas dan intonasi yang menarik. Dengan berlatih, kamu akan menjadi pencerita yang hebat dan bisa berbagi banyak kisah seru dari gambar yang kamu lihat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Intonasi | Nada suara saat berbicara untuk menyampaikan makna. |
| Latar | Tempat atau waktu kejadian dalam sebuah cerita atau gambar. |
| Peristiwa | Kejadian atau tindakan yang dilakukan oleh tokoh dalam cerita. |
| Runtut | Sesuai urutan atau teratur dari awal hingga akhir. |
| Tokoh | Karakter atau orang yang berperan dalam sebuah cerita atau gambar. |
| Visual | Segala sesuatu yang dapat dilihat dengan mata. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Bunyi Apa?Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAyo, Bermain!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAwas Kuman!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Bisa!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Teman BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTemanku BerbedaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAku InginBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDi Sekitar RumahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Cara Gerak HewanBahasa Indonesia Kelas I MIHuruf dan Suku KataBahasa Indonesia Kelas I MILihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati pada Bahasa Indonesia MI, Fase A, elemen Berbicara dan Mempresentasikan.
Modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati untuk Bahasa Indonesia kelas I.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini gratis?
Ya. Modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati untuk Bahasa Indonesia kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Menceritakan Kembali Gambar yang Diamati yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.