Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui beberapa jenis hewan dan habitat umumnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
Peserta didik menunjukkan sikap syukur atas ciptaan Allah berupa keanekaragaman hewan dengan ciri khusus yang menakjubkan. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis hubungan antara ciri khusus hewan dengan kondisi ekstrem habitatnya melalui data dan pengamatan. - kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik merancang dan menyajikan poster informatif tentang adaptasi hewan di lingkungan ekstrem secara mandiri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami Sains, Keterampilan Proses |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan ciri-ciri khusus hewan serta hubungannya dengan adaptasi terhadap kondisi lingkungan ekstrem untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hewan seperti unta memiliki punuk, beruang kutub memiliki lapisan lemak tebal, dan bunglon dapat mengubah warna kulitnya. |
| Konseptual | Ciri khusus hewan adalah karakteristik fisik atau perilaku yang membantu hewan beradaptasi dan bertahan hidup di lingkungan ekstrem. |
| Prosedural | Peserta didik akan mengamati, mengidentifikasi, dan menganalisis ciri khusus hewan serta menyajikan informasi adaptasi hewan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari adaptasi hewan membantu memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari keunikan hewan sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, menumbuhkan rasa syukur atas ciptaan-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan keingintahuan dan semangat mencari ilmu tentang adaptasi hewan untuk memahami fenomena alam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup hewan agar tetap lestari. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Melatih kerja sama dan saling menghargai pendapat dalam kelompok saat berdiskusi dan membuat proyek. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan hayati Indonesia dan dunia yang menunjukkan kebesaran Sang Pencipta. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri khusus hewan terhadap kondisi ekstrem dengan tepat.
- Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan fungsi ciri khusus hewan dalam beradaptasi dengan kondisi ekstrem habitatnya secara runtut.
- Dengan melakukan pencarian informasi, peserta didik dapat mengelompokkan hewan berdasarkan ciri khususnya dan kondisi ekstrem habitatnya dengan benar.
- Melalui proyek pembuatan poster, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang ciri khusus hewan dan adaptasinya terhadap kondisi ekstrem secara kreatif dan informatif.
Pemahaman bermakna: Ciri khusus pada hewan adalah bentuk adaptasi yang penting untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrem, menunjukkan kebesaran pencipta dan pentingnya menjaga alam.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa unta bisa bertahan hidup di gurun pasir yang panas dan kering, sedangkan beruang kutub bisa hidup di daerah bersalju yang sangat dingin?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyajikan informasi secara tertulis dan lisan dengan struktur yang jelas dan kosakata yang tepat saat membuat poster dan presentasi. Seni Budaya: Peserta didik mengembangkan kreativitas dalam mendesain poster agar menarik dan informatif, memilih warna dan tata letak yang sesuai. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang hewan-hewan yang pernah mereka lihat atau ketahui yang memiliki ciri khusus, memperkaya pengalaman belajar peserta didik di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan pembuatan poster, dengan akses ke sumber informasi cetak atau digital yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk mencari informasi tambahan dan gambar hewan adaptif, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk desain poster digital jika memungkinkan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri khusus hewan terhadap kondisi ekstrem dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Hewan: Guru memperagakan gerakan atau tingkah laku hewan, peserta didik menebak nama hewannya dan ciri khasnya. Contoh: melompat-lompat (kanguru), merayap (ular).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui proyek pembuatan poster, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang ciri khusus hewan dan adaptasinya terhadap kondisi ekstrem secara kreatif dan informatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Suara Hewan: Guru memutar rekaman suara hewan, peserta didik menebak hewan apa itu dan menyebutkan satu ciri khasnya. Contoh: suara harimau, suara burung.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi ciri khusus hewan dan menjelaskan fungsinya untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrem.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Dunia hewan penuh dengan keajaiban! Setiap hewan diciptakan dengan keunikan yang luar biasa, terutama dalam hal bertahan hidup di lingkungan yang mungkin kita anggap mustahil.
Alat & bahan: Gambar hewan adaptif, alat tulis, lembar kerja
Langkah kerja:
- Amati dengan cermat gambar hewan di bawah ini dan identifikasi nama hewannya.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa saja ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan tersebut?
- Jelaskan fungsi dari setiap ciri khusus tersebut agar hewan dapat bertahan hidup di habitatnya yang ekstrem.
- Catat hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis hewan yang kamu tahu!
- Di mana biasanya hewan-hewan itu tinggal?
- Menurutmu, mengapa hewan-hewan itu bisa hidup di tempat tersebut?
- Pernahkah kamu melihat hewan yang memiliki bentuk tubuh atau perilaku yang unik?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pembuatan poster.
Sumatif (akhir): Penilaian poster informatif dan presentasi kelompok tentang ciri khusus hewan dan adaptasinya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri khusus hewan terhadap kondisi ekstrem dengan tepat. | Pengenalan ciri khusus hewan dan habitat ekstrem. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi ciri khusus hewan dalam beradaptasi dengan kondisi ekstrem habitatnya secara runtut. | Fungsi adaptasi ciri khusus hewan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengelompokkan hewan berdasarkan ciri khususnya dan kondisi ekstrem habitatnya dengan benar. | Klasifikasi hewan berdasarkan adaptasi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan informasi tentang ciri khusus hewan dan adaptasinya terhadap kondisi ekstrem secara kreatif dan informatif. | Proyek poster adaptasi hewan. | 2 JP | kreativitas |
Dunia hewan penuh dengan keajaiban! Setiap hewan diciptakan dengan keunikan yang luar biasa, terutama dalam hal bertahan hidup di lingkungan yang mungkin kita anggap mustahil. Mari kita selami lebih dalam bagaimana hewan-hewan ini beradaptasi dengan kondisi ekstrem, mulai dari gurun yang panas menyengat hingga kutub yang membeku.
1. Adaptasi Hewan di Gurun Pasir
Gurun pasir adalah lingkungan yang sangat kering dengan suhu ekstrem, panas di siang hari dan dingin di malam hari. Hewan-hewan gurun memiliki adaptasi khusus untuk mengatasi kekurangan air dan suhu yang berfluktuasi. Contohnya unta, memiliki punuk berisi lemak sebagai cadangan energi dan air, bulu tebal untuk melindungi dari panas dan dingin, serta kaki lebar agar tidak terperosok di pasir. Kadal gurun juga beradaptasi dengan bersembunyi di bawah pasir saat suhu terlalu panas.
2. Adaptasi Hewan di Daerah Kutub
Daerah kutub memiliki suhu sangat dingin, es, dan salju. Hewan-hewan yang hidup di sana memiliki adaptasi untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Beruang kutub misalnya, memiliki lapisan lemak tebal di bawah kulit, bulu tebal berwarna putih sebagai kamuflase dan isolasi panas, serta telapak kaki besar untuk berjalan di salju. Penguin memiliki lapisan lemak dan bulu anti air yang rapat, serta berkumpul dalam kelompok untuk menjaga kehangatan.
3. Adaptasi Hewan di Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis memiliki kelembaban tinggi dan banyak pepohonan. Hewan-hewan di sini beradaptasi untuk mencari makan, menghindari predator, dan bergerak di antara pepohonan. Monyet memiliki ekor panjang dan kuat untuk berpegangan saat bergelantungan. Bunglon dapat mengubah warna kulitnya untuk berkamuflase, sementara burung-burung memiliki paruh yang disesuaikan dengan jenis makanannya.
4. Adaptasi Hewan di Perairan
Hewan yang hidup di air, baik tawar maupun asin, memiliki adaptasi untuk bernapas, bergerak, dan mencari makan di lingkungan tersebut. Ikan memiliki insang untuk bernapas di air dan sirip untuk berenang. Bebek memiliki kaki berselaput untuk berenang dan bulu anti air. Berang-berang memiliki bulu tebal dan kaki berselaput untuk hidup di air dingin.
5. Adaptasi Hewan di Lingkungan Ekstrem Lainnya
Selain itu, ada hewan yang beradaptasi di lingkungan lain yang ekstrem. Kelelawar beradaptasi dengan ekolokasi untuk terbang dan mencari mangsa di malam hari. Burung hantu memiliki mata besar dan pendengaran tajam untuk berburu di kegelapan. Beberapa serangga dan amfibi dapat melakukan hibernasi atau estivasi untuk bertahan hidup di musim dingin atau kemarau panjang.
6. Jenis-jenis Adaptasi Hewan
Adaptasi hewan dapat dibagi menjadi tiga jenis utama: adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Adaptasi morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh, seperti paruh burung atau kaki berselaput. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian fungsi organ dalam tubuh, seperti kemampuan unta menyimpan air dalam jumlah besar. Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian perilaku, seperti hibernasi beruang atau migrasi burung.
Rangkuman: Ciri khusus hewan adalah bentuk adaptasi yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan ekstrem. Adaptasi ini bisa berupa perubahan bentuk tubuh (morfologi), fungsi organ (fisiologi), atau perilaku (tingkah laku). Memahami adaptasi hewan menunjukkan keanekaragaman ciptaan Allah SWT dan pentingnya kita menjaga lingkungan agar semua makhluk hidup dapat terus bertahan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Adaptasi | Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. |
| Habitat | Tempat hidup alami suatu organisme. |
| Ekstrem | Sangat luar biasa atau di luar batas normal. |
| Kamuflase | Penyesuaian warna atau bentuk tubuh agar menyerupai lingkungan sekitar untuk menyembunyikan diri. |
| Ekolokasi | Kemampuan hewan untuk menentukan lokasi objek dengan memancarkan gelombang suara dan mendengarkan pantulannya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Bab 3,Ciri-Ciri Khusus pada HewanIPAS Kelas VI MICiri-Ciri Khusus Makhluk HidupIPAS Kelas VI MIAlat gerak pada manusiaIPAS Kelas VI MIBegini Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem pada IPAS MI, Fase C, elemen Memahami Sains, Keterampilan Proses.
Modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem untuk IPAS kelas VI.
Apakah modul ajar IPAS materi Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini gratis?
Ya. Modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi Ekstem yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.