Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis energi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Meyakini ajaran agama
Peserta didik menyadari bahwa energi dan sumber daya alam adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan bijak. - penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu menganalisis informasi tentang krisis energi dan mengidentifikasi penyebab serta dampaknya secara logis. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik dapat mengusulkan ide-ide inovatif untuk penggunaan energi alternatif dan solusi mengatasi krisis energi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep energi, sumber-sumbernya, perubahan bentuk energi, serta dampaknya terhadap lingkungan dan upaya penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Krisis energi adalah kondisi kekurangan pasokan energi yang dibutuhkan masyarakat, seperti kelangkaan listrik atau bahan bakar minyak. |
| Konseptual | Krisis energi terjadi akibat peningkatan konsumsi yang tidak diimbangi dengan ketersediaan sumber daya energi, terutama energi fosil yang terbatas. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi penyebab krisis energi dan mengusulkan solusi melalui pemanfaatan energi alternatif. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dalam mencari solusi terhadap masalah krisis energi dan bertanggung jawab dalam penggunaan energi. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa ketersediaan energi adalah anugerah Allah SWT yang harus disyukuri dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari informasi dan mempelajari berbagai solusi energi alternatif sebagai wujud semangat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengusulkan dan menerapkan solusi energi alternatif untuk menjaga kelestarian lingkungan dari dampak buruk penggunaan energi fosil. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok untuk mencari solusi krisis energi demi kesejahteraan bersama masyarakat. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengembangkan ide-ide inovatif dalam pemanfaatan energi alternatif sebagai kontribusi nyata bagi kemandirian energi bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian krisis energi dan ancamannya dengan tepat.
- Dengan mengamati video, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai penyebab krisis energi di Indonesia secara runtut.
- Setelah melakukan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak krisis energi terhadap kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh.
- Melalui eksplorasi sumber belajar, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis energi alternatif dan potensi pengembangannya dengan benar.
- Dengan praktik sederhana, peserta didik dapat menunjukkan cara kerja salah satu energi alternatif untuk mengatasi krisis energi secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Krisis energi merupakan tantangan global yang memerlukan pemahaman mendalam tentang sumber energi dan potensi energi alternatif untuk keberlanjutan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu khawatir jika listrik di rumah tiba-tiba padam dan tidak menyala dalam waktu lama?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | IPA: Konsep perubahan energi dan sumber daya alam. Matematika: Menghitung efisiensi penggunaan energi dan potensi penghematan. Pendidikan Pancasila: Nilai-nilai gotong royong dalam mencari solusi masalah bersama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cara menghemat energi di rumah dan mengidentifikasi sumber energi alternatif di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dan halaman sekolah dapat dimanfaatkan sebagai area observasi dan praktik pembuatan model energi alternatif sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari YouTube atau simulasi interaktif tentang energi alternatif untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian krisis energi dan ancamannya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Energi: Guru menyebutkan kata kunci (misalnya 'listrik'), lalu peserta didik menebak kata lain yang berhubungan dengan energi secara cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan mengamati video, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai penyebab krisis energi di Indonesia secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Rantai Kata Energi: Peserta didik duduk melingkar, satu orang menyebutkan kata terkait energi, orang berikutnya menyebutkan kata lain yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: 'LISTRIK' -> 'KABEL' -> 'LAMPU'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi penyebab dan dampak krisis energi serta mengusulkan solusi energi alternatif.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Energi adalah kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Namun, ketersediaan energi, terutama yang berasal dari sumber daya fosil, semakin menipis.
Alat & bahan: video, artikel berita, infografis, kertas gambar, spidol, gunting, lem
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan kondisi kelangkaan energi di suatu daerah.
Gambar 1. Teks bacaan - Diskusikan dalam kelompok, apa yang kamu pahami tentang krisis energi dan ancaman apa saja yang muncul jika krisis ini terjadi?
- Identifikasi minimal tiga penyebab krisis energi yang kamu temukan dari video atau artikel yang diberikan guru.
- Analisis dampak krisis energi terhadap kehidupan masyarakat (ekonomi, sosial, lingkungan) dan catat di tabel.
- Usulkan minimal dua jenis energi alternatif yang dapat menjadi solusi mengatasi krisis energi dan jelaskan potensi penggunaannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang energi?
- Sebutkan contoh-contoh energi yang kamu gunakan setiap hari!
- Menurutmu, mengapa energi itu penting bagi kehidupan kita?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek model energi alternatif dan pemahaman melalui tes tertulis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian krisis energi dan ancamannya. | Pengertian krisis energi dan ancamannya. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi penyebab dan dampak krisis energi. | Penyebab dan dampak krisis energi. | 4 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi jenis-jenis energi alternatif dan potensi pengembangannya. | Jenis-jenis energi alternatif dan potensi pengembangannya. | 4 JP | kreativitas |
Energi adalah kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Namun, ketersediaan energi, terutama yang berasal dari sumber daya fosil, semakin menipis. Kondisi ini memicu terjadinya krisis energi yang dapat mengancam keberlangsungan hidup dan pembangunan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu krisis energi, penyebabnya, dampaknya, serta mencari solusi melalui pengembangan energi alternatif.
1. Pengertian Krisis Energi
Krisis energi adalah situasi di mana pasokan energi yang tersedia tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan atau kebutuhan konsumen. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kelangkaan bahan bakar fosil, peningkatan konsumsi yang drastis, atau gangguan pada sistem distribusi energi. Krisis energi dapat menyebabkan berbagai masalah serius, mulai dari kenaikan harga energi, pemadaman listrik, hingga terhambatnya aktivitas industri dan transportasi.
2. Ancaman Krisis Energi
Ancaman krisis energi sangat nyata dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Secara ekonomi, krisis energi dapat menyebabkan inflasi, penurunan produksi, dan PHK. Secara sosial, dapat menimbulkan ketidaknyamanan, konflik sosial akibat perebutan sumber daya, dan penurunan kualitas hidup. Dari sisi lingkungan, ketergantungan pada energi fosil yang menipis juga mempercepat perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, mencari solusi berkelanjutan sangatlah penting.
3. Penyebab Krisis Energi
Krisis energi disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, penipisan sumber energi fosil seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang bersifat tidak terbarukan. Kedua, peningkatan populasi dan pertumbuhan ekonomi global yang menyebabkan peningkatan konsumsi energi secara signifikan. Ketiga, infrastruktur energi yang belum memadai atau kerusakan fasilitas produksi dan distribusi energi. Keempat, kurangnya investasi dalam pengembangan energi terbarukan.
4. Dampak Krisis Energi
Dampak krisis energi sangat luas. Di sektor ekonomi, biaya produksi meningkat, harga barang naik, dan pertumbuhan ekonomi melambat. Di sektor sosial, masyarakat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti penerangan dan transportasi, yang dapat memicu keresahan. Lingkungan juga terdampak, misalnya peningkatan polusi udara akibat penggunaan generator diesel saat listrik padam. Krisis energi juga dapat memicu ketidakstabilan politik antarnegara.
5. Mengenal Energi Alternatif
Energi alternatif adalah sumber energi yang dapat menggantikan bahan bakar fosil dan bersifat terbarukan, sehingga tidak akan habis. Contoh energi alternatif meliputi energi surya (matahari), energi angin, energi air (hidro), energi biomassa (dari limbah organik), energi panas bumi (geotermal), dan energi pasang surut. Pengembangan energi alternatif sangat penting untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
6. Potensi Energi Surya
Energi surya adalah energi yang berasal dari radiasi sinar matahari. Indonesia memiliki potensi besar untuk energi surya karena berada di garis khatulistiwa dengan intensitas matahari yang tinggi sepanjang tahun. Energi surya dapat dimanfaatkan menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik atau dengan pemanas air tenaga surya. Keunggulan energi surya adalah bersih, melimpah, dan dapat dipasang di berbagai skala, mulai dari rumah tangga hingga pembangkit listrik besar.
7. Potensi Energi Angin
Energi angin adalah energi yang dihasilkan dari hembusan angin yang memutar turbin angin. Turbin angin kemudian mengubah energi kinetik angin menjadi energi listrik. Daerah pesisir atau dataran tinggi yang memiliki kecepatan angin stabil sangat cocok untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga angin. Energi angin merupakan sumber energi bersih dan terbarukan, namun membutuhkan lahan yang luas dan tergantung pada kondisi cuaca.
8. Potensi Energi Air (Hidro)
Energi air atau hidro adalah energi yang memanfaatkan aliran air, biasanya dari bendungan atau sungai, untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) telah lama menjadi salah satu sumber energi terbarukan utama di banyak negara, termasuk Indonesia. Keuntungan PLTA adalah produksi listrik yang stabil dan dapat diatur, namun pembangunannya membutuhkan investasi besar dan dapat berdampak pada ekosistem sungai.
Rangkuman: Krisis energi adalah kondisi kekurangan pasokan energi akibat penipisan sumber daya fosil dan peningkatan konsumsi. Krisis ini menimbulkan ancaman serius bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Untuk mengatasinya, pengembangan energi alternatif seperti surya, angin, dan air menjadi sangat penting. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai energi terbarukan demi keberlanjutan energi di masa depan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Krisis Energi | Kondisi kekurangan pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan. |
| Energi Fosil | Sumber energi dari sisa-sisa makhluk hidup purba, tidak terbarukan. |
| Energi Alternatif | Sumber energi terbarukan pengganti energi fosil. |
| Panel Surya | Alat yang mengubah energi matahari menjadi listrik. |
| Turbin Angin | Alat yang mengubah energi angin menjadi listrik. |
| Biomassa | Sumber energi dari bahan organik seperti limbah pertanian. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Bab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi EkstemIPAS Kelas VI MIBab 3,Ciri-Ciri Khusus pada HewanIPAS Kelas VI MIAlat gerak pada manusiaIPAS Kelas VI MIBegini Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman pada IPAS MI, Fase C, elemen Pemahaman Sains.
Modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman untuk IPAS kelas VI.
Apakah modul ajar IPAS materi BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini gratis?
Ya. Modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi BAB,4.Anyaman Kritis Energi dan Energi Alternatif,Kritis Energi dan Ancamanya Anyaman yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.