Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui beberapa jenis makanan sehat dan fungsi umum organ pencernaan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat tubuh sehat dengan menjaga pola makan dan kebersihan diri. - kesehatan — elemen: kesehatan fisik
Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang pentingnya menjaga sistem pencernaan sehat untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas fisik. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis informasi tentang gangguan pencernaan dan cara pencegahannya untuk mengambil keputusan yang tepat.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPAS |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan organ tubuh, khususnya sistem pencernaan, serta menerapkan pola hidup sehat untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Makan makanan yang tidak bersih atau tidak seimbang dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit. |
| Konseptual | Sistem pencernaan yang sehat adalah kunci untuk penyerapan nutrisi optimal dan menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah konkret dalam menjaga kebersihan makanan, memilih asupan gizi seimbang, dan mencegah gangguan pencernaan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan merefleksikan bagaimana pilihan gaya hidup mereka memengaruhi kesehatan pencernaan dan dampaknya pada aktivitas sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia tubuh sehat dengan menjaga pencernaan melalui pola makan dan kebersihan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu informasi tentang cara kerja pencernaan dan gangguan yang mungkin terjadi, serta solusinya dari berbagai sumber. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan lingkungan tempat makan dan mengolah makanan untuk mencegah kontaminasi dan penyakit. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menerapkan pola makan sehat dan menjaga kebersihan diri sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan tubuh sendiri dan orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga kesehatan tubuh agar tetap kuat dan bersemangat dalam belajar serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis gangguan pencernaan dengan tepat.
- Dengan menganalisis informasi dari berbagai sumber, peserta didik dapat menjelaskan penyebab umum gangguan pencernaan secara runtut.
- Melalui praktik membuat menu makanan sehat, peserta didik dapat merancang pola makan seimbang untuk menjaga kesehatan pencernaan dengan kriteria gizi yang tepat.
- Dengan melakukan simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan cara menjaga kebersihan makanan dan minuman untuk mencegah penyakit pencernaan secara benar.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menyusun rencana aksi pribadi untuk menjaga kesehatan pencernaan dan tubuh kuat secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Menjaga kebersihan dan pola makan seimbang sangat penting untuk kesehatan sistem pencernaan, yang berdampak langsung pada kekuatan dan kekebalan tubuh kita.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa perut kita bisa sakit setelah makan makanan tertentu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Mensyukuri nikmat sehat dan menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari iman. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun teks prosedur dalam mendeskripsikan cara menjaga kebersihan makanan. Matematika: Menghitung kandungan gizi sederhana dalam menu makanan seimbang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berpartisipasi dalam mendampingi peserta didik merancang menu makanan sehat di rumah dan memastikan kebersihan makanan sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang bersih dan nyaman, serta akses ke fasilitas cuci tangan yang memadai, mendukung pembelajaran tentang kebersihan makanan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang sistem pencernaan dan infografis penyebab gangguan pencernaan melalui proyektor atau tablet untuk memperkaya pemahaman. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis gangguan pencernaan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Gangguan: Guru menyebutkan ciri-ciri gangguan pencernaan, peserta didik menebak nama gangguan tersebut. Contoh: 'Sakit perut melilit dan buang air besar encer.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis informasi dari berbagai sumber, peserta didik dapat menjelaskan penyebab umum gangguan pencernaan secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Pesan Berantai Sehat: Guru membisikkan satu kata kunci terkait kesehatan pencernaan ke peserta didik pertama, lalu dilanjutkan sampai akhir barisan. Peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi gangguan pencernaan, penyebab, dan cara mencegahnya, serta merancang menu sehat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Pencernaan adalah proses penting dalam tubuh kita untuk mengubah makanan menjadi energi. Jika pencernaan kita tidak sehat, tubuh akan mudah lemas, sakit, dan kurang bersemangat.
Alat & bahan: Buku teks IPAS, alat tulis, lembar kerja, gambar/video gangguan pencernaan.
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan saluran pencernaan pada gambar, lalu tuliskan fungsi setiap organ.
Gambar 1. Alur - Amati gangguan pencernaan yang ditayangkan guru, lalu diskusikan jenis dan gejalanya dengan kelompokmu.
- Baca bahan ajar tentang penyebab gangguan pencernaan, lalu identifikasi minimal tiga penyebab umum dan cara pencegahannya.
- Rancang menu makanan sehat untuk satu hari (sarapan, makan siang, makan malam) yang baik untuk pencernaanmu.
- Lakukan simulasi cara mencuci buah atau sayur yang benar di meja kelompokmu.
- Catat hasil diskusimu, rancangan menu, dan langkah simulasi pada tabel berikut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja organ pencernaan yang kamu ketahui?
- Menurutmu, mengapa kita perlu makan makanan bergizi?
- Pernahkah kamu merasakan sakit perut? Apa yang kamu lakukan saat itu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil rancangan menu makanan sehat dan demonstrasi menjaga kebersihan makanan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis gangguan pencernaan dengan tepat. | Jenis-jenis gangguan pencernaan dan gejalanya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan penyebab umum gangguan pencernaan secara runtut. | Penyebab dan pencegahan gangguan pencernaan. | 2 JP | kesehatan |
| 3 | Merancang pola makan seimbang untuk menjaga kesehatan pencernaan. | Pola makan seimbang dan kebersihan makanan. | 2 JP | kesehatan |
Pencernaan adalah proses penting dalam tubuh kita untuk mengubah makanan menjadi energi. Jika pencernaan kita tidak sehat, tubuh akan mudah lemas, sakit, dan kurang bersemangat. Oleh karena itu, kita perlu tahu bagaimana menjaga pencernaan agar selalu sehat dan tubuh kita tetap kuat untuk beraktivitas sehari-hari.
1. Mengenal Gangguan Pencernaan
Sistem pencernaan yang sehat adalah fondasi tubuh yang kuat. Namun, kadang-kadang pencernaan kita bisa mengalami gangguan. Beberapa gangguan umum meliputi diare, sembelit, maag, dan keracunan makanan. Diare terjadi ketika buang air besar menjadi lebih sering dan encer, seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Sembelit adalah kesulitan buang air besar karena feses yang keras, biasanya akibat kurang serat atau cairan. Maag adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas, seringkali karena produksi asam lambung berlebihan. Keracunan makanan terjadi akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri atau toksin, menyebabkan mual, muntah, dan diare. Mengenali gejala ini penting agar kita bisa segera mencari pertolongan atau melakukan tindakan pencegahan.
2. Penyebab Umum Gangguan Pencernaan
Gangguan pencernaan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab utama adalah makanan yang tidak bersih atau terkontaminasi kuman, seperti makanan yang tidak dicuci dengan baik atau disimpan secara tidak higienis. Pola makan yang kurang serat, seperti jarang mengonsumsi buah dan sayur, dapat menyebabkan sembelit. Sebaliknya, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas atau asam bisa memicu maag. Selain itu, kurangnya asupan cairan, stres, dan kebiasaan makan yang tidak teratur juga berkontribusi pada masalah pencernaan. Penggunaan antibiotik yang berlebihan juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga memicu diare. Memahami penyebab ini membantu kita mengambil langkah pencegahan yang tepat.
3. Makanan Sehat untuk Pencernaan
Untuk menjaga pencernaan tetap sehat, kita perlu memperhatikan asupan makanan. Makanan kaya serat, seperti buah-buahan (pepaya, pisang), sayuran hijau (bayam, brokoli), dan biji-bijian utuh (roti gandum, beras merah), sangat penting untuk melancarkan buang air besar. Protein tanpa lemak seperti ikan, ayam, dan tahu tempe mendukung perbaikan sel-sel pencernaan. Sumber karbohidrat kompleks seperti nasi, ubi, dan kentang memberikan energi yang stabil. Penting juga untuk mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Hindari makanan olahan, makanan cepat saji, dan minuman manis berlebihan karena dapat membebani sistem pencernaan.
4. Pentingnya Kebersihan Makanan
Kebersihan makanan adalah kunci untuk mencegah banyak penyakit pencernaan. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan dan setelah dari toilet. Pastikan buah dan sayuran dicuci bersih di bawah air mengalir sebelum dikonsumsi. Masak makanan hingga matang sempurna, terutama daging dan telur, untuk membunuh bakteri berbahaya. Simpan makanan pada suhu yang tepat; makanan matang harus segera dikonsumsi atau disimpan di lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Hindari mengonsumsi makanan yang sudah basi atau berbau tidak sedap. Dengan menjaga kebersihan makanan, kita dapat mengurangi risiko keracunan makanan dan infeksi pencernaan.
5. Pola Hidup Sehat untuk Pencernaan Kuat
Selain makanan dan kebersihan, pola hidup sehat secara keseluruhan juga memengaruhi kesehatan pencernaan. Minumlah air putih yang cukup setiap hari (minimal 8 gelas) untuk membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Berolahraga secara teratur dapat membantu melancarkan gerakan usus dan mengurangi stres, yang juga bisa memengaruhi pencernaan. Hindari kebiasaan menunda buang air besar. Cukupi waktu istirahat dan tidur agar tubuh memiliki waktu untuk memperbaiki diri. Mengelola stres dengan baik melalui aktivitas positif seperti membaca atau bermain juga penting, karena stres berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan seperti maag atau diare. Dengan menerapkan pola hidup sehat ini, kita akan memiliki pencernaan yang kuat dan tubuh yang bertenaga.
Rangkuman: Pencernaan yang sehat adalah fondasi tubuh yang kuat. Kita perlu mengenali berbagai gangguan pencernaan, penyebabnya, dan cara mencegahnya. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, kaya serat, serta menjaga kebersihan makanan adalah langkah penting. Selain itu, minum air yang cukup, berolahraga teratur, dan mengelola stres akan semakin mendukung kesehatan pencernaan kita agar selalu optimal dan tubuh tetap kuat beraktivitas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Diare | Buang air besar encer dan lebih sering. |
| Sembelit | Kesulitan buang air besar karena feses keras. |
| Maag | Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut atas akibat asam lambung. |
| Serat | Bagian tumbuhan yang tidak dicerna, penting untuk pencernaan. |
| Probiotik | Bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan usus. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 1 · Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 1Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.1Begini Cara Kerja Sistem PencernaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.2Makanan Sehat untuk TubuhkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.3Pencernaan Sehat, Tubuh KuatSedang Anda bukaBukan Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Begini Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MIBegins Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MIMakanan sehat untuk pencernaanmuIPAS Kelas VI MIMakanan Sehat untuk TubuhkuIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat pada IPAS MI, Fase C, elemen Pemahaman IPAS.
Modul Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPAS kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPAS materi Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini gratis?
Ya. Modul Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Pencernaan Sehat, Tubuh Kuat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.