Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VI
Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal lambang negara Garuda Pancasila dan beberapa sila dalam Pancasila. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bangga dan bersyukur atas Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, serta menghargai perjuangan para pendiri bangsa. - kewargaan — elemen: Memahami sejarah dan semangat kebangsaan
Peserta didik menelusuri latar belakang dan proses perumusan Pancasila sebagai cerminan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai peristiwa penting dalam sejarah perumusan Pancasila dan menarik kesimpulan relevan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami sejarah perumusan dan kelahiran Pancasila, serta meneladani nilai-nilai perjuangan para tokoh pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik akan mempelajari fakta-fakta sejarah penting seperti tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dan tokoh-tokoh yang berperan dalam perumusannya. |
| Konseptual | Peserta didik akan memahami konsep dasar Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempraktikkan cara mencari informasi sejarah dari berbagai sumber dan menyajikannya secara kronologis. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami sejarah sebagai fondasi untuk menghargai nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengagumi kebesaran Allah SWT yang telah menganugerahkan Pancasila sebagai rahmat bagi bangsa Indonesia, serta mensyukuri nikmat kemerdekaan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu lebih dalam tentang sejarah kelahiran Pancasila dari berbagai sumber, menunjukkan semangat belajar yang tinggi untuk memahami fondasi negara. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga lingkungan belajar tetap bersih dan nyaman selama proses diskusi dan pembuatan proyek, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dengan teman sekelompok dalam menyelesaikan proyek linimasa, menghargai perbedaan pendapat, dan saling membantu untuk mencapai tujuan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menunjukkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia dengan memahami dan menghargai sejarah kelahiran Pancasila, serta berupaya mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang sejarah perumusan Pancasila dengan tepat.
- Dengan menyimak video dan membaca bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan peran tokoh-tokoh penting dalam peristiwa kelahiran Pancasila secara runtut.
- Melalui penugasan proyek linimasa, peserta didik dapat menyusun kronologi peristiwa penting seputar kelahiran Pancasila dengan akurat.
- Setelah melakukan presentasi kelompok, peserta didik dapat menunjukkan sikap bangga terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa.
Pemahaman bermakna: Memahami sejarah kelahiran Pancasila membantu kita menghargai perjuangan para pendiri bangsa dan menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus bangga memiliki Pancasila sebagai dasar negara kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menulis deskripsi peristiwa sejarah dan menyusun laporan presentasi. Seni Budaya: Pembuatan linimasa yang kreatif dan menarik secara visual. Sejarah: Pemahaman kronologi peristiwa dan peran tokoh dalam sejarah perjuangan bangsa. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam keluarga dan lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster-poster tokoh pendiri bangsa dan kutipan inspiratif tentang Pancasila untuk menciptakan suasana belajar yang patriotik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video dokumenter singkat tentang sejarah kelahiran Pancasila dan alat presentasi digital untuk menyajikan linimasa secara interaktif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang sejarah perumusan Pancasila dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Tokoh Pahlawan: Guru menunjukkan gambar beberapa pahlawan nasional, lalu peserta didik menebak nama pahlawan tersebut dan menyebutkan satu jasa-jasanya secara bergantian.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak video dan membaca bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan peran tokoh-tokoh penting dalam peristiwa kelahiran Pancasila secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Siapa Aku?: Guru menyebutkan ciri-ciri singkat seorang tokoh pahlawan pendiri bangsa, lalu peserta didik menebak siapa tokoh tersebut. Contoh: 'Aku dikenal sebagai Bapak Proklamator Indonesia.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi latar belakang dan peristiwa penting yang mengiringi kelahiran Pancasila.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Tanpa Pancasila, mungkin negara kita tidak akan sekuat dan seharmonis sekarang.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas A4
Langkah kerja:
- Lengkapi garis waktu peristiwa sejarah berikut, lalu ceritakan makna salah satu peristiwa.
Gambar 1. Garis waktu - Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan suasana sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa yang sedang dibahas oleh para tokoh? Mengapa pembahasan itu penting untuk masa depan bangsa Indonesia?
- Bacalah bahan ajar tentang latar belakang perumusan Pancasila. Tandai informasi penting yang berkaitan dengan kebutuhan akan dasar negara.
- Catatlah minimal 3 alasan mengapa bangsa Indonesia memerlukan dasar negara sebelum merdeka.
- Tuliskan kesimpulan kelompokmu tentang latar belakang sejarah perumusan Pancasila di lembar kerja ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Kapan Hari Lahir Pancasila diperingati?
- Siapa nama tokoh yang mengusulkan nama Pancasila?
- Mengapa Indonesia membutuhkan dasar negara?
- Apa yang kamu ketahui tentang BPUPKI?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan penyusunan linimasa.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek linimasa dan presentasi kelompok tentang kronologi kelahiran Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang sejarah perumusan Pancasila | Latar belakang perumusan Pancasila | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan peran tokoh-tokoh penting dalam peristiwa kelahiran Pancasila | Tokoh-tokoh penting perumus Pancasila | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Menyusun kronologi peristiwa penting seputar kelahiran Pancasila | Kronologi kelahiran Pancasila | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Menunjukkan sikap bangga terhadap Pancasila dan meneladani nilai perjuangan | Sikap bangga dan teladan nilai Pancasila | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Tanpa Pancasila, mungkin negara kita tidak akan sekuat dan seharmonis sekarang. Sejarah kelahiran Pancasila adalah kisah perjuangan panjang para pahlawan kita untuk menemukan jati diri bangsa. Mari kita selami bersama bagaimana Pancasila lahir dan siapa saja tokoh-tokoh hebat di baliknya.
1. Latar Belakang Perumusan Pancasila
Setelah Indonesia dijanjikan kemerdekaan oleh Jepang, para pemimpin bangsa merasa perlu untuk segera memiliki dasar negara yang kuat. Dasar negara ini penting sebagai pondasi untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa dasar negara, akan sulit untuk membangun pemerintahan yang stabil dan mencapai cita-cita kemerdekaan. Oleh karena itu, dibentuklah sebuah badan khusus untuk mempersiapkan kemerdekaan, termasuk merumuskan dasar negara.
2. Pembentukan BPUPKI
Pada tanggal 29 April 1945, Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai. Tujuan BPUPKI adalah menyelidiki dan menyusun rencana persiapan kemerdekaan Indonesia. Ketua BPUPKI adalah Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat. BPUPKI mengadakan dua kali sidang resmi dan satu kali sidang tidak resmi untuk membahas dasar negara dan hal-hal lain yang berkaitan dengan persiapan kemerdekaan.
3. Sidang Pertama BPUPKI dan Usulan Dasar Negara
Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945. Dalam sidang ini, beberapa tokoh penting menyampaikan usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka. Mereka adalah Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Setiap tokoh menyampaikan pandangan yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan dasar yang kokoh untuk Indonesia.
4. Usulan Mr. Mohammad Yamin
Pada tanggal 29 Mei 1945, Mr. Mohammad Yamin mengemukakan lima asas dasar negara secara lisan dan tertulis. Secara lisan meliputi: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Secara tertulis meliputi: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
5. Usulan Prof. Dr. Mr. Soepomo
Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo menyampaikan lima asas dasar negara yang meliputi: Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir dan Batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat. Usulan ini menekankan pentingnya semangat kekeluargaan dan musyawarah dalam membangun bangsa Indonesia yang bersatu dan adil.
6. Usulan Ir. Soekarno dan Lahirnya Pancasila
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan usulan lima dasar negara yang ia beri nama Pancasila. Lima asas tersebut adalah: Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Pidato Ir. Soekarno ini sangat berkesan dan tanggal 1 Juni kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
7. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta
Setelah sidang pertama BPUPKI, dibentuklah Panitia Sembilan untuk merumuskan kembali dasar negara berdasarkan usulan-usulan yang ada. Panitia Sembilan ini terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdulkahar Muzakir, H. Agus Salim, Mr. Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mr. Mohammad Yamin. Hasil rumusan Panitia Sembilan dikenal sebagai Piagam Jakarta, yang kemudian menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945 dengan perubahan pada sila pertama.
8. Penetapan Pancasila
Pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945. Di dalam Pembukaan UUD 1945 inilah termuat rumusan Pancasila yang kita kenal saat ini, dengan perubahan pada sila pertama dari 'Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa'. Perubahan ini menunjukkan semangat persatuan dan tenggang rasa antar umat beragama.
Rangkuman: Pancasila lahir dari perjuangan dan pemikiran para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI, dengan usulan-usulan dari Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Tanggal 1 Juni 1945 diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, berdasarkan pidato Ir. Soekarno. Melalui Panitia Sembilan, lahirlah Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945, dengan penetapan Pancasila sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Sejarah ini mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan dan musyawarah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Republik Indonesia. |
| BPUPKI | Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. |
| PPKI | Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. |
| Piagam Jakarta | Naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 yang dirumuskan Panitia Sembilan. |
| Kronologi | Urutan peristiwa yang terjadi secara berurutan dari waktu ke waktu. |
| Linimasa | Garis waktu yang menunjukkan urutan peristiwa penting. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Belajar Pancasila dengan MenyenangkanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan BersamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengenal Norma, Hak, dan Kewajiban dalam Kehidupan Berbangsa dan BernegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBelajar BermusyawarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProvinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjaga Persatuan dan Kesatuan dengan Gotong RoyongBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas VI MIHubungan Nilai-Nilai Pancasila dalam Praktik Hidup Sehari-hariPendidikan Pancasila Kelas VI MIMeneladani Perilaku PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V MIPancasila dalam KehidupankuPendidikan Pancasila Kelas V MILihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila pada Pendidikan Pancasila MI, Fase C, elemen Pancasila.
Modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila untuk Pendidikan Pancasila kelas VI.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini gratis?
Ya. Modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila untuk Pendidikan Pancasila kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Kelahiran Pancasila,Sejarah Kelahiran Pancasila yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.