Modul Ajar & RPP Fikih Kelas VII
Bersuci dari Najis dan Hadis
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fikih |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Bersuci dari Najis dan Hadis |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal konsep kebersihan dalam Islam dan beberapa praktik wudu atau mandi wajib secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan kesadaran beribadah dan menjaga kebersihan sebagai implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis jenis-jenis najis dan hadas, serta membedakan cara bersuci yang tepat sesuai syariat. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik aktif berinteraksi dan berbagi pengetahuan dalam kelompok untuk menyelesaikan masalah terkait bersuci.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Fikih |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan ketentuan fikih tentang taharah (bersuci) dari najis dan hadas, ibadah salat, puasa, zakat, dan haji/umrah, serta muamalah dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata najis adalah darah, nanah, air kencing, dan kotoran hewan; contoh hadas adalah buang air kecil/besar dan junub. |
| Konseptual | Bersuci (taharah) adalah aktivitas menghilangkan najis dan hadas dari diri, pakaian, atau tempat untuk sah beribadah. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah membersihkan najis dan tata cara bersuci dari hadas kecil maupun hadas besar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya taharah sebagai syarat sah ibadah dan kebersihan sebagai bagian dari iman, serta mampu mengevaluasi pemahaman diri tentang praktik bersuci. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keimanan dengan menjaga kesucian sebagai wujud ketaatan kepada perintah Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong peserta didik untuk mencari pengetahuan tentang fikih taharah dari berbagai sumber dan menganalisisnya secara kritis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membiasakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan madrasah serta tempat ibadah sebagai cerminan ajaran Islam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan diri sebagai bentuk penghargaan terhadap tubuh dan hak orang lain atas lingkungan bersih. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengembangkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan sebagai bagian dari karakter bangsa yang berbudaya bersih. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas dengan benar.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya sesuai syariat Islam secara tepat.
- Melalui simulasi praktik, peserta didik dapat mendemonstrasikan tata cara membersihkan najis mughallazhah, mutawassithah, dan mukhaffafah sesuai ketentuan fikih dengan runtut.
- Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik mampu menganalisis perbedaan hadas kecil dan hadas besar, serta cara bersuci dari keduanya dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mempraktikkan tata cara wudu dan mandi wajib sesuai sunah Rasulullah SAW secara mandiri.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis hikmah bersuci dari najis dan hadas dalam kehidupan sehari-hari dengan kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep bersuci dari najis dan hadas tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga pondasi penting dalam menjaga kebersihan fisik dan spiritual, serta syarat utama diterimanya ibadah kepada Allah SWT.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus bersuci sebelum salat, dan apakah semua kotoran itu najis?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks panduan bersuci dan menyajikan informasi secara lisan dan tulisan. Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami konsep kebersihan dan kesehatan tubuh serta dampak kotoran/najis terhadap kesehatan. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai wujud warga negara yang baik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing peserta didik mempraktikkan wudu dan mandi wajib di rumah serta menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang bersih dan nyaman, dilengkapi area praktik wudu atau kamar mandi yang memadai, serta akses air bersih yang mudah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial wudu dan mandi wajib dari sumber terpercaya, aplikasi panduan fikih sederhana, dan platform diskusi daring untuk studi kasus. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bersih-Kotor: Guru menyebutkan kata-kata, peserta didik berdiri jika bersih dan duduk jika kotor. Contoh: sabun, lumpur, wudu, sampah.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya sesuai syariat Islam secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Najis: Guru menunjukkan gambar benda-benda, peserta didik menebak apakah itu najis atau bukan. Contoh: kotoran ayam, debu, air hujan, darah.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis najis dan hadas, serta menentukan cara bersuci yang tepat.
Alat & bahan: Buku Fikih, alat tulis, lembar kerja, gambar 1.
Langkah kerja:
- Tuliskan jenis najis setiap benda pada tabel berikut, lalu jelaskan cara menyucikannya.
Macam-macam najis Benda Jenis najis Nanah Babi Muntah Kencing bayi laki-laki Gambar 1. Tabel - Amati 1 tentang berbagai situasi kebersihan dan kotoran. Lingkari yang termasuk najis atau hadas.
- Bacalah kasus-kasus di bawah ini. Identifikasi apakah termasuk najis atau hadas, dan tentukan jenisnya (mughallazhah/mutawassithah/mukhaffafah untuk najis; kecil/besar untuk hadas).
- Diskusikan dalam kelompok cara bersuci yang tepat untuk setiap kasus, lalu tuliskan langkah-langkahnya secara singkat.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kebersihan dalam Islam?
- Menurutmu, apakah semua kotoran itu najis?
- Bagaimana cara kamu membersihkan diri setelah buang air kecil?
- Apakah kamu tahu apa itu wudu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik simulasi, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tulis pilihan ganda dan esai tentang konsep taharah, najis, hadas, dan cara bersuci, serta penilaian praktik wudu dan mandi wajib.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas. | Pengertian taharah, najis, dan hadas. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya. | Jenis-jenis najis (mughallazhah, mutawassithah, mukhaffafah) dan hadas (kecil, besar). | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Mendemonstrasikan tata cara membersihkan najis mughallazhah, mutawassithah, dan mukhaffafah. | Praktik membersihkan najis. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| 4 | Menganalisis perbedaan hadas kecil dan hadas besar, serta cara bersuci dari keduanya. | Perbedaan hadas kecil dan hadas besar, cara bersuci (wudu dan mandi wajib). | 2 JP | penalaran kritis |
Bersuci atau taharah adalah salah satu ajaran pokok dalam Islam yang sangat penting. Ia merupakan kunci diterimanya berbagai ibadah, terutama salat. Modul ini akan membimbingmu memahami apa itu najis dan hadas, jenis-jenisnya, serta bagaimana cara membersihkannya agar kita selalu dalam keadaan suci dan ibadah kita diterima Allah SWT.
1. Pengertian Taharah
Taharah (الطهارة) secara bahasa berarti bersih atau suci dari kotoran. Secara istilah syariat, taharah adalah membersihkan diri dari najis dan hadas. Najis adalah kotoran yang menghalangi sahnya ibadah, sedangkan hadas adalah keadaan tidak suci pada diri seorang muslim yang menghalangi sahnya ibadah tertentu. Taharah mencakup kebersihan fisik dan spiritual, menjadi syarat utama sebelum melaksanakan ibadah seperti salat, tawaf, dan menyentuh mushaf Al-Qur'an. Kebersihan adalah sebagian dari iman, sehingga taharah sangat ditekankan dalam Islam.
2. Pengertian Najis dan Jenis-jenisnya
Najis adalah segala sesuatu yang dianggap kotor menurut syariat Islam dan menghalangi sahnya ibadah. Najis terbagi menjadi tiga jenis utama: 1. Najis Mughallazhah (berat): Najis yang berasal dari anjing dan babi. Cara membersihkannya dengan membasuh tujuh kali, salah satunya dengan air bercampur tanah. 2. Najis Mutawassithah (sedang): Najis selain mughallazhah dan mukhaffafah, seperti darah, nanah, kotoran manusia/hewan (selain anjing dan babi), muntah, bangkai (selain ikan dan belalang), dan air kencing (selain bayi laki-laki yang hanya minum ASI). Cara membersihkannya dengan menghilangkan zat, bau, dan warnanya dengan air mengalir. 3. Najis Mukhaffafah (ringan): Najis berupa air kencing bayi laki-laki yang belum berusia dua tahun dan hanya mengonsumsi ASI. Cara membersihkannya cukup dengan memercikkan air ke area yang terkena najis.
3. Pengertian Hadas dan Jenis-jenisnya
Hadas adalah kondisi tidak suci pada seseorang yang menghalangi sahnya ibadah tertentu. Hadas terbagi menjadi dua jenis: 1. Hadas Kecil: Kondisi tidak suci yang disebabkan oleh keluarnya sesuatu dari dua jalan (qubul dan dubur) seperti buang air kecil, buang air besar, buang angin, atau menyentuh kemaluan tanpa alas. Cara bersucinya adalah dengan berwudu (وضوء). 2. Hadas Besar: Kondisi tidak suci yang disebabkan oleh junub (setelah berhubungan suami istri atau mimpi basah), haid, nifas, atau melahirkan. Cara bersucinya adalah dengan mandi wajib (غسل).
4. Tata Cara Bersuci dari Najis
Membersihkan najis harus sesuai dengan jenisnya. Untuk najis mughallazhah, basuhlah area yang terkena najis tujuh kali, salah satunya dengan air yang dicampur tanah (debu suci). Untuk najis mutawassithah, hilangkan terlebih dahulu 'ain (zat) najisnya, lalu basuh dengan air hingga hilang bau, warna, dan rasanya. Untuk najis mukhaffafah, cukup dengan memercikkan air ke area yang terkena najis hingga rata, tanpa perlu digosok atau dibilas berulang kali, asalkan najisnya berupa air kencing bayi laki-laki yang hanya minum ASI dan belum makan makanan lain.
5. Tata Cara Bersuci dari Hadas Kecil (Wudu)
Wudu adalah cara bersuci dari hadas kecil. Rukun wudu ada enam: 1. Niat (niat berwudu dalam hati). 2. Membasuh muka. 3. Membasuh kedua tangan sampai siku. 4. Mengusap sebagian kepala. 5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki. 6. Tertib (berurutan). Sunah-sunah wudu antara lain berkumur, membersihkan hidung, mengusap telinga, dan mengulang basuhan tiga kali. Wudu harus dilakukan dengan air suci mensucikan dan mengalir.
6. Tata Cara Bersuci dari Hadas Besar (Mandi Wajib)
Mandi wajib adalah cara bersuci dari hadas besar. Rukun mandi wajib ada dua: 1. Niat (niat menghilangkan hadas besar karena junub/haid/nifas). 2. Meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk sela-sela rambut dan kulit. Sunah-sunah mandi wajib antara lain membaca basmalah, membersihkan kemaluan, berwudu terlebih dahulu, menggosok tubuh, dan mendahulukan bagian kanan. Mandi wajib harus menggunakan air suci mensucikan dan memastikan seluruh anggota tubuh terbasahi air.
7. Hikmah Bersuci
Bersuci memiliki banyak hikmah. Pertama, sebagai syarat sah ibadah, menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT. Kedua, menjaga kebersihan dan kesehatan diri dari berbagai penyakit yang disebabkan kotoran. Ketiga, menumbuhkan rasa nyaman dan percaya diri dalam berinteraksi sosial. Keempat, melatih kedisiplinan dan kerapian. Kelima, membersihkan jiwa dan raga, sehingga hati menjadi lebih tenang dan siap beribadah dengan khusyuk. Dengan bersuci, seorang muslim senantiasa menjaga kesucian lahir dan batinnya.
Rangkuman: Taharah adalah bersuci dari najis dan hadas, kunci sahnya ibadah. Najis adalah kotoran syariat yang terbagi menjadi mughallazhah (berat), mutawassithah (sedang), dan mukhaffafah (ringan), masing-masing dengan cara membersihkan yang berbeda. Hadas adalah kondisi tidak suci pada diri, terbagi hadas kecil (disucikan dengan wudu) dan hadas besar (disucikan dengan mandi wajib). Memahami dan mempraktikkan taharah penting untuk kebersihan, kesehatan, dan kesempurnaan ibadah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Taharah | Bersuci dari najis dan hadas. |
| Najis | Kotoran yang menghalangi sahnya ibadah. |
| Hadas | Keadaan tidak suci pada diri yang menghalangi ibadah. |
| Wudu | Bersuci dari hadas kecil dengan membasuh anggota tubuh tertentu. |
| Mandi Wajib | Bersuci dari hadas besar dengan meratakan air ke seluruh tubuh. |
| Mughallazhah | Najis berat (anjing dan babi). |
| Mutawassithah | Najis sedang (darah, kotoran). |
| Mukhaffafah | Najis ringan (air kencing bayi laki-laki). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bersuci dari Najis dan Hadis" mata pelajaran Fikih Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Bersuci dari Najis dan Hadis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fikih Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
ThaharahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopShalat Fardhu Lima WaktuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopShalat BerjamaahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDzikir dan DoaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Shalat JumatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat Jamak dan QasharBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat dalam Keadaan DaruratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat SunnahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Fikih lain yang sudah tersedia
Taharah (Bersuci dari Hadas dan Najis)Fikih Kelas VII MTsBab 6 sampai Bab 9Fikih Kelas VII MTsSalat Fardu Lima WaktuFikih Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar Fikih Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fikih kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bersuci dari Najis dan Hadis pada Fikih MTs, Fase D, elemen Fikih.
Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bersuci dari Najis dan Hadis untuk Fikih kelas VII.
Apakah modul ajar Fikih materi Bersuci dari Najis dan Hadis ini gratis?
Ya. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bersuci dari Najis dan Hadis ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bersuci dari Najis dan Hadis dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fikih kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bersuci dari Najis dan Hadis tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bersuci dari Najis dan Hadis untuk Fikih kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bersuci dari Najis dan Hadis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Fikih ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Bersuci dari Najis dan Hadis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.