MTsKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Fikih Kelas VII
Bersuci dari Najis dan Hadis

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Taharah adalah bersuci dari najis dan hadas, kunci sahnya ibadah. Najis adalah kotoran syariat yang terbagi menjadi mughallazhah (berat), mutawassithah (sedang), dan mukhaffafah (ringan), masing-masing dengan cara membersihkan yang berbeda. Hadas adalah kondisi tidak suci pada diri, terbagi hadas kecil (disucikan dengan wudu) dan hadas besar (disucikan dengan mandi wajib). Memahami dan mempraktikkan taharah penting untuk kebersihan, kesehatan, dan kesempurnaan ibadah.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bersuci dari Najis dan Hadis
Fikih · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bersuci dari Najis dan Hadis
Fikih · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFikih
Fase / KelasD / VII
Materi PokokBersuci dari Najis dan Hadis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal konsep kebersihan dalam Islam dan beberapa praktik wudu atau mandi wajib secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
    Peserta didik menunjukkan kesadaran beribadah dan menjaga kebersihan sebagai implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis jenis-jenis najis dan hadas, serta membedakan cara bersuci yang tepat sesuai syariat.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik aktif berinteraksi dan berbagi pengetahuan dalam kelompok untuk menyelesaikan masalah terkait bersuci.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025
Elemen / DomainFikih
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menerapkan ketentuan fikih tentang taharah (bersuci) dari najis dan hadas, ibadah salat, puasa, zakat, dan haji/umrah, serta muamalah dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata najis adalah darah, nanah, air kencing, dan kotoran hewan; contoh hadas adalah buang air kecil/besar dan junub.
KonseptualBersuci (taharah) adalah aktivitas menghilangkan najis dan hadas dari diri, pakaian, atau tempat untuk sah beribadah.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah membersihkan najis dan tata cara bersuci dari hadas kecil maupun hadas besar.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya taharah sebagai syarat sah ibadah dan kebersihan sebagai bagian dari iman, serta mampu mengevaluasi pemahaman diri tentang praktik bersuci.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan menjaga kesucian sebagai wujud ketaatan kepada perintah Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk mencari pengetahuan tentang fikih taharah dari berbagai sumber dan menganalisisnya secara kritis.
3. Cinta LingkunganMembiasakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan madrasah serta tempat ibadah sebagai cerminan ajaran Islam.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan diri sebagai bentuk penghargaan terhadap tubuh dan hak orang lain atas lingkungan bersih.
5. Cinta Tanah AirMengembangkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan sebagai bagian dari karakter bangsa yang berbudaya bersih.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas dengan benar.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya sesuai syariat Islam secara tepat.
  3. Melalui simulasi praktik, peserta didik dapat mendemonstrasikan tata cara membersihkan najis mughallazhah, mutawassithah, dan mukhaffafah sesuai ketentuan fikih dengan runtut.
  4. Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik mampu menganalisis perbedaan hadas kecil dan hadas besar, serta cara bersuci dari keduanya dengan tepat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mempraktikkan tata cara wudu dan mandi wajib sesuai sunah Rasulullah SAW secara mandiri.
  6. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis hikmah bersuci dari najis dan hadas dalam kehidupan sehari-hari dengan kritis.
Halaman 2 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep bersuci dari najis dan hadas tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga pondasi penting dalam menjaga kebersihan fisik dan spiritual, serta syarat utama diterimanya ibadah kepada Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus bersuci sebelum salat, dan apakah semua kotoran itu najis?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks panduan bersuci dan menyajikan informasi secara lisan dan tulisan.
Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami konsep kebersihan dan kesehatan tubuh serta dampak kotoran/najis terhadap kesehatan.
Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai wujud warga negara yang baik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membimbing peserta didik mempraktikkan wudu dan mandi wajib di rumah serta menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang bersih dan nyaman, dilengkapi area praktik wudu atau kamar mandi yang memadai, serta akses air bersih yang mudah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial wudu dan mandi wajib dari sumber terpercaya, aplikasi panduan fikih sederhana, dan platform diskusi daring untuk studi kasus.
Halaman 3 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Bersih-Kotor: Guru menyebutkan kata-kata, peserta didik berdiri jika bersih dan duduk jika kotor. Contoh: sabun, lumpur, wudu, sampah.
  1. Guru mengucapkan salam, meminta ketua kelas memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa yang kalian lakukan jika pakaian kalian terkena kotoran? Mengapa kebersihan itu penting dalam Islam?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami pengertian taharah, najis, dan hadas, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa bedanya kotoran biasa dengan najis yang membuat ibadah tidak sah?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar situasi yang berkaitan dengan kebersihan dan kotoran (misalnya, orang berwudu, tempat yang kotor, darah, air kencing) dan meminta peserta didik mengamatinya.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu menuliskan pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui dari gambar tersebut, kemudian berdiskusi singkat dengan teman sebangku.
  3. Pengumpulan data: Guru membagikan bahan ajar singkat tentang pengertian taharah, najis, dan hadas. Peserta didik membaca dan mencatat poin-poin penting.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan temuan mereka dari bahan ajar dan mencoba merumuskan pengertian taharah, najis, dan hadas dengan bahasa sendiri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan rumusan pengertian mereka dengan sumber lain yang diberikan guru (misalnya, kamus istilah fikih sederhana) untuk memverifikasi pemahaman mereka.
  2. Guru berkeliling membimbing kelompok dan memastikan setiap peserta didik berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang pengertian taharah, najis, dan hadas di depan kelas.
  2. Umpan balik: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta guru memberikan koreksi dan penguatan terhadap presentasi.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan pengertian taharah sebagai kesucian, najis sebagai kotoran yang menghalangi sahnya ibadah, dan hadas sebagai keadaan tidak suci pada diri.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran hari ini.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu hal yang paling disukai dari pembelajaran, lalu memberikan pujian atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas membaca materi selanjutnya tentang jenis-jenis najis dan hadas, kemudian menutup pelajaran dengan doa kafaratul majelis.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya sesuai syariat Islam secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar Najis: Guru menunjukkan gambar benda-benda, peserta didik menebak apakah itu najis atau bukan. Contoh: kotoran ayam, debu, air hujan, darah.
  1. Guru mengucapkan salam, meminta peserta didik untuk berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Jika kalian melihat kotoran hewan di jalan, apakah itu najis? Jika iya, najis jenis apa?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu tahu jenis najis dan hadas? Apakah cara membersihkannya sama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek atau studi kasus tentang seseorang yang bingung membedakan jenis najis dan cara membersihkannya, misalnya pakaian terkena air liur anjing, darah, atau muntahan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan LKPD yang berisi skenario masalah terkait identifikasi dan klasifikasi najis serta hadas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompoknya mencari informasi dari buku teks, bahan ajar, atau sumber digital yang relevan untuk mengklasifikasikan najis (mughallazhah, mutawassithah, mukhaffafah) dan hadas (kecil, besar) beserta contoh-contohnya.
  2. Peserta didik mengisi LKPD dengan hasil identifikasi dan klasifikasi mereka, termasuk alasan syar'i di balik klasifikasi tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi najis dan hadas mereka, menjelaskan contoh-contohnya, dan memecahkan studi kasus yang ada di LKPD.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau perbandingan hasil. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan klarifikasi jika ada perbedaan pemahaman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis najis dan hadas serta contoh-contohnya.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menyebutkan satu hal yang paling menantang dan satu hal yang paling mudah dalam pembelajaran hari ini, lalu memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok yang baik.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas mencari dalil-dalil tentang najis dan hadas, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Najis dan HadasNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis najis dan hadas, serta menentukan cara bersuci yang tepat.

Alat & bahan: Buku Fikih, alat tulis, lembar kerja, gambar 1.

Langkah kerja:

  1. Tuliskan jenis najis setiap benda pada tabel berikut, lalu jelaskan cara menyucikannya.
    Macam-macam najisBendaJenis najisNanahBabiMuntahKencing bayi laki-laki
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 1 tentang berbagai situasi kebersihan dan kotoran. Lingkari yang termasuk najis atau hadas.
  3. Bacalah kasus-kasus di bawah ini. Identifikasi apakah termasuk najis atau hadas, dan tentukan jenisnya (mughallazhah/mutawassithah/mukhaffafah untuk najis; kecil/besar untuk hadas).
  4. Diskusikan dalam kelompok cara bersuci yang tepat untuk setiap kasus, lalu tuliskan langkah-langkahnya secara singkat.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kebersihan dalam Islam?
  2. Menurutmu, apakah semua kotoran itu najis?
  3. Bagaimana cara kamu membersihkan diri setelah buang air kecil?
  4. Apakah kamu tahu apa itu wudu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik simulasi, serta penilaian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tulis pilihan ganda dan esai tentang konsep taharah, najis, hadas, dan cara bersuci, serta penilaian praktik wudu dan mandi wajib.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian taharah, najis, dan hadas.Pengertian taharah, najis, dan hadas.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Mengklasifikasikan jenis-jenis najis dan hadas beserta contohnya.Jenis-jenis najis (mughallazhah, mutawassithah, mukhaffafah) dan hadas (kecil, besar).2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Mendemonstrasikan tata cara membersihkan najis mughallazhah, mutawassithah, dan mukhaffafah.Praktik membersihkan najis.2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
4Menganalisis perbedaan hadas kecil dan hadas besar, serta cara bersuci dari keduanya.Perbedaan hadas kecil dan hadas besar, cara bersuci (wudu dan mandi wajib).2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bersuci atau taharah adalah salah satu ajaran pokok dalam Islam yang sangat penting. Ia merupakan kunci diterimanya berbagai ibadah, terutama salat. Modul ini akan membimbingmu memahami apa itu najis dan hadas, jenis-jenisnya, serta bagaimana cara membersihkannya agar kita selalu dalam keadaan suci dan ibadah kita diterima Allah SWT.

1. Pengertian Taharah
Taharah (الطهارة) secara bahasa berarti bersih atau suci dari kotoran. Secara istilah syariat, taharah adalah membersihkan diri dari najis dan hadas. Najis adalah kotoran yang menghalangi sahnya ibadah, sedangkan hadas adalah keadaan tidak suci pada diri seorang muslim yang menghalangi sahnya ibadah tertentu. Taharah mencakup kebersihan fisik dan spiritual, menjadi syarat utama sebelum melaksanakan ibadah seperti salat, tawaf, dan menyentuh mushaf Al-Qur'an. Kebersihan adalah sebagian dari iman, sehingga taharah sangat ditekankan dalam Islam.

2. Pengertian Najis dan Jenis-jenisnya
Najis adalah segala sesuatu yang dianggap kotor menurut syariat Islam dan menghalangi sahnya ibadah. Najis terbagi menjadi tiga jenis utama: 1. Najis Mughallazhah (berat): Najis yang berasal dari anjing dan babi. Cara membersihkannya dengan membasuh tujuh kali, salah satunya dengan air bercampur tanah. 2. Najis Mutawassithah (sedang): Najis selain mughallazhah dan mukhaffafah, seperti darah, nanah, kotoran manusia/hewan (selain anjing dan babi), muntah, bangkai (selain ikan dan belalang), dan air kencing (selain bayi laki-laki yang hanya minum ASI). Cara membersihkannya dengan menghilangkan zat, bau, dan warnanya dengan air mengalir. 3. Najis Mukhaffafah (ringan): Najis berupa air kencing bayi laki-laki yang belum berusia dua tahun dan hanya mengonsumsi ASI. Cara membersihkannya cukup dengan memercikkan air ke area yang terkena najis.

3. Pengertian Hadas dan Jenis-jenisnya
Hadas adalah kondisi tidak suci pada seseorang yang menghalangi sahnya ibadah tertentu. Hadas terbagi menjadi dua jenis: 1. Hadas Kecil: Kondisi tidak suci yang disebabkan oleh keluarnya sesuatu dari dua jalan (qubul dan dubur) seperti buang air kecil, buang air besar, buang angin, atau menyentuh kemaluan tanpa alas. Cara bersucinya adalah dengan berwudu (وضوء). 2. Hadas Besar: Kondisi tidak suci yang disebabkan oleh junub (setelah berhubungan suami istri atau mimpi basah), haid, nifas, atau melahirkan. Cara bersucinya adalah dengan mandi wajib (غسل).

4. Tata Cara Bersuci dari Najis
Membersihkan najis harus sesuai dengan jenisnya. Untuk najis mughallazhah, basuhlah area yang terkena najis tujuh kali, salah satunya dengan air yang dicampur tanah (debu suci). Untuk najis mutawassithah, hilangkan terlebih dahulu 'ain (zat) najisnya, lalu basuh dengan air hingga hilang bau, warna, dan rasanya. Untuk najis mukhaffafah, cukup dengan memercikkan air ke area yang terkena najis hingga rata, tanpa perlu digosok atau dibilas berulang kali, asalkan najisnya berupa air kencing bayi laki-laki yang hanya minum ASI dan belum makan makanan lain.

5. Tata Cara Bersuci dari Hadas Kecil (Wudu)
Wudu adalah cara bersuci dari hadas kecil. Rukun wudu ada enam: 1. Niat (niat berwudu dalam hati). 2. Membasuh muka. 3. Membasuh kedua tangan sampai siku. 4. Mengusap sebagian kepala. 5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki. 6. Tertib (berurutan). Sunah-sunah wudu antara lain berkumur, membersihkan hidung, mengusap telinga, dan mengulang basuhan tiga kali. Wudu harus dilakukan dengan air suci mensucikan dan mengalir.

6. Tata Cara Bersuci dari Hadas Besar (Mandi Wajib)
Mandi wajib adalah cara bersuci dari hadas besar. Rukun mandi wajib ada dua: 1. Niat (niat menghilangkan hadas besar karena junub/haid/nifas). 2. Meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk sela-sela rambut dan kulit. Sunah-sunah mandi wajib antara lain membaca basmalah, membersihkan kemaluan, berwudu terlebih dahulu, menggosok tubuh, dan mendahulukan bagian kanan. Mandi wajib harus menggunakan air suci mensucikan dan memastikan seluruh anggota tubuh terbasahi air.

7. Hikmah Bersuci
Bersuci memiliki banyak hikmah. Pertama, sebagai syarat sah ibadah, menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT. Kedua, menjaga kebersihan dan kesehatan diri dari berbagai penyakit yang disebabkan kotoran. Ketiga, menumbuhkan rasa nyaman dan percaya diri dalam berinteraksi sosial. Keempat, melatih kedisiplinan dan kerapian. Kelima, membersihkan jiwa dan raga, sehingga hati menjadi lebih tenang dan siap beribadah dengan khusyuk. Dengan bersuci, seorang muslim senantiasa menjaga kesucian lahir dan batinnya.

Rangkuman: Taharah adalah bersuci dari najis dan hadas, kunci sahnya ibadah. Najis adalah kotoran syariat yang terbagi menjadi mughallazhah (berat), mutawassithah (sedang), dan mukhaffafah (ringan), masing-masing dengan cara membersihkan yang berbeda. Hadas adalah kondisi tidak suci pada diri, terbagi hadas kecil (disucikan dengan wudu) dan hadas besar (disucikan dengan mandi wajib). Memahami dan mempraktikkan taharah penting untuk kebersihan, kesehatan, dan kesempurnaan ibadah.

Halaman 9 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TaharahBersuci dari najis dan hadas.
NajisKotoran yang menghalangi sahnya ibadah.
HadasKeadaan tidak suci pada diri yang menghalangi ibadah.
WuduBersuci dari hadas kecil dengan membasuh anggota tubuh tertentu.
Mandi WajibBersuci dari hadas besar dengan meratakan air ke seluruh tubuh.
MughallazhahNajis berat (anjing dan babi).
MutawassithahNajis sedang (darah, kotoran).
MukhaffafahNajis ringan (air kencing bayi laki-laki).
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bersuci dari Najis dan Hadis" mata pelajaran Fikih Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Bersuci dari Najis dan Hadis — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIIPeta Konsep
Bersuci dari Najis dan HadisPengertian TaharahPengertian Najis dan Jenis-jenisnyaPengertian Hadas dan Jenis-jenisnyaTata Cara Bersuci dari NajisTata Cara Bersuci dari Hadas Kecil (Wudu)
Dari sub-bab Bersuci dari Najis dan HadisHalaman 12
Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaFikih · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bersuci dari Najis dan Hadis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Fikih kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bersuci dari Najis dan Hadis pada Fikih MTs, Fase D, elemen Fikih.

Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bersuci dari Najis dan Hadis untuk Fikih kelas VII.

Apakah modul ajar Fikih materi Bersuci dari Najis dan Hadis ini gratis?

Ya. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bersuci dari Najis dan Hadis ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bersuci dari Najis dan Hadis dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Fikih kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bersuci dari Najis dan Hadis tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bersuci dari Najis dan Hadis untuk Fikih kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bersuci dari Najis dan Hadis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bersuci dari Najis dan Hadis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Fikih ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Bersuci dari Najis dan Hadis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Fikih MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.