MTsKelas IXFase D📘 Bab 2.1Semester 1

Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Zat Aditif

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Zat aditif adalah bahan tambahan pada makanan dan minuman untuk memperbaiki kualitas, rasa, warna, atau daya simpan. Jenisnya meliputi pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap. Zat aditif bisa alami maupun buatan. Penting untuk memahami perbedaan keduanya dan dampak masing-masing terhadap kesehatan, agar kita dapat membuat pilihan makanan dan minuman yang bijak untuk menjaga kesehatan tubuh.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Zat Aditif
IPA · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Zat Aditif
IPA · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / IX
Materi PokokZat Aditif
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar materi dan perubahannya serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman IPA
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai jenis zat aditif dalam makanan dan minuman, serta memahami dampak positif dan negatifnya terhadap kesehatan manusia berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan ajaran agama.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak makanan dan minuman kemasan yang kita konsumsi sehari-hari mengandung berbagai jenis zat aditif.
KonseptualZat aditif adalah bahan yang ditambahkan pada makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas, rasa, warna, atau daya simpannya.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi jenis-jenis zat aditif, membaca label kemasan, dan melakukan uji sederhana untuk mendeteksi zat aditif tertentu.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya kritis terhadap informasi pada label makanan dan minuman serta bertanggung jawab dalam memilih asupan yang sehat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan manfaat, termasuk bahan makanan, dan mendorong kita untuk memilih yang halal dan thoyyib.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk mencari pengetahuan tentang zat aditif melalui observasi dan eksperimen, serta mengembangkan penalaran kritis dalam memilih makanan.
3. Cinta LingkunganMeningkatkan kesadaran akan dampak zat aditif terhadap lingkungan melalui proses produksi dan pembuangan limbah, serta mendorong praktik konsumsi yang bertanggung jawab.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan kesadaran diri untuk menjaga kesehatan tubuh dengan memilih asupan makanan yang sehat dan minim zat aditif buatan, serta berbagi informasi dengan sesama.
5. Cinta Tanah AirMengenali dan menghargai produk pangan lokal yang menggunakan zat aditif alami, serta mendukung industri pangan yang berpegang pada standar kesehatan dan keamanan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan label kemasan makanan dan minuman, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dengan tepat.
  2. Dengan melakukan uji sederhana, peserta didik dapat mendeteksi keberadaan pewarna buatan pada makanan atau minuman secara akurat.
  3. Dengan membaca informasi gizi pada label kemasan, peserta didik dapat menyajikan contoh makanan dan minuman yang mengandung zat aditif alami dan buatan secara benar.
  4. Setelah memahami materi, peserta didik dapat menyusun rekomendasi makanan dan minuman sehat yang minim zat aditif buatan untuk dikonsumsi sehari-hari secara bertanggung jawab.
Halaman 2 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Zat aditif yang sering kita temukan dalam makanan dan minuman memiliki fungsi dan dampak yang beragam bagi tubuh, sehingga penting bagi kita untuk memilih makanan dan minuman secara bijak agar terhindar dari dampak negatifnya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa makanan ringan yang kita beli bisa memiliki warna yang sangat cerah dan rasa yang kuat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis informasi pada label kemasan makanan dan minuman.
Pendidikan Agama Islam: Memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang halal dan thoyyib (baik dan sehat) sesuai ajaran agama.
Seni Budaya: Membedakan estetika warna alami dan buatan pada makanan dan minuman.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mengidentifikasi zat aditif pada produk makanan di rumah dan mendiskusikan pilihan makanan sehat.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan praktik uji sederhana, dengan akses ke sumber air dan tempat pembuangan sampah yang memadai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan internet untuk mencari informasi tambahan tentang jenis-jenis zat aditif, dampaknya, serta contoh makanan dan minuman sehat.
Halaman 3 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan label kemasan makanan dan minuman, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar makanan dan minuman kemasan yang beragam dan bertanya, 'Apa saja yang kalian perhatikan pada kemasan makanan dan minuman ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi zat aditif pada makanan dan minuman serta pertanyaan pemantik tentang pewarna dan rasa kuat pada makanan ringan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang proses pembuatan makanan kemasan yang menggunakan berbagai zat aditif, lalu bertanya: 'Apa yang membuat makanan ini bertahan lama dan memiliki warna menarik?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 serta beberapa contoh label kemasan makanan/minuman.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengamati label kemasan makanan dan minuman yang dibagikan untuk mencari informasi tentang komposisi bahan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mengidentifikasi bahan-bahan yang termasuk zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dari daftar komposisi pada label kemasan.
  2. Peserta didik mencatat temuan mereka mengenai jenis-jenis zat aditif yang ditemukan pada setiap produk ke dalam tabel di LKPD 1.
  3. Peserta didik mendiskusikan fungsi dari setiap zat aditif yang mereka temukan berdasarkan informasi pada label atau pengetahuan awal mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi zat aditif dari label kemasan yang mereka amati di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan mengenai presentasi, serta membandingkan hasil temuan antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap hasil identifikasi zat aditif yang telah dilakukan peserta didik dan meluruskan miskonsepsi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis zat aditif yang telah diidentifikasi dan fungsinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan pentingnya membaca label kemasan sebelum mengonsumsi produk.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi tentang dampak zat aditif bagi kesehatan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan uji sederhana, peserta didik dapat mendeteksi keberadaan pewarna buatan pada makanan atau minuman secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru bertanya, 'Apakah kalian yakin pewarna pada makanan itu aman? Bagaimana cara kita membuktikannya?' untuk menghubungkan dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mendeteksi pewarna buatan pada makanan/minuman dan pertanyaan pemantik tentang keamanan pewarna.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar berbagai makanan dengan warna mencolok dan video singkat tentang uji pewarna buatan pada makanan.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik merumuskan pertanyaan terkait cara mendeteksi pewarna buatan pada sampel makanan/minuman yang dibawa.
  3. Guru membagikan LKPD 2 dan mengarahkan peserta didik untuk bekerja dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Setiap kelompok menyiapkan alat dan bahan untuk uji pewarna buatan seperti yang tertera di LKPD 2, termasuk sampel makanan/minuman yang dibawa dari rumah.
  2. Pengolahan data: Peserta didik melakukan uji sederhana (misalnya, uji kertas saring atau uji benang wol) untuk mendeteksi keberadaan pewarna buatan pada sampel makanan/minuman.
  3. Peserta didik mencatat hasil pengamatan mereka pada tabel di LKPD 2, termasuk perubahan warna atau indikasi lain yang muncul.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil uji mereka dengan referensi atau data yang diberikan guru untuk menentukan apakah sampel mereka mengandung pewarna buatan.
  2. Menarik kesimpulan: Peserta didik menyimpulkan tentang jenis pewarna yang ditemukan pada sampel mereka dan mendiskusikan implikasinya terhadap kesehatan.
  3. Guru memberikan umpan balik terhadap hasil percobaan dan kesimpulan kelompok, serta menguatkan pemahaman tentang pewarna alami dan buatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil percobaan uji pewarna buatan dan pentingnya memilih makanan dengan pewarna alami.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil percobaan mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut untuk menyusun rekomendasi makanan sehat dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDeteksi Zat Aditif di Sekitarku
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi jenis zat aditif pada label kemasan dan mendeteksi pewarna buatan pada sampel makanan/minuman.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pernahkah kamu bertanya mengapa makanan kemasan favoritmu memiliki warna yang cerah atau rasa yang sangat kuat? Jawabannya terletak pada zat aditif, bahan tambahan yang sengaja dimasukkan ke dalam makanan dan minuman.

Alat & bahan: Label kemasan makanan/minuman, sampel makanan/minuman berwarna, kertas saring, benang wol, air panas, gelas bening, sendok, pipet

Langkah kerja:

  1. Amati label kemasan makanan/minuman yang kamu bawa dan catat semua bahan penyusunnya.
    Label Komposisi MinumanMinuman Segar Rasa JerukKomposisi:Air, Gula, Asam Sitrat, Perisa Jeruk,Pewarna Kuning FCF CI 15985,Pengawet Kalium SorbatBPOM RI MD 123456789012
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Identifikasi bahan-bahan yang termasuk zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dan catat jenisnya pada tabel.
  3. Lakukan uji kertas saring atau benang wol untuk mendeteksi pewarna buatan pada sampel makanan/minuman berwarna yang kamu bawa.
  4. Catat hasil pengamatan uji pewarna (perubahan warna, noda pada kertas/benang) pada tabel.
  5. Diskusikan hasil temuanmu dengan kelompok dan simpulkan keberadaan zat aditif pada produk yang diuji.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang bahan-bahan yang ditambahkan pada makanan selain bahan utamanya?
  2. Mengapa beberapa makanan kemasan bisa bertahan lebih lama dibandingkan makanan rumahan?
  3. Menurut kalian, apakah semua bahan tambahan pada makanan itu aman untuk dikonsumsi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi kelompok dalam diskusi dan praktik uji pewarna, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai tentang jenis, fungsi, dampak, dan deteksi zat aditif.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) pada label kemasan.Jenis-jenis zat aditif dan fungsinya.2 JPpenalaran kritis
2Mendeteksi keberadaan pewarna buatan pada makanan/minuman melalui uji sederhana.Pewarna alami dan buatan, cara uji sederhana.2 JPkesehatan
3Menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan zat aditif bagi kesehatan manusia.Dampak zat aditif bagi kesehatan.2 JPkesehatan
Halaman 8 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pernahkah kamu bertanya mengapa makanan kemasan favoritmu memiliki warna yang cerah atau rasa yang sangat kuat? Jawabannya terletak pada zat aditif, bahan tambahan yang sengaja dimasukkan ke dalam makanan dan minuman. Zat aditif memiliki peran penting dalam industri pangan, namun kita juga perlu memahami jenis dan dampaknya bagi kesehatan.

1. Pengertian Zat Aditif
Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan atau minuman dalam jumlah kecil saat proses pengolahan, penyimpanan, atau pengemasan. Penambahan ini bertujuan untuk memperbaiki tampilan, cita rasa, tekstur, nilai gizi, atau memperpanjang daya simpan produk. Zat aditif dapat berasal dari bahan alami maupun sintesis kimia. Contohnya, garam yang ditambahkan pada masakan adalah salah satu bentuk zat aditif.

2. Jenis-jenis Zat Aditif
Zat aditif dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya. Pewarna digunakan untuk membuat makanan terlihat lebih menarik, seperti karamel untuk minuman kola. Pemanis berfungsi memberikan rasa manis, baik alami (gula) maupun buatan (aspartam). Pengawet mencegah kerusakan makanan akibat mikroorganisme, contohnya natrium benzoat pada saus. Penyedap rasa meningkatkan cita rasa makanan, seperti monosodium glutamat (MSG) pada mi instan. Selain itu, ada juga pengemulsi, pengental, dan antioksidan.

3. Zat Aditif Alami dan Buatan
Zat aditif alami umumnya berasal dari bahan-bahan alami dan relatif aman jika dikonsumsi dalam batas wajar. Contoh pewarna alami adalah kunyit (kuning), daun suji (hijau), dan buah naga (merah). Pemanis alami seperti gula aren dan madu. Sementara itu, zat aditif buatan atau sintesis dibuat melalui proses kimia di laboratorium. Contoh pewarna buatan adalah tartrazin (kuning) dan amaranth (merah). Pemanis buatan seperti sakarin dan siklamat sering digunakan pada produk diet. Penggunaan zat aditif buatan perlu diwaspadai karena beberapa di antaranya dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

4. Dampak Zat Aditif pada Kesehatan
Penggunaan zat aditif, terutama yang buatan, dapat memiliki dampak positif dan negatif. Positifnya, makanan menjadi lebih awet, menarik, dan lezat. Namun, dampak negatifnya bisa berupa reaksi alergi pada beberapa orang, gangguan pencernaan, bahkan risiko penyakit jangka panjang seperti kanker jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus. Penting untuk selalu membaca label kemasan untuk mengetahui jenis dan jumlah zat aditif yang terkandung dalam produk, serta memilih produk yang aman dan sehat.

Rangkuman: Zat aditif adalah bahan tambahan pada makanan dan minuman untuk memperbaiki kualitas, rasa, warna, atau daya simpan. Jenisnya meliputi pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap. Zat aditif bisa alami maupun buatan. Penting untuk memahami perbedaan keduanya dan dampak masing-masing terhadap kesehatan, agar kita dapat membuat pilihan makanan dan minuman yang bijak untuk menjaga kesehatan tubuh.

Halaman 9 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Zat aditifBahan yang ditambahkan pada makanan atau minuman untuk tujuan tertentu.
PewarnaZat aditif untuk memberikan warna pada makanan atau minuman.
PemanisZat aditif untuk memberikan rasa manis pada makanan atau minuman.
PengawetZat aditif untuk mencegah kerusakan makanan atau minuman.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Zat Aditif" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Zat Aditif — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Zat Aditif ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXPeta Konsep
Zat AditifPengertian Zat AditifJenis-jenis Zat AditifZat Aditif Alami dan BuatanDampak Zat Aditif pada Kesehatan
Dari sub-bab Zat AditifHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 2 · Zat Aditif dan Zat Adiktif

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 2Zat Aditif dan Zat AdiktifModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Zat AditifSedang Anda buka2.2Zat Adiktif

Bukan Zat Aditif yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Zat Aditif pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman IPA.

Modul Zat Aditif ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPA materi Zat Aditif ini gratis?

Ya. Modul Zat Aditif untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Zat Aditif ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Zat Aditif ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Zat Aditif dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Zat Aditif ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Zat Aditif tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Zat Aditif untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Zat Aditif ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Zat Aditif beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Zat Aditif yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.