MTsKelas VIIIFase D

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Usaha dalam fisika terjadi jika ada gaya yang menyebabkan perpindahan searah gaya, dihitung dengan W = F x s. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha, hadir dalam berbagai bentuk seperti kinetik, potensial, listrik, dan kimia. Hukum Kekekalan Energi menjelaskan bahwa energi hanya berubah bentuk, tidak diciptakan atau dimusnahkan. Konsep ini mendasari semua aktivitas dan fenomena di kehidupan sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari
IPA · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari
IPA · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokUsaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep gaya dan gerak serta dapat mengidentifikasi berbagai bentuk energi di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis konsep usaha, energi, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk perubahan bentuk energi dan hukum kekekalan energi, untuk menjelaskan fenomena alam dan teknologi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualUsaha dilakukan ketika kamu mendorong meja, dan energi kinetik dimiliki oleh bola yang sedang bergerak.
KonseptualUsaha didefinisikan sebagai hasil kali gaya dan perpindahan benda searah gaya, sedangkan energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.
ProseduralPeserta didik akan belajar menghitung besar usaha dan berbagai bentuk energi serta menganalisis perubahan energi dalam suatu peristiwa.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana konsep fisika tentang usaha dan energi ini menjelaskan banyak peristiwa di sekitar mereka, serta pentingnya menghemat energi.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali energi sebagai karunia Allah SWT dan bertanggung jawab dalam menggunakannya secara bijak demi keberlangsungan hidup.
2. Cinta IlmuBersemangat dalam menyelidiki konsep usaha dan energi melalui percobaan serta analisis, untuk memperkaya pemahaman ilmiah.
3. Cinta LingkunganMemahami bahwa penghematan energi adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam yang terbatas.
4. Cinta Diri dan SesamaBerkolaborasi dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait usaha dan energi, serta menghargai setiap kontribusi anggota tim.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan konsep usaha dan energi untuk mengidentifikasi potensi energi terbarukan di Indonesia demi kemajuan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus nyata, peserta didik dapat mendefinisikan konsep usaha dalam fisika dengan tepat.
  2. Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menghitung besar usaha yang dilakukan pada suatu benda menggunakan rumus W = F x s secara akurat.
  3. Melalui studi literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk energi (potensial, kinetik, listrik, kimia, panas) dengan benar.
  4. Dengan mengamati fenomena sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan konsep hukum kekekalan energi dan perubahan bentuk energi dengan memberikan minimal tiga contoh.
  5. Melalui presentasi hasil penyelidikan, peserta didik dapat menghubungkan konsep usaha dan energi dengan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari secara kritis.
Halaman 2 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Konsep usaha dan energi tidak hanya sekadar rumus fisika, tetapi merupakan dasar untuk memahami bagaimana segala sesuatu bergerak dan berubah di alam semesta, yang relevan dengan aktivitas kita sehari-hari dan keberlangsungan lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita merasa lelah setelah mendorong tembok yang tidak bergerak, padahal secara fisika kita tidak melakukan usaha?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mensyukuri nikmat Allah SWT atas energi yang tersedia di alam dan tanggung jawab manusia dalam mengelola serta menghemat energi.
Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun laporan dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara runtut dan jelas.
Matematika: Penerapan konsep perkalian dan pembagian dalam perhitungan usaha dan energi, serta analisis data percobaan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai penggunaan energi di rumah dan pentingnya penghematan energi, serta membantu peserta didik mengidentifikasi contoh usaha dan energi dalam aktivitas keluarga.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan sekitar madrasah untuk mengamati fenomena usaha dan energi (misalnya, mendorong meja, mengangkat tas, atau mengamati gerak benda), serta mengakses internet di laboratorium komputer madrasah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi tentang usaha dan energi, simulasi interaktif perubahan energi, serta pencarian informasi dari sumber terpercaya di internet untuk mendukung studi literatur kelompok.
Halaman 3 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus nyata, peserta didik dapat mendefinisikan konsep usaha dalam fisika dengan tepat dan dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menghitung besar usaha yang dilakukan pada suatu benda menggunakan rumus W = F x s secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang orang yang mendorong mobil mogok atau mengangkat beban berat, lalu bertanya, 'Apa yang sedang dilakukan orang-orang ini? Apakah mereka melakukan usaha?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami konsep usaha dan menghitungnya, serta menjelaskan pertanyaan pemantik dan tahapan kegiatan yang akan dilakukan agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar orang yang mendorong tembok dan orang yang mendorong gerobak, kemudian meminta peserta didik untuk membandingkan mana yang melakukan usaha menurut fisika dan mengapa.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi skenario masalah dan panduan percobaan untuk mengidentifikasi konsep usaha.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk berdiskusi dan merumuskan hipotesis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi usaha, serta merencanakan langkah-langkah percobaan sederhana untuk menguji hipotesis tersebut.
  4. Setiap kelompok mengumpulkan data dengan melakukan percobaan pengukuran gaya dan perpindahan menggunakan dinamometer dan meteran, lalu mencatat hasilnya pada tabel di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok menganalisis data percobaan yang telah diperoleh, menghitung besar usaha menggunakan rumus W = F x s, dan membuat kesimpulan awal tentang konsep usaha.
  2. Setiap kelompok menyusun laporan singkat atau poster mini yang berisi definisi usaha, hasil percobaan, perhitungan, dan kesimpulan mereka.
  3. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan percobaan mereka di depan kelas, menjelaskan bagaimana mereka mendefinisikan usaha berdasarkan data yang diperoleh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan hasil dan kesimpulan dari setiap kelompok, mengidentifikasi perbedaan, dan mencari kesamaan definisi usaha.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang definisi usaha, satuan usaha (Joule), dan rumus perhitungan usaha, serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan bersama mengenai konsep usaha dan cara menghitungnya.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang masih membingungkan, kemudian memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik untuk menumbuhkan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang energi untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati fenomena sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan konsep hukum kekekalan energi dan perubahan bentuk energi dengan memberikan minimal tiga contoh dan melalui presentasi hasil penyelidikan, peserta didik dapat menghubungkan konsep usaha dan energi dengan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa yang terjadi pada energi yang digunakan untuk melakukan usaha? Apakah energi bisa hilang?' untuk mengaitkan dengan materi pertemuan sebelumnya dan memicu rasa ingin tahu.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami berbagai bentuk energi, hukum kekekalan energi, dan perubahan energi, serta menjelaskan pertanyaan pemantik dan tahapan kegiatan yang akan dilakukan agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video tentang roller coaster atau kincir air, kemudian bertanya, 'Energi apa saja yang terlibat dalam peristiwa ini? Bagaimana energi tersebut berubah dari satu bentuk ke bentuk lain?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang perubahan energi dan hukum kekekalan energi.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan studi literatur singkat (dari buku teks atau sumber digital yang disediakan) untuk mengidentifikasi berbagai bentuk energi (potensial, kinetik, listrik, kimia, panas) dan prinsip hukum kekekalan energi.
  4. Kelompok berdiskusi untuk menganalisis studi kasus di LKPD, mengidentifikasi bentuk-bentuk energi yang terlibat, dan menjelaskan perubahan energi yang terjadi serta bagaimana hukum kekekalan energi berlaku.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok membuat diagram alir atau peta konsep yang menggambarkan perubahan bentuk energi dalam studi kasus yang diberikan (misalnya, proses fotosintesis, penggunaan setrika listrik, atau gerak bandul).
  2. Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk menjelaskan diagram atau peta konsep mereka, serta memberikan contoh-contoh lain perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis dan diagram mereka di depan kelas, menjelaskan konsep perubahan energi dan hukum kekekalan energi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan presentasi antar kelompok, mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dalam pemahaman mereka tentang perubahan energi dan kekekalan energi.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep hukum kekekalan energi, menekankan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya berubah bentuk.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk menghubungkan konsep usaha dan energi dengan pentingnya penghematan energi dan isu-isu lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hubungan antara usaha dan energi, serta pentingnya hukum kekekalan energi dalam berbagai fenomena.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu komitmen pribadi terkait penghematan energi setelah mempelajari materi ini, lalu memberikan apresiasi atas seluruh upaya dan partisipasi peserta didik untuk menumbuhkan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan evaluasi singkat (soal pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman peserta didik dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenganalisis Usaha dan Energi!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengukur usaha yang dilakukan pada benda dan mengidentifikasi perubahan bentuk energi.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata 'usaha' dan 'energi'. Namun, dalam fisika, kedua istilah ini memiliki makna yang lebih spesifik dan terukur.

Alat & bahan: dinamometer, meteran, balok kayu, tali, stopwatch, bola

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar. Dorong balok kayu di atas meja sejauh 50 cm menggunakan dinamometer. Catat gaya dorong (F) dan perpindahan (s) yang terbaca.
    20 N
    Gambar 1. Gaya
  2. Ulangi langkah 1 dengan jarak dorong yang berbeda, yaitu 100 cm. Catat kembali gaya dorong dan perpindahan.
  3. Hitung besar usaha (W = F x s) untuk masing-masing percobaan dan catat hasilnya pada tabel.
  4. Amati bola yang jatuh dari ketinggian tertentu. Diskusikan bentuk energi apa saja yang terlibat dan bagaimana energi tersebut berubah selama bola bergerak.
  5. Diskusikan contoh lain perubahan energi di sekitarmu dan tuliskan minimal 2 contoh.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang gaya?
  2. Menurutmu, apa itu energi? Sebutkan contohnya!
  3. Berikan satu contoh kegiatan yang kamu anggap sebagai usaha!

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan presentasi, serta penilaian laporan hasil percobaan dan diagram perubahan energi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep usaha, energi, dan hukum kekekalan energi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mendefinisikan konsep usaha dalam fisikaKonsep Usaha2 JPpenalaran kritis
2Menghitung besar usaha yang dilakukan pada suatu bendaPerhitungan Usaha2 JPpenalaran kritis
3Mengidentifikasi berbagai bentuk energiBentuk-bentuk Energi2 JPkolaborasi
4Menjelaskan hukum kekekalan energi dan perubahan bentuk energiHukum Kekekalan Energi2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata 'usaha' dan 'energi'. Namun, dalam fisika, kedua istilah ini memiliki makna yang lebih spesifik dan terukur. Memahami konsep usaha dan energi sangat penting karena keduanya adalah dasar dari hampir semua fenomena alam dan teknologi yang kita jumpai. Modul ini akan membimbing kamu untuk menyelami lebih dalam tentang bagaimana usaha dilakukan dan bagaimana energi bekerja serta berubah di sekitar kita.

1. Konsep Usaha dalam Fisika
Dalam fisika, usaha (Work) didefinisikan sebagai besarnya energi yang disalurkan oleh gaya ke sebuah benda sehingga benda tersebut bergerak. Usaha terjadi jika ada gaya yang bekerja pada benda dan menyebabkan benda berpindah searah dengan arah gaya. Jika gaya bekerja tetapi tidak ada perpindahan, atau jika arah gaya tegak lurus dengan arah perpindahan, maka secara fisika tidak ada usaha yang dilakukan. Misalnya, kamu mendorong dinding dengan sekuat tenaga tetapi dinding tidak bergerak, maka kamu tidak melakukan usaha dalam konsep fisika. Satuan internasional untuk usaha adalah Joule (J).

2. Perhitungan Usaha
Besar usaha (W) dapat dihitung dengan rumus W = F x s, di mana F adalah besar gaya yang bekerja pada benda (dalam Newton, N) dan s adalah besar perpindahan benda (dalam meter, m) yang searah dengan gaya. Jadi, 1 Joule sama dengan 1 Newton-meter. Semakin besar gaya yang diberikan atau semakin jauh perpindahan benda, maka semakin besar pula usaha yang dilakukan. Contohnya, untuk memindahkan sebuah kotak sejauh 2 meter dengan gaya 10 Newton, usaha yang dilakukan adalah 20 Joule.

3. Bentuk-bentuk Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Energi dapat berwujud dalam berbagai bentuk. Beberapa bentuk energi yang umum kita temui antara lain energi kinetik (energi gerak), energi potensial (energi karena posisi atau ketinggian), energi listrik (energi akibat aliran muatan listrik), energi kimia (energi yang tersimpan dalam ikatan kimia), energi panas (energi termal), dan energi cahaya. Semua aktivitas kita, mulai dari berjalan hingga menyalakan lampu, melibatkan penggunaan atau perubahan energi.

4. Hukum Kekekalan Energi
Hukum Kekekalan Energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, melainkan hanya dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk energi lain. Jumlah total energi dalam suatu sistem tertutup akan selalu tetap. Misalnya, saat buah jatuh dari pohon, energi potensialnya berubah menjadi energi kinetik. Saat lampu menyala, energi listrik berubah menjadi energi cahaya dan energi panas. Pemahaman hukum ini sangat penting dalam menjelaskan berbagai fenomena alam dan prinsip kerja teknologi.

Rangkuman: Usaha dalam fisika terjadi jika ada gaya yang menyebabkan perpindahan searah gaya, dihitung dengan W = F x s. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha, hadir dalam berbagai bentuk seperti kinetik, potensial, listrik, dan kimia. Hukum Kekekalan Energi menjelaskan bahwa energi hanya berubah bentuk, tidak diciptakan atau dimusnahkan. Konsep ini mendasari semua aktivitas dan fenomena di kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
UsahaEnergi yang disalurkan gaya sehingga benda berpindah.
EnergiKemampuan untuk melakukan usaha.
GayaTarikan atau dorongan yang menyebabkan perubahan gerak.
PerpindahanPerubahan posisi benda dari titik awal ke titik akhir.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIPeta Konsep
Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hariKonsep Usaha dalam FisikaPerhitungan UsahaBentuk-bentuk EnergiHukum Kekekalan Energi
Dari sub-bab Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hariHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari untuk IPA kelas VIII.

Apakah modul ajar IPA materi Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini gratis?

Ya. Modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.