Modul Ajar & RPP IPS Kelas IX
Interaksi Antarnegara
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Interaksi Antarnegara |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang letak geografis Indonesia dan beberapa negara tetangga. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan budaya dalam konteks interaksi antarnegara sebagai wujud keimanan. - kewargaan — elemen: menghargai keberagaman
Peserta didik memahami dan menghargai keberagaman budaya serta peran Indonesia dalam kancah interaksi global. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik mampu menganalisis dampak positif dan negatif dari berbagai bentuk interaksi antarnegara secara objektif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Geografi, Ekonomi, dan Sosial |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep interaksi antarnegara, faktor pendorong dan penghambatnya, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya di Indonesia dan dunia, dengan perspektif sebagai warga negara global yang beriman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Interaksi antarnegara dapat dilihat dari kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang dalam sektor otomotif. |
| Konseptual | Konsep inti dari materi ini adalah interdependensi dan globalisasi yang mendorong negara-negara untuk berinteraksi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis data perdagangan internasional untuk mengidentifikasi pola interaksi antarnegara. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami perspektif global dalam menghadapi isu-isu dunia dan peran diri sebagai warga negara. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan kesadaran akan kebesaran Allah SWT sebagai pencipta alam semesta yang beragam, mendorong rasa syukur atas kekayaan alam dan budaya yang berbeda antarnegara. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat belajar untuk memahami dinamika global, mencari informasi akurat tentang interaksi antarnegara, dan mengembangkan wawasan luas tentang dunia. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan global yang timbul akibat interaksi antarnegara, serta pentingnya kerja sama internasional untuk pelestarian alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai perbedaan budaya, dan menjalin persaudaraan antarmanusia lintas negara sebagai wujud kasih sayang sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memperkuat rasa cinta tanah air dengan memahami peran strategis Indonesia di kancah global, serta berupaya menjaga kedaulatan dan kepentingan bangsa dalam interaksi internasional. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat interaksi antarnegara dengan tepat.
- Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk interaksi antarnegara dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya secara runtut.
- Dengan menganalisis data, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak positif interaksi antarnegara terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara minimal tiga contoh.
- Melalui studi literatur, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif interaksi antarnegara terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara minimal tiga contoh.
- Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran Indonesia dalam berbagai bentuk interaksi antarnegara sesuai kaidah presentasi yang baik.
- Dengan menyusun proyek simulasi, peserta didik dapat merancang solusi kreatif untuk mengatasi dampak negatif interaksi antarnegara secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami interaksi antarnegara membantu kita melihat bagaimana dunia saling terhubung dan memengaruhi satu sama lain, membentuk masa depan bersama.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa negara-negara di dunia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan satu sama lain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis laporan dan presentasi yang efektif tentang isu-isu global. Pendidikan Agama Islam: Membahas pentingnya toleransi, ukhuwah islamiyah, dan etika berinteraksi dengan bangsa lain sesuai ajaran Islam. Seni Budaya: Mengidentifikasi pengaruh budaya asing dan pelestarian budaya lokal dalam konteks globalisasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka berinteraksi dengan orang dari negara lain atau dampak produk asing di lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perangkat digital dan internet untuk riset. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai dan internet untuk mencari informasi, menganalisis data, membuat infografis, serta presentasi digital secara kolaboratif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat interaksi antarnegara dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Bendera: Guru menunjukkan gambar 5 bendera negara, peserta didik menebak nama negaranya. Kegiatan ini melatih kecepatan berpikir dan pengenalan awal negara.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk interaksi antarnegara dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tukar Kata: Guru menyebutkan satu kata terkait negara (misal: 'ekspor'). Peserta didik secara bergiliran menyebutkan kata lain yang berhubungan (misal: 'impor', 'dagang', 'pasar'). Melatih asosiasi dan kosakata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat interaksi antarnegara berdasarkan studi kasus.
Alat & bahan: Buku teks IPS, gawai (opsional), alat tulis, LKPD
Langkah kerja:
- Lengkapi ibu kota setiap negara ASEAN pada tabel berikut.
Gambar 1. Tabel - Amati tabel 1 tentang data ekspor dan impor Indonesia dengan negara X dan Y pada tahun 2023.
- Diskusikan dalam kelompok, mengapa Indonesia memiliki volume ekspor dan impor yang berbeda dengan negara X dan Y?
- Identifikasi minimal 3 faktor pendorong dan 3 faktor penghambat yang mungkin memengaruhi interaksi ekonomi antara Indonesia dengan negara X dan Y.
- Tuliskan hasil diskusi kelompokmu pada kolom yang tersedia di tabel 2.
- Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 negara tetangga Indonesia!
- Apa yang kamu ketahui tentang ekspor dan impor?
- Menurutmu, mengapa negara-negara di dunia perlu bekerja sama?
- Pernahkah kamu mendengar berita tentang kerja sama Indonesia dengan negara lain? Berikan contohnya!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat interaksi antarnegara | Faktor pendorong dan penghambat interaksi antarnegara | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan bentuk-bentuk interaksi antarnegara dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya | Bentuk-bentuk interaksi antarnegara | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Mengidentifikasi dampak positif interaksi antarnegara terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara | Dampak positif interaksi antarnegara | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Mengidentifikasi dampak negatif interaksi antarnegara terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara | Dampak negatif interaksi antarnegara | 2 JP | penalaran kritis |
Dunia saat ini semakin terhubung satu sama lain. Tidak ada negara yang bisa hidup sendiri tanpa berinteraksi dengan negara lain. Interaksi antarnegara adalah keniscayaan yang membawa dampak besar bagi kehidupan kita. Modul ini akan mengajakmu memahami mengapa dan bagaimana negara-negara berinteraksi, serta apa saja dampaknya bagi Indonesia dan dunia.
1. Pengertian dan Pentingnya Interaksi Antarnegara
Interaksi antarnegara adalah hubungan timbal balik antara satu negara dengan negara lain dalam berbagai aspek kehidupan. Interaksi ini menjadi sangat penting karena tidak ada negara yang mampu memenuhi semua kebutuhannya sendiri. Setiap negara memiliki kelebihan dan kekurangan sumber daya, teknologi, atau keahlian. Melalui interaksi, negara-negara dapat saling melengkapi, memenuhi kebutuhan, dan mencapai tujuan bersama, seperti perdamaian dunia, pertumbuhan ekonomi, atau penanganan masalah global. Interaksi ini juga menjadi fondasi bagi terciptanya tatanan dunia yang lebih harmonis dan berkeadilan.
2. Faktor Pendorong Interaksi Antarnegara
Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya interaksi antarnegara. Pertama, perbedaan sumber daya alam, seperti Indonesia kaya akan bahan mentah sementara Jepang unggul dalam teknologi. Kedua, perbedaan tingkat penguasaan teknologi, yang mendorong negara maju dan berkembang saling membutuhkan. Ketiga, perbedaan ideologi dan sistem pemerintahan, yang dapat memicu kerja sama atau persaingan. Keempat, kebutuhan akan pasar dan investasi untuk pertumbuhan ekonomi. Kelima, keinginan untuk menjalin hubungan diplomatik dan menciptakan stabilitas regional maupun global, serta menjaga perdamaian dunia. Keenam, penanganan isu-isu global seperti perubahan iklim atau pandemi yang membutuhkan kerja sama lintas batas.
3. Faktor Penghambat Interaksi Antarnegara
Selain pendorong, terdapat pula faktor penghambat interaksi antarnegara. Pertama, perbedaan ideologi yang ekstrem dapat menyebabkan ketidakpercayaan dan konflik. Kedua, kebijakan proteksionisme ekonomi yang menghambat perdagangan bebas. Ketiga, konflik dan perang antarnegara yang merusak hubungan bilateral maupun multilateral. Keempat, perbedaan bahasa dan budaya yang dapat menimbulkan kesalahpahaman. Kelima, keterbatasan sarana dan prasarana transportasi dan komunikasi. Keenam, masalah internal suatu negara seperti instabilitas politik atau bencana alam yang mengalihkan fokus dari interaksi internasional. Ketujuh, adanya diskriminasi ras dan budaya yang menghambat hubungan harmonis.
4. Bentuk-bentuk Interaksi Antarnegara
Interaksi antarnegara dapat terwujud dalam berbagai bentuk. Dalam bidang ekonomi, contohnya adalah ekspor-impor barang dan jasa, investasi asing, pinjaman internasional, dan kerja sama perdagangan. Dalam bidang sosial, interaksi dapat berupa pertukaran pelajar, program beasiswa, kerja sama penanggulangan bencana, dan kegiatan kemanusiaan. Sementara itu, dalam bidang budaya, interaksi meliputi pertukaran seni dan budaya, festival film internasional, pameran kebudayaan, dan adopsi tren gaya hidup. Interaksi juga terjadi dalam bidang politik melalui hubungan diplomatik, pembentukan organisasi internasional, dan perjanjian bilateral maupun multilateral. Semua bentuk interaksi ini saling terkait dan memengaruhi satu sama lain.
5. Dampak Positif Interaksi Antarnegara
Interaksi antarnegara membawa banyak dampak positif. Secara ekonomi, dapat meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor, menarik investasi asing, dan menciptakan lapangan kerja. Secara sosial, meningkatkan pemahaman antarbudaya, mendorong toleransi, dan memperkaya wawasan masyarakat. Dalam bidang budaya, terjadi akulturasi dan asimilasi yang memperkaya khazanah budaya bangsa. Secara politik, dapat meningkatkan stabilitas regional, memperkuat posisi negara di kancah internasional, dan mempromosikan perdamaian. Selain itu, interaksi juga mendorong transfer teknologi dan ilmu pengetahuan, serta kerja sama dalam mengatasi masalah global seperti lingkungan hidup dan kesehatan.
6. Dampak Negatif Interaksi Antarnegara
Di sisi lain, interaksi antarnegara juga dapat menimbulkan dampak negatif. Secara ekonomi, dapat menyebabkan ketergantungan pada negara lain, persaingan produk lokal dengan produk impor, dan krisis ekonomi global yang menjalar. Secara sosial, masuknya budaya asing yang tidak sesuai nilai lokal dapat mengikis identitas budaya bangsa. Dalam bidang politik, intervensi asing dalam urusan domestik atau konflik kepentingan antarnegara dapat mengancam kedaulatan. Dampak negatif lainnya adalah eksploitasi sumber daya alam oleh pihak asing, kerusakan lingkungan akibat aktivitas industri global, serta penyebaran penyakit dan kejahatan transnasional yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan sikap selektif dan bijaksana dalam berinteraksi.
7. Peran Indonesia dalam Interaksi Antarnegara
Indonesia memiliki peran penting dalam berbagai interaksi antarnegara. Sebagai negara kepulauan terbesar dan berpenduduk padat, Indonesia aktif dalam organisasi regional seperti ASEAN dan organisasi internasional seperti PBB, G20, dan OKI. Indonesia berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia melalui pasukan Garuda, mempromosikan kerja sama ekonomi, serta menjadi jembatan dialog antarperadaban. Indonesia juga aktif dalam diplomasi multilateral untuk isu-isu global seperti perubahan iklim dan hak asasi manusia. Peran ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi atas tantangan global dan berkontribusi pada tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera.
8. Menyikapi Interaksi Antarnegara dengan Bijak
Menghadapi era interaksi antarnegara yang semakin intens, kita perlu menyikapinya dengan bijak. Penting untuk memperkuat identitas nasional dan nilai-nilai luhur bangsa agar tidak tergerus arus globalisasi. Kita harus mampu menyaring informasi dan budaya asing, mengambil yang positif dan menolak yang negatif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing produk lokal juga krusial untuk menghadapi persaingan ekonomi global. Selain itu, partisipasi aktif dalam forum internasional dan diplomasi yang cerdas akan memperkuat posisi Indonesia. Dengan demikian, kita dapat memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif interaksi antarnegara demi kemajuan bangsa.
Rangkuman: Interaksi antarnegara adalah hubungan timbal balik yang esensial karena tidak ada negara yang mandiri sepenuhnya. Didorong oleh perbedaan sumber daya dan teknologi, namun juga dihambat oleh perbedaan ideologi dan konflik. Bentuknya beragam, dari ekonomi hingga budaya, membawa dampak positif seperti pertumbuhan ekonomi dan pertukaran budaya, serta dampak negatif seperti ketergantungan dan erosi budaya. Indonesia memainkan peran aktif dalam interaksi ini, sehingga penting bagi kita untuk menyikapinya secara bijak.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekspor | Pengiriman barang atau jasa ke luar negeri. |
| Impor | Pemasukan barang atau jasa dari luar negeri. |
| Globalisasi | Proses mendunia atau menyatunya berbagai aspek kehidupan. |
| Proteksionisme | Kebijakan ekonomi untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan asing. |
| Diplomasi | Seni dan praktik bernegosiasi antara wakil-wakil negara. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Interaksi Antarnegara" mata pelajaran IPS Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Interaksi Antarnegara yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Modul IPS lain yang sudah tersedia
Perkembangan Kerajaan Islam di IndonesiaIPS Kelas IX MTsUpaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGsIPS Kelas IX MTsInteraksi Antarruang ASEANIPS Kelas VIII MTsInteraksi Sosial dan SosialisasiIPS Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar IPS Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Interaksi Antarnegara pada IPS MTs, Fase D, elemen Pemahaman Konsep Geografi, Ekonomi, dan Sosial.
Modul Interaksi Antarnegara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Interaksi Antarnegara ini gratis?
Ya. Modul Interaksi Antarnegara untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Interaksi Antarnegara ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Interaksi Antarnegara ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Interaksi Antarnegara dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Interaksi Antarnegara ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Interaksi Antarnegara tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Interaksi Antarnegara untuk IPS kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Interaksi Antarnegara ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Interaksi Antarnegara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPS ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Interaksi Antarnegara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.